Breaking News
Loading...
  • New Movies
  • Recent Games
  • Tech Review

REDAKSI

Komisaris Utama : Lisa Devianty Penasehat Hukum : Muhammad Yusuf M.H. Dewan Penasehat : Samsul Arifin P.hd Dewan Redaksi : Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Sahrus Salis Wakil Pemimpin Redaksi/Redaktur: Fendi Kuswandi Fotografer : Supardi Staf Redaksi&Periklana : Nining yuli Tata Letak/Grafis : Hadi Bidang IT : Ahmad Syaifullah Kepala Biro/Wartawan Propinsi Bangkabelitung : Ayirah, Ade, Eric Amd, Hadi, Supardi, Hadi Kamal, Nining. Hermanzah, Alexander. Propinsi Sumatera Selatan : Rouzie Agus Propinsi Kalimantan Barat : Thalud SE Propinsi Jawa Barat & DKI Jakarta : Ayu Cahyani Vawitri,Anggun Vabella Putri S.Pd,Ahmad Saifullah Propinsi Jawa Timur : Muhammad Yusuf M.H.

Recent Post

Selasa, 14 April 2026
69 Kader dan Simpatisan Golkar Beltim Siap Ramaikan Pelantikan di Pangkalpinang

69 Kader dan Simpatisan Golkar Beltim Siap Ramaikan Pelantikan di Pangkalpinang



Berita Indonesia Raya, Belitung Timur — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Belitung Timur, Dwi Nanda Putra, mengungkapkan bahwa sebanyak 69 kader dan simpatisan Partai Golkar akan berangkat ke Pangkalpinang untuk mengikuti dan menyaksikan pelantikan pengurus DPD II Partai Golkar Belitung Timur.

Hal tersebut disampaikan Dwi usai menghadiri rapat koordinasi yang digelar DPD II Partai Golkar Beltim pada Selasa (14/4/2026).

“Acara hari ini seizin dari Ketua DPD II Partai Golong Karya Belitung Timur. Kami rapat koordinasi berkaitan dengan pelantikan pengurus DPD II Partai Golong Karya Belitung Timur di Pangkal Pinang,” ujar Dwi Nanda Putra.

Ia menjelaskan, rapat tersebut bertujuan untuk menyusun dan memastikan kesiapan peserta dari tujuh kecamatan yang akan menghadiri pelantikan yang dijadwalkan berlangsung pada 26 April 2026 mendatang.

“Di tujuh kecamatan kami koordinasikan siapa saja yang ingin menghadiri. Alhamdulillah, kader-kader dan simpatisan yang akan berangkat lebih kurang berjumlah sekitar 60-an orang, tepatnya 69 orang,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada agenda pelantikan, rapat koordinasi juga membahas pelaksanaan musyawarah kecamatan (muscam) sebagai bagian dari penguatan struktur partai di tingkat kecamatan.

Dwi menyebut, Kecamatan Gantung telah lebih dulu melaksanakan muscam dan kini tinggal menunggu proses pelantikan pengurus sebagai tahap lanjutan.

“Sebagai sampel, yang telah dilaksanakan oleh pengurus pimpinan kecamatan di Kecamatan Gantung, itu sudah selesai dan tinggal menunggu pelantikan. Itu menjadi contoh tata cara pelaksanaan muscam di kecamatan lain,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen partai dalam mengimplementasikan semangat perubahan yang diusung.

“Karena kami menjunjung tinggi apa yang disampaikan pimpinan, bahwa tagline Partai Golongan Karya Belitung Timur adalah ‘pasti ada perubahan’, dan ini adalah bentuk implementasinya,” tegasnya.

Setelah seluruh muscam di tingkat kecamatan selesai, DPD II Golkar Beltim akan melanjutkan pembentukan kepengurusan hingga ke tingkat desa guna memperkuat basis organisasi.

“Setelah kecamatan selesai, kami juga akan merekrut pengurus pimpinan desa untuk Partai Golkar,” pungkas Dwi.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri jajaran pengurus DPD II Golkar Beltim, termasuk Sekretaris Sarjana, Bendahara Zulchaidir, serta para pengurus pimpinan kecamatan.


Dinas Perikanan Beltim Belum Terima Informasi Pemangkasan BBM, Yoo Gunadi: Tidak Ada Konfirmasi dari Pertamina

Dinas Perikanan Beltim Belum Terima Informasi Pemangkasan BBM, Yoo Gunadi: Tidak Ada Konfirmasi dari Pertamina

Kanan Yoo Gunadi 


Berita Indonesia Raya, Belitung Timur — Dinas Perikanan Kabupaten Belitung Timur menyatakan belum mengetahui adanya pengurangan kuota bahan bakar minyak (BBM) untuk nelayan di SPDN PT Surga Belitung Indah. Staf Bidang Pengelola Produksi Perikanan Tangkap (P3T), Yoo Gunadi, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada pemberitahuan resmi dari pihak Pertamina terkait hal tersebut.


“Jadi begini Pak, terkait ini tanggapan kami untuk rekom BBM itu dari dinas mengeluarkan untuk bulan kemarin itu berjumlah 313 ton jumlah BBM. Itu kita keluarkan berdasarkan dari permintaan nelayan untuk BBM mereka ke laut. Nah soal terkait pemotongan yang berjumlah 80 ton ya, 80 ton itu kami tidak mengetahui dan juga dari pihak Pertamina pun tidak ada informasi ataupun konfirmasi terkait ini,” ujarnya, Senin (13/4/2026).


Ia menjelaskan bahwa jumlah nelayan yang menjadi dasar pengajuan BBM masih tetap, tidak mengalami perubahan, yakni sebanyak 275 kapal. Data tersebut telah disampaikan melalui aplikasi X-Star milik Pertamina. “Dari jumlah nelayan itu tidak ada mengalami perubahan ataupun pengurangan jumlah nelayan, masih tetap sama di 275 jumlah nelayan, kapalnya yang dipakai, 275 berdasarkan data yang kami ajukan melalui aplikasi X-Star Pertamina,” jelasnya.


Terkait adanya laporan dari nelayan, Yoo Gunadi menyebut hingga kini belum ada pengaduan resmi yang diterima oleh dinas. “Tidak ada. Jadi selama ini tidak ada. Yang kami tahu, kami menggunakan rekomendasi untuk BBM di SPDN PT SBI ini berjumlah 313 ton per bulan. Itu tidak mengetahui bahwa adanya pemotongan ataupun pengurangan dari pihak Pertamina. Kalau dari nelayan sendiri sampai saat ini belum ada. Belum ada yang melaporkan terkait pengurangan kuota jumlah BBM yang biasa mereka ambil di POM tersebut,” katanya.


Meski belum menerima laporan, pihaknya tetap akan mengambil langkah koordinasi apabila pengurangan kuota tersebut terbukti signifikan. Ia menyebut dinas akan melakukan pengecekan langsung ke Pertamina untuk mengetahui penyebabnya. “Kalau memang ini nantinya pengurangan yang terjadi terlalu signifikan hampir 80 ton, mungkin dari dinas akan melakukan cross-check ke Pertamina apa yang menjadi kendala sehingga rekomendasi yang kita keluarkan itu jauh berkurangnya hampir dari 80 ton. Ya kita cek ke Pertamina lagi gimana permasalahannya, apakah memang ada pemotongan kuota dari Pertamina sana atau ada teknis lainnya,” pungkasnya.


Pasokan BBM Nelayan Manggar Berkurang, Aktivis Soroti Dampak dan Minta Klarifikasi Pertamina

Pasokan BBM Nelayan Manggar Berkurang, Aktivis Soroti Dampak dan Minta Klarifikasi Pertamina

Muhammad Noor Masese 


Berita Indonesia Raya, Belitung Timur — Pengurangan pasokan bahan bakar minyak (BBM) bagi nelayan di Manggar, Kabupaten Belitung Timur, menuai sorotan dari aktivis pemerhati nelayan, Muhammad Noor Masese. Ia menilai penurunan distribusi dari 300 ton menjadi 220 ton per bulan berpotensi mengganggu aktivitas melaut dan memicu keresahan di kalangan nelayan.

M Nur, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa kebutuhan BBM nelayan telah dihitung berdasarkan rekomendasi Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Belitung Timur, yakni sekitar 313 ton per bulan untuk melayani 275 kapal dengan ukuran yang bervariasi. “Realisasi dari Pertamina sebelumnya berada di angka 300 ton dan berjalan lancar. Namun beberapa bulan terakhir, pasokan yang masuk ke SPDN PT Surga Belitung Indah hanya 220 ton. Artinya terjadi pengurangan sekitar 80 ton, dan ini sangat signifikan,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Ia mempertanyakan alasan di balik pengurangan tersebut, mengingat kebutuhan nelayan tidak mengalami penurunan. Bahkan, menurutnya, kondisi di lapangan justru menuntut nelayan melaut lebih jauh. “Pertanyaan kami, ke mana 80 ton itu? Kenapa dipotong? Ini harus ditelusuri karena potensi gejolak di nelayan sudah mulai terlihat. Jangan sampai berdampak negatif,” tegasnya.

