Breaking News
Loading...
  • New Movies
  • Recent Games
  • Tech Review

REDAKSI

Komisaris Utama : Lisa Devianty Penasehat Hukum : Muhammad Yusuf M.H. Dewan Penasehat : Samsul Arifin P.hd Dewan Redaksi : Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Sahrus Salis Wakil Pemimpin Redaksi/Redaktur: Fendi Kuswandi Fotografer : Supardi Staf Redaksi&Periklana : Nining yuli Tata Letak/Grafis : Hadi Bidang IT : Ahmad Syaifullah Kepala Biro/Wartawan Propinsi Bangkabelitung : Ayirah, Ade, Eric Amd, Hadi, Supardi, Hadi Kamal, Nining. Hermanzah, Alexander. Propinsi Sumatera Selatan : Rouzie Agus Propinsi Kalimantan Barat : Thalud SE Propinsi Jawa Barat & DKI Jakarta : Ayu Cahyani Vawitri,Anggun Vabella Putri S.Pd,Ahmad Saifullah Propinsi Jawa Timur : Muhammad Yusuf M.H.

Recent Post

Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Senin, 13 April 2020
Temukan BB Miras Ilegal di Warkop Kawasan Pelabuhan Batu Aer, Zikril : DM Terancam Diproses Hukum Sesuai Perda

Temukan BB Miras Ilegal di Warkop Kawasan Pelabuhan Batu Aer, Zikril : DM Terancam Diproses Hukum Sesuai Perda

Temukan BB Miras Ilegal di Warkop Kawasan Pelabuhan Batu Aer, Zikril : DM Terancam Diproses Hukum Sesuai Perda



Belitung Timur, Berita Indonesia Raya-Tim Operasi Gabungan Satpol PP,  Polres Beltim, KUPP Manggar beserta Aparat Kecamatan Simpang Pesak,  Kades Batu Itam dan Kades Tanjung Batu Itam  berhasil  menemukan Barang Bukti (BB) peredaran dan penjualan Miras ilegal berupa setengah jerigen ukuran  20 liter, bir putih 14 botol dan bir hitam sebanyak 10 botol di warkop Dm warga Desa Batu Penyu yang  membuka Warkop di lokasi kawasan Pelabuhan Batu Aer Desa Tanjung Batu Itam Kecamatan Simpang Pesak.Senin (13/04/2020).

Dm (40 tahun) tak berkutik  kepergok petugas gabungan yang langsung dipimpin Kasat Pol PP Zikril didampingi Kasat Sabhara Polres Beltim  AKP Suseno Joko Waluyo seizin Kapolres Beltim AKBP Jojo Sutarjo.S.IK.,M.H  Sekda Kabupaten Beltim Drs Ikhwan Fahrozi.Camat Simpang Pesak Shoufian S.AP dan  Agung Suryadi  petugas Faspel KUPP mewakili Pimpinan KUPP Manggar.

Atas temuan  kasus tersebut Kasat Pol PP Beltim meminta terduga diproses hukum sesuai Perda yang akan disangkakan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Satpol PP dan meminta petugas menutup Warkop milik Dm tersebut  hingga proses hukum penegakkan Perda berlanjut.

“Kami ucapkan terima kasih kepada  warga setempat beserta aparat Desa Tanjung Batu Itam dan Camat Simpang Pesak  yang secara rutin membangun komunikasi dan koordinasi yang kondusif efektif dengan  aparat keamanan, sehingga keluhan warga tidak sampai terjadi mengambil langkah bertindak di luar prosedur terhadap keluhan masyarakat tentang aktivitas beberapa warkop di lokasi tersebut,”kata Zikril.

Selain itu Kasat Pol PP dan Kasat Sabhara Polres Beltim juga menyempatkan Sosialisasi Protokol agar membatasi waktu dan jumlah perkumpulan orang, tidak melakukan transaksi jual beli barang-barang terlarang, penampungan orang-orang/pegawai warkop yang disinyalir warga meresahkan masyarakat.

“Warkop di wilayah ini sudah beberapa kali ditertibkan Satpol PP maupun Aparat Keamanan setempat dan belum menunjukkan itikad baiknya terhadap tindakan preventif dan persuasif yang selama ini telah dilakukan oleh Aparat Pemerintah dan Keamanan setempat,"ujar Kasat Pol PP ini.

Tim Gabungan di saat Sosialisasi Protokol ini juga meminta untuk mematuhi protokol keluar rumah maupun ditempat umum kepada warga sekitar dan warkop-warkop target penertiban, seperti kewajiban memakai masker, mengatur jarak, mencuci tangan dengan handsanitizer, serta selalu memeriksakan kesehatan diri dan keluarga dan menghimbau agar melaporkan kepada Aparat Desa setempat bila ada saudara sanak family maupun pendatang yang baru masuk di wilayah desa setempat dengan cara yang baik, menjunjung tinggi asas harmonisasi dan humanisasi kehidupan bermasyarakat agar tidak terjadi konflik horizontal dalam suasana duka bersama , mengantisipasi dan melawan penyebaran virus corona-19.(*/Salis)
Kamis, 25 April 2019
Dinas Perkim Babel Akan Bangun 69 Unit lanjutan Rumah Rekonstruksi dan Rehabilitasi di Beltim

Dinas Perkim Babel Akan Bangun 69 Unit lanjutan Rumah Rekonstruksi dan Rehabilitasi di Beltim

Dinas Perkim Babel Akan Bangun 69 Unit lanjutan Rumah Rekonstruksi Rehabilitasi di Beltim

Kepala Dinas Perkim Provinsi Kepulauan Bangkabelitung Rakhmadi S.Pd,MA
Bangkabelitung,Berita Indonesia Raya -Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Kepulauan Bangkabelitung (Babel) pada tahun 2019 ini akan melanjutkan pembangunan lanjutan rumah rekonstruksi dan rehabilitasi korban banjir di Dusun Merante Desa Selinsing serta Dusun Canggu Desa Lenggang Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung Timur Provinsi Bangkabelitung.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Babel Rakhmadi S.Pd,MA kepada wartawan ini mengatakan Dinas Perkim Babel Akan membangun sebanyak 69 unit lanjutan rumah rekonstruksi dan rehabilitasi di Dusun Merante dan Dusun Canggu.

"Untuk di lokasi Dusun Merante ada 40 unit rumah yang akan dibangun tahun 2019 ini dalam satu hamparan dengan 60 unit rumah yang telah dibangun di tahun 2018, sehingga nantinya total ada 100 unit rumah rekonstruksi di Merante dan di Dusun Canggu yang memenuhi klasifikasi kita ada 29 unit rumah,jadi tahun ini lanjutan rumah rekonstruksi dan rehabilitasi jumlahnya ada 69 unit rumah,"ungkap Rakhmadi S.Pd,MA.Kamis (25/04/2019).


Kepala Dinas Perkim Babel menyebutkan pada tahun 2020 Dinas Perkim Babel merencanakan akan melanjutkan kembali pembangunan di daerah kawasan rumah rekonstruksi dan rehabilitasi korban banjir ini dengan membangun prasarana,sarana dan utilitas (PSU).

"PSU seperti fasilitas umum,air,jalan lingkungan dan drainasenya Insyaallah akan dibangun tahun 2020,jadi tidak bersamaan karena anggaran juga terbatas,artinya bertahap kita membangunnya" beber Rakhmadi.

Selain pembangunan lanjutan rumah rekonstruksi dan rehabilitasi Rakhmadi S.Pd,MA juga mengatakan ada pembangunan bantuan rumah tidak layak huni(RTLH) sebanyak 68 unit rumah se-Babel.

"Khusus Bantuan RTLH diberikan kepada masyarakat yang tidak memiliki kemampuan sama sekali untuk membangun memperbaiki rumahnya dan pada tahun 2019 ini bantuan rumah RTLH di Kabupaten Beltim ada 10 unit RTLH dan 4 unit di Kabupaten Belitung,jumlah keseluruhan se-Provinsi Kepulauan Bangkabelitung ada 68 unit rumah RTLH,"kata Kepala Dinas Perkim Provinsi Kepulauan Bangkabelitung Rakhmadi S.Pd,MA.(Red)

Senin, 08 April 2019
Lalai Laporkan LHKN, 94 Pejabat Terancam Ditunda Mendapatkan TPP

Lalai Laporkan LHKN, 94 Pejabat Terancam Ditunda Mendapatkan TPP

Lalai Laporkan LHKN,94 Pejabat Terancam Ditunda Mendapatkan TPP 

Belitung Timur,Berita Indonesia Raya -Pemerintah Kabupaten Belitung Timur mulai menerapkan sangsi bagi para pejabat esselon, pejabat pembuat komitmen serta bendahara yang lalai dalam melaporkan harta kekayaannya melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Sangsi administrasi tersebut berupa penundaan pemberian Tunjangan Penambahan Pendapatan atau TPP selama minimal satu bulan.

Data laporan LHKPN tahun 2018 yang harus dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI paling 31 Maret 2019 lalu. Jika biasanya menggunakan manual atau kertas, tahun 2019 ini sudah menggunakan aplikasi on-line.  
          
Sekretaris Daerah Beltim, Ikhwan Fahrozi menegaskan sangsi yang diberikan merupakan amanat dari KPK RI. Tujuannya untuk mengingatkan dan mendisiplinkan pejabat agar menjalankan tanggungjawabnya.
          
“Kita perlu sosialisasi dan intervensi mengenai LHKPN ini. Banyak dari mereka yang belum melaporkan karena merasa belum wajib mengisi LHKPN,” tegas Ikhwan kepada Diskominfo Beltim, Senin (8/4/19).
          
Ikhwan menyebut di Kabupaten Beltim setidaknya ada 488 orang pejabat yang diwajibkan melaporkan LHKPN. Dari jumlah tersebut, 94 orang diantaranya kedapatan belum mengisi LHKPN.
          
“Data itu hasil rekapitulasi per 1 April 2019 kemarin. Target kita 100 persen, yang sudah mengisi sekitar 81 persen,” kata Ikhwan.
          
Meski begitu, Ikhwan pencapaian 81 persen sudah cukup baik. Mengingat Kabupaten Beltim merupakan Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung yang paling banyak mewajibkan pejabatnya mengisi LHKPN.
          
“Jumlah kita paling banyak karena bukan hanya pejabat esselon II dan III saja yang wajib mengisi LHKPN. Namun juga esselon IV, PPK serta bendahara pendapatan dan pengeluaran,” jelas Ikhwan.  
          
Data dari administrator LHKPN di Inspektorat Kabupaten Beltim hingga 8 April 2019, sudah 455 pejabat yang selesai mengisi LHKPN. Terdapat perbedaan jumlah dengan data rekaputulasi mengingat beberapa pejabat ada yang sudah pensiun dan tidak memiliki jabatan sebagai bendahara.
          
“Kalau data terakhir itu yang wajib LHKPN 480 orang. 455 orang itu jumlah tambahan setelah tanggal 31 Maret sampai dengan hari ini,” terang Administrator LHKPN Inspektorat, Leni.      
           
Sementara itu, Al salah seorang pejabat yang akan terkena sangsi mengatakan siap menerima hukuman yang akan diberikan. Diakuinya ia lalai untuk mengisi LHKPN.
          
“Awalnya saat Bulan Januari sampai Februari masih santai. Terus pas Maret kemarin saya diklat PIM. Pas mau ngisi diujung-ujung bulan Maret sudah penuh servernya,” ungkap Al.(*/Red)
Senin, 11 Maret 2019
UNPAD Bandung dan BKPSDM Kabupaten Beltim Tandatangani Perjanjian Kerjasama Tugas Belajar S2 PNS Pemkab Beltim

UNPAD Bandung dan BKPSDM Kabupaten Beltim Tandatangani Perjanjian Kerjasama Tugas Belajar S2 PNS Pemkab Beltim

UNPAD Bandung dan BKPSDM Kabupaten Beltim Tandatangani Perjanjian Kerjasama Tugas Belajar S2 PNS Pemkab Beltim 

Bupati Beltim Yuslih Ihza dan para PNS Pemkab Beltim saat mengikuti perkuliahan Perdana di UNPAD Bandung
Bandung Jawa Barat,Berita Indonesia Raya - Waktu dan tempat tidak menjadi halangan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Belitung Timur(Beltim) dalam melanjutkan S2,Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung siap menerima PNS Pemkab Beltim.

Dekan Sekolah Pasca Sarjana UNPAD Bandung dan Kepala BKPSDM Kabupaten Beltim menandatangani Perjanjian Kerja Sama tugas Belajar S2 PNS Pemkab Beltim di Sekolah Pasca Sarjana UNPAD Bandung disaksikan oleh Bupati Beltim Yuslih Ihza. Senin 11/03/2019,

Bupati Beltim Yuslih Ihza mengatakan perjanjian kerjasama tugas belajar S2 ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Beltim untuk peningkatan pembangunan dan mutu Sumber Daya Manusia para PNS di Kabupaten Belitung Timur.

Yuslih berharap dengan melaksanakan S2 ini pihak sekolah Pascasarjana UNPAD Bandung dapat menyiapkan PNS Beltim untuk memperoleh pendidikan dan pengetahuan sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah,sehingga nantinya mereka bisa menghadapi dan mengatasi masalah-masalah pembangunan daerah dan melayani masyarakat dengan lebih baik.

"Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Belitung Timur yang telah siap mengikuti tugas belajar dapat benar-benar diberikan bimbingan dan dapat diberikan kompetensi secara optimal kepada SDM Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Belitung Timur."tambahnya 

Sementar,Dekan Sekolah Pasca Sarjana UNPAD Bandung Prof Hendrawan menyebutkan Perkuliahan S2 ini juga tidak terhambat waktu dan tempat, karena bisa dilakukan secara fleksibel atau geogle class.Oleh karena itu, para PNS di Pemkab Beltim bisa berkuliah dengan nyaman, dengan memberikan tugas secara terstruktur tapi mandiri.

"Ada beberapa kabupaten, perguruan tinggi dan dari luar negeri yang mengadakan kerjasama S2 ini dan bisa diikuti dari berbagai jurusan, jadi dilaksanakan secara Multi entrik", beber Prof Hendrawan.

"Para mahasiswa harus aktif, perkuliahan di tahun pertama dilakukan seperti biasa, kemudian tahun kedua sudah melakukan Sidang Usulan Riset (SUR) dengan didampingi dosen pembimbing dan mahasiswa sudah menyusun proposal tesis."katanya 

Perkuliahan perdana dimulai pada hari Senin 11 Maret 2019 dengan program studi regional inovasi dan pariwisata berkelanjutan yang dikuti oleh Bupati Beltim, Sekda serta beberapa PNS Beltim yg ikut hadir,sedangkan materi perkuliahan disampaikan oleh Prof Hendrawan, Awaludin Nugraha,Rusdin Tahir dan ute lies Siti Khadijah.
(*/Red)
Rabu, 06 Maret 2019
Awas Buang Puntung Rokok Akan Kena Denda,Isyak Meirobie: Ada Seratus Titik CCTV Yang Akan dipasang

Awas Buang Puntung Rokok Akan Kena Denda,Isyak Meirobie: Ada Seratus Titik CCTV Yang Akan dipasang

Awas Buang Puntung Rokok Akan Kena Denda,Isyak Meirobie : Ada Seratus Titik CCTV Yang Akan dipasang

Wabup Belitung Isyak Meirobie S.Sn saat mengunjungi Posko Satuan Petugas Khusus Patroli Kebersihan Jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belitung .
Tanjungpandan,Berita Indonesia Raya -- Pembuang sampah sembarangan akan dikenakan sanksi atau denda,termasuk pembuang puntung rokok sembarangan yang dianggap sama dengan sampah lainnya akan diancam dengan denda minimal hukuman sosial berupa ikut menyapu,hal ini dilontarkan Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie S.Sn kepada Wartawan ini saat mengunjungi Posko Satuan Petugas Khusus Patroli Kebersihan  Belitung di belakang Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belitung.Selasa 5/3/2019.

Isyak Meirobie menyebutkan Pemerintah Kabupaten Belitung sudah mempersiapkan Peraturan Bupati untuk melaksanakan tindakan bagi masyarakat yang tidak patuh membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Bahkan Wabup mengatakan akhir tahun ini akan mewujudkan seratus titik CCTV dan TV Layar besar.

"Tadi kita juga sudah rapat dengan sistem smart,akhir tahun ini kita wujudkan ada CCTV seratus titik ditambah dengan layar besar,jadi bukan lagi Wabup atau Bupati yang menangkap orang tapi CCTV yang akan merekam semua itu."beber Wabup

lanjut Wabup,Pemerintah akan mensosialisasikan aturannya dengan memasang spanduk dan meminta Satpol PP untuk mengingatkan bahwa ada aturannya.

"Berharap minggu depan kita sosialisasikan karena permintaan Sosialisasi banyak,kita pasang spanduk,kita akan minta Pol PP mengingatkan bahwa ada aturan seperti ini dan seterusnya tapi setelah itu eksekusi."kata Isyak

Isyak juga menambahkan bahwa Perda Persampahan sudah ada di Kabupaten Belitung.

"Kita sudah mempunyai Perda Persampahan loh,hukumannya 50 juta,iya kan,50 juta itu mengerikan,gak mungkin orang buang sampah saya tangkap sidang 50 juta,proses nya panjang,kita pikirkan yang lebih simpel seperti Singapura dan Jepang."pungkasnya

"Termasuk Istri,anak saya buang(red,membuang sampah sembarangan) saya denda, itu catatan,penting,sudah saya beritahu semalam(red,pada keluarganya) "tegasnya lagi

Isyak Meirobie juga menyampaikan membuang sampah sembarangan adalah perbuatan yang tidak baik,apalagi sudah ada aturannya dan bagi masyarakat yang membantu melaporkan orang yang membuang sampah sembarangan akan mendapat reward (hadiah) dari Pemerintah.(Red)

Selasa, 05 Maret 2019
Isyak Meirobie Kunjungi Markas Satgas KPK Belitung

Isyak Meirobie Kunjungi Markas Satgas KPK Belitung

Isyak Meirobie Kunjungi Markas Satgas KPK Belitung 

Tanjungpandan,Berita Indonesia Raya -Wakil Bupati (Wabup)Belitung Isyak Meirobie S.Sn mengunjungi Posko Satuan Petugas(Satgas) Khusus Patroli Kebersihan(KPK) di belakang Kantor Dinas Lingkungan Hidup(DLH) Kabupaten Belitung Jalan Yos Sudarso Kecamatan Tanjung Pandan Kabupaten Belitung Provinsi Bangkabelitung,Selasa sore 5/3/2019.

Wabup dalam kunjungan nya setelah  menuju ruang Rapat DLH Kabupaten Belitung langsung menuju Posko Satgas khusus Patroli Kebersihan yang sudah ditunggu oleh pasukan Dinas Lingkungan Hidup ini.

Isyak Meirobie saat memberikan arahannya mengatakan sangat mengapresiasi kinerja para pasukan petugas Kebersihan.

"ini pasukan luar biasa,saya apresiasi,nanti siapa saja yang membuang sampah akan di berikan sanksi,sanksinya bayar, yang gak   punya uang kita hukum sosial mereka ikut nyapu supaya merasakan bahwa menjaga kebersihan itu tidak mudah."kata Wabup

Wabup juga menyebutkan barangsiapa nanti masyarakat yang membantu melaporkan orang yang membuang sampah sembarangan akan diberi Reward (hadiah).(Red)


Kesepakatan Bersama Antara Kejari Belitung Dengan Pemkab dan Pemdes serta Diskominfo Belitung

Kesepakatan Bersama Antara Kejari Belitung Dengan Pemkab dan Pemdes serta Diskominfo Belitung

Kesepakatan Bersama Antara Kejari Belitung Dengan Pemkab danPemdes serta Diskominfo Belitung 
Saat Penandatanganan kesepakatan bersama Bupati Belitung Sahani Saleh S.Sos(kiri) Kepala Kejaksaan Negeri Belitung Sekti Anggraini S.H,M.H(kanan)

Belitung,Berita Indonesia Raya -Pemerintah Kabupaten(Pemkab)Belitung dan Pemerintahan Desa se-Kabupaten Belitung serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung membuat Kesepakatan Bersama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung di ruang Sidang Sekretariat Kabupaten Belitung Provinsi Bangkabelitung.Selasa 5/3/2019.

Dalam acara Kesepakatan Bersama tersebut hadir Bupati Belitung H.Sahani Saleh S.Sos, Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie S.Sn,Plt Sekda Belitung Jasagung  Hariyadi,Kajari Belitung Sekti Anggraini S.H,M.H,Kepala Dinas Kominfo Belitung M.Iqbal,perwakilan Beacukai Pelabuhan Tanjung Pandan Zubair Ali dan Eka,Kasat Reskrim Polres Belitung Bagus Krisna,Kadis Ops HAS Hananjoeddin Mayor arbiter,Pas Intel Kodim Belitung letda agus,Danpos TNI AL lettu Dimun,Kepala Imigrasi Belitung Dewanto Wisnu,Camat se-Kabupaten Belitung,Kepala Desa se-Kabupaten Belitung serta para Undangan lainnya.

Kesepakatan Bersama ini tentang Kerjasama di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara serta Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D).

Penandatanganan kesepakatan antara Kejari Belitung dengan Pemkab Belitung ditandatangani oleh Bupati Belitung Sahani Saleh S.Sos sedangkan dari Pemerintahan Desa diwakili oleh Lima Pemdes yaitu Kepala Desa (Kades)Juru seberang Darsono Mewakili desa se-kecamatan Tanjungpandan,Kades air Seruk Prasastia Yoga mewakili Desa se-Kecamatan Sijuk,Kades Badau  mewakili Desa se-Kecamatan Badau,Kades Goal Yusuf Kamarudin mewakili Desa se-Kecamatan Selat nasik,Kades Padang Kandis Sumantri mewakili Desa se-Kecamatan Membalong.

Bupati Belitung Sahani Saleh S.Sos didampingi Kajari Belitung saat usai acara kepada Wartawan mengatakan Adanya Kesepakatan Bersama ini untuk membuat  suatu kesadaran dan upaya pencegahan terjadinya kerugian Negara.

"jadi adanya Muo TP4D  ini adalah yang paling utama membuat suatu kesadaran dan didasari pemahaman bahwa TP4D ini adalah upaya suatu  pecegahan dari segala sesuatu perbuatan dari hal hal yang merugikan Negara."ucap Bupati Belitung

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Belitung Sekti Anggraini S.H,M.H  menyebutkan Kesepakatan Bersama antara Kejari Belitung dengan Pemkab,Pemdes dan Diskominfo Belitung ini untuk mendorong pembangunan di Kabupaten Belitung.

"kami sangat ingin ikut mendorong pembangunan Kabupaten Belitung,sangat ingin ikut mendorong memperkecil adanya pelanggaran pelanggaran yang artinya bermuara pada tujuan TP4D,memang kita diharap sebagai pengaman dan pengawal program program Pemerintah,artinya program pemerintah bisa berjalan dengan lancar,pengelola keuangan tepat sasaran untuk pembangunan Kabupaten Belitung."beber Kepala Kejaksaan Negeri Belitung  yang dibawa kepemimpinan nya meraih predikat dua Wilayah Bebas Korupsi (WBK) ini.(Red)
Rabu, 27 Februari 2019
Pajak Sumbang 60 Persen Ke APBD Beltim, Uang Pajak Yang Kembali Ke Beltim Lebih Besar Dari Yang Dibayarkan

Pajak Sumbang 60 Persen Ke APBD Beltim, Uang Pajak Yang Kembali Ke Beltim Lebih Besar Dari Yang Dibayarkan

Pajak Sumbang 60 Persen Ke  APBD Beltim,Uang Pajak Yang Kembali Ke Beltim Lebih Besar Dari Yang Dibayarkan

Belitung Timur,Berita Indonesia Raya  Sebesar 60 persen sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Belitung Timur(Beltim) berasal dari Pajak. Dari jumlah APBD Kabupaten Beltim tahun 2019 yang hampir mencapai Rp 1 triliyun, Rp 600 milyarnya berasal dari Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus dan Dana Bagi Hasil.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanjungpandan, Sugeng Pamilu Karyawan menyatakan penerimaan pajak dari Kabupaten Beltim mencapai Rp 110 milyar. Jumlah itu menandakan uang pajak yang kembali ke Kabupaten Beltim jauh lebih besar dari yang dibayarkan.
  
“Tahun ini kami tergetkan penerimaan pajak tumbuh menjadi 25 persen, oleh karena itu kami berharap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat juga tumbuh. Jika perekonomian tumbuh maka penerimaan pajak pun akan tumbuh,” kata Sugeng seusai menghadiri Pekan Panutan 2019 terkait Penyampaian SPT Tahunan 2018 di Ruang Satu Hati Bangun Negeri, Kantor Bupati Beltim, Rabu (27/2/19).
          
Sugeng yang didampingi Kepala Kantor Pelayanan Pajak Kantor Pembantu (KP2KP) Manggar, Edi Purwanto mengungkapkan bahwa tingkat kepatuhan membayar pajak di Kabupaten Beltim cukup tinggi. Meski begitu diakuinya masih ada segelintir pengemplang pajak.   

          “Selama 25 tahun saya di Pajak, untuk Kabupaten Belitung dan Beltim sudah cukup baik, penunggak pajak masih ada cuman bisa dikatakan sedikit. Untuk menunjang target, kita akan yang belum bayar ini akan terus kita pepet,” tegas Sugeng.

Sementara Kepala KP2KP Manggar Edi Purwanto menambahkan, untuk itulah Kantor Pajak berupaya menekan jumlah penunggak pajak melalui Pekan Panutan. Hal ini bertujuan meningkatkan kesadaran untuk lapor pajak melalui keteladanan para pimpinan daerah, dan juga apresiasi kepada para Wajib Pajak yang telah membayar pajak dan patuh melaporkannya.

"Kepada Wajib Pajak, kami membuat sarana komunikasi yang banyak. Sebagai contoh, untuk para bendaharawan di Pemkab Beltim Beltim, kami punya grup WhatsappSahabat Pajak Beltim. Harapan kami, itu semua semakin memudahkan Wajib Pajak untuk memenuhi hak dan kewajiban perpajakannya,” ujar Edi.(*/Afriani )


Targetkan Pendapatan Pajak Dari Perusahaan

Targetkan Pendapatan Pajak Dari Perusahaan

Targetkan Pendapatan Pajak Dari Perusahaan

Belitung Timur,Berita Indonesia Raya -Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim), Burhanudin menekankan masih banyak perusahaan yang mengambil sumber daya alam di Kabupaten Beltim namun tidak membayarkan pajaknya di KP2KP Manggar. Hal itu lantaran perusahaan berkantor Pusat di Jakarta atau daerah lain.

Pendapatan pajak dari pembayaran wajib pajak perusahaan sendiri menyumbang 60 persen lebih dari pembayaran di Kabupaten Beltim. Meski mayoritas pembayar pajak di Kabupaten Beltim didominasi oleh wajib pajak perorangan.

Nah perusahaan ini nanti kita minta agar dapat buka kantor di sini. Biar mereka dapat bayar pajak juga di sini,” kata Aan, sapaan Burhanudin.

Menurut Aan dengan adanya pembayaran pajak dari perusahaan tersebut secara otomatis akan menambah pendapatan pajak di Kabupaten Beltim, sehingga membuat porsi anggaran untuk pembangunan di Kabupaten Beltim juga meningkat.

“Sebagai gambaran, PAD kita hanya sekitar Rp 120 milyaran, dan target penerimaan Pajak PBB Rp 2,5 Milyar. Bayangkan dengan penerimaan Pajak sekitar Rp 110 milyar, saja kita dapat sekitar Rp 600 milyar. Otomatis dana bagi hasil, DAK atau DAU kita juga akan meningkat,” ungkap Aan.

Ditambahkannya penerimaan pajak dari Kabupaten Beltim sendiri menyumbang sepertiga dari penerimaan KPP Pratama Tanjung Pandan. Di mana total penerimaan Pajak se-Pulau Belitung mencapai Rp 444 milyar.

Kesadaran masyarat untuk membayar pajak pada daerah sangat penting. Karena untuk kontribusi pembangunan di daerah. Oleh karena itu saya mengajak untuk aktif membayar pajak,” ajak Aan.  

Porsi penerimaan dari unsur pajak di APBN mencapai 75%, sehingga tidak berlebihan jika pajak disebut sebagai urat nadi pembangunan. Oleh karena itu,  kepatuhan dan realisasi penerimaan dari target yang ditetapkan harus mendapatkan dukungan semua pihak, baik Ditjen Pajak maupun pihak lain.(*/Red)
Jumat, 22 Februari 2019
Wabup Belitung Sidak Ke Terminal Tanjung Pandan,Terminal Bukan TPA

Wabup Belitung Sidak Ke Terminal Tanjung Pandan,Terminal Bukan TPA

Wabup Belitung Sidak Ke Terminal Tanjung Pandan,Terminal Bukan TPA


Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie saat melakukan sidak ke Terminal Tanjung Pandan

Tanjung Pandan,Berita Indonesia Raya -Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie S.Sn melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke Terminal Bus Tanjung Pandan yang berada di Kelurahan Lesung Batang Kecamatan Tanjung Pandan Kabupaten Belitung Provinsi Bangkabelitung.Kamis 21/2/2019.

Wakil Bupati Belitung(Wabup)dalam melakukan aksi Sidaknya melibatkan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah(BPKAD) terkait pengelolaan aset, Jajaran Satpol PP serta Penanggung jawab Terminal Tanjungpandan,dalam hal ini Dinas Perhubungan.

Saat di Terminal Tanjung Pandan, Wabup banyak sekali menemukan masalah yang tidak sepantasnya terjadi, seperti masalah sampah dan juga banyaknya kios/lapak yang tidak diaktifkan (tutup) serta tidak digunakan sesuai peruntukkannya.

"Banyak sekali aset yang terlantar disini. Atas permasalahan-permasalahan tersebut, saya meminta jajaran Satpol PP bergerak cepat bersama Dinas Lingkungan Hidup untuk membersihkan terminal dalam kurun waktu 10 hari ke depan, serta akan dilakukan penataan kembali terhadap para penyewa yang tidak aktif."kata Isyak Meirobie.

Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie berharap Terminal ke depan adalah wadah penghubung transportasi yang nyaman dan aman, bukan tempat yang mirip dengan tempat pembuangan akhir sampah (TPA).(*/Red)
Pemprov Babel Kucurkan Dana Hibah,Penerima Hibah Harus Paham Apa Yang harus Dilengkapi

Pemprov Babel Kucurkan Dana Hibah,Penerima Hibah Harus Paham Apa Yang harus Dilengkapi

Pemprov Babel Kucurkan Dana Hibah,Penerima Hibah Harus Paham Apa yang Harus Dilengkapi

Tampak penerima bantuan Hibah Pemprov Babel TA 2019 di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel.
Bangkabelitung,Berita Indonesia Raya - Gubernur Kepulauan Bangka Babel, Erzaldi Rosman, melalui sambutannya yang disampaikan Asisten Bidang Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah (Setda), Darlan, mengatakan, Penerima Hibah, khususnya dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangkabelitung(Babel), harus mengerti dan paham apa yang harus dilengkapi sebagai penerima hibah.
Untuk memahami hal tersebut, kata Asisten Administrasi dan Umum, perlu adanya Sosialisasi. “Dengan adanya sosialisasi ini, penerima mengerti segala proses yang telah ditentukan mulai dari surat menyurat, proses SPJ, peruntukkannya, serta konsolidasi yang harus dilakukan antar pengurus dengan yayasan yang menerima hibah,” ungkapnya, saat membuka Sosialisasi Penerapan Hibah Tahun 2019, di Ruang Pasir Padi Lantai III Kantor Gubernur Babel, Kamis (21/2/2019).
Selain itu, kata Darlan, Penerima Hibah agar melakukan pengawasan dan evaluasi mulai dari proses dan penyelenggaraan kegiatan, serta menyampaikan laporan pertanggungjawabannya pada tahun berikutnya.
“Harapan Pemprov Babel, tahun mendatang dapat memberikan bantuan hibah lebih banyak lagi, sehingga dengan adanya bantuan hibah yang disampaikan tersebut, tersebar merata di seluruh daerah yang ada di Babel,” tutup Darlan.
Sementara itu, Kepala Biro Kesra Setda Babel, Asyraf Suryadin, dalam paparannya menjelaskan, hibah yang akan disampaikan pada Tahun Anggaran 2019 berupa hibah organisasi kemasyarakatan kepada masyarakat Babel.
Dalam proses penerimaan hibah pada tahun 2019 tersebut, diuraikan Asyraf, memiliki persyaratan, yaitu: a) memiliki akte pendirian yang dikeluarkan oleh notaris; b) telah terdaftar pada kementerian yang membidangi urusan hukum dan hak asasi manusia paling singkat 3 tahun yang dibuktikan dengan surat tanda pengesahan badan hukum; c) memiliki surat keterangan domisili dari lurah atau kepala desa setempat; d) memiliki sekretariat tetap yang berkedudukan dalam wilayah administrasi Provinsi, kecuali masyarakat yang memiliki hubungan dengan Provinsi dan berada diluar Provinsi; dan e) memiliki nomor rekening bank.
Asyraf berharap, dengan adanya persyarakatn yang telah ditentukan tersebut, seluruh penerima hibah dapat melengkapi surat - surat dan persyaratan yang dibutuhkan.
Turut hadir dalam sosialisasi itu, Perwakilan Baznas Babel, dan Penerima Hibah Pemprov Babel TA 2019 yang ada di Babel.(*/Eric)
Pemprov Babel Akan Rehab Dan Bangun Rumah Korban Pasca Banjir Tahap II

Pemprov Babel Akan Rehab Dan Bangun Rumah Korban Pasca Banjir Tahap II

Pemprov Babel Akan Rehab Dan Bangun Rumah Korban Pasca Banjir Tahap II

Para calon penerima bantuan saat sosialisasi di Gedung Pertemuan Kantor Desa Selinsing Kecamatan Gantung
Gantung,Berita Indonesia Raya – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali akan merekonstruksi, merehabilitasi, dan merelokasi 75 unit rumah di Desa Selinsing dan Lenggang Kecamatan Gantung. Bantuan rumah type 36 itu diberikan bagi rumah korban pasca bencana banjir tahun 2017 lalu.

Sebanyak 40 unit rumah di Dusun Trans Merenate Desa Selinsing akan direlokasi atau dibangunkan yang baru lengkap bersama setifikatnya. Sedangkan 35 unit lainnya di Desa Lenggang hanya sekedar direhabilitasi atau diperbaiki, masuk program peningkatan kualitas rumah tidak layak huni (RTLH).
          
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Mathur Noviansyah mengemukakan program Rekonstruksi, Rehabilitasi dan Relokasi Rumah Pasca Bencana tahun anggaran 2019 ini merupakan tahap II. Tahun 2018 lalu, sudah diserahkan 60 unit rumah program relokasi pasca bencana.
         
“Kalau yang di Trans Merante memang target awalnya program relokasinya 100 unit, yang sudah dibangun tahun lalu sebanyak 60 unit. Program ini menyelesaikan yang sisanya, yakni 40 unit,” ungkap Mathur saat ditemui di kegiatan Sosialiasi kepada calon penerima bantuan di Gedung Pertemuan Kantor Desa Selinsing Kecamatan Gantung Kabupaten Beltim Kamis (21/2/19).
         
 Untuk 35 unit rumah di Desa Lenggang, ditekankan Mathur bukan merupakan Program Relokasi, namun dimasukkan dalam program peningkatan peningkatan RTLH. Khusus di Desa Lenggang, calon penerima bantuan akan melakukan kesepakatan bersama dengan Dinas Perkim Provinisi Kepulauan Babel.
          
“Sebanyak 35 unit ini banyak yang belum memenuhi syarat, mengingat kondisinya tidak rusak total. Jadi hanya direhabilitasi, namun dilakukan berjenjang juga, tergantung dampak kerusakannya,” jelas Mathur.
          
Mathur mengatakan pekerjaan proyek bangunan akan segera dilaksanakan pada April 2019 mendatang. Saat ini Dinas Perkim Provinsi sedang melaksanakan tahap lelang pengerjaan proyek.
          
“Proyek ini dianggarkan dari APBD Pemrov Babel. Kita di Kabupaten hanya sebatas membantu memfasilitasi termasuk kegiatan sosialisasi hari ini,” kata Mathur.

Sementara Wakil Bupati Beltim Burhanudin meminta agar calon penerima bantuan rumah pasca banjir khususnya program relokasi agar dapat menjaga dengan baik rumah yang akan diberikan. Rumah harus benar-benar ditinggali dan jangan sekali-sekali diperjual belikan.

“Jaga baik-baik, jangan dilepas apalagi sampai diperjual belikan. Sudah ada kasusnya, rumahnya dijual uangnya buat hal-hal yang tidak jelas,” beber Aan sapaan Wabup.

Aan meminta agar masyarakat dapat turut mengawasi pembangunan. Jika ditemukan ada masalah, ia meminta agar terlebih dulu menyelesaikannya dengan RT, Kepala Dusun atau pun Pemerintah Desa.

“Diomongkan dan didiskusikan dulu bersama dengan perangkat desa cari penyelesaian terbaik. Jangan bentar-bentar diekspos di media sosial, nanti malah nambah masalah,” pinta Aan.

Wabup juga berpesan saat nanti sudah jadi, masyarakat yang tinggal di permukiman dapat menjaga kebersihan dan estetika. Sehingga rumah dan kawasan pemukiman jadi tempat yang asri untuk ditinggali.

“Untuk pemilik rumah, kalau nanti sudah diserah-terimakan silahkan kalau mau ada penambahan mau bikin apa terserah. Masyarakatlah yang harus mikirkan bagaimana menatanya,” tukasnya.(*/Red)     
Rabu, 20 Februari 2019
Komitmen Melayani,Wabup Belitung mengunjungi Kantor PMPTSPP Kabupaten Belitung

Komitmen Melayani,Wabup Belitung mengunjungi Kantor PMPTSPP Kabupaten Belitung

Komitmen Melayani,Wabup Belitung kunjungi Kantor PMPTSPP Kabupaten Belitung

Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie S.Sn saat mengunjungi Kantor PMPTSPP Kabupaten Belitung. 
Tanjung Pandan,Berita Indonesia Raya -
Wakil Bupati (Wabup)Belitung Isyak Meirobie S.Sn melakukan kunjungan kerja nya ke berbagai Instansi Pemerintah,kali ini Kantor Dinas Penanaman Modal,Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Perindustrian (PMPTSPP) Kabupaten Belitung di Jalan Yos Sudarso Kecamatan Tanjung Pandan Kabupaten Belitung.Senin 18/2/2019.

Saat Wabup Belitung mengunjungi Kantor PMPTSPP Kabupaten Belitung,Dia banyak menemukan hal hal yang perlu dibenahi.
"Ketika kemarin (18/2/2019) Saya mengunjungi Dinas Penanaman Modal, Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Perindustrian (PMPTSPP) Kabupaten Belitung, masih terdapat banyak hal yang perlu dibenahi. Baik dari sisi infrastruktur maupun Sumber Daya Manusia."Beber Isyak Meirobie

Kata Wabup,Setelah jam istirahat makan siang berakhir, masih banyak pegawai yang tidak disiplin dan kembali tepat waktu.

"Saya berharap agar hal-hal seperti ini tidak terulang lagi, mengingat Dinas PMPTSPP ini merupakan salah satu Sentra Pelayanan Publik."tegasnya

Untuk beberapa sarana juga dinilai masih belum maksimal, seperti komputer yang digunakan untuk pelayanan dalam mengurus perizinan yang perlu ditambah lebih banyak lagi. Di sisi lain, fasilitas untuk disabilitas juga belum disediakan dengan baik tambah Isyak Meirobie lagi.

"Kita semua tentunya berharap agar ke depannya seluruh pelayanan dapat berjalan lancar dan semua masyarakat dapat terlayani dengan baik."harap Wakil Bupati Belitung.(*/Red).
Selasa, 19 Februari 2019
Wabup Jamu Staf Khusus Kementerian Dengan Tradisi Belitong Makan Bedulang

Wabup Jamu Staf Khusus Kementerian Dengan Tradisi Belitong Makan Bedulang

Wabup Jamu Staf Khusus Kementerian Dengan Tradisi Belitong Makan Bedulang

Belitung,Berita Indonesia Raya -Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie S.Sn menjamu makan malam staf khusus Kementerian Koperasi dan UKM Hermawan Kartajaya di Rumah Adat Belitong Jalan ahmad yani Kelurahan Lesung Batang Kecamatan Tanjung Pandan Kabupaten Belitung, Minggu malam 17/2/2019.

Dalam suasana santai dan penuh keakraban,Isyak Meirobie membeberkan tentang perkembangan pariwisata di Pulau Belitung dan disambut baik oleh Staf Khusus Kementerian ini yang siap membantu strategi pemasaran wisata secara berkesinambungan.

"Malam ini, kami makan malam bersama Staf Khusus dari Kementerian Koperasi dan UKM,Hermawan Kartajaya.Beliau adalah seorang pakar marketing Indonesia. Beliau siap membantu Belitung dalam strategi pemasaran wisata secara berkesinambungan,melalui pembangunan sistem wisata dan peningkatan kapabilitas kemampuan pelaku wisata."kata Isyak

Saat itu,Wabub dengan senyumannya mempersilahkan tamunya untuk menyantap hidangan yang telah dibuka tudong dulangnya(tutup sajian makanan) dengan menu khas Belitong dan menceritakan tentang tradisi Makan Bedulang orang Belitong.

"Di sela-sela waktu makan tadi, saya sedikit menjelaskan tentang filosofi dari Tradisi Makan Bedulang di Belitong."bebernya

Saat ini tradisi Makan Bedulang tidak hanya bisa dinikmati oleh masyarakat asli Belitung. Seiring dengan berkembangnya pariwisata di Pulau Belitung, Makan Bedulang bisa juga dinikmati oleh para wisatawan di beberapa Rumah Makan yang ada di Belitung.


"Mun mentudong la dibuka, ingat ye nok tue duluk.(kalau tutup sajian makanan telah dibuka,ingat ya yang tua duluan)."canda Wabub penuh petuah adat Belitong.

"Kalau ke Belitung, jangan lupa untuk mencobanya ya."tutup Tulisan promosi Wakil Bupati Belitung yang penuh semangat ini.(Red)
Selasa, 12 Februari 2019
Sulitnya mendapatkan BBM,DPRD Beltim Gelar Rapat

Sulitnya mendapatkan BBM,DPRD Beltim Gelar Rapat

Sulitnya mendapatkan BBM,DPRD Beltim  Gelar Rapat

Belitung Timur,Berita Indonesia Raya -Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) diwilayah Belitung Timur(Beltim) menyebabkan keresahan bagi warga pemakai BBM di Kabupaten Belitung Timur, menyikapi hal ini DPRD Kabupaten Beltim menggelar rapat dan mengundang Jober PT Pertamina dan mitra Pertamina sebagai pendistribusian BBM PT Patra Niaga,para Pengelola SPBU se-Kabupaten Beltim serta para instansi terkait di ruang Rapat Besar DPRD Kabupaten Beltim.Senin 11/2.

Dalam rapat ini hadir Asisten II Kabupaten Beltim Ir Khaidir Lutfi,Kepala Ekbang Kabupaten Beltim Hendri,Kasat polpp Kabupaten Beltim Ronny S,perwakilan Polres Beltim Saragih,Supervisor Jober PT Pertamina Tanjungpandan Adhi ,Perwakilan PT Patra Niaga Andi Marwanto dan Diky,Perwakilan  Pengelola SPBU se-Kabupaten Beltim,Tokoh Masyarakat Kabupaten Beltim Baharan dan Para Anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur.

Ketua DPRD Kabupaten Beltim Tom Haryono saat membuka rapat mengatakan pertemuan ini sebagai tindak lanjut pertemuan yang sudah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu berkaitan dengan kondisi BBM di wilayah Kabupaten Belitung Timur ini.

"Nah jadi berkaitan dengan hal tersebutlah maka Kami dari DPRD Setelah mendengar masukan masukan dari masyarakat juga hujat hujatan lewat medsos,jadi kami melaksanakan tugas pokok dan fungsi kami dalam hal ini pengawasan,untuk itu kami kirimlah undangan kepada bapak bapak untuk menggelar rapat dengar pendapat." ujar Tom Haryono.

SelanjutnyaTom Haryono memberikan kesempatan pertama kepada Rohalba Anggota Komisi II untuk menyampaikan hal hal yang berkaitan dengan pembahasan permasalahan BBM yang terjadi di wilayah Kabupaten Belitung Timur.

Rohalba menuturkan Rapat dengar pendapat masalah BBM  ini merupakan rapat yang kedua kalinya.rapat pertama kali dilakukan pada tanggal 15 Januari 2019.

"Kenapa dilakukan pada tanggal 15 Januari 2019,karena pada saat itu betul betul dimana situasi dan kondisi untuk distribusi  minyak yang ada di Belitung Timur sangat betul betul kurang kondusif."kata Rohalba dengan suara lantangnya.

Selain Rohalba,Anggota DPRD Beltim yang lainnya juga mempertanyakan kendala apa yang menjadi Kelangkaan BBM.

Menjawab pertanyaan pertanyaan para Anggota DPRD Kabupaten Beltim terkait permasalahan BBM di Kabupaten Beltim Supervisor Jober PT Pertamina Tanjung Pandan Adhi menyebutkan patner PT Pertamina yaitu PT Patra Niaga sebagai pendistribusian pengelola mobil tangki  mengalami keterlambatan dikarenakan mobil angkutan mengalami problem tekhnis.

"memang ada problem tekhnis pada mobil angkutan kami,memang itu mengakibat kan keterlambatan,mengatasi hal itu hari libur dan hari minggu kami melakukan penyaluran."jelas Adhi

Sementara perwakilan PT Patra Niaga Diky mengungkapkan pertanggal satu Januari 2019 mendapatkan pekerjaan dari PT Pertamina untuk melakukan Penyaluran BBM dengan Kontrak 10 Mobil.

"Kita dikontrak pertamina itu hanya 10 mobil yang awalnya sebelum kita pegang itu memang sekitar 22 mobil."sebut Diky

Katanya,yang tadinya ada 22 mobil,dengan 10 mobil otomatis harus merubah lagi pola pengiriman ke SPBU supaya menghindari SPBU itu jangan ada yang kekosongan.

"Jadi kita memaksimalkan 10 mobil ini untuk mengirimkan ke semua lembaga penyalur."tandas Diky

Ketua DPRD Kabupaten Belitung Timur  Tom Haryono disaat usai rapat kepada Wartawan mengatakan DPRD Kabupaten Beltim menggelar rapat hari ini supaya jelas apa penyebabnya BBM susah.

"Tadi kan sudah ketahuan,yang pertama itu karena keterbatasan armada dari Jober ke SPBU SPBU maupun ke penyalur,kalau dulu  22 kendaraan yang dipakai,sekarang kan ada kontrak baru dengan anak perusahaan daripada Pertamina yaitu Patra Niaga itu syarat kontraknya hanya boleh 10 kendaraan yang boleh dioperasionalkan,jelaslah kan tersendat ini kan"kata Tom Haryono.

"Berdasarkan pertemuan hari ini mereka juga akan melaporkan bahwasannya pokok permasalahan adalah transportasi atau armada dan kami juga akan datang melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina yang ada di Palembang." pungkas Ketua DPRD Kabupaten Beltim.(Red)
Minggu, 03 Februari 2019
Dipantai Romodong,Gubernur dan Istri Tampil Mesra

Dipantai Romodong,Gubernur dan Istri Tampil Mesra

Dipantai Romodong,Gubernur Dan Istri Tampil Mesra

Belinyu,Berita Indonesia Raya – Suasana ceria dan “Romantis”. Itulah yang menampilkan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman dan Istri, Melati Erzaldi, ketika mengikuti Tour Scooter dalam rangka Vespapora 17th Belinyu Owner Scooter di Pantai Romodong, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka.
Ceria dan “Romantis” orang nomor satu di Negeri Bumi Serumpun Sebalai itu, ketika menyumbangkan sebuah lagu tembang “Menunggumu” yang dipopulerkan oleh Anji.
Bak pasangan muda, Gubernur Erzaldi bersama istri, Melati, diiringi salah satu group musik muda kala itu, mulai dari bait pertama hingga akhir baik lagu, terus memperlihatkan “Kemesraannya”. Terlebih lagu yang dinyanyikan di depan Mahasiswa AIESEC dari 17 negara Asia dan Eropa, Anggota Belinyu Owner Scooter, masyarakat, Pelajar dan Pengunjung Pantai Romodong itu, merupakan salah satu lagu idola kaum muda (milenial) dan kaum hawa.
Tidak hanya lagu “Menunggumu” Gubernur dan istri yang selalu tampil romantis pada setiap kegiatan baik formal maupun non formal itu, juga menyainyakan lagu “Terajana” ciptaan Roma Irama.
Menariknya, saat tembang Raja Dangdut itu dinyanyikan, Gubernur Erzaldi membawa serta anak-anak muda yang tergabung dalam AIESEC, Anggota Belinyu Owner Scooter  ikut bergoyang, sembari menikmati sejuknya hembusan angin laut Pantai Romodong.
Gubernur Erzaldi beserta istri, selain menyumbang dua buah lagu, dengan tampilan “Romantis”, juga mengajak para generasi muda dari 17 negera Asia dan Eropa, untuk bersama-sama turut menari dalam tarian khas Bangka Belitung, yaitu Tari Campak.
Tak sebatas itu, Gubernur bersama Melati Erzaldi, dalam kesempatan sama, juga memperkenalkan salah satu buah khas Bangka Belitung, yakni Manggis, sembari mencoba untuk mencicipinya.  
Diakhir kegiatannya, Gubernur Erzaldi didampingi istri, memberikan santunan sejumlah uang kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa desa setempat.
Gubernur Erzaldi mengatakan, tour scooter dalam rangka Vespapora 17th BOS, pimpinan Oggy Escobar ini, merupakan percobaan bagaimana mengemas suatu acara yang dikaitkan dengan promosi wisata, yang insya Allah, group scooter akan ada acara nasional di Kota Pangkalpinang.
“Kita sudah berkoordinasi bagaimana kita mengundang group scooter-scooter dari luar untuk berkunjung ke Bangka, dan mereka melakukan perjalanan antar daerah wisata. Mungkin insya Allah salah satunya Pantai Penyusuk, dan Muntok,” kata Gubernur.
Disebutkan Gubernur Erzaldi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan ASDP bagaimana menyambut kegiatan ini, sehingga kehadiran para scooter, akan lebih banyak. Karena perjalanan kapal ASDP akan ditambah pada saat event tersebut.
Sementara itu, Ketua Belinyu Owner Scooter, Oggy Escobar mengatakan, BOS ini, sudah berdiri selama 17 tahun. “Saya memimpin BOS ini, sudah dua periode. Group Vespa ini, tidak hanya untuk berkumpul sesama pecinta Vespa, tapi saya berharap bisa memberikan kontribusi untuk Belinyu,” ungkap Oggy.
“Sekarang di Belinyu terdata kurang lebih 50 pecinta vespa. Terima kasih sekali dengan Pak Gubernur yang memberikan apresiasi kepada kami. Dan kami merasa bangga Pak Gubernur Peduli kepada kami. Mudah-mudahan kami juga memberikan manfaat untuk mengembangkan wisata Belinyu dengan cara kami, karena anak motor,” kata Oggy.
Ketua BOS ini juga, berharap, kehadiran Mahasiswa AIESEC dari 17 Negara di Penyusuk dan Romodong di kegiatan kali ini, bisa membawa pesan dan mengenalkan Bangka ke dunia internasional.
Ikut mendampingi Gubernur dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Kehutanan Babel, Marwan, Perwakilan Pemkab Bangka, Ketua KONI Babel, Ketua dan Anggota Belinyu Owner Scooter.(*/Ayirah)
Kamis, 31 Januari 2019
Pemprov Babel Berikan Anugerah Lingkungan Hidup Proper Kepada 44 Perusahaan

Pemprov Babel Berikan Anugerah Lingkungan Hidup Proper Kepada 44 Perusahaan

Pemprov Babel Berikan Anugerah Lingkungan Hidup Proper Kepada 44 Perusahaan

 Penyerahan  Anugerah Lingkungan hidup dengan peringkat warna Hijau oleh Asisten Bidang Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah Bangkabelitung kepada PT Sahabat Mewah dan makmur (SMM) 

