Breaking News
Loading...
  • New Movies
  • Recent Games
  • Tech Review

REDAKSI

Komisaris Utama : Lisa Devianty Penasehat Hukum : Muhammad Yusuf M.H. Dewan Penasehat : Samsul Arifin P.hd Dewan Redaksi : Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Sahrus Salis Wakil Pemimpin Redaksi/Redaktur: Fendi Kuswandi Fotografer : Supardi Staf Redaksi&Periklana : Nining yuli Tata Letak/Grafis : Hadi Bidang IT : Ahmad Syaifullah Kepala Biro/Wartawan Propinsi Bangkabelitung : Ayirah, Ade, Eric Amd, Hadi, Supardi, Hadi Kamal, Nining. Hermanzah, Alexander. Propinsi Sumatera Selatan : Rouzie Agus Propinsi Kalimantan Barat : Thalud SE Propinsi Jawa Barat & DKI Jakarta : Ayu Cahyani Vawitri,Anggun Vabella Putri S.Pd,Ahmad Saifullah Propinsi Jawa Timur : Muhammad Yusuf M.H.

Recent Post

Tampilkan postingan dengan label Serba Serbi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Serba Serbi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 22 Mei 2020
Terkait Sisa Dana Sumbangan Banjir 2017, Muhammad Noor Masese Angkat Bicara

Terkait Sisa Dana Sumbangan Banjir 2017, Muhammad Noor Masese Angkat Bicara

Terkait Sisa Dana Sumbangan Banjir 2017, Muhammad Noor Masese Angkat Bicara 

Belitung Timur, Berita Indonesia Raya-Menyikapi Persoalan masih tersisanya dana sumbangan dari masyarakat terkait Banjir di tahun 2017, Muhammad Noor Masese angkat bicara. 

"Jika dari sudut pandang saya itu adalah hal yang gak perlu di hebohkan ataupun di politisasi,  sumbangan itu kan sifatnya gak sekaligus dan itupun kemungkinannya dihimpun dari masyarkat gak satu hari kan, misalnya pada saat banjir itu banyak yang nyumbang dan berapapun yang terkumpul terus di salurkan, kemudian banjir selesai, sedangkan masih banyak masyarkat yang menyalurkan bantuannya, nah ini kan bisa digunankan kalau kalau terjadi lagi bencana di kemudian hari atau bisa saja buat menolong masyarakat Beltim yang terkena bencana,"ujar Muhammad Noor Masese yang akrab dipanggil M.Nur kepada Wartawan. Jum'at (22/05/2020).

Kemudian lanjut M.Nur, terkait Ada beberpa dana yang di sumbangkan ke Donggala itu juga bukan hal yang luar biasa dan apa lagi mekanisme juga jelas.

 "Kepedulian terhadap sesama tolong menolong  patut kita apresiasi  dan itupun gak di habiskan dananya kan, jika ada pejabat yang menyatakan dananya sudah habis saya kira mereka itu kurang komunikasi saja atau kemungkinan kurang tidur, dana tersebut tidak di pergunakan untuk kepentingan pribadi itu sudah benar,  jika ada yg mengatakan dana itu di salahgunakan buktikan, kalau tidak bisa membuktikan kan akan menjadi fitnah dan ini bisa mencermarkan nama baik orang lain," katanya

Muhammad Noor Masese yang juga sebagai Ketua DKW Komnaspan Babel juga mengatakan terkait pemberitaan yang pernah ditayangkan oleh media juga tidak ada bahasa menyudutkan, hanya menerangkan dan juga persoalan rekaman baru indikasi.

"Terkait pemberitaan itu juga hal yang biasa dan tidak ada bahasa yang menyudutkan hanya menerangkan saja, dan itulah salah satu tugas wartawan memberikan informasi kepada masyarakat dalam media berita dan gak perlu terlalu diartikan negatif, begitu juga kehebohan terkait rekaman, itupun gak jelas dan itu baru indikasi itupun harus dibuktikan kebenarnya dan motivasinya, janganlah sepotong sepotong dalam menilai sebuah persoalan apalagi belum terjadi ini juga bisa menimbulkan fitnah jika tidak bisa di buktikan, dan ingat semua itu harus di buktikan dengan minimal 2 alat bukti janganlah kita asal cuap cuap bikin gaduh sebelum menelusuri kebenarannya,"tandasnya

Akibat dari kehebohan ini menurutnya, bisa saja membuat orang yang di sangkakan tertekan bathin dan psikisnya begitu juga keluarga dan anak anak mereka,  

"lantas jika terjadi begini siapa yg bertanggung jawab, kalau mau nih yang harus kita perjuangkan adalah sitmulus ekonomi untuk masyarakat Beltim termasuk UMKM akibat dampak pademi Covid 19,"tambahnya

Muhammad Noor Masese meminta cukuplah jangan dibesar besarkan lagi, karena dananya itu masih ada.

"Sekali lagi saya kira cukuplah, sampe disini apalagi dana itu masih ada, dan tidak dipergunakan untuk kepentingan pribadi itu sudah benar  dan pengunaanya pun  bukan berdasarkan keinginan pribadi tapi sebuah proses telah di lalui, lantas dimana unsur pidananya.? justru kita bersyukur ada dana yang bisa di pergunakan jika sewaktu waktu terjadi bencana," katanya. (Salis)
Minggu, 17 Mei 2020
Anjelo Brodhers Club' Sebut Bantuan Terdampak Covid-19 Ada Yang Tak Tepat Sasaran

Anjelo Brodhers Club' Sebut Bantuan Terdampak Covid-19 Ada Yang Tak Tepat Sasaran

Anjelo Brodhers Club Sebut  Bantuan Terdampak Covid -19 Ada Yang Tak Tepat Sasaran


Beltung, Berita Indonesia Raya-Terkait dengan bantuan terdampak covid-19 menggunakan APBD Kabupaten Belitung, Theo Maulana, anggota Anjelo Brodhers Club menyebutkan ada warga yang tidak berhak menerima bantuan terdata dalam penerima bantuan.

"Data 9000 warga yang akan menerima bantuan sungguh sangat rancu dan bahkan ada warga yg sangat tidak berhak menerima bantuan itu terdata dalam penerima bantuan, dikarenakan ada masyarakat yang lebih membutuhkan bantuan ini, Pemerintah Daerah harus segera merevisi data ini, sementara dana penerima bantuan tersebut diperoleh dari data UMKM, Dinas Pariwisata danDinas Perikanan, lalu bagaimana dengan UMKM yang tidak terdaftar,nelayan yang tidak terdaftar di Dinas, atau pedagang asongan yang tidak terdaftar," beber Theo.

 Theo juga mengatakan bahwa data penerima bantuan yang menggunakan dana APBD banyak yang tidak tepat sasaran, Ia mempertanyakan bagaimana cara dan sistem pendataan penerima bantuan tersebut.


"Banyak yang tidak berhak malahan mendapatkan bantuan, Kita sudah pegang data penerima bantuan dari anggaran APBD Kabupaten Belitung untuk masyarakat terdampak covid 19, saya bingung dari mana data yang didapat oleh Pemerintah, ada beberapa pengusaha yang akan mendapatkan bantuan dan terdata, ada UMKM yang sudah mapan masuk dalam data, sementara tukang jual sayur keliling, perae ikan,tukang kue keliling yang tidak terdaftar di Dinas Perindakop dan UMKM tidak ada terdata dan kemungkinan tidak akan menerima bantuan,bahkan ada yang sudah  meninggal 2 tahun lalu terdata menerima bantuan,"jelas Theo.

Disisi lain Rizal Khoiru Fuad anggota Anjelo Brodhers Club lainnya dan juga pernah menjadi ketua Komisariat HMI AMB ikut mengkritisi data bantuan Pemerintah Daerah yang telah dibuatkan SK no 188.45/261 kep/dispar/2020. no 188.45/262/kep/DKPP/2020. No 188.45/263/kep/disperik/2020. No 188.45/260/kep/KUKMPTK/2020,supaya di cek kembali.