Menurut M Nur, keterbatasan BBM akan langsung memengaruhi produktivitas nelayan, karena tidak ada alternatif pembelian bahan bakar saat berada di laut. “Nelayan tidak bisa membeli solar di tengah laut. Artinya, jika pasokan dikurangi, ini seperti membatasi mereka untuk melaut dan bekerja,” katanya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah dan DPRD Belitung Timur untuk segera merespons persoalan ini agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Ia menilai langkah cepat sangat diperlukan sebelum muncul reaksi luas dari nelayan. “Apa yang direkomendasikan DKP itu sudah melalui proses verifikasi dan merupakan kebutuhan layak nelayan. Jadi harus menjadi acuan,” jelasnya.

Selain itu, M Nur menekankan pentingnya keterbukaan dari pihak Pertamina agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan. “Jangan sampai muncul anggapan bahwa DKP atau pihak SPDN yang memotong. Padahal ini berasal dari Pertamina. Minimal harus ada penjelasan resmi, baik ke DKP maupun ke pihak SPDN, terkait alasan pengurangan tersebut,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan bahwa transparansi menjadi hal penting dalam menjaga stabilitas di kalangan nelayan. “Jangan ada pembiaran. Jika memang ada pengurangan, sampaikan alasannya secara terbuka agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di kalangan nelayan,” pungkasnya.


Senin, 13 April 2026
DPRD Beltim Dorong Penyelesaian Kasus Pemutusan Listrik, Husaini Rasyid Tekankan Solusi dan Evaluasi Layanan

DPRD Beltim Dorong Penyelesaian Kasus Pemutusan Listrik, Husaini Rasyid Tekankan Solusi dan Evaluasi Layanan



Berita Indonesia Raya, Belitung Timur — DPRD Kabupaten Belitung Timur mengupayakan penyelesaian yang adil dan solutif atas kasus pemutusan aliran listrik yang menimpa warga Desa Lalang Jaya. Komitmen tersebut disampaikan Husaini Rasyid saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak PLN ULP Manggar, Camat Manggar, serta pelanggan yang mengadukan persoalan tersebut, Senin (13/4/2026).

“Jadi, intinya dalam rapat dengar pendapat ini, kami memintakan kepada pihak PLN memberikan sebuah solusi. Mungkin dalam kesempatan ini sebuah kebijakan kepada pelanggan, karena memang persoalan ini cukup rumit,” ujar Husaini Rasyid.

RDP tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan Aspuria, pelanggan PLN yang mengalami pemutusan listrik di kediamannya. Pertemuan itu turut dihadiri jajaran Komisi I dan II DPRD Beltim, pihak PLN ULP Manggar, Camat Manggar, serta Aspuria bersama pendamping.

Dalam arahannya, Husaini menegaskan pentingnya dialog konstruktif antara kedua pihak dengan melibatkan pemerintah kecamatan sebagai pendamping guna mencari titik temu penyelesaian.

“Jadi kami memintakan kedua belah pihak ini bagaimana melakukan dwi partit, bahkan tripartit. Kami juga akan mendisposisikan kepada pihak kecamatan untuk mendampingi pelanggan, mendampingi Bu Aspuria ini,” lanjutnya.

Ia juga menilai persoalan ini harus dijadikan bahan evaluasi bagi PLN, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pembenahan administrasi pelanggan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Dan kami berharap mungkin dalam kesempatan ini menjadi sebuah pembelajaran dari pihak PLN agar pos pelayanan-pos pelayanan, kemudian merapikan administrasi pelanggan-pelanggan ini sehingga tidak terjadi lagi. Sesungguhnya sebenarnya masih banyak persoalan-persoalan terpendam yang belum muncul ke permukaan terkait dengan persoalan pelanggan-pelanggan PLN. Semoga ini menjadi titik tolak bagaimana melakukan pembenahan-pembenahan terhadap pelanggan,” tegasnya.

Sementara itu, Aspuria menjelaskan bahwa langkahnya mengadu ke DPRD dilatarbelakangi keberatan atas kebijakan yang diterimanya setelah listrik di rumahnya diputus.

“Alasan ini dibawa ke DPR karena dari pihak PLN sudah memutuskan listrik, terus kita numpang sama tetangga dipermasalahkan lagi. Mereka ingin rumah kita itu diputus dengan harus membayar administrasi 36 juta baru bisa terpasang kembali. Dengan keberatan kayak gitu akhirnya aku minta tolong dengan DPR supaya rakyatnya bisa terbantulah,” kata Aspuria.

Ia berharap pemasangan listrik dapat kembali dilakukan dengan biaya sesuai ketentuan resmi tanpa adanya beban denda yang tinggi.

“Solusinya aku minta rumah aku dipasang listriknya dengan biaya tertera di PLN. Jangan sampai diminta denda sampai Rp36 juta, itu kan keberatan. Nah itulah solusinya,” ujarnya.

Namun demikian, Aspuria mengaku hasil RDP belum memenuhi harapannya karena belum menghasilkan keputusan final.

“Dengan hasil yang tadi itu, kurang puas. Belum ada keputusan. Jadi masih tindak lanjut. Dikirain akan selesai hari ini. Tapi kita ngikutin prosedur yang ada,” tambahnya.

Di sisi lain, Kepala ULP Manggar, Budiman, menyampaikan bahwa jalannya RDP berlangsung kondusif dan menghasilkan kesepakatan untuk melanjutkan proses mediasi.

“Saya dari PLN ULP Manggar menyampaikan dari kesimpulan hasil rapat RDP di DPR Kabupaten Belitung Timur, yang mana hasil pada siang hari ini cukup baik berjalan lancar. Dari sisi kesimpulan, baik dari DPRD, pihak pelanggan, Camat Manggar dan PLN, secara mediasinya cukup baik dan untuk akhirnya akan dilanjutkan dengan mediasi serta kemungkinan keringanan di sisi pelanggan,” kata Budiman.

Terkait dugaan pelanggaran, ia menegaskan bahwa tindakan PLN telah sesuai dengan standar operasional yang berlaku.

“Intinya kalau di sisi PLN terkait dengan temuan itu sesuai dengan SOP saja. Sesuai dengan SOP standarnya, itu berjalan dengan baik. Dari sisi pelanggan mendampingi dan dari hasil lapangan pun cukup baik dan tidak ada apa-apa, dan itu pelanggan kooperatif juga,” jelasnya.

DPRD Beltim Masuki Pembahasan Raperda, Fezzi Sebut Jawaban Bupati Telah Lengkap

DPRD Beltim Masuki Pembahasan Raperda, Fezzi Sebut Jawaban Bupati Telah Lengkap









Berita Indonesia Raya, Belitung Timur — Ketua DPRD Kabupaten Belitung Timur, Fezzi Uktolseja, menyatakan bahwa jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD mengenai dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) telah disampaikan secara menyeluruh dan kini menjadi dasar untuk melanjutkan ke tahap pembahasan. Hal ini diungkapkannya usai Rapat Paripurna XVII Masa Persidangan II Tahun 2025–2026 yang digelar di ruang sidang DPRD Beltim, Senin (13/4/2026).

“Ya, hari ini kan jawaban Bupati terhadap pandangan umum fraksi. Itu memang pandangan umum fraksi kan seminggu yang lalu, dan hari ini sudah dijawab semua oleh Pak Wakil Bupati yang mewakili Bupati Belitung Timur,” ujar Fezzi kepada awak media.

Rapat paripurna tersebut mengagendakan penyampaian jawaban Bupati terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait dua Raperda Kabupaten Belitung Timur. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Beltim, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta undangan lainnya.

Menurut Fezzi, DPRD akan segera menindaklanjuti dengan pembahasan mendalam terhadap kedua Raperda tersebut, termasuk melibatkan perangkat daerah terkait untuk memberikan penjelasan lebih rinci.

“Setelah ini kami akan melakukan pembahasan terhadap dua peraturan daerah ini. Nanti dalam pembahasan mungkin akan memanggil pihak-pihak pemerintah daerah terkait dua raperda ini. Mudah-mudahan kegiatan pembahasan raperda ini bisa berjalan baik dan lancar,” lanjutnya.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan peraturan daerah sangat dibutuhkan sebagai landasan dalam menjalankan roda pemerintahan di daerah.