Bangkabelitung,Berita Indonesia Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Babel, memberikan Anugerah kepada 44 Perusahaan yang ada di Babel.
Anugerah terhadap puluhan perusahaan itu diserahkan secara simbolis oleh Asisten Bidang Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah (Setda) Babel, Darlan, mewakili Gubernur Babel Erzaldi Rosman, di Ruang Pasir Padi Lantai III Kantor Gubernur Babel.Kamis 31/1.
Kepala DLH Babel, Eko Kurniawan mengatakan, Anugerah ini diberikan dalam rangka melihat keseriusan perusahaan dalam hal lingkungan. Artinya, kata Eko, perusahaan yang dieavaluasi disini adalah perusahaan-perusahaan yang memiliki komitmen jelas terhadap kriteria yang telah ditetapkan.
“Kita DLH Babel senantiasa melakukan pembinaan-pembinaan dengan tangan terbuka. Sebetulnya kita ingin melihat perusahaan dalam menjalankan usahanya selalu paham terhadap lingkungan dan peduli terhadap keberlangsungan lingkungan hidup. Sebab, Lingkungan itu butuh keseimbangan, dan itulah yang akan kita ciptakan, termasuk dari aspek sosial masyarakat tetap kondusif,” ujar Eko.
Pemerintah dan perusahaan, ditambahkan Eko, menjadi penting dalam memfasilitasi memberikan pemahaman lingkungan kepada masyarakat.
“Kedepan, kami sangat menunggu komitmen dari perusahaan, yuk... sama-sama kita berikan pemahaman lingkungan kepada masyarakat secara umum, sehingga keberadaan kita menjadi memiliki nilai manfaat,” kata Kepala DLH.
Eko menyebutkan, 44 perusahaan yang menerima anugerah lingkungan hidup proper tahun 2018 ini, terdiri dari beberapa kategori, diantaranya hijau, biru dan merah. “Untuk yang merah kami akan terus lakukan pembinaan,” imbuhnya.
Sementara itu, Gubernur Erzaldi melalui sambutannya yang disampaikan Asisten Bidang Administrasi dan Umum Setda Babel, Darlan, menjelaskan, Proper merupakan program pembinaan terhadap perusahaan yang bertujuan mendorong ketaatan perusahaan terhadap peraturan lingkungan hidup melalui penyebaran informasi kinerjanya kepada masyarakat.
Selain itu, Proper bertujuan agar perusahaan menerapkan prinsip ekonomi hijau dengan kriteria penilaian kinerja sistem manajemen lingkungan, efisiensi energi, efisiensi air, penurunan beban air limba, pengurangan emisi, perlindungan keanekaragaman hayati, pengelolaan Redise, Reuse, dan Recycle (3R) limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dan limbah padat non B3, serta mengurangi kesenjangan ekonomi dengan menerapkan program pemberdayaan masyarakat.
“Dalam penilaian perusahaan, peringkat Proper dibagi menjadi lima, yaitu Emas, Hijau, Biru, Merah dan Hitam. Peringkat terbaik adalah Emas, dan peringkat terburuk adalah hitam. Perusahaan yang memperoleh peringkat emas adalah perusahaan yang konsisten telah menunjukkan keunggulan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dalam proses produksi dan jasa, serta melaksanakan bisnis yang teretika dan bertanggung jawab terhadap masyarakat,” kutip Asisten Administrasi dan Umum.
Secara nasional, disampaikan Asisten Setda Babel, dari hasil evaluasi terhadap 1.906 Perusahaan, ditetapkan peringkat kinerja perusahaan pada Proper Periode 2017-2018, peringkat hitam ada 2 perusahaan, merah 241 perusahaan, biru 1.454 peruasahaan, hijau 155 perusahaan, dan peringkat emas 20 perusahaan.
Sedangkan untuk Babel sendiri, diungkapkan Asisten Administrasi dan Umum, dari 44 Perusahaan, 3 perusahaan mendapatkan peringkat merah, 1 perusahaan peringkat hijau, dan 40 perusahaan peringkat biru.
“Diharapkan dengan ditetapkannya peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan ini, setiap pelaku usaha yang berinvestasi di Babel dapat memberikan konstribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan aspek-aspek perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan berkelanjutan,” ungkap Asisten Administrasi dan Umum.
Tak hanya itu, Gubernur Erzaldi, ditambahkan Asisten Setda Babel, juga berharap semua perusahaan yang ada di Babel sesuai dengan kriteria penilaian yang telah ditetapkan dapat diikutsertakan dalam program Proper.
Anugerah Lingkungan Hidup secara simbolis diserahkan Asisten Administrasi dan Umum tersebut, kepada PT Sahabat Mewah dan Makmur untuk peringkat hijau, dan PT Timah (Persero) Tbk unit tambang darat Sungailiat, untuk peringkat biru.
Turut hadir dalam kesempatan itu, perwakilan 44 perusahaan di Babel, yang menerima Anugerah Lingkungan Hidup Proper 2018.(*/Red)
Selasa, 29 Januari 2019
Pemkab Beltim Gelar Malam Ramah Tamah Peringatan HUT Beltim

Pemkab Beltim Gelar Malam Ramah Tamah Peringatan HUT Beltim

Pemkab Beltim Gelar Malam Ramah Tamah Peringatan HUT Beltim 


Belitung Timur, Berita Indonesia Raya -Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggelar acara Malam Ramah Tamah Peringatan Hari Jadi Kabupaten Beltim di aula ruang Satu Hati Bangun Negeri Lantai dasar Kantor Bupati Belitung Timur. Minggu malam 28/1.

Tampak hadir Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza S.E,Wakil Bupati Beltim Drs Burhanuddin,Tokoh pendiri pembentukan Kabupaten Beltim Firdaus HN,Danramil Manggar Mayor Joko Lelono,mantan Bupati Belitung H.Darmansyah Husein,para Forkopimda Kabupaten Beltim serta masyarakat Beltim.


Bupati Beltim Yuslih Ihza S.E dalam sambutan nya mengatakan Momentum Hari Jadi sejatinya merupakan wujud rasa gembira dan syukur kita kepada Allah SWT serta ungkapan rasa terima kasih kepada para pejuang pendahulu kita, terutama para perintis berdirinya Kabupaten Belitung Timur. Disamping itu, tentunya menjadi momen evaluasi dan introspeksi diri untuk melakukan dan memberikan yang terbaik bagi kemajuan Belitung Timur tercinta.

Dikatakannya memasuki usia ke 16 tahun Belitung Timur, berarti bertepatan dengan tiga tahun masa kepemimpinan nya bersama dengan Saudara Burhanudin.

" Segala daya upaya dan usaha terbaik sudah Kami kerahkan guna mengawal pembangunan di Kabupaten Belitung Timur. Berbagai capaian dan keberhasilan di segala bidang telah membawa Belitung Timur menjadi salah satu Kabupaten yang berkembang dan patut dibanggakan." Kata Yuslih

"Adapun capaian dan keberhasilan tersebut diantaranya Anugerah Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia yang merupakan pencapaian yang luar biasa dan membanggakan".sambung nya.


Yuslih juga menyebutkan berbagai capaian dan keberhasilan tersebut tentunya hanya dapat dicapai dengan kerja keras, keseriusan dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Belitung Timur. Namun demikian, berbagai capaian dan keberhasilan tersebut tentunya masih harus ditingkatkan, dan sekaligus akan menjadi tantangan tersendiri bagi kita dalam menghadapi permasalahan yang lebih kompleks di masa yang akan datang.

"Untuk itu, besar harapan Saya, seluruh elemen masyarakat Kabupaten Belitung Timur terus mempertahankan dan meningkatkan dukungan, perhatian dan kerjasama dalam menyukseskan pembangunan daerah di berbagai bidang, karena penyelenggaraan pemerintahan dan program-program pembangunan daerah tidak akan berjalan dengan baik, apabila tidak didukung oleh segenap elemen masyarakat."pinta Bupati

Selanjutnya dalam suasana yang penuh kebahagiaan Bupati Beltim menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besar nya kepada semua pihak, baik itu Pemerintah Daerah, Forkopimda, Instansi Vertikal dan pihak Swasta atas sinergitas yang terjalin baik selama ini.

Secara khusus Yuslih juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada tokoh tokoh pendiri Kabupaten Belitung Timur, para pendahulu yang pernah memimpin Kabupaten Belitung Timur, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat Kabupaten Belitung Timur yang telah mewarnai perubahan Kabupaten Belitung Timur.

"Semoga sumbangsih tersebut menjadi tanda mata bagi generasi saat ini dan juga bagi generasi mendatang.Mari bersama kita Satu Hati Bangun Negeri Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan meridhoi setiap upaya dan langkah kita dalam meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan  menuju masyarakat yang sejahtera di Kabupaten Belitung Timur,Amiin yaa robbal alamin." tutup Bupati Beltim mengakhiri sambutan nya. (Red)



Copyright © 2014 News.Online All Right Reserved