Breaking News
Loading...

Redaksi

PT Simpoer Belitong www.bir.web.id Komisaris Utama : Lisa Devianty Penasehat Hukum : Muhammad Yusuf M.H. Dewan Penasehat : Samsul Arifin P.hd Dewan Redaksi : Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Sahrus Salis Wakil Pemimpin Redaksi/Redaktur: Fendi Kuswandi Fotografer : Supardi Staf Redaksi&Periklana : Nining yuli Tata Letak/Grafis : Hadi Bidang IT : Ahmad Syaifullah Kepala Biro/Wartawan Propinsi Bangkabelitung : Ayirah, Ade, Eric Amd, Hadi, Supardi, Hadi Kamal, Nining. Hermanzah, Alexander. Propinsi Sumatera Selatan : Rouzie Agus Propinsi Kalimantan Barat : Thalud SE Propinsi Jawa Barat & DKI Jakarta : Ayu Cahyani Vawitri,Anggun Vabella Putri S.Pd,Ahmad Saifullah Propinsi Jawa Timur : Muhammad Yusuf M.H.
  • New Movies
  • Recent Games
  • Tech Review

REDAKSI

PT Simpoer Belitong www.bir.web.id Komisaris Utama : Lisa Devianty Penasehat Hukum : Muhammad Yusuf M.H. Dewan Penasehat : Samsul Arifin P.hd Dewan Redaksi : Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Sahrus Salis Wakil Pemimpin Redaksi/Redaktur: Fendi Kuswandi Fotografer : Supardi Staf Redaksi&Periklana : Nining yuli Tata Letak/Grafis : Hadi Bidang IT : Ahmad Syaifullah Kepala Biro/Wartawan Propinsi Bangkabelitung : Ayirah, Ade, Eric Amd, Hadi, Supardi, Hadi Kamal, Nining. Hermanzah, Alexander. Propinsi Sumatera Selatan : Rouzie Agus Propinsi Kalimantan Barat : Thalud SE Propinsi Jawa Barat & DKI Jakarta : Ayu Cahyani Vawitri,Anggun Vabella Putri S.Pd,Ahmad Saifullah Propinsi Jawa Timur : Muhammad Yusuf M.H.

Recent Post

Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 29 Agustus 2026
Golkar Belitung Timur Pamer Kekompakan dalam Pawai Pembangunan HUT RI ke-81

Golkar Belitung Timur Pamer Kekompakan dalam Pawai Pembangunan HUT RI ke-81


Berita Indonesia Raya
, Belitung Timur — Ratusan kader Partai Golongan Karya atau Golkar Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, turun ke jalan mengikuti Pawai Pembangunan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Barisan kader Golkar datang dari berbagai wilayah di Belitung Timur. Mereka terdiri atas pengurus Dewan Pimpinan Daerah, pengurus kecamatan, hingga anggota organisasi sayap partai.

Peserta pawai terbagi dalam sejumlah kelompok. Sebagian berjalan kaki, sementara lainnya menggunakan kendaraan hias. Tak seluruh peserta tampil dengan atribut Golkar. Beberapa di antaranya mengenakan pakaian dengan warna dan model berbeda, membuat barisan partai itu tampil lebih beragam di tengah arak-arakan.

Ketua DPD Partai Golkar Belitung Timur, Nadiarsyah, mengatakan keikutsertaan partainya bukan sekadar meramaikan agenda peringatan kemerdekaan. Menurut dia, pawai menjadi kesempatan untuk menunjukkan keberadaan Golkar di daerah sekaligus membangun kepercayaan diri menghadapi partai politik lain.

"Tujuannya adalah kita agar lebih eksis dilihat di Belitung Timur khususnya ini kita eksis serta ada semacam unjuk gigi kepada sahabat-sahabat partai lain," kata Nadiarsyah seusai mengikuti pawai di Diosa Cafe, Jalan Simpang Mudong, Desa Lalang Jaya, Kecamatan Manggar.

Nadiarsyah mengatakan Golkar ingin kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di Belitung Timur. Salah satu targetnya adalah menambah jumlah kursi di lembaga legislatif.

"Semoga kita kedepannya menjadi partai yang diperhitungkan di dalam kita menggapai cita-cita untuk memperjuangkan penambahan kursi di legislatif serta merebut kekuasaan kembali di Belitung Timur," ujarnya.



Dari Tujuh Kecamatan

Barisan Golkar dalam pawai itu melibatkan kader dari tujuh kecamatan. Mereka datang dari Dendang, Simpang Pesak, Gantung, Manggar, Simpang Renggiang, Damar, dan Kelapa Kampit.

Organisasi sayap partai juga ikut turun. Di antaranya Angkatan Muda Partai Golkar atau AMPG, Pasukan AMPG, serta Kesatuan Perempuan Partai Golkar atau KPPG.

"Ada AMPG, pasukan AMPG, KPPG, terus kader-kader partai Golkar di seluruh kecamatan yang ada di Belitung Timur ini," kata Nadiarsyah.

Bagi Nadiarsyah, berkumpulnya kader dari berbagai wilayah menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan internal partai. Setelah pawai selesai, rombongan Golkar tidak langsung membubarkan diri.

Mereka berkumpul di Diosa Cafe. Suasananya lebih santai. Para kader menikmati musik dan makan bersama.

Nadiarsyah mengatakan pertemuan itu sengaja dilakukan untuk menjaga kekompakan kader.

"Di akhir acara kita sengaja ngumpul di tempat ini untuk kembali mengingatkan kepada kader bahwasanya kita harus selalu kompak di dalam melaksanakan kegiatan dan semoga juga apa yang kita cita-citakan bisa tercapai dengan baik," ujarnya.

Ia menyebut pertemuan tersebut sebagai bagian dari silaturahmi antar-kader dan komponen Partai Golkar.

"Ini adalah silaturahmi dari seluruh partai, dari kader-kader partai Golkar dan komponennya sambil kita tadi menikmati musik serta makan sore bersama di tempat ini, di Diosa Cafe," kata Nadiarsyah.

Ia juga menyampaikan harapan agar partai yang dipimpinnya semakin kuat.

"Kami Partai Golkar dalam hal ini sudah berpartisipasi untuk memperingati HUT RI ke-81. Semoga Partai Golkar semakin hari semakin jaya," ujarnya.







Target Kursi Legislatif

Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari Partai Golkar, Maisinun, turut mengapresiasi keterlibatan kader Golkar Beltim dalam pawai tersebut.

Menurut Maisinun, partisipasi kader yang terlihat dari jajaran pengurus hingga tingkat bawah menunjukkan antusiasme yang cukup besar.

"Saya selaku anggota DPRD Provinsi Partai Golkar perwakilan dari Belitung dan Belitung Timur sangat merasa apresiasi dengan ketua dan pengurus jajaran Partai Golkar sampai ke paling bawah karena kelihatan sekali pada hari ini partisipasinya sangat luar biasa," kata Maisinun.

Maisinun berharap geliat konsolidasi tersebut berlanjut menjadi kekuatan politik di pemilihan legislatif berikutnya. Ia berharap Golkar mampu meningkatkan jumlah kursi di setiap daerah pemilihan.

"Saya berharap mudah-mudahan ini memang semacam ya ada perubahan bahwa Golkar yang sekarang lebih baik daripada yang kemarin dan mudah-mudahan ke depan akan lebih banyak mendapat kursi di perwakilan dapil masing-masing," ujarnya.

Pawai Pembangunan HUT ke-81 RI akhirnya menjadi panggung bagi Golkar Beltim untuk memperlihatkan barisan kadernya. Di balik kemeriahan pawai dan suasana santai setelahnya, partai ini membawa satu pesan: memperkuat kekompakan sembari menyiapkan target politik berikutnya.



Rabu, 12 Agustus 2026
Pesepak Bola Muda Beltim Dzakki Althafa Tampil di Piala Soeratin U-17 Jatim

Pesepak Bola Muda Beltim Dzakki Althafa Tampil di Piala Soeratin U-17 Jatim


Berita Indonesia Raya, LUMAJANG, Jawa Timur — Pesepak bola muda asal Kabupaten Belitung Timur, Dzakki Althafa, mendapat kesempatan menunjukkan kemampuannya pada ajang Piala Soeratin U-17 Jawa Timur bersama ArekMalang Indonesia.

Dzakki yang merupakan pemain SSB Mengkubang United, Kecamatan Damar, Belitung Timur, berhasil lolos seleksi dan masuk dalam skuad ArekMalang Indonesia, klub yang sebelumnya dikenal dengan nama Arema Indonesia.

Pemain berusia 16 tahun yang duduk di kelas XI MAN Kota Batu tersebut menjadikan keikutsertaannya dalam kompetisi itu sebagai kesempatan untuk menambah pengalaman dan mengembangkan kemampuan di level yang lebih tinggi.

Kecintaan Dzakki terhadap sepak bola telah tumbuh sejak usia dini. Ia memiliki kenangan bersama sang ayah yang kerap mengajaknya menyaksikan latihan klub Arema di Malang.

Pengalaman tersebut turut membentuk keinginannya untuk suatu saat bisa menjadi bagian dari perjalanan sepak bola di Kota Malang.

Kini, kesempatan itu datang ketika Dzakki dipercaya memperkuat ArekMalang Indonesia dalam Piala Soeratin U-17 Jawa Timur.

Dalam kompetisi tersebut, ArekMalang Indonesia berada di Grup D bersama Gen B Mojokerto, PSIL Lumajang sebagai tuan rumah, dan Persema Malang.

Seluruh pertandingan grup dijadwalkan berlangsung di Stadion Semeru, Kabupaten Lumajang, pada 12 hingga 15 Agustus 2026.

ArekMalang Indonesia telah tiba di Lumajang pada Selasa (11/8) untuk mempersiapkan pertandingan perdana. Mereka dijadwalkan menghadapi Persema Malang pada Rabu (12/8) pukul 13.00 WIB.

Pertandingan tersebut sekaligus menjadi laga derby bagi kedua tim yang sama-sama berasal dari Kota Malang.

Bagi Dzakki, kesempatan tampil di Piala Soeratin U-17 merupakan pengalaman berharga dalam perjalanan mengejar cita-citanya di dunia sepak bola. Ia berharap kompetisi tersebut dapat menjadi modal untuk terus berkembang dan meningkatkan kepercayaan dirinya.

“Semoga pengalaman pertama ini bisa menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus berkembang dan merintis cita-cita sejak kecil bersama keluarga tercinta di Belitung Timur,” kata Dzakki.

Dari Belitung Timur, Dzakki kini membawa harapan untuk berkembang di tengah persaingan sepak bola usia muda di Jawa Timur.

Keikutsertaannya di Piala Soeratin U-17 menjadi salah satu tahapan yang diharapkan dapat membuka jalan bagi pemain muda tersebut untuk terus mengejar impian menjadi pesepak bola profesional.


Senin, 01 April 2019
Faktor Sosial Penyebab Utama Siswa Putus Sekolah

Faktor Sosial Penyebab Utama Siswa Putus Sekolah

Faktor Sosial Penyebab Utama Siswa Putus Sekolah 

Partono Kabid pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur. 
Belitung Timur,Berita Indonesia Raya – Angka putus sekolah atau drop out (DO) siswa SMP sederajat di Kabupaten Belitung Timur terbilang cukup tinggi. Dibanding dengan tahun 2017 lalu, angka putus sekolah di tahun 2018 meningkat meski jumlahnya tidak terlalu signifikan.

       
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim, Partono menyatakan angka siswa DO tahun 2018 lalu mencapai 153 orang siswa. Angka itu meningkat 4 persen, jika dibanding tahun 2017 lalu yang hanya mencapai 147 orang.

       
“Data itu per Oktober 2018. Untuk tahun 2019 ini baru akan kita ambil setelah bulan Juli, kalau semua siswa sudah tetap bersekolah,” kata Partono saat ditemui Diskominfo Beltim, di ruang kerjanya Jum’at (29/3/19).

       
Mayoritas penyebab siswa SMP putus sekolah adalah karena faktor sosial, yakni akibat pergaulan lingkungan dan kenakalan remaja. Namun menurut Partono yang mendasari semua itu lebih karena kurangnya perhatian keluarga akibat rumah tangga yang sudah berantakan.

       
“Kalau bahasa kita umumnya karena keluarganya broken home atau permasalahan rumah tangga orangtuanya. Kenakalan itukan sumbernya dari keluarga, ini terjadi hampir di seluruh satuan pendidikan, meski faktor lainnya tetap ada,” ungkap Partono.

       
Untuk penyebab dari faktor ekonomi, Partono menyebut sangat kecil sekali, bahkan hampir tidak ada. Hal ini lantaran biaya sekolah di Kabupaten Beltim sangat terjangkau.

       
“Kalau masalah ekonomi sangat sedikit. Sepanjang siswa mau bersekolah, masalah tidak mampu bayar uang sekolah bisa diatasi lewat berbagai program bantuan khusus untuk keluarga kurang mampu,” jelas Partono. 

       
Salah satu cara menekan tingginya angka putus sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim menghimbau agar Guru Bimbingan Konseling (BK) dan Wali Kelas siswa yang terindikasi akan DO untuk lebih intens melakukan pendampingan.

       
“Di sinilah peran utama guru BK, melakukan pendampingan bukan hanya terhenti di sekolah saja namun dapat juga ke lingkungan keluarganya. Wali Kelas dan Guru BP seharusnya sudah punya deteksi dini mengenai siswa yang teridikasi akan DO,” ujar Partono.

       
Selain itu, Dinas Pendidikan juga akan membentuk tim khusus untuk menanggulangi angka putus sekolah di Kabupaten Beltim. Tim tersebut nantinya beranggotakan dari lintas sektor serta pemerintah desa.

       
“Nanti kita libatkan dinas lain juga. Kita berharap dengan adanya tim ini akan menekan angka putus sekolah untuk siswa SMP ataupun SD di Kabupaten Beltim,” tukasnya.

       
Saat ini di Kabupaten Beltim dari 25 SMP/MTS sederajat yang ada, jumlah siswa mencapai 5.743 orang.(*/Red)       

Copyright © 2014 Berita Indonesia Raya All Right Reserved