“Karena memang peraturan daerah ini sangat diperlukan,” tutup Fezzi.


Polisi Mulai Panggil Pihak Pihak Terkait Sengketa Lahan di HGU PT Rebinmas Jaya

Polisi Mulai Panggil Pihak Pihak Terkait Sengketa Lahan di HGU PT Rebinmas Jaya



Berita Indonesia Raya, Belitung Timur – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Belitung Timur mulai melakukan penyelidikan atas laporan PT Rebinmas Jaya terkait dugaan penyerobotan dan pengolahan lahan tanpa izin yang berlokasi di Dusun Bange, Desa Simpang Tiga.

Kasat Reskrim Polres Belitung Timur, AKP Ryo Guntur Triatmoko, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerbitkan surat perintah penyelidikan dan mulai mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut.

“Berkaitan dengan laporan yang dibuat oleh PT Rebinmas, kami sudah membuatkan surat perintah penyelidikan kepada penyidik dari unit pidana umum untuk melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang berkaitan,” ujar AKP Ryo saat dikonfirmasi di ruang kerjanya pada Kamis (9/4/2026) yang lalu.

Ia menjelaskan, sejauh ini penyidik telah meminta keterangan dari pihak pelapor melalui bagian legal PT Rebinmas Jaya, serta dari pengurus koperasi yang menjadi pihak terlapor. Dalam waktu dekat, pemeriksaan juga akan dilakukan terhadap pihak desa setempat, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Belitung Timur, serta Dinas Pertanian, khususnya di bidang perkebunan.

“Langkah ini untuk memperkuat konstruksi perkara, terutama dari sisi administrasi dan legalitas lahan yang dimiliki PT Rebinmas,” jelasnya.

Berdasarkan laporan yang diterima, PT Rebinmas Jaya memiliki Hak Guna Usaha (HGU) atas lahan tersebut sejak sekitar tahun 2013 hingga 2014. Namun, lahan itu disebut belum sempat dikelola secara optimal oleh perusahaan, dan justru telah diolah secara sepihak oleh pihak koperasi bersama PT PUS hingga ditanami.

“Secara legalitas, lahan tersebut merupakan HGU milik PT Rebinmas. Namun mereka tidak dapat menikmati hasilnya, sementara kewajiban seperti pembayaran pajak tetap berjalan,” tambahnya.

AKP Ryo juga mengungkapkan bahwa berbagai upaya penyelesaian telah dilakukan, mulai dari somasi hingga mediasi yang difasilitasi Dinas Pertanian. Bahkan, sempat direncanakan mediasi lanjutan dengan melibatkan kepala daerah. Namun hingga saat ini belum tercapai kesepakatan antara para pihak.

Karena tidak adanya titik temu, PT Rebinmas Jaya akhirnya melaporkan kasus tersebut secara resmi ke pihak kepolisian dengan dugaan penyerobotan dan pengelolaan lahan tanpa izin.

Adapun luas lahan yang menjadi objek laporan diperkirakan mencapai sekitar 126 hektare.

Ke depan, Polres Belitung Timur juga berencana melakukan survei lapangan bersama para pihak terkait, termasuk BPN dan Dinas Pertanian, guna memastikan titik lokasi yang menjadi objek sengketa serta memperkuat proses pembuktian.

“Penanganan perkara ini akan kami lakukan secara profesional dan objektif sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas AKP Ryo.


Targetkan 6.000 Suara di Tiga Kecamatan, Nadiarsyah Tekankan Jaga Kekompakan dan Soliditas Kader Golkar

Targetkan 6.000 Suara di Tiga Kecamatan, Nadiarsyah Tekankan Jaga Kekompakan dan Soliditas Kader Golkar

Bir.web.id, Belitung Timur — Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Nadiarsyah, menegaskan target perolehan 6.000 suara di wilayah Kecamatan Gantung, Simpang Pesak, dan Dendang pada Pemilu 2029. Pernyataan tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Kecamatan (Muscam) Golkar di Kecamatan Gantung, Jumat (10/4/2026), yang digelar di Aula Kantor Camat Gantung.

Nadiarsyah menjelaskan, Muscam merupakan bagian dari agenda strategis partai dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat kecamatan guna menghadapi kontestasi politik mendatang.

Dalam kegiatan tersebut, Andi terpilih sebagai Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Gantung DPD Partai Golkar Kabupaten Beltim, yang diharapkan mampu memperkuat konsolidasi dan kinerja partai di tingkat akar rumput.

“Partai Golkar mempunyai agenda politik yaitu pembentukan musyawarah kecamatan di setiap kecamatan yang ada di Belitung Timur. Ini adalah musyawarah kecamatan pertama yang kita gelar di Kecamatan Gantung. Jadi Kecamatan Gantung ini merupakan salah satu lumbung suara Partai Golkar,” ujar Nadiarsyah.

Ia mengungkapkan, pada pemilu sebelumnya wilayah Gantung, Simpang Pesak, dan Dendang berhasil menyumbang 3.608 suara serta mengantarkan satu wakil Golkar di legislatif, yakni Dwi Nanda Putra yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Beltim.

Menurutnya, melalui penguatan organisasi dan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, Golkar optimistis mampu meningkatkan perolehan suara secara signifikan.

“Melalui musyawarah ini, semangat kita untuk menambah perolehan suara dari 3.608 suara menjadi 6.000 suara. Tentunya kita akan bekerja keras dan bersinergi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta para sesepuh,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pembentukan dan penguatan organisasi sayap partai seperti AMPG, AMPI, KOSGORO, dan MKGR hingga ke tingkat kecamatan sebagai bagian dari strategi memperluas basis dukungan.

Tak hanya fokus pada peningkatan suara, Golkar Beltim juga menargetkan penambahan kursi legislatif di wilayah tersebut pada Pemilu 2029.

“Untuk Pemilu 2029, kita menargetkan dua kursi di wilayah Gantung, Simpang Pesak, dan Dendang,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Nadiarsyah mengajak seluruh kader untuk tetap menjaga kekompakan dan soliditas dalam menjalankan agenda politik partai.

“Marilah kita bersama-sama menjaga kekompakan dan soliditas sebagai kader partai, serta tidak lupa berdoa agar diberikan keselamatan dan kelancaran dalam menjalankan agenda nasional, yaitu pemilihan umum,” tutupnya.


Minggu, 20 Oktober 2024
Progres Capai 60%, Pembangunan Situ Kolong Minyak Siap Jadi Destinasi Wisata Unggulan Beltim

Progres Capai 60%, Pembangunan Situ Kolong Minyak Siap Jadi Destinasi Wisata Unggulan Beltim



Bir.web.id, Belitung Timur - Pembangunan dan revitalisasi kawasan Situ Kolong Minyak di Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, terus menunjukkan progres positif. Proyek besar ini, yang direncanakan menjadi destinasi wisata utama di Kota Manggar, disambut dengan antusiasme dari masyarakat setempat, khususnya para pelaku usaha lokal.

Etto Alvanis, pemilik restoran Rumah Gangan yang berlokasi di sekitar proyek, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan kawasan tersebut. Menurutnya, dengan penambahan fasilitas seperti jogging track, kawasan Situ Kolong Minyak akan bertransformasi dari tempat biasa menjadi area yang lebih menarik dan bernilai bagi masyarakat.

"Saya sangat mendukung adanya fasilitas jogging track. Ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat, baik untuk olahraga maupun rekreasi. Selain itu, pembangunan ini diharapkan bisa mendongkrak sektor pariwisata dan usaha lokal," ujar Etto pada Jumat (18/10/2014).

Etto juga berharap proyek ini membawa dampak positif bagi usahanya dan pelaku UMKM lainnya. Fasilitas tambahan seperti air mancur dan panggung musik yang direncanakan akan menambah daya tarik bagi pengunjung, namun ia menekankan pentingnya pemeliharaan yang berkelanjutan setelah proyek selesai.

Sementara itu, Yuda Valentino Siagian, Pejabat Pembuat Komitmen dari Balai Wilayah Sungai Bangka Belitung, menjelaskan bahwa progres pembangunan konservasi Situ Kolong Minyak telah mencapai 60%. Proyek yang dikerjakan oleh PT Mitra Chiasem ini diproyeksikan selesai pada akhir tahun 2024. Selain untuk konservasi air, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas wisata dan ruang usaha bagi UMKM lokal.

Yuda menegaskan bahwa proyek ini tidak hanya bertujuan menjaga ketersediaan sumber daya air, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga dan menikmati wisata alam. Tugu Prahu dan Tugu 1001 Kopi akan menjadi ikon baru di kawasan tersebut.

"Setelah progres mencapai 100%, kami berharap kawasan ini menjadi destinasi wisata yang benar-benar bermanfaat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," pungkas Yuda.

Dengan target penyelesaian pada akhir 2024, Situ Kolong Minyak siap menjadi pusat wisata dan ekonomi baru di Kabupaten Belitung Timur, sekaligus mendukung pengembangan UMKM lokal.

(Salis)


Sabtu, 23 Mei 2020
Hanya Kata Maaf

Hanya Kata Maaf

Hanya Kata Maaf


oleh : saifuddin al mughniy
Belitung, Berita Indonesia Raya-
Nelson Mandela menyiratkan dalam pidato setelah pembebasan dirinya dari masa kurungan yang menyiksa selama 27 tahun akibat politik apartheid mengenai *the power of forgiveness* di hadapan lebih dari 100.000 rakyat Afrika Selatan yang memenuhi stadion kriket di Durban, terkait perang dan politik pecah belah di Afrika Selatan. Setiap orang yang membaca sejarah pasti mengetahui seberapa menderita seorang Nelson Mandela, namun ia menekankan bahwa rasa dendam dan saling membenci sudah sepatutnya tidak punyai tempat berkembang karena tanpa kemampuan *memaafkan*, setiap cita-cita mungkin tidak akan pernah terwujud. & Nelson Mandela berhasil membangun Afrika hanya dengan kata maaf.

Dari sejarah kita belajar untuk hidup.
Dari mereka yang hebat kita belajar untuk rendah hati.
Dari mereka yang kuat kita belajar untuk saling memaafkan.
Kemampuan memaafkan harus dimiliki setiap kalangan manusia karena hakikatnya manusia tak pernah memiliki kuasa untuk membalas dendam.

Penelitian dari Universitas Missouri berjudul "Unforgiveness, Depression, and Health in Later Life: The Protective Factor Forgivingness" pada 2015 mendapati semakin tua usia seseorang semakin mudah dia memaafkan beriringan dengan pendewasaan sikap.

Disisi lain Penelitian dari Universitas Erasmus Rotterdam mendapati memaafkan memang punya manfaat terhadap mental dan kebugaran fisik.

Jadi... sebelum hari kemenangan tiba perkenankan saya untuk meminta maaf atas kesalahan yang saya perbuat.

"Dikala rangkaian dosa membentuk aritmatika, ketika kekhilafan menyamai X mendekati tak hingga, trigonometri yang tak lagi mampu mengukur sudut buruknya prasangka. Hanya Integral maaf dan fungsi bisa memecahkannya."

Alam mengajarkan kita untuk tetap menjadi positif dari sebuah objek kecil, dan ialah sebuah proton.

"Orang lemah tidak pernah mengampuni, pengampunan adalah tanda dari sebuah kekuatan."
*Mahatma Gandhi*
.
Mohon maaf lahir dan batin.

*saifuddin al mughniy*
Jumat, 22 Mei 2020
Terkait Sisa Dana Sumbangan Banjir 2017, Muhammad Noor Masese Angkat Bicara

Terkait Sisa Dana Sumbangan Banjir 2017, Muhammad Noor Masese Angkat Bicara

Terkait Sisa Dana Sumbangan Banjir 2017, Muhammad Noor Masese Angkat Bicara 

Belitung Timur, Berita Indonesia Raya-Menyikapi Persoalan masih tersisanya dana sumbangan dari masyarakat terkait Banjir di tahun 2017, Muhammad Noor Masese angkat bicara. 

"Jika dari sudut pandang saya itu adalah hal yang gak perlu di hebohkan ataupun di politisasi,  sumbangan itu kan sifatnya gak sekaligus dan itupun kemungkinannya dihimpun dari masyarkat gak satu hari kan, misalnya pada saat banjir itu banyak yang nyumbang dan berapapun yang terkumpul terus di salurkan, kemudian banjir selesai, sedangkan masih banyak masyarkat yang menyalurkan bantuannya, nah ini kan bisa digunankan kalau kalau terjadi lagi bencana di kemudian hari atau bisa saja buat menolong masyarakat Beltim yang terkena bencana,"ujar Muhammad Noor Masese yang akrab dipanggil M.Nur kepada Wartawan. Jum'at (22/05/2020).

Kemudian lanjut M.Nur, terkait Ada beberpa dana yang di sumbangkan ke Donggala itu juga bukan hal yang luar biasa dan apa lagi mekanisme juga jelas.

 "Kepedulian terhadap sesama tolong menolong  patut kita apresiasi  dan itupun gak di habiskan dananya kan, jika ada pejabat yang menyatakan dananya sudah habis saya kira mereka itu kurang komunikasi saja atau kemungkinan kurang tidur, dana tersebut tidak di pergunakan untuk kepentingan pribadi itu sudah benar,  jika ada yg mengatakan dana itu di salahgunakan buktikan, kalau tidak bisa membuktikan kan akan menjadi fitnah dan ini bisa mencermarkan nama baik orang lain," katanya

Muhammad Noor Masese yang juga sebagai Ketua DKW Komnaspan Babel juga mengatakan terkait pemberitaan yang pernah ditayangkan oleh media juga tidak ada bahasa menyudutkan, hanya menerangkan dan juga persoalan rekaman baru indikasi.

"Terkait pemberitaan itu juga hal yang biasa dan tidak ada bahasa yang menyudutkan hanya menerangkan saja, dan itulah salah satu tugas wartawan memberikan informasi kepada masyarakat dalam media berita dan gak perlu terlalu diartikan negatif, begitu juga kehebohan terkait rekaman, itupun gak jelas dan itu baru indikasi itupun harus dibuktikan kebenarnya dan motivasinya, janganlah sepotong sepotong dalam menilai sebuah persoalan apalagi belum terjadi ini juga bisa menimbulkan fitnah jika tidak bisa di buktikan, dan ingat semua itu harus di buktikan dengan minimal 2 alat bukti janganlah kita asal cuap cuap bikin gaduh sebelum menelusuri kebenarannya,"tandasnya

Akibat dari kehebohan ini menurutnya, bisa saja membuat orang yang di sangkakan tertekan bathin dan psikisnya begitu juga keluarga dan anak anak mereka,  

"lantas jika terjadi begini siapa yg bertanggung jawab, kalau mau nih yang harus kita perjuangkan adalah sitmulus ekonomi untuk masyarakat Beltim termasuk UMKM akibat dampak pademi Covid 19,"tambahnya

Muhammad Noor Masese meminta cukuplah jangan dibesar besarkan lagi, karena dananya itu masih ada.

"Sekali lagi saya kira cukuplah, sampe disini apalagi dana itu masih ada, dan tidak dipergunakan untuk kepentingan pribadi itu sudah benar  dan pengunaanya pun  bukan berdasarkan keinginan pribadi tapi sebuah proses telah di lalui, lantas dimana unsur pidananya.? justru kita bersyukur ada dana yang bisa di pergunakan jika sewaktu waktu terjadi bencana," katanya. (Salis)
Rabu, 20 Mei 2020
Salurkan Tali Asih Peduli Covid-19, Kapolres Beltim Silahturrahmi Dengan Tokoh Agama

Salurkan Tali Asih Peduli Covid-19, Kapolres Beltim Silahturrahmi Dengan Tokoh Agama


Salurkan Tali Asih Peduli Covid-19, Kapolres Beltim Silahturrahmi ke Tokoh Agama


Belitung Timur, Berita Indonesia Raya-AKBP Jojo Sutarjo, SIK, M.H selaku Kapolres Belitung Timur (Belitung Timur), terus bergerak untuk memperhatikan dan peduli kepada seluruh lapisan masyarakat. Perhatian tersebut dalam bentuk pemberian bantuan sosial atau pun tali asih kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Dalam pemberian bantuan sosial tersebut tentu sesuai dengan kondisi dan tepat sasaran, misalkan kepada masyarakat menengah kebawah. Polres Beltim sendiri dalam pelaksanaan pemberian bantuan sosial kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19, dilakukan terlebih dahulu melalui pendataan oleh Bhabinkamtibmas yang betul-betul mengetahui kondisi dan situasi warga binaannya.

Untuk kali ini, Kapolres Beltim silahturahmi sekaligus memberikan bantuan sosial sebagai wujud perhatian kepada tokoh agama.  Sekira pukul 16.00 Wib, bertempat di Desa Lalang Kecamatan Manggar Kabupaten Beltim.

Kegiatan pemberian sembako oleh Kapolres Beltim ini didampingi Wakapolres Beltim dan Kasat Binmas Polres Beltim serta beberapa orang Personel melaksanakan silaturahmi sekaligus memberikan tali asih kepada tokoh agama H.Mukhtar Lutfi Ketua DMI Beltim, H.Toharjo Ketua Muhammadiyah Beltim, H.Ahmad Halip Ketua DKM Al-Azhar Desa Padang, Ustadz Alfaizin .LC. Ketua NU Beltim, H.Talafudin Ketua DKM Darussalam Manggar dan H.Arsyad Ketua DKM Assalam 1 Manggar.Selasa (19/05/2020). 

Seperti yang di katakan Kapolres Beltim, para tokoh agama tersebut memang belum tentu membutuhkan bantuan sosial, namun hal ini adalah wujud penghargaan kita kepada para tokoh agama.

"Mereka selama ini bergerak untuk terus menyampaikan ilmu dan pengetahuan agama, mengurus tempat ibadah yang terkadang kita juga melaksanakan ibadah ditempat Masjid tersebut. Tentu hal seperti ini kita juga harus perhatikan, mereka selama ini bekerja untuk agama dengan ikhlas," ungkap Kapolres.(*/Salis)

Minggu, 17 Mei 2020
Anjelo Brodhers Club' Sebut Bantuan Terdampak Covid-19 Ada Yang Tak Tepat Sasaran

Anjelo Brodhers Club' Sebut Bantuan Terdampak Covid-19 Ada Yang Tak Tepat Sasaran

Anjelo Brodhers Club Sebut  Bantuan Terdampak Covid -19 Ada Yang Tak Tepat Sasaran


Beltung, Berita Indonesia Raya-Terkait dengan bantuan terdampak covid-19 menggunakan APBD Kabupaten Belitung, Theo Maulana, anggota Anjelo Brodhers Club menyebutkan ada warga yang tidak berhak menerima bantuan terdata dalam penerima bantuan.

"Data 9000 warga yang akan menerima bantuan sungguh sangat rancu dan bahkan ada warga yg sangat tidak berhak menerima bantuan itu terdata dalam penerima bantuan, dikarenakan ada masyarakat yang lebih membutuhkan bantuan ini, Pemerintah Daerah harus segera merevisi data ini, sementara dana penerima bantuan tersebut diperoleh dari data UMKM, Dinas Pariwisata danDinas Perikanan, lalu bagaimana dengan UMKM yang tidak terdaftar,nelayan yang tidak terdaftar di Dinas, atau pedagang asongan yang tidak terdaftar," beber Theo.

 Theo juga mengatakan bahwa data penerima bantuan yang menggunakan dana APBD banyak yang tidak tepat sasaran, Ia mempertanyakan bagaimana cara dan sistem pendataan penerima bantuan tersebut.


"Banyak yang tidak berhak malahan mendapatkan bantuan, Kita sudah pegang data penerima bantuan dari anggaran APBD Kabupaten Belitung untuk masyarakat terdampak covid 19, saya bingung dari mana data yang didapat oleh Pemerintah, ada beberapa pengusaha yang akan mendapatkan bantuan dan terdata, ada UMKM yang sudah mapan masuk dalam data, sementara tukang jual sayur keliling, perae ikan,tukang kue keliling yang tidak terdaftar di Dinas Perindakop dan UMKM tidak ada terdata dan kemungkinan tidak akan menerima bantuan,bahkan ada yang sudah  meninggal 2 tahun lalu terdata menerima bantuan,"jelas Theo.

Disisi lain Rizal Khoiru Fuad anggota Anjelo Brodhers Club lainnya dan juga pernah menjadi ketua Komisariat HMI AMB ikut mengkritisi data bantuan Pemerintah Daerah yang telah dibuatkan SK no 188.45/261 kep/dispar/2020. no 188.45/262/kep/DKPP/2020. No 188.45/263/kep/disperik/2020. No 188.45/260/kep/KUKMPTK/2020,supaya di cek kembali.

"Jika ada pelaku pariwisata yg mendapatkan bantuan,pelaku pariwisata seperti apa, jangan sampai pelaku pariwisata yang punya banyak mobil yang mendapatkan bantuan,jika KUKM, KUKM yang seperti bagaimana,jangan KUKM yg terdaftar saja yang menerima bantuan, atau KUKM yang sudah mapan, begitu juga dengan nelayan, nelayan seperti apa yang mendapatkan bantuan, jika nelayan yang tidak terdaftar di Dinas Perikanan, nelayan pemancing bebulus, nelayan kater, nelayan sulo bagaimana dengan mereka, jika memang data ini bisa diperbaiki, kita minta supaya diperbaiki dahulu sebelum dibagikan ke masyarakat, jangan sampai terjadi dampak sosial yg lebih besar, dikarenakan kecemburuan sosial, alih-alih menjadi solusi ekonomi bagi masyarakat malah terjadi dampak sosial yang lebih besar", beber Rizal.

Rizal menghimbau kepada masyarakat, agar membuka pintu hati dan mempunyai kesadaran yang tinggi, jika nantinya terdata dan diminta untuk hadir mengambil bantuan, bagi yang merasa mampu supaya tidak mengambil bantuan itu, malu jadi benalu, malu minta melulu.

"Kami menghimbau kepada yang terdata tapi merasa mampu, supaya tidak mengambil bantuan itu,kalaupun harus diambil, silahkan ambil dan serahkan kepada yang lebih berhak dan lebih pantas dari anda," ujar Rizal. (Salis)
Kamis, 14 Mei 2020
Hari Kedua Pelatihan Memasak, Pasukan FCC Bagikan Kembali Hasil Masakan Peserta

Hari Kedua Pelatihan Memasak, Pasukan FCC Bagikan Kembali Hasil Masakan Peserta

Hari Kedua Pelatihan Memasak, Pasukan FCC Bagikan Kembali Hasil Masakan Peserta


Tanjungpandan,Berita Indonesia Raya- Memasuki hari kedua pelatihan memasak, Kamis (14/05/2020), relawan FCC kembali membagi bagikan Hasil masakan para peserta pelatihan.

Seperti pada hari pertama, semua hasil masakan peserta dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, dikomandoi DR Saepudin Almugniy, pasukan FCC menyebarkan nasi kotak keberbagai tempat ke rumah rumah warga Tanjungpandan.

Masyarakat yang menerima paket nasi kotak dari FCC setiap harinya tidak sama dengan hari sebelumnya, sesuai data dari berbagai Organisasi dan Komunitas yang tergabung di FCC, para relawan FCC mengantar dan membagikan nasi kotak tersebut.

Salahsatu warga Tanjungpandan, Nek Yuli saat menerima nasi kotak pemberian FCC mengatakan merasa senang karena hari ini bisa mendapatkan makanan paket nasi kotak.

"Alhamdulillah hari ini Kami makan nasi ini bersama anak kami, terimakasih kepada semua nya yang telah memberikan Kami nasi kotak ini," ucapnya.(red).

Bantuan Tanah Air Foundation Disalurkan Solidaritas Belitong Peduli Covid ke Pulau Selat Nasik

Bantuan Tanah Air Foundation Disalurkan Solidaritas Belitong Peduli Covid ke Pulau Selat Nasik


Bantuan Tanah Air Foundation  Disalurkan Solidaritas Belitong Peduli Covid  ke Pulau Selat Nasik


Tanjungpandan, Berita Indonesia Raya-Hari ini Solidaritas Belitong Peduli Covid yang menjadi bagian dari Forum Crisis Center Belitung  menyerahkan bantuan dari para donator untuk masyarakat dan tenaga medis di Pulau Selat Nasik, Belitung. Kamis (13/05/2020).

Adapun bantuan tersebut berupa Baju Hazmat, surgical mask, latex gloves, paket sembako, masker non medis, desinfektan dan hand sanitizer. Bantuan ini berasal dari para donasi individu, urunan karyawan PLN Belitung, PLN Peduli, Forum Crisis Center Belitung dan Tanah Air Foundation.

Ade Afrilian mewakili Tanah Air Foundation dalam keterangan rilisnya mengatakan, banyak cara untuk menjaga tanah air, salah satunya ikut jadi bagian dari melindungi tenaga medis yang masih terus berjuang menjadi garda depan Covid-19.

"Yang kami berikan mungkin tidak bisa langsung menyelesaikan atau bahkan menyelamatkan seluruh masyarakat di Belitung dari pandemi ini, tapi sebuah keistimewaan bisa berkolaborasi untuk tanah air kita, sembari memberi solusi bersama dengan komunitas-komunitas di Belitung dan kami harapkan masyarakat juga turun menjaga kesehatan dan kebersihan serta mengikuti protokol kesehatan dalam menghadapi pandemik covid19 ini," ujar Ade Afrilian.

Sementara Koordinator Solidaritas Belitong Peduli Covid Budi Setiawan menyebutkan, bahwa bantuan untuk tenaga medis ini buat antisipasi jika ada kejadian mendesak di pulau pulau terpencil. Karena bisa jadi banyak masyarakat yang mencoba masuk Pulau Belitung melalui pelabuhan tikus atau kapal nelayan. Begitu juga dengan bantuan sembako ini yang mana lebih dikhususkan kepada keluarga yang tidak mampu.

"Meski Belitung sudah Zona Hijau, namun potensi masuknya pengunjung dari Zona Merah masih mungkin terjadi, makanya kita tetap harus antisipasi dan jangan terlena”, ujarnya. (Red).

Rabu, 13 Mei 2020
Hasil Pertama Pelatihan Memasak, FCC Bagikan Nasi Kotak Kepada Masyarakat yang Membutuhkan

Hasil Pertama Pelatihan Memasak, FCC Bagikan Nasi Kotak Kepada Masyarakat yang Membutuhkan

Hasil Pertama Pelatihan Memasak, FCC Bagikan Nasi Kotak kepada Masyarakat yang Membutuhkan


Belitung, Berita Indonesia Raya- Forum Crisis Center (FCC) Belitung membagi bagikan paket nasi  yang dikemas dalam kotak untuk masyarakat yang membutuhkan, Rabu (13/05/2020). Ratusan nasi kotak ini disebar kebeberapa kelurahan yang berada di Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung.

Nasi kotak ini hasil dari para peserta pelatihan memasak pada hari pertama yang diselenggarakan oleh BLK Belitung kerjasama dengan FCC, sebanyak 16 peserta yang ikut dalam pelatihan memasak ini akan terus mengikuti pelatihan hingga tanggal 23 mei 2020 dan hasil masakannya akan terus dibagi bagikan kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Para Relawan yang tergabung dalam FCC bahu membahu melakukan penyebaran pembagian nasi kotak ini ke masyarakat yang sebelumnya telah didata untuk menerimanya pada hari pertama hasil para peserta pelatihan memasak.

Perwakilan FCC DR. Saifuddin Al mugniy, mengatakan bahwa sinergitas semua pihak adalah bentuk sense of crisis kita menghadapi sitausi pandemi covid 19.

"Karena itu peran Pemerintah dan masyarakat adalah bagian terpenting untuk membangun ghiroh masyarakat terutama yang terdampak ekonomi sosial yang ada," katanya.

Sementara Koordinator pelatihan Memasak  Istanty Safitrie menyebutkan selain mendapatkan ilmu memasak, para peserta juga dapat menaikkan bekal modal hidup nantinya.

"Alhamdulilah pelatihan hari pertama selain menghasilkan nasi kotak untuk bansos, peserta pelatihan juga dapat ilmu dari tutor yg sudah kompeten, pelatihan lancar aman dan peserta bertambah ilmunya, ilmu yang di dapat bisa di praktekkan untuk menaikkan bekal modal hidup baik dalam kondisi pandemi maupun setelah pandemi covid ini, terimakasih kepada FCC, tutor dan asisten yg di rodai oleh sebagian pengurus PCPI, persatuan chef di Belitung, kawan kawan relawan ISPB yang menjadi bagian dari Forum Crisis Center, semoga semua kolaborasi kerjasamanya semakin solid  dan menjadi berkah," ucap Istanty.
Kamis, 23 April 2020
Oman Anggari Bantah Tak Patuhi Isolasi Mandiri, Sinyal di Rumahnya Lemah 'Aplikasi Eror'

Oman Anggari Bantah Tak Patuhi Isolasi Mandiri, Sinyal di Rumahnya Lemah 'Aplikasi Eror'

Oman Anggari Bantah Tak Patuhi Isolasi Mandiri, Sinyal di Rumahnya Lemah 'Aplikasi Eror'

Oman Anggari

Belitung Timur,Berita Indonesia Raya - Ketua Fraksi Partai Nasdem di Dprd Beltim Oman Anggari angkat bicara, terkait dirinya dianggap tidak mematuhi peraturan Pemerintah untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari dirumah. Aplikasi tracking Covid-19 untuk melacak keberadaan para pendatang dari daerah zona merah di duga eror sistem, Kamis (23/4/2020)

Sebelumnya beredar luas di sosial media terkait titik GPS aplikasi Oman Anggari yang berada diluar rumah, bahkan posisi GPS tersebut berada tepat disalah satu warung kopi yang berada di kota manggar. Oman seharusnya melakukan isolasi mandiri didalam rumah selama 14 hari, Sebab Oman baru saja pulang dari daerah zona merah diluar Provinsi Bangka Belitung pada 22 April 2020.

Hal tersebut mengundang reaksi masyarakat yang berkomentar tentang tidak patuhnya salah satu Wakil Rakyat Belitung Timur terhadap aturan yang telah ditetapkan Pemerintah. Oman Anggari langsung melakukan klarifikasi dan membantah hal yang dituduhkan kepadanya.

"Isu itu Hoax atau tidak benar, titik GPS saya mungkin saja bisa di warkop ataupun dimana saja padahal posisi saya yang sebenarnya berada dirumah, inikan artinya aplikasi ini eror, saya tidak memahami erornya itu seperti apa dan karena apa" Jelas Oman saat dimintai konfirmasi dikediamannya Dusun Pancor Desa Padang.

Dirinya pun telah menghubungi pihak satgas Covid-19 Belitung terkait hal tersebut, dan mereka mengakui jika terjadinya eror sistem pada aplikasi tersebut.

"Saya sudah konfirmasi kepada petugas satuan covid-19 Belitung, bahwa memang terkadang aplikasinya eror, ya kita maklumlah kan aplikasi adalah teknologi bisa saja terjadi eror sistem. Rumah saya ini lokasi sinyalnya memang lemah, sehingga titik lokasinya tidak terupdate dengan baik atau titik lokasinya tidak pas" Kata Oman

Ia sangat menyayangkan ada oknum yang menyebar informasi yang tidak benar bahkan tanpa konfirmasi terlebih dahulu, karena ditengah pandemi Covid-19 saat ini, orang yang menyebarkan berita yang tidak benar tentang Covid-19 bisa terjerat hukum.

"Sangat disayangkan ada oknum - oknum yang menyebarkan ditambah - tambah isu dan lain sebagainya, seolah - olah saya tidak dirumah, jalan - jalanlah ya menyesatkan juga itulah yang dibilang hoax. Maklumat Polri itu jelas jangan membuat berita hoax terkait Covid-19 karena ini bisa dipidanakan jika dilaporkan" Tegas Oman.(*/Salis)
Rabu, 22 April 2020
Semarakkan Ramadhan at Home, PPWI Selenggarakan Lomba Menulis Cerpen Esai

Semarakkan Ramadhan at Home, PPWI Selenggarakan Lomba Menulis Cerpen Esai

Semarakkan Ramadhan at Home, PPWI Selenggarakan Lomba Menulis Cerpen Esai


Jakarta, Berita Indonesia Raya – Marhaban Yaa Ramadhan, Selamat Datang Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijryah. Dalam rangka menjaga tetap semaraknya Siar Islam di Bulan Ramadhan 1441 Hijryah tahun 2020 ini, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) menginisiasi sebuah kegiatan unik dan mengasyikkan, yakni Lomba Menulis Cerpen Esai. Tujuan dari kegiatan lomba ini adalah dalam rangka memberikan ruang bagi publik untuk menjalankan Ibadah Puasa di tengah suasana sulit akibat pandemi Virus Corona atau Covid-19.

“Kita tetap harus optimis dan bersemangat dalam menjalankan Ibadah Puasa bagi segenap warga Muslim di tanah air. Oleh karena itu, berbagai kegiatan menarik dan inovatif perlu kita lakukan, yang salah satunya adalah menulis cerita pendek atau cerpen esai. Momentum Ramadhan kali ini sangat spesial, sangat berbeda dari suasana Ramadhan tahun-tahun berlalu, dan mungkin tidak akan pernah kita jumpai lagi Ramadhan at Home, tanpa mudik, tanpa tarawih di Masjid, tanpa takbiran keliling, dan lain sebagainya di masa mendatang. Pasti banyak momentum faktual mengharukan, menyedihkan, mengangkan, bahkan menakutkan, serta berbagai rasa yang menantang nurani kemanusiaan kita. Saya kira, hal-hal seperti ini perlu diceritakan, dituturkan, dan didokumentasikan, untuk menjadi cacatan sejarah peradaban manusia selanjutnya,” ulas Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke kepada media, Selasa 21 April 2020.

Agar ceritanya terasa hidup, sambung Wilson, menyentuh kalbu kemanusiaan, dan enak dibaca, maka PPWI memilih pola penulisan Cerpen Esai sebagai kegiatan lomba kali ini (1). “Cerpen esai merupakan genre karya tulis yang unik, inspiratif, dan implementatif. Banyak novel ditulis berdasarkan fakta-fakta lapangan, semisal novel ‘Jokowi Si Tukang Kayu’ karya anggota PPWI, Gatotkoco Suroso (2). Nah, cerpen esai, saya kira sangat bagus untuk jadi pilihan jenis karya tulis masa depan,” imbuh Alumni PPRA-48 tahun 2012 itu.

Terkait berbagai hal tentang pelaksanaan lomba menulis cerpen esai ini, PPWI telah menyampaikan pengumuman lomba sebagaimana berikut ini.

*LOMBA MENULIS CERPEN ESAI*

*Pengertian: * Cerpen Esai adalah karya sastra dalam bentuk cerita fiksi yang diangkat dari kisah nyata/faktual. Dengan kata lain, cerpen esai merupakan kejadian atau fenomena atau hasil kajian yang bersifat akademis yang dituangkan dalam bentuk karangan bebas berupa cerita pendek. Cerpen Esai adalah gabungan cerpen dan esai. Ia cerpen yang bercita rasa esai, esai yang bercita rasa cerpen (3).

*Tema lomba: ‘Meniti Ramadhan Bersama Covid-19’* (4).

Judul tulisan bebas, namun tetap terkait dengan tema lomba.

Panjang tulisan cerpen esai adalah 1000 hingga 1500 kata (tidak termasuk foot-note), ditulis dengan program Microsoft Word, jenis huruf Times New Roman, ukuran huruf 12 pt.

Tulisan merupakan asli karya sendiri yang ditulis secara individu (bukan kelompok) dalam bentuk cerpen bernuansa esai, yakni tulisan sastra fiksi yang didasarkan pada fakta atau fenomena faktual dan/atau ilmiah. Cerpen Esai ditandai dengan adanya data empiris sebagai dasar penulisan cerpen dan disertakan – sebagai catatan kaki, foot-note (5) – sumber informasi/data yang digunakan di bagian akhir tulisan.

Cerpen Esai ditulis menggunakan bahasa Indonesia, namun boleh menggunakan bahasa (percakapan) dan/atau istilah berbahasa daerah maupun bahasa asing jika diperlukan.

Hasil karya Cerpen Esai dikirim dalam bentuk soft-file Microsoft Word (attachment) melalui email ke: lomba.cerpen.esai@gmail.com, dengan Subject: NamaPenulis_NomorKontak_KriteriaPeserta_JudulCerpenEsai. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu karya cerpen esai.

Pengiriman Cerpen Esai harus disertakan dengan soft-file identitas diri sesuai kriteria peserta (KTA Wartawan/Penulis, Kartu Pelajar/Mahasiswa, atau KTP untuk masyarakat umum).

Kriteria penilaian meliputi 3 unsur, yakni: isi & alur cerita, gaya & tata bahasa, dan catatan kaki (foot-note minimal 5 referensi sumber informasi/fakta).

Cerpen Esai harus diterima Panitia paling lambat pada 30 Ramadhan 1441 H (23 Mei 2020), pukul 23.59 WIB.

Team dewan juri lomba Cerpen Esai: Simon Syaefudin, Wilson Lalengke, dan Dian Sri Prabawardhani.

*Waktu Pelaksanaan Lomba*

Lomba menulis Cerpen Esai ini dimulai sejak hari pertama dimulainya Ibadah Puasa Ramadhan, tanggal 1 Ramadhan 1441 H atau bertepatan dengan tanggal 24 April 2020 Masehi dan berakhir pada 30 Ramadhan 1441 H (23 Mei 2020 M) (6).

Pengumuman hasil lomba akan dilaksanakan pada tanggal 5 Ramadhan 1441 H atau 28 Mei 2020 M.

*Kategori Peserta*

Setiap orang boleh mengikuti lomba ini, tanpa pengecualian Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA). Peserta hanya dapat memilih salah satu dari kategori berikut yang akan diikutinya, yakni:
• Wartawan & Penulis
• Pelajar & Mahasiswa
• Masyarakat Umum

*Hadiah dan Penghargaan*

Bagi masing-masing kategori, Panitia menyediakan hadiah dan penghargaan sebagai berikut:
• Juara I: Trophy, uang Rp 3 juta, dan sertifikat
• Juara II: Trophy, uang Rp 2 juta, dan sertifikat
• Juara III: Trophy, uang Rp 1 juta, dan sertifikat
• Harapan 1: Trophy, uang Rp 750 ribu, dan sertifikat
• Harapan 2: Trophy, uang Rp 500 ribu, dan sertifikat
• Hiburan bagi 5 orang: Uang Rp. 200 ribu dan sertifikat

_*Bagi semua peserta lomba tanpa kecuali, Panitia akan memberikan Piagam Penghargaan dalam bentuk e-Certificate melalui email masing-masing.*_

Untuk memahami detail tentang Cerpen Esai, peserta dapat mengikuti ulasan yang diberikan Denny JA, berikut contoh-contoh Cerpen Esai hasil karya Denny JA, di berbagai media di jaringan PPWI (7).

Demikian pengumuman ini disampaikan, dipublikasikan dan disebarluaskan kepada khalayak ramai. Ayo kita isi bulan suci, bulan penuh rahmat penuh berkah, Bulan Ramadhan Kariim, salah satunya dengan mengikuti lomba menulis Cerpen Esai bertema “Meniti Ramadhan Bersama Covid-19”.

Semoga keberuntungan Ramadhan 1441 H menyertai kita semua, Aminnn Yaa Rabal Alamin.

Jakarta, 21 April 2020

*Panitia Lomba*
*Sekretariat PPWI Nasional*
Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia
Jl. Anggrek Cenderawasih X No. 29, Kemanggisan, Palmerah
Slipi, Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Phone: 021-53668243, FR/WA: 081371549165 (Shony)
Homepage: www.pewarta-indonesia.com
E-mail: lomba.cerpen.esai@gmail.com, ppwi.nasional@gmail.com


*Catatan (Foot-note)*

(1) PPWI telah beberapa kali melaksanakan kegiatan lomba menulis dan lomba foto, bekerjasama dengan berbagai pihak, antara lain dengan Bawaslu RI, Mabes Polri, BEM UNJ, dan Kedutaan Besar Kerajaan Maroko di Jakarta.

(2) Gatotkoco Suroso adalah Ketua DPD PPWI DKI Jakarta, seorang novelis kelahiran Boyolali, Jawa Tengah. Ia telah menulis novel berjudul ‘Sarjana Muda’, ‘Anak Negeri’, dan ‘Jokowi Si Tukang Kayu’. https://www.goodreads.com/book/show/16045919-jokowi

(3) CERPEN ESAI: Apa, Mengapa, Asal Mula https://pewarta-indonesia.com/2020/04/cerpen-esai-apa-mengapa-asal-mula/

“Kak, Aku Dikarantina di Mesjid” https://pewarta-indonesia.com/2020/04/kak-aku-dikarantina-di-mesjid/

Keris Pusaka Pedagang Keliling https://pewarta-indonesia.com/2020/04/keris-pusaka-pedagang-keliling/

Dokter Itu Mencapai Puncak Gunung https://pewarta-indonesia.com/2020/04/dokter-itu-mencapai-puncak-gunung/

Robohnya Kampung Kami https://pewarta-indonesia.com/2020/04/robohnya-kampung-kami/

Aku Pun Pergi ke Wuhan https://pewarta-indonesia.com/2020/04/aku-pun-pergi-ke-wuhan/

(4) Informasi terkait Covid-19 dapat dilihat di tautan ini: https://www.who.int/indonesia/news/novel-coronavirus/qa-for-public

(5) Catatan kaki adalah keterangan yang ditambahkan di bagian bawah halaman. Catatan kaki biasanya dicetak dengan huruf yang lebih kecil daripada huruf di teks guna menambahkan rujukan uraian di dalam naskah pokok. https://www.gurupendidikan.co.id/catatan-kaki/

(6) Hari pertama dimulainya lomba ini menyesuaikan dan mengikuti penetapan hari pertama 1 Ramadhan 1441 oelh Pemerintah Republik Indonesia.

(7) Lihat nomor (3)
Senin, 13 April 2020
Temukan BB Miras Ilegal di Warkop Kawasan Pelabuhan Batu Aer, Zikril : DM Terancam Diproses Hukum Sesuai Perda

Temukan BB Miras Ilegal di Warkop Kawasan Pelabuhan Batu Aer, Zikril : DM Terancam Diproses Hukum Sesuai Perda

Temukan BB Miras Ilegal di Warkop Kawasan Pelabuhan Batu Aer, Zikril : DM Terancam Diproses Hukum Sesuai Perda



Belitung Timur, Berita Indonesia Raya-Tim Operasi Gabungan Satpol PP,  Polres Beltim, KUPP Manggar beserta Aparat Kecamatan Simpang Pesak,  Kades Batu Itam dan Kades Tanjung Batu Itam  berhasil  menemukan Barang Bukti (BB) peredaran dan penjualan Miras ilegal berupa setengah jerigen ukuran  20 liter, bir putih 14 botol dan bir hitam sebanyak 10 botol di warkop Dm warga Desa Batu Penyu yang  membuka Warkop di lokasi kawasan Pelabuhan Batu Aer Desa Tanjung Batu Itam Kecamatan Simpang Pesak.Senin (13/04/2020).

Dm (40 tahun) tak berkutik  kepergok petugas gabungan yang langsung dipimpin Kasat Pol PP Zikril didampingi Kasat Sabhara Polres Beltim  AKP Suseno Joko Waluyo seizin Kapolres Beltim AKBP Jojo Sutarjo.S.IK.,M.H  Sekda Kabupaten Beltim Drs Ikhwan Fahrozi.Camat Simpang Pesak Shoufian S.AP dan  Agung Suryadi  petugas Faspel KUPP mewakili Pimpinan KUPP Manggar.

Atas temuan  kasus tersebut Kasat Pol PP Beltim meminta terduga diproses hukum sesuai Perda yang akan disangkakan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Satpol PP dan meminta petugas menutup Warkop milik Dm tersebut  hingga proses hukum penegakkan Perda berlanjut.

“Kami ucapkan terima kasih kepada  warga setempat beserta aparat Desa Tanjung Batu Itam dan Camat Simpang Pesak  yang secara rutin membangun komunikasi dan koordinasi yang kondusif efektif dengan  aparat keamanan, sehingga keluhan warga tidak sampai terjadi mengambil langkah bertindak di luar prosedur terhadap keluhan masyarakat tentang aktivitas beberapa warkop di lokasi tersebut,”kata Zikril.

Selain itu Kasat Pol PP dan Kasat Sabhara Polres Beltim juga menyempatkan Sosialisasi Protokol agar membatasi waktu dan jumlah perkumpulan orang, tidak melakukan transaksi jual beli barang-barang terlarang, penampungan orang-orang/pegawai warkop yang disinyalir warga meresahkan masyarakat.

“Warkop di wilayah ini sudah beberapa kali ditertibkan Satpol PP maupun Aparat Keamanan setempat dan belum menunjukkan itikad baiknya terhadap tindakan preventif dan persuasif yang selama ini telah dilakukan oleh Aparat Pemerintah dan Keamanan setempat,"ujar Kasat Pol PP ini.

Tim Gabungan di saat Sosialisasi Protokol ini juga meminta untuk mematuhi protokol keluar rumah maupun ditempat umum kepada warga sekitar dan warkop-warkop target penertiban, seperti kewajiban memakai masker, mengatur jarak, mencuci tangan dengan handsanitizer, serta selalu memeriksakan kesehatan diri dan keluarga dan menghimbau agar melaporkan kepada Aparat Desa setempat bila ada saudara sanak family maupun pendatang yang baru masuk di wilayah desa setempat dengan cara yang baik, menjunjung tinggi asas harmonisasi dan humanisasi kehidupan bermasyarakat agar tidak terjadi konflik horizontal dalam suasana duka bersama , mengantisipasi dan melawan penyebaran virus corona-19.(*/Salis)
Selasa, 31 Desember 2019

Kapolres Beltim Pimpin Upacara Pelantikan dan Sertijab Serta Korps Raport Kenaikan Pangkat


Belitung Timur, Berita Indonesia Raya-Kapolres Belitung Timur (Beltim) AKBP Jojo Sutarjo SIK,MH memimpin Upacara Pelantikan Kabagren dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasatreskrim Polres Beltim serta Upacara Korps Raport dan Pelantikan Kenaikan Pangkat Personel Polres Belitung Timur Periode 01 Januari 2020 di halaman Mapolres Belitung Timur.Selasa 31/12/2019.

Kapolres Beltim AKBP Jojo Sutarjo SIK,MH dalam amanatnya mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru menjabat serta kepada para Perwira dan Brigadir Polri yang dinaikkan pangkatnya.

"Saya selaku pimpinan di Polres Belitung Timur dengan ini mengucapkan selamat kepada pejabat yang dilantik dan pejabat yang menduduki jabatan baru serta para Perwira dan Brigadir Polri yang telah dinaikkan pangkatnya hari ini,semoga dengan kenaikan pangkat yang di terima bisa menambah kebahagiaan keluarganya,"ucap Kapolres.

Kapolres mengatakan pelantikan dan serah terima jabatan ini merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi yang dinamis,dalam rangka penyegaran, pengembangan karier dan peningkatan kinerja untuk mencapai tujuan organisasi.

Selanjutnya Kapolres Beltim menyebutkan untuk kenaikan pangkat periode 01 Januari 2020 berjumlah 63 personel yang terdiri dari 6 Perwira dan 57 Brigadir Polri.

Adapun pejabat yang dilantik sebagai Kabagren Polres Belitung Timur adalah AKP Mahmud yang sebelumnya menjabat Kasubag Polres Belitung dan AKP Ghalih Widyo Nugroho SH,SIK sebagai Kasatreskrim Polres Beltim yang baru.

Seusai Upacara kemudian dilanjutkan dengan acara Kenal Pamit serta Syukuran Korps Raport Kenaikan Pangkat periode 01 Januari 2020 di Aula Mapolres Beltim.(Salis)


Rabu, 06 November 2019
Kapolres Beltim Pimpin Penertiban TI Rajuk di Sungai Lenggang

Kapolres Beltim Pimpin Penertiban TI Rajuk di Sungai Lenggang

Kapolres Beltim Pimpin Penertiban TI Rajuk di Sungai Lenggang


Kapolres Beltim AKBP Jojo Sutarjo bersama sama unsur TNI dan unsur Pemerintah setempat
saat melakukan penertiban TI Rajuk di Sungai Lenggang.

Belitung Timur,Berita Indonesia Raya -Kapolres Belitung Timur (Beltim) AKBP Jojo Sutarjo S.IK memimpin langsung penertiban tambang inkonvensional (TI) jenis Rajuk di Daerah Aliran Sungai (DAS) lenggang Kecamatan Gantung Kabupaten  Belitung Timur.Selasa ( 5/11/2019).

Kapolres Beltim AKBP Jojo Sutarjo mengatakan penertiban ini dilakukan bersama sama dengan rekan rekan TNI dan unsur Pemerintah Daerah dalam rangka kegiatan rutin penertiban tambang ilegal yang ada di wilayah Belitung Timur.

"Kegiatan penertiban yang sekarang dilaksanakan di Kecamatan Gantung khususnya di Sungai Lenggang ini karena kami mendapatkan informasi terkait masih adanya kegiatan penambangan, meskipun sudah  berulang kali dilakukan himbauan kemudian tindakan preventif dan sampai saat ini juga saat kita melakukan patroli masih di temukan ponton ponton TI Rajuk walaupun dalam tidak bekerja,"ungkap Kapolres Beltim.

Selanjutnya Kapolres Beltim menegaskan meskipun ditemukan ponton ponton TI Rajuk tanpa pekerjanya tetap dilakukan pembongkaran.

Kapolres Beltim AKBP Jojo Sutarjo menyebutkan akan selalu berkoordinasi dengan Pemerintah setempat untuk selalu melakukan tindakan preventif dalam rangka pencegahan tambang ilegal.

"Untuk selanjutnya tahapan tahapan mengenai  masalah tindakan preventif,kami juga berkoordinasi dengan pemerintahan setempat, kemudian unsur Muspika yang ada di wilayah Gantung dari unsur Polsek, unsur Koramil, unsur Kecamatan dan masyarakat yang ada disekitar untuk selalu melakukan tindakan preventif untuk mencegah terjadinya penambangan ilegal di wilayah gantung ini",pungkas AKBP Jojo Sutarjo.

Kapolres Beltim mengharapkan kerjasama dari seluruh eleman  masyarakat yang melakukan penambangan agar melakukan aktivitas penambangan ditempat yang sudah ditentukan dan dilengkapi dengan izin di areal penambangan. (Salis)
Copyright © 2014 News.Online All Right Reserved