"Jika ada pelaku pariwisata yg mendapatkan bantuan,pelaku pariwisata seperti apa, jangan sampai pelaku pariwisata yang punya banyak mobil yang mendapatkan bantuan,jika KUKM, KUKM yang seperti bagaimana,jangan KUKM yg terdaftar saja yang menerima bantuan, atau KUKM yang sudah mapan, begitu juga dengan nelayan, nelayan seperti apa yang mendapatkan bantuan, jika nelayan yang tidak terdaftar di Dinas Perikanan, nelayan pemancing bebulus, nelayan kater, nelayan sulo bagaimana dengan mereka, jika memang data ini bisa diperbaiki, kita minta supaya diperbaiki dahulu sebelum dibagikan ke masyarakat, jangan sampai terjadi dampak sosial yg lebih besar, dikarenakan kecemburuan sosial, alih-alih menjadi solusi ekonomi bagi masyarakat malah terjadi dampak sosial yang lebih besar", beber Rizal.

Rizal menghimbau kepada masyarakat, agar membuka pintu hati dan mempunyai kesadaran yang tinggi, jika nantinya terdata dan diminta untuk hadir mengambil bantuan, bagi yang merasa mampu supaya tidak mengambil bantuan itu, malu jadi benalu, malu minta melulu.

"Kami menghimbau kepada yang terdata tapi merasa mampu, supaya tidak mengambil bantuan itu,kalaupun harus diambil, silahkan ambil dan serahkan kepada yang lebih berhak dan lebih pantas dari anda," ujar Rizal. (Salis)
Kamis, 14 Mei 2020
Hari Kedua Pelatihan Memasak, Pasukan FCC Bagikan Kembali Hasil Masakan Peserta

Hari Kedua Pelatihan Memasak, Pasukan FCC Bagikan Kembali Hasil Masakan Peserta

Hari Kedua Pelatihan Memasak, Pasukan FCC Bagikan Kembali Hasil Masakan Peserta


Tanjungpandan,Berita Indonesia Raya- Memasuki hari kedua pelatihan memasak, Kamis (14/05/2020), relawan FCC kembali membagi bagikan Hasil masakan para peserta pelatihan.

Seperti pada hari pertama, semua hasil masakan peserta dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, dikomandoi DR Saepudin Almugniy, pasukan FCC menyebarkan nasi kotak keberbagai tempat ke rumah rumah warga Tanjungpandan.

Masyarakat yang menerima paket nasi kotak dari FCC setiap harinya tidak sama dengan hari sebelumnya, sesuai data dari berbagai Organisasi dan Komunitas yang tergabung di FCC, para relawan FCC mengantar dan membagikan nasi kotak tersebut.

Salahsatu warga Tanjungpandan, Nek Yuli saat menerima nasi kotak pemberian FCC mengatakan merasa senang karena hari ini bisa mendapatkan makanan paket nasi kotak.

"Alhamdulillah hari ini Kami makan nasi ini bersama anak kami, terimakasih kepada semua nya yang telah memberikan Kami nasi kotak ini," ucapnya.(red).

Bantuan Tanah Air Foundation Disalurkan Solidaritas Belitong Peduli Covid ke Pulau Selat Nasik

Bantuan Tanah Air Foundation Disalurkan Solidaritas Belitong Peduli Covid ke Pulau Selat Nasik


Bantuan Tanah Air Foundation  Disalurkan Solidaritas Belitong Peduli Covid  ke Pulau Selat Nasik


Tanjungpandan, Berita Indonesia Raya-Hari ini Solidaritas Belitong Peduli Covid yang menjadi bagian dari Forum Crisis Center Belitung  menyerahkan bantuan dari para donator untuk masyarakat dan tenaga medis di Pulau Selat Nasik, Belitung. Kamis (13/05/2020).

Adapun bantuan tersebut berupa Baju Hazmat, surgical mask, latex gloves, paket sembako, masker non medis, desinfektan dan hand sanitizer. Bantuan ini berasal dari para donasi individu, urunan karyawan PLN Belitung, PLN Peduli, Forum Crisis Center Belitung dan Tanah Air Foundation.

Ade Afrilian mewakili Tanah Air Foundation dalam keterangan rilisnya mengatakan, banyak cara untuk menjaga tanah air, salah satunya ikut jadi bagian dari melindungi tenaga medis yang masih terus berjuang menjadi garda depan Covid-19.

"Yang kami berikan mungkin tidak bisa langsung menyelesaikan atau bahkan menyelamatkan seluruh masyarakat di Belitung dari pandemi ini, tapi sebuah keistimewaan bisa berkolaborasi untuk tanah air kita, sembari memberi solusi bersama dengan komunitas-komunitas di Belitung dan kami harapkan masyarakat juga turun menjaga kesehatan dan kebersihan serta mengikuti protokol kesehatan dalam menghadapi pandemik covid19 ini," ujar Ade Afrilian.

Sementara Koordinator Solidaritas Belitong Peduli Covid Budi Setiawan menyebutkan, bahwa bantuan untuk tenaga medis ini buat antisipasi jika ada kejadian mendesak di pulau pulau terpencil. Karena bisa jadi banyak masyarakat yang mencoba masuk Pulau Belitung melalui pelabuhan tikus atau kapal nelayan. Begitu juga dengan bantuan sembako ini yang mana lebih dikhususkan kepada keluarga yang tidak mampu.

"Meski Belitung sudah Zona Hijau, namun potensi masuknya pengunjung dari Zona Merah masih mungkin terjadi, makanya kita tetap harus antisipasi dan jangan terlena”, ujarnya. (Red).

Rabu, 13 Mei 2020
Hasil Pertama Pelatihan Memasak, FCC Bagikan Nasi Kotak Kepada Masyarakat yang Membutuhkan

Hasil Pertama Pelatihan Memasak, FCC Bagikan Nasi Kotak Kepada Masyarakat yang Membutuhkan

Hasil Pertama Pelatihan Memasak, FCC Bagikan Nasi Kotak kepada Masyarakat yang Membutuhkan


Belitung, Berita Indonesia Raya- Forum Crisis Center (FCC) Belitung membagi bagikan paket nasi  yang dikemas dalam kotak untuk masyarakat yang membutuhkan, Rabu (13/05/2020). Ratusan nasi kotak ini disebar kebeberapa kelurahan yang berada di Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung.

Nasi kotak ini hasil dari para peserta pelatihan memasak pada hari pertama yang diselenggarakan oleh BLK Belitung kerjasama dengan FCC, sebanyak 16 peserta yang ikut dalam pelatihan memasak ini akan terus mengikuti pelatihan hingga tanggal 23 mei 2020 dan hasil masakannya akan terus dibagi bagikan kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Para Relawan yang tergabung dalam FCC bahu membahu melakukan penyebaran pembagian nasi kotak ini ke masyarakat yang sebelumnya telah didata untuk menerimanya pada hari pertama hasil para peserta pelatihan memasak.

Perwakilan FCC DR. Saifuddin Al mugniy, mengatakan bahwa sinergitas semua pihak adalah bentuk sense of crisis kita menghadapi sitausi pandemi covid 19.

"Karena itu peran Pemerintah dan masyarakat adalah bagian terpenting untuk membangun ghiroh masyarakat terutama yang terdampak ekonomi sosial yang ada," katanya.

Sementara Koordinator pelatihan Memasak  Istanty Safitrie menyebutkan selain mendapatkan ilmu memasak, para peserta juga dapat menaikkan bekal modal hidup nantinya.

"Alhamdulilah pelatihan hari pertama selain menghasilkan nasi kotak untuk bansos, peserta pelatihan juga dapat ilmu dari tutor yg sudah kompeten, pelatihan lancar aman dan peserta bertambah ilmunya, ilmu yang di dapat bisa di praktekkan untuk menaikkan bekal modal hidup baik dalam kondisi pandemi maupun setelah pandemi covid ini, terimakasih kepada FCC, tutor dan asisten yg di rodai oleh sebagian pengurus PCPI, persatuan chef di Belitung, kawan kawan relawan ISPB yang menjadi bagian dari Forum Crisis Center, semoga semua kolaborasi kerjasamanya semakin solid  dan menjadi berkah," ucap Istanty.
Kamis, 23 April 2020
Oman Anggari Bantah Tak Patuhi Isolasi Mandiri, Sinyal di Rumahnya Lemah 'Aplikasi Eror'

Oman Anggari Bantah Tak Patuhi Isolasi Mandiri, Sinyal di Rumahnya Lemah 'Aplikasi Eror'

Oman Anggari Bantah Tak Patuhi Isolasi Mandiri, Sinyal di Rumahnya Lemah 'Aplikasi Eror'

Oman Anggari

Belitung Timur,Berita Indonesia Raya - Ketua Fraksi Partai Nasdem di Dprd Beltim Oman Anggari angkat bicara, terkait dirinya dianggap tidak mematuhi peraturan Pemerintah untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari dirumah. Aplikasi tracking Covid-19 untuk melacak keberadaan para pendatang dari daerah zona merah di duga eror sistem, Kamis (23/4/2020)

Sebelumnya beredar luas di sosial media terkait titik GPS aplikasi Oman Anggari yang berada diluar rumah, bahkan posisi GPS tersebut berada tepat disalah satu warung kopi yang berada di kota manggar. Oman seharusnya melakukan isolasi mandiri didalam rumah selama 14 hari, Sebab Oman baru saja pulang dari daerah zona merah diluar Provinsi Bangka Belitung pada 22 April 2020.

Hal tersebut mengundang reaksi masyarakat yang berkomentar tentang tidak patuhnya salah satu Wakil Rakyat Belitung Timur terhadap aturan yang telah ditetapkan Pemerintah. Oman Anggari langsung melakukan klarifikasi dan membantah hal yang dituduhkan kepadanya.

"Isu itu Hoax atau tidak benar, titik GPS saya mungkin saja bisa di warkop ataupun dimana saja padahal posisi saya yang sebenarnya berada dirumah, inikan artinya aplikasi ini eror, saya tidak memahami erornya itu seperti apa dan karena apa" Jelas Oman saat dimintai konfirmasi dikediamannya Dusun Pancor Desa Padang.

Dirinya pun telah menghubungi pihak satgas Covid-19 Belitung terkait hal tersebut, dan mereka mengakui jika terjadinya eror sistem pada aplikasi tersebut.

"Saya sudah konfirmasi kepada petugas satuan covid-19 Belitung, bahwa memang terkadang aplikasinya eror, ya kita maklumlah kan aplikasi adalah teknologi bisa saja terjadi eror sistem. Rumah saya ini lokasi sinyalnya memang lemah, sehingga titik lokasinya tidak terupdate dengan baik atau titik lokasinya tidak pas" Kata Oman

Ia sangat menyayangkan ada oknum yang menyebar informasi yang tidak benar bahkan tanpa konfirmasi terlebih dahulu, karena ditengah pandemi Covid-19 saat ini, orang yang menyebarkan berita yang tidak benar tentang Covid-19 bisa terjerat hukum.

"Sangat disayangkan ada oknum - oknum yang menyebarkan ditambah - tambah isu dan lain sebagainya, seolah - olah saya tidak dirumah, jalan - jalanlah ya menyesatkan juga itulah yang dibilang hoax. Maklumat Polri itu jelas jangan membuat berita hoax terkait Covid-19 karena ini bisa dipidanakan jika dilaporkan" Tegas Oman.(*/Salis)
Senin, 21 Oktober 2019
Warga NU Beltim Peringati Hari Santri Nasinal,KH Ishomuddin: Lebih Kenal Dekat Mengenal Ulama

Warga NU Beltim Peringati Hari Santri Nasinal,KH Ishomuddin: Lebih Kenal Dekat Mengenal Ulama

Warga NU Beltim Peringati Hari Santri  Nasional,KH Ishomuddin : Lebih Kenal Dekat Mengenal Ulama

KH Ishomuddin saat memberikan ceramah pada peringatan Hari Santri Nasional di Masjid Al Hidayah Desa Kurnia Manggar Kabupaten Belitung Timur propinsi Bangkabelitung.
Belitung Timur,Berita Indonesia Raya -Hari Santri Nasional diawali pada tanggal 15 Oktober 2015 saat Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo resmi menandatangani Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Penetapan Hari Santri Nasional (HSN) itu dinilai untuk menghargai jasa para santri yang terlibat dalam memperjuangkan kemerdekaan RI. 

Hari Santri Nasional pada tahun 2019 ini,Nahdiyyin warga Nahdatul Ulama (NU) Manggar Kabupaten Belitung Timur memperingati Hari Santri Nasional yang ke 4 di Masjid Al Hidayah Desa Kurnia Jaya Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur .Sabtu 19/10/2019.

Hari Santri Nasional yang digelar di Masjid Al Hidayah ini di isi dengan beberapa acara dan dari salahsatu acara tersebut adalah berupa ceramah.

Sebagai penceramah  disampaikan oleh KH Ishomuddin Ma'shum M.Pd.I pengasuh Pondok Pesantren  Darul Ulum Karang Pandan Rejoso Kabupaten Pasuruan Propinsi Jawa Timur.

KH Ishomuddin Ma'shum dalam ceramahnya menyampaikan untuk lebih kenal dekat dengan para ulama.

"Dengan memperingati Hari Santri Nasional! mari rapatkan barisan dan lebih dekat mengenal para ulama," kata KH Ishomuddin.

sementara itu panitia penyelenggara Hari Santri Nasional Samsul Arifin mengatakan Hari Santri Nasional ini jangan pernah dilupakan.

" Hari Santri Nasional  ini jangan pernah dilupakan dan kita mengajak kepada seluruh masyarakat  pulau Belitong untuk selalu mendorong kegiatan Hari Santri Nasional supaya ada suasana santri di Pulau Belitong ini," harap Samsul Arifin.

Penulis : Lisa D/ HD

Rabu, 12 Juni 2019
Paguyuban Seni Sri Endang Mekar Sari Tolak Kerusuhan Pasca Pemilu 2019

Paguyuban Seni Sri Endang Mekar Sari Tolak Kerusuhan Pasca Pemilu 2019

Peguyuban Seni Sri Endang Mekar Sari Tolak Kerusuhan Pasca Pemilu 2019


Badau,Berita Indonesia Raya -Penolakan terhadap kerusuhan pada tanggal 21 dan 22 Mei 2019 di Jakarta, juga terjadi di Kecamatan Badau Kabupaten Belitung.

Penolakan dengan tegas Kerusuhan  dikemukakan oleh beberapa tokoh agama di Kecamatan Badau Kabupaten Belitung tak terkecuali juga oleh kelompok Peguyuban Seni dan budaya Kuda lumping "Sri Endang Mekar Sari" Dusun Bukit Indah Desa Kacang Butor.Selasa (11/06/2019).

Mereka mengutuk keras Kerusuhan pada 21-22 Mei 2019 pasca Pemilu 2019 tersebut dan dikhawatirkan akan memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI. Untuk itu, seluruh masyarakat diminta jangan ikut terpengaruh gerakan tersebut dan mengajak untuk Cinta Indonesia, Cintai Persatuan dan Cinta Perdamaian, NKRI Harga Mati

Perwakilan Pembina Peguyuban Seni dan budaya Kuda lumping "Sri Endang Mekar Sari" Dusun Bukit Indah Desa Kacang Butor Kecamatan Badau Belitung Suryanto, mengajak Masyarakat untuk menolak kerusuhan mei di Jakarta.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Belitung dan Khususnya masyarakat Kecamatan Badau untuk menolak kerusuhan pada tgl 21-22 Mei 2019 di Jakarta. Mari kita jaga Persatuan dan Kesatuan, cintai Indonesia dan Cintai Perdamaian,” ujar Suryanto.(*/Red)
Selasa, 11 Juni 2019
no image

Karyawan dan Satpam PT Rebinmas JayaTolak Tegas adanya Kerusuhan Pasca Pemilu 2019

Karyawan dan Satpam PT. Rebinmas Tolak Tegas adanya Kerusuhan Pasca Pemilu 2019


Badau,Berita Indonesia Raya - Penolakan terhadap kerusuhan pada tanggal 21 dan 22 Mei 2019 di Jakarta, penolakan ini juga terjadi di Kecamatan Badau Kabupaten Belitung dan kali ini Satuan Pengamanan (Satpam) PT. Rebinmas Jaya wilayah Kecamatan Badau turut dengan tegas menolak kerusuhan yang terjadi.

Penolakan dengan tegas Kerusuhan  dikemukakan oleh beberapa satuan pengamanan dan karyawan PT. Rebinmas Jaya  di wilayah Kecamatan Badau Kabupaten Belitung.Sabtu (11/06/2019).

Mereka mengutuk keras Kerusuhan pada 21-22 Mei 2019 pasca Pemilu 2019 tersebut dan dikhawatirkan akan memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI. Untuk itu, seluruh masyarakat diminta jangan ikut terpengaruh gerakan tersebut dan mengajak untuk Cinta Indonesia dan Cinta Perdamaian, NKRI Harga Mati

Perwakilan Satuan Pengamanan PT. Rebinmas Jaya Oil Mild wilayah Air Batu Buding Kecamatan Badau Belitung Sapto mengajak masyarakat menolak adanya kerusuhan mei.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Belitung dan Khususnya masyarakat Kecamatan Badau untuk menolak dengan tegas kerusuhan pada tgl 21-22 Mei 2019 di Jakarta. Mari kita jaga Persatuan dan Kesatuan, cintai Indonesia dan Cintai Perdamaian, NKRI Harga Mati” ujar Sapto. ( */Red)
Jumat, 31 Mei 2019
KPPPI Belitung Berikan Santunan Tali Asih

KPPPI Belitung Berikan Santunan Tali Asih

KPPPI Belitung Berikan Santunan Tali Asih

Anggota KPPPI Kabupaten Belitung saat melaksanakan kegiatan pemberian Santunan Tali Asih kepada warga yang kurang mampu di sekitar Sekretariat KPPPI Belitung.

Belitung, Berita Indonesia Raya - Korps Pejuang Pemuda Pemudi Indonesia (KPPPI) Kabupaten Belitung memberikan Santunan Tali Asih Kepada masyarakat Belitung yang kurang mampu. Kamis sore  (30/05/2019).

Sekretaris KPPPI Kabupaten Belitung Eko Susanto disaat memberikan bantuan Tali Asih kepada wartawan ini mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama,terutama bagi mereka yang membutuhkan.

"Pemberian Tali Asih kepada 16 orang warga yang kurang mampu  ini kami berikan di sekitar Sekretariat KPPPI Kabupaten Belitung,hal ini kami lakukan untuk saling berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan dalam bulan yang penuh berkah ini," kata Eko Susanto

Kegiatan Santunan Tali Asih yang dilakukan KPPPI ini di lakukan bersama sama oleh seluruh anggota KPPPI yang berada di Kabupaten Belitung.

Sementara itu ditempat yang sama,Ketua KPPI Belitung Tatik,membeberkan kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan gagasan dan hasil dari sumbangan para anggotanya.

"Giat ini murni diprakarsai secara swadaya oleh anggota KPPPI Kabupaten Belitung,Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi warga yang menerimanya dan menjadi amalan ibadah bagi kita semua," ungkap Ketua KPPI Belitung ini.(salis)
Sabtu, 25 Mei 2019
PT Timah Berikan Santunan Sosial Ramadhan dan Bukber Dengan Masyarakat Beltim

PT Timah Berikan Santunan Sosial Ramadhan dan Bukber Dengan Masyarakat Beltim

PT Timah Berikan Santunan Sosial Ramadhan dan Bukber Dengan Masyarakat Beltim

Suasana acara PTTimah saat bukber bersama di Masjid Al Makmur Desa Lenggang Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung Timur.
Belitung Timur,Berita Indonesia Raya -PT Timah Tbk menggelar buka bersama (bukber) dengan masyarakat Belitung Timur (Beltim) dan memberikan Santunan Sosial Ramadhan yang merupakan titik terakhir dari rangkaian kegiatan Safari Ramadhan PT Timah Tbk di Masjid Al Makmur Desa Lenggang Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung Timur Provinsi Bangkabelitung. Jum'at (24/05/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Masjid Al-Makmur Lenggang Gantung ini,selain Bukber dan Memberikan santunan,PT Timah Tbk juga kembali menghadirkan ust Solmed untuk bertausiyah.

Tampak ratusan masyarakat Beltim menghadiri acara tersebut,dan dihadiri Direktur Niaga PT Timah Tbk Purwoko, GM Babel  PT Timah Ahmad Syamhadi,Komisari PT Timah Tengku Pribadi,Wakil Bupati Beltim Drs Burhanudin,Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana M.H,SIK,Kapolres Belitung Timur AKBP Erwin Siboro SIK,Danlanud AHS Letkol Pnb Akal Juang,Perwakilan Kodim Belitung dan para undangan lainnya.

Acara buka puasa bersama ini juga dilengkapi dengan santunan yatim piatu dan dhuafa, bantuan tahfidz quran, bedah masjid, dan pembagian 1000 al-quran

Dalam sambutannya, Direktur Niaga Purwoko menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur terhadap apa yang telah dicapai oleh perusahaan.

 "Kami percaya sebagian harus dikembalikan ke masyarakat. Kami harap kinerja perusahaan bisa terus meningkat sehingga bisa banyak berkontribusi untuk negeri dan masyarakat", ujarnya

Sementara itu Kabid Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk Anggi Siahaan,mengatakan Safari Ramadhan ini merupakan agenda rutin perusahaan untuk berbaur dan berbagi bersama masyarakat sekitar wilayah operasi.

"Ramadhan adalah bulan yang agung bulan penuh berkah sehingga sepatutnya kita sesama mahluknya untuk terus berbagi kepada sesama," ungkap Anggi .
(Red)





Minggu, 19 Mei 2019
no image

Para Tokoh Masyarakat Membalong Tolak People Power


Para Tokoh Masyarakat Membalong Tolak People Power


Membalong,Berita Indonesia Raya -Tokoh Masyarakat,Tokoh Agama,Tokoh Adat,Tokoh Pemuda dan para Jemaat  Gereja Kecamatan Membalong menegaskan menolak People Power.


Penegasan penolakan terhadap rencana aksi People Power oleh para Tokoh Masyarakat Membalong ini disampaikan secara spontan di tempat yang berbeda di wilayah kecamatan Membalong. Minggu (19/05/2019).


"Rekapitulasi telah berjalan sangat transparan,jujur,adil,lancar dan demokratis memang terdapat beberapa kendala namun dapat di akomodir,diselesaikan dengan baik sesuai mekanisme yang ada dan yang telah ditetapkan,kami warga jemaat Gereja Protestan postekel Kembiri menolak People Power,mari kita menunggu hasil akhir dari KPU tanggal 22 Mei 2019,"kata Tokoh Jemaat Gereja Protestan bagian Indonesia Barat Postekel Kembiri.

Sementara gabungan para Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda, kompak menyampaikan penolakan adanya rencana People Power,secara bersamaan mereka dengan tegas menolak gerakan aksi people power. Karena itu akan mencederai pesta demokrasi yang sudah berjalan dengan baik.

" Kami Masyarakat Membalong menolak aksi people power pada tanggal 22 Mei 2019,NKRI harga mati,” kata para Tokoh Masyarakat Membalong secara serempak. (Red)

Minggu, 05 Mei 2019
Tingkatkan kenyamanan Wisatawan di Desa Bukit Peramun,BCA Gelar Pelatihan Pemandu Wisata

Tingkatkan kenyamanan Wisatawan di Desa Bukit Peramun,BCA Gelar Pelatihan Pemandu Wisata

Tingkatkan Kenyamanan Wisatawan di Desa Bukit Peramun,BCA Gelar Pelatihan Pemandu Wisata

Dua puluh orang pemandu wisata dari Desa Binaan Bukit Peramun saat mengikuti pelatihan yang digelar oleh BCA.
Belitung,Berita Indonesia Raya - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA, kembali memberikan pelatihan bagi pemandu wisata di desa binaan Bukit Peramun, Belitung. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan dalam menikmati objek wisata di desa tersebut. Senin (29/04/2019).

Dua puluh pemandu wisata dari Desa Binaan Bukit Peramun tampak antusias mengikuti pelatihan tersebut. Hadir dan membuka pelatihan, Vice President CSR BCA Ira Bachtar, didampingi Kepala Kantor Cabang Operasi BCA Tanjung Pandan Belitung Erdyan Prawira dan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Belitung Hermanto.

Kegiatan ini dilakukan selama dua hari berturut-turut yakni 29 April hingga 30 April 2019.

Vice President CSR BCA Ira Bachtar mengatakan,melalui pilar Solusi Bisnis Unggul, program CSR BCA mengadakan pelatihan dengan tujuan membekali para pemandu wisata dengan pola pikir, pengetahuan, keterampilan dan sikap yang memiliki standard,sehingga dapat maksimal dan optimal dalam memberikan pelayanan.

"Penting untuk terus meng-upgrade pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam rangka mengembangkan bakat dan keahlian. Oleh sebab itu, hari ini BCA kembali melakukan pelatihan untuk para pemandu wisata di Desa Binaan Bukit Peramun Belitung. Kembali pada tujuan awal, pelatihan ini diharapkan dapat membuka wawasan para pengurus desa yang berperan sebagai pemandu wisata, sehingga dapat memberikan kontribusinya untuk memajukan Desa Binaan," urai Ira.

Kata Ira,melalui para pemandu wisata dapat memberikan pengalaman yang berkesan kepada para pengunjung untuk mendukung terciptanya kepuasan pelanggan secara keseluruhan.

"Sejak tahun 2018, BCA telah melakukan pembinaan di desa Bukit Peramun Belitung. Berbagai pelatihan dan pembinaan kami lakukan untuk mengasah skill masyarakat desa utamanya bagi para pemandu wisata agar dapat lebih memaksimalkan potensinya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pengunjung atau wisatawan. Di mana saat ini tercatat ratusan hingga ribuan pengunjung telah berkunjung ke beberapa tempat wisata di Bukit Peramun Belitung," tambah Ira.

Sebelumnya, BCA telah aktif mengadakan beberapa kegiatan Pelatihan untuk membekali para pengurus desa seperti Pelatihan Kepemimpinan Bagi Pengurus Desa Binaan BCA di Sentul, Bogor, Pelatihan Layanan Prima kepada para pengurus Wirawisata Goa Pindul, Desa Wisata Pentingsari, Wisata Wayang Desa Wukirsari, Desa Wisata Tamansari, Desa Wisata Tinggan-Bali, Belitung, dan Dusun Kopi Sirap Gunung Kelir. Selain itu BCA juga mengadakan Pelatihan Marketing Online, Pelatihan Leadership, Pelatihan Team Building, Benchmarking, Pembinaan Standarisasi Layanan Pelatihan Creative Selling Skill bagi seluruh desa binaan BCA hingga  uji coba layanan (one day tour) seluruh karyawan BCA Tanjung Pandan di Desa Binaan Bukit Peramun.
(*/salis)
Sabtu, 04 Mei 2019
Bukit Peramun & Wisata Aik Rusa' Berehun Binaan Bakti BCA,Siap Hadirkan Pesona Kearifan Lokal Belitung

Bukit Peramun & Wisata Aik Rusa' Berehun Binaan Bakti BCA,Siap Hadirkan Pesona Kearifan Lokal Belitung

Direktur BCA Vera Eve Lim bersama Bupati Belitung  saat berada di Bukit Peramun 

Bukit Peramun & Wisata Aik Rusa' Berehun Binaan Bakti BCA,Siap Hadirkan Pesona Kerifan Lokal Belitung 


Belitung,Berita IndonesiaRaya -PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bakti BCA kembali mendukung perkembangan pariwisata dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Hal ini diimplementasikan BCA dengan meresmikan Desa Binaan Bukit Peramun dan Wisata Aik Rusa' Berehun sebagai Desa Binaan Bakti BCA di Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung Provinsi Bangkabelitung.Sabtu (04/05/2019).

Hadir untuk meresmikan Desa Binaan Bukit Peramun dan Wisata Aik Rusa' Berehun yaitu Direktur BCA Vera Eve Lim didampingi Executive Vice President CSR BCA Inge Setiawati,Kepala Kantor Wilayah Vi BCA Daniel Hendarto, Kepala KCU BCA Tanjung Pandan Rustam, Kepala KCU BCA Pangkal Pinang Vanessa Claudia Flaviana bersama segenap pejabat pemerintah Belitung.
Turut hadir juga dalam peresmian ini 40 Nasabah Prioritas BCA KCU Tanjung Pandan. 

Direktur BCA Vera Eve Lim mengatakan sektor pariwisata merupakan salah satu kegiatan ekonomi yang diharapkan dapat mendatangkan devisa, memperluas lapangan pekerjaan, mendorong pembangunan daerah dan menjadi ajang memperkenalkan keindahan alam. Pengelolaan infrastruktur yang baik dan SDM yang berkualitas di berbagai destinasi wisata di Indonesia menjadi salah satu faktor untuk menarik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik. Hal ini selaras dengan pilar Solusi Bisnis Unggul BCA, di mana fokus BCA 
dalam program kemitraan dengan komunitas adalah pemanfaatan potensi wisata berbasis komunitas yang dibentuk dalam Desa Wisata Binaan. 

“Bangka Belitung yang terkenal dengan hasil tambang merupakan salah satu kota yang menjadi pilihan bagi para traveller untuk menikmati keindahan alam. Jarang diketahui, bahwa Belitung memiliki Desa yang menawarkan beberapa wisata menarik seperti wisata petualangan, wisata alam, dan wisata edukasi," urai Vera. 

Bukit Peramun berasal dari banyaknya tanaman lokal yang sering diramu oleh masyarakat menjadi obat obatan. Desa ini terletak pada ketinggian 129 mdpl di wiiayah Belitung Barat. Kekayaan flora dan fauna, dikembangkan dalam berbagai lokasi spot foto instagramable antara lain berupa rumah hobbit, jembatan cinta, batu kembar dan mobil terbang. Desa ini juga dikenal sebagai desa berbasis digital, karena keberhasilan pengurus desa dalam mengaplikasikan sistem QR Code untuk memperkenalkan jenis dan manfaat tanaman di bukit Peramun, dan virtual guide dalam dua bahasa (lndonesia dan Inggris). 

Sementara itu. Wisata Aik Rusa' Berehun, Terong dikenal sebagai desa kreatif atas keberhasilannya mengubah kawasan bekas galian tambang yang terbengkalai menjadi salah satu destinasi wisata di 
Belitung Barat. Di desa ini, pengunjung dapat menikmati makanan khas Belatung yang !ebih dikenal dengan nama Makan Bedulang, wisata air, homestay camping ground, paket edukasi menganyam,melukis camping, melihat pemandangan di Bukit Tebalu. kawasan mangrove, dan perkebunan sayur.

Kedua desa ini dikembangkan oleh BCA melalui serangkaian kegiatan pembinaan dan pemberdayaan 
masyarakat yang berorientasikan kualitas pelayanan Yang unggut kepada wisatawan.

“Beragam langkah dan inisiatif kami lakukan dalam rangka mengembangkan potensi wisata di kedua desa ini dengan memfasilitasi beberapa pelatihan seperti layanan prima, standar layanan, creative selling skill, dan golden heart leadership, dan Iain sebagainya" tambah Vera. 

"Dengan meresmikan dua desa ini, kami berharap dapat berkontribusi meningkatkan sektor pariwisata utamanya di daerah Belitung, memajukan kualitas SDM lebih baik, hingga pada akhirnya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat daerah,” tutup Vera. (*/sahrus salis)


Jumat, 03 Mei 2019
Tuntut Dengan Empat Pernyataan Sikap, Aliansi Belitong Maju Gelar Aksi Damai

Tuntut Dengan Empat Pernyataan Sikap, Aliansi Belitong Maju Gelar Aksi Damai

Tuntut Dengan Empat Pernyataan Sikap,Aliansi Belitong Maju  Gelar Aksi Damai

Aliansi Belitong Maju saat melakukan aksi damai didepan gedung DPRD Kabupaten Belitung.
Belitung,Berita Indonesia Raya -Aliansi Belitong Maju melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangkabelitung.Jum'at (03/05/2019).

Aksi damai puluhan orang  yang tergabung dalam Aliansi Belitong Maju ini menuntut empat tuntutan sebagai pernyataan sikap mereka.

Dalam tuntutan nya menyebutkan
"1. PEMERINTAH HARUS MEMASTIKAN HARGA ECERAN TETAP (HET) GAS SUBSIDI.
2. PEMERINTAH HARUS MENJAMIN HARGA LPG 3KG SESUAI HET DI KALANGAN MASYARAKAT
3. PEMERINTAH HARUS MENJAGA KETERSEDIAAN LPG 3K0 DAN !2KG SELAMA BULAN RAMADHAN.
4. KAMI MENDORONG PEMBANGUNAN SPBE/SPG Dl KABUPATEN BELITUNG SECEPATNYA DEMI PENYETARAAN HARGA UNTUK GAS SUBSIDI DAN GAS NON-SUBSIDI."

Usai berorasi,kelompok Aliansi Belitong Maju melakukan dialog dengan Anggota DPRD Kabupaten Belitung di ruang Rapat Besar DPRD Kabupaten Belitung.

Dalam dialog ini,tampak hadir Ketua DPRD Kabupaten Belitung,Kabag Ekbang Sekretariat Kabupaten Belitung,para agen penyalur gas LPG dan Anggota DPRD Kabupaten Belitung.

Ketua DPRD Kabupaten Belitung Taufik Rizani saat setelah selesai rapat,kepada wartawan ini mengatakan DPRD hanya memfasilitasi tuntutan para pengunjuk rasa ini kepada Pemerintah.

"Kalau kami memfasilitasi daripada pihak Aliansi Belitong Maju ini supaya mendengar keluhan mereka dan bagaimana sikap Pemerintah,merekakan tidak banyak permintaannya,supaya harga HET ini betul betul dijalankan seseuai dengan HET nya,HET nya Rp 22.500 di daratan dengan jarak sampai 60 km harus dilaksanakan, itu aja permintaan mereka,tidak ada perbedaan harga,"kata Taufik Rizani.

Sementara,Koordinator lapangan Aliansi Belitong Maju Eldy Saputra seusai pertemuan mengatakan cukup puas atas penyampaian Ketua DPRD Kabupaten Belitung.

"Kita cukup puas dengan apa yang disampai dari Ketua DPRD,mudah mudahan tindak lanjutnya segera,karena memang tidak mudah membangun SPBE,butuh waktu,kalau pengusaha tidak sanggup mundur,investor lain banyak yang mau masuk,"ungkap Eldy Saputra.(Red)








Jumat, 26 April 2019
Sekti Anggraini Tinggalkan Bumi Laskar Pelangi, Ali Nurudin Pimpin Kejari Belitung

Sekti Anggraini Tinggalkan Bumi Laskar Pelangi, Ali Nurudin Pimpin Kejari Belitung

Sekti Anggraini Tinggalkan Bumi Laskar Pelangi,Ali Nurudin Pimpin Kejari Belitung

Suasana saat acara Pisah Sambut Kajati Belitung di Hotel BW Suite Kabupaten Belitung.

Belitung,Berita Indonesia Raya -Kepala Kejaksaan Negeri Belitung sejak tanggal 24 april 2019 telah berganti dari pejabat lama Sekti Anggraini S.H,M.H kepada pejabat baru Ali Nurudin SH,MH.

Serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Kejaksaan Negeri Belitung ini dilaksanakan di ruang Aula Pertemuan Kantor Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepulauan Bangkabelitung.

Setelah Sertijab,pergantian Kepala Kejaksaan Negeri Belitung ini dilanjutkan dengan acara pisah sambut di Hotel BW Suite jalan Pattimura Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung.Kamis malam (25/04/2019).

Acara pisah sambut ini dihadiri Bupati Belitung,Wakil Bupati Belitung,Kapolres Belitung Dandim Belitung,Danlanud H.A.S Hananjoedin,forum BUMN,para pimpinanan Instansi Vertikal dan ratusan undangan lainnya.

Sekti Anggraini S.H,M.H saat memberikan sambutan dalam acara pisah sambutnya mengatakan tidak pernah tugas keluar dari Jawa Barat dan membayangkan Belitung.

"yang saya bayangkan sumatera itu keras,bayangan saya itu sebelumnya,saya agak agak takut karena saya selalu dalam zona nyaman di Jawa Barat,Jakarta dan sekitarnya,tidak pernah saya keluar dari Jawa Barat,ternyata bayangan saya salah,Belitung ini hampir sama(dengan Jabar-red),saya pikir tadinya bayangan saya seperti di Medan ternyata tidak,"kenang Sekti Anggraini.

Kata Sekti dimanapun kita ditugaskan,biarpun tidak begitu nyaman kita harus menikmati biar terasa nyaman dan Alhamdulillah persahabatan di belitung sangat membuat nyaman,baik dari itu dari Forkompimda dan rekan rekan lainnya.

Sekti Anggraini S.H M.H menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Belitung di bumi  Laskar Pelangi ini selama satu tahun sembilan bulan dan kini mantan Kajati Belitung ini bertugas di tempat yang baru sebagai Assisten Tindak Pidana Khusus (Ass pidsus) Kejaksaan Tinggi Provinsi Banten.

Sementara sambutan Kepala Kejaksaan Negeri Belitung yang baru Ali Nurudin SH,M.H mengatakan akan melanjutkan dan meneruskan program dari Pejabat yang lama.

"Dalam tugas kedepan apa yang sudah dicapai oleh pendahulu saya ibu Sekti Anggraini beliau walaupun lebih muda dari saya,tetapi saya akui beliau sangat mempunyai konsep,inovasi dan visi yang jelas dan itu terbukti,semua yang hadir jadi saksinya,testimoninya dan faktanya perlu kita apresiasi setinggi-tingginya,mudah-mudahan saya juga bisa melanjutkan apa yang sudah dicapai oleh ibu Sekti dan mohon dukungannya dari unsur Pemerintahan Daerah,Forkominda,seluruh unsur Forum BUMN dan Tokoh masyarakat,"kata Ali Nurudin S.H,M.H.(Red)

Senin, 08 April 2019
Agus Triantika Caleg DPRD Provinsi Babel Dapil 4, Siap Tampung Aspirasi Semua Lapisan Masyarakat

Agus Triantika Caleg DPRD Provinsi Babel Dapil 4, Siap Tampung Aspirasi Semua Lapisan Masyarakat

Agus Triantika Caleg DPRD Provinsi Babel Dapil 4,Siap Tampung Aspirasi Semua Lapisan Masyarakat 

Agus Triantika Caleg DPRD Provinsi Kepulauan Bangkabelitung 
Bangkabelitung,Berita Indonesia Raya -Sesosok pemuda asal Kecamatan Kelapa Kampit, Agus Triantika yang juga biasa di sapa Boan  merupakan pemuda yang sangat aktif dalam hal kegiatan sosial maupun kegiatan lainnya.
Sosok Agus Triantika juga dikenal sebagai Ketua Kelompok Tani Tumpang Sari dan Lada (KOPENTASLA) yang bertempat di Desa Senyubuk Kecamatan Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kini Agus Triantika merupakan salah satu kandidat yang ikut pencalegan dari Partai Berkarya untuk mewakili Belitung dan Belitung Timur di Provinsi Babel.
Saat ditemui Wartawan ini dikediamannya,Agus Triantika mengatakan bahwa Ia baru pertama kalinya ikut Pileg ini untuk memberikan Motivasi pada kawan-kawan dan masyarakat lainnya.
"Dikarenakan selama ini mereka beranggapan untuk ikut menjadi Caleg apalagi untuk di provinsi Haruslah Tajir, pintar dan banyak koneksi,untuk itu saya ingin menepis angapan tersebut bahwa itu tidaklah Benar dan ini terbukti saya dapat ikut peserta Pileg untuk Provinsi. Kata Agus
Saat di tanya apa visi misi yang akan di jual untuk meraup suara,kata Boan,ia akan memperjuangkan hak-hak kaum Buruh,Nelayan Petani juga para penambang.
"Kaum Buruh kalau kita lihat di Belitung Timur dan Belitung, paling banyak buruh perkebunan kelapa sawit, apa bila saya terpilih saya akan perjuangkan seperti hak buruh panen, Harga Brondol, pruning dan Harga Tandan Buah Sawit (TBS) di setiap perusahaan perkebunan sawit, harga yang saya sebutkan di atas harus sama/di tetapkan oleh pejabat yang berwenang bukan di tetapkan oleh kebijakan perusahaan."ucap Agus
Menurut Agus Triantika untuk mendongkrak harga lada,pemerintah provinsi harus kerjasama dengan pemerintah Desa melalui Bumdes jadi setiap petani lada di desa tersebut menjual ladanya di Bumdes yang ada di Desa tersebut dan dari Bumdes di jual ke BUMD yang ada di Kabupaten dan BUMD Provinsi,kemudian dari Provinsi inilah harus menjual langsung ke pasaran International (pasar dunia).
"Nelayan, untuk para nelayan karena yang di katakan Nelayan itu ada beberapa kategori, seperti Nelayan pesisir, Nelayan sambilan, dan benar benqr Nelayan, jadi kalau kita mau Nelayan kita Jaya kita Harus perkuat Kelompok Tani Nelayan Andalan, (KTNA) dimana para petani dan Nelayan Bersinergi atau juga bisa kita padukan ia seorang petani dan juga nelayan dan untuk para penambang kita lihat para penambang, pemerintah harus memberikan lokasi untuk para penambang dengan jaminan kepastian hukum,kalau lokasi para penambang tidak ada jaminan hukum, hal ini banyak di manfaatkan oleh oknum-oknum untuk memperkaya diri sendiri atau kelompok Golongan,jadi untuk itulah saya berani maju jadi Caleg Provinsi Babel untuk memperjuangkan Nasib apa yang pernah saya kerjakan. Ujar Boan.
Boan juga menambahkan bahwa kalau tentang Buruh,ia tahu persis permasalahan nya,karena Agus Triantika juga kesehariannya adalah buruh karyawan perkebunan.
"emang saya seorang buruh karyawan perkebunan, kalau petani, saya sebagai ketua kelompok tani, kalau masalah penambang saya pernah jadi penambang, Nelayan, saya juga untuk menambah memenuhi kebutuhan hidup biasa kelaut, jadi ia menghimbau kepada rekan kawan-kawan senasib Ayo kita berjuang same-same dengan Satu Tujuan Siape Nok kan peduli kalok ndak kite,, kalok ndak sekarang sebile Agik.. kite kan ade urang di provinsi jadi untuk itu UTUS Agus Triantika ke Provinsi dari Partai Berkarya… No urut 6 ucapnya dengan logat Belitong sambil tertawa.(Red)

Senin, 01 April 2019
Fordas Beltim Lakukan Sidak Ke Daerah Aliran Sungai Manggar

Fordas Beltim Lakukan Sidak Ke Daerah Aliran Sungai Manggar

Fordas Beltim Lakukan Sidak Ke Daerah Aliran Sungai Manggar 

Koko Haryanto Ketua Fordas Beltim saat melakukan sidak di Daerah Aliran Sungai Manggar.
Manggar,Berita Indonesia Raya -Aktivitas penimbunan dan pengrusakan Mangrove terjadi di area Sungai Manggar,hal ini diketahui melalui tinjauan dan sidak yang dilakukan oleh Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (Fordas) Beltim,  Koko Haryanto.Senin 01/04/2019.

Laporan masyarakat yang diterima langsung  direspon oleh Fordas dan langsung disikapi dengan beberapa anggota fordas dan pihak Kecamatan Damar dengan turun ke lapangan,pada saat sidak,ditemukan alat berat yang sedang parkir di area mangrove. 

Koko Haryanto ditemui di Lokasi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilarang oleh beberapa Undang Undang (UU). 

Koko menjelaskan,bahwa ada tiga UU yang dilanggar,  pertama adalah UU Kehutan,  UU Lingkungan Hidup serta UU Pesisir dan Pulau Pulau Kecil,diimana di dalam UU Kehutanan Jelas sekali sanksi yang diberikan apabila mangrove dirusak atau ditebangi.

Menurut Koko pembabatan mangrove dengan berbagai alasan jelas melanggar ketentuan perundangan. Pada Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan,di antaranya diatur larangan penebangan pohon di wilayah 130 kali jarak pasang laut terendah dan pasang laut tertinggi.

”Pembabatan mangrove oleh masyarakat seperti terjadi di area Sungai Manggar ini harus dihentikan dan ditindak".tegasnya 


Kata Koko,Larangan pembabatan pohon di pinggir laut atau mangrove di pinggir sungai sebagai satu ekosistem itu tertuang dalam pasal 50 Undang-Undang (UU) Kehutanan, dan diatur masalah pidananya pada pasal 78 dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar.

Selain itu menurut Koko Haryanto,Hutan Bakau (mangrove) merupakan salah satu penghasil oksigen. Karenanya tindakan perambahan hutan bakau merupakan tindak pidana.

"Para pelaku bisa diancam pidana pasal 82 sampai 109 UU RI No 18 th 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan hutan yg ancaman hukumannya bisa sampai seumur hidup."ujarnya.

Selain UU RI No 18 th 2013 kata Koko Haryanto,pelaku juga bisa dijerat dengan UU RI No 32 th 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Misalnya pasal 109 yg bunyinya setiap orang yg melakukan usaha dan atau kegiatan tanpa memiliki ijin lingkungan sebagaimana dimaksud dlm psl 36 ayat (1) dipidana antara 1 sd 3 tahun dan denda antara Rp 1 sampai dengan Rp 3 M.

"Jadi,kami akan panggil pihak yang bertanggungjawab atas aktivitas ini,kami minta pertanggungjawabannya,jangan main main ini area sungai manggar,punya fungsi serapan air yang cukup besar perannya,Mangrove ini penopang untuk menjaga agar air tidak langsung meluber ke Jalan pada saat musim hujan dan dulu kita sudah mengalami pada saat banjir.tandasnya

Sabtu, 30 Maret 2019
Ratusan ASN Tenaga Fungsional Kesehatan Seruduk Gedung DPRD Kabupaten Belitung, Minta Kesetaraan Tunjangan

Ratusan ASN Tenaga Fungsional Kesehatan Seruduk Gedung DPRD Kabupaten Belitung, Minta Kesetaraan Tunjangan

Ratusan ASN Tenaga Fungsional Kesehatan Seruduk Gedung DPRD Kabupaten Belitung,Minta Kesetaraan Tunjangan

Para perwakilan pendemo saat melakukan dialog dengan Eksekutif dan legislatif di ruang Rapat DPRD Kabupaten Belitung.
Belitung,Berita Indonesia Raya -Ratusan Demonstran yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN)Tenaga Fungsional kesehatan Kabupaten Belitung melakukan Aksi Damai ke Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangkabelitung.Jum'at sore 29/03/2019.

Para Demonstran yang berasal dari Sepuluh Organisasi yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Belitung ini meminta keadilan terkait penghitungan dan pembagian hak Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) demi tegaknya Pancasila sila ke Lima.

Massa aksi damai ini juga menuntut Hak bahwa resiko kerja tidak sama dengan tunjangan penghasilan yang diputuskan berdasarkan Keputusan Bupati Belitung Nomor :188.45/054/KEP/DINKES/2019 Tentang Pemberian Tambahan Penghasilan Bagi Pegawai Negeri Sipil di Puskesmas dan Jajarannya Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung.

Aksi damai para Tenaga Fungsional Kesehatan ini di terima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Belitung Taufik Rizani dan sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Belitung.

Saat itu,Duapuluh orang perwakilan pendemo diminta untuk berdialog diruang Rapat,sementara massa yang lain diminta menunggu diruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Belitung menunggu hasil dialog.

Meskipun dialog sempat tertunda lantaran Ketua DPRD Kabupaten Belitung Taufik Rizani meminta pihak Eksekutif wajib hadir,setelah menunggu akhirnya pihak eksekutif yang diwakili oleh Wakil Bupati Kabupaten Belitung Isyak Meirobie S.Sn berserta Jajaran nya hadir untuk melakukan dialog dengan Duapuluh perwakilan massa pendemo.

Setelah melakukan dialog antara perwakilan Massa ASN Tenaga Fungsional Kesehatan dengan Pihak Eksekutif serta Pihak Legislatif tercapailah kesepakatan yang dibacakan oleh Ketua DPRD Kabupaten Belitung.

Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie S.Sn saat usai dialog dengan perwakilan Massa pendemo kepada wartawan ini mengatakan walaupun capain hasil kesepakatan dialog tidak memuaskan namun ia percaya para pendemo bisa memaklumi karena mereka berhati mulia dan  mereka memilih profesi ini karena mereka ingin membantu dan melayani masyarakat.

"apa yang dicapai hari ini memang tentunya tidak memuaskan tapi kami percaya kawan-kawan(para pendemo) bisa memaklumi karena hati mereka yang mulia tadi dan tidak akan mengurangi sedikitpun pelayanan publik mereka kepada masyarakat,saya percaya juga pada kawan kawan yang senantiasa profesional dan proporsional dalm melakukan tugasnya "kata Isyak Meirobie.

"Pemerintah Daerah mengajak kepada kawan kawan PPNI dan Jajarannya untuk senantiasa berkoordinasi  dan berkomunikasi lebih terbuka dan transparan,sehingga kedepan ketika kami memformulasikan sesuatu,bisa menghasilkan sesuatu yang bisa diterima semua pihak dan ini sesuatu terobosan dalam pemerintahan yang baru ini."tutup nya.

Sementara Ketua PPNI Kabupaten Belitung Ade Sukarna saat ditanya oleh wartawan tentang kepuasan hasil dari kesepakatan itu,ia menjawab masalah puas tidak ada puas nya namun sudah ada kesepakatan dalam nilai nominal.

"Beliau(Wabup) berjanji dalam APBD 2020 akan mereviu(merevisi) sesuai keinginan dari kawan kawan."beber Ade Sukarna."(Red)




Jumat, 29 Maret 2019
Rapat Kerja Sinergitas Pembangunan, Pelayanan,Penegakan Hukum dan Hak Asasi Manusia

Rapat Kerja Sinergitas Pembangunan, Pelayanan,Penegakan Hukum dan Hak Asasi Manusia

Rapat Kerja Sinergitas Pembangunan,Pelayanan,Penegakan Hukum dan Ham

Suasana saat Rapat Kerja Sinergitas Pembangunan,Pelayanan, Penegakan Hukum dan Hak Asasi Manusia di Gedung Serba Guna Pemkab Belitung. 
Belitung,Berita Indonesia Raya - Pemerintah Daerah dan Pengadilan Kemenkumham Kejaksaan dan Kepolisian (Dilkumjakpol) menggelar Rapat Kerja Tahun 2019 dengan agenda Sinergitas Pembangunan,Pelayanan,
Penegakan Hukum dan Hak Asasi Manusia di Gedung Serba Guna Pemerintah Kabupaten Belitung Provinsi Bangkabelitung.Kamis 28/03/2019.

Rapat Kerja yang digelar di Gedung Serba Guna Pemkab Belitung ini merupakan upaya mewujudkan  Keamanan dan Ketertiban serta Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kedepan.

Rapat Kerja ini dihadiri Kepala Kanwil Kemenkumham Babel Sulistiarso M.M,Msi,Kapolda Kepulauan Babel Brigjen Pol Istiono M.H,Danlanal Babel Letkol (P) Mohammad Taufik MMDS,Ketua Pengadilan Tinggi Babel Kornel Sianturi S.H,M.Hum,Ketua Pengadilan Tinggi Agama H.Empud Mahpudin S.H,M.H,Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah,Bupati Belitung H Sahani Saleh S.Sos,Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana SIK M.H,Kapolres Belitung Timur AKBP Erwin Siboro,Dandim 0414 /Belitung Letkol Inf Indra Padang S.Sos,Danlanud H.A.S Hananjoedin Letkol Pnb Akal Juang,Kepala Kejaksaan Negeri Belitung Sekti Anggraini S.H M.H,Jajaran pimpinan kepala Divisi dan para Kepala UPT jajaran Kanwil Kemenkumham Provinsi Kepulauan Bangkabelitung serta para peserta  Rapat lainnya dari Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur.

Dalam acara tersebut beberapa sambutan disampaikan oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Kepulauan Babel dan Wakil Gubernur Bangkabelitung yang sekaligus membuka Kegiatan Rapat gabungan ini,serta penyampaian materi oleh Kapolda Kepulauan Bangkabelitung.

Kapolda Kepulauan Bangkabelitung Brigjen Pol Istiono M.H dalam acara pembukaan Rapat Kerja ini juga memberikan materi nya dengan diselingi lagu yang dikemas untuk menyampaikan pesan pesan nya yang dipandu oleh moderator.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan Pengukuhan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Kepulauan Bangkabelitung serta pencanangan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan  Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Jajaran Kanwil Kemenkumham Provinsi Kepulauan Bangkabelitung.

Seusai acara pembukaan,Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Kepulauan Bangkabelitung Sulistiarso M.M,M.si kepada wartawan ini mengatakan dari mulai sekarang Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) itu dibentuk sampai ketingkat Kecamatan supaya semua bisa mengawasi orang asing.

"Sebagai aparat penegak hukum dibidang orang asing yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal ini agak kewalahan,maka dari mulai sekarang Timpora itu kita bentuk sampai ketingkat Kecamatan agar semua lapisan,semua bagian daripada unsur masyarakat,Pemerintah,itu bersama sama melakukan upaya pengawasan terhadap orang asing."kata Sulistiarso.

Kepala Kanwil Kemenkumham Babel ini juga menyebutkan berkenaan dengan Pengawasan Orang Asing,apabila orang asing itu melakukan pelanggaran harus dilakukan penegakkan hukum karena Negara yang berdaulat itu salah satunya adalah melaksanakan ketegasan terhadap pelaksanaan hukum.

"Apabila orang asing melakukan pelanggaran,penegakan hukum harus dilakukan,Gakum harus dilakukan,ini Negara Berdaulat,maka judul judulnya teman teman bisa lihat,untuk menjaga Kedaulatan,karena Negara Berdaulat antara lain adanya ketegasan terhadap implementasi hukum itu sendiri,pelaksanaan hukum harus ditegakkan,Negara yang tidak Berdaulat Negara yang tidak bisa menegakkan hukum."tandasnya. (Red)

Copyright © 2014 News.Online All Right Reserved