Breaking News
Loading...
Sabtu, 23 Mei 2020

Hanya Kata Maaf

Hanya Kata Maaf


oleh : saifuddin al mughniy
Belitung, Berita Indonesia Raya-
Nelson Mandela menyiratkan dalam pidato setelah pembebasan dirinya dari masa kurungan yang menyiksa selama 27 tahun akibat politik apartheid mengenai *the power of forgiveness* di hadapan lebih dari 100.000 rakyat Afrika Selatan yang memenuhi stadion kriket di Durban, terkait perang dan politik pecah belah di Afrika Selatan. Setiap orang yang membaca sejarah pasti mengetahui seberapa menderita seorang Nelson Mandela, namun ia menekankan bahwa rasa dendam dan saling membenci sudah sepatutnya tidak punyai tempat berkembang karena tanpa kemampuan *memaafkan*, setiap cita-cita mungkin tidak akan pernah terwujud. & Nelson Mandela berhasil membangun Afrika hanya dengan kata maaf.

Dari sejarah kita belajar untuk hidup.
Dari mereka yang hebat kita belajar untuk rendah hati.
Dari mereka yang kuat kita belajar untuk saling memaafkan.
Kemampuan memaafkan harus dimiliki setiap kalangan manusia karena hakikatnya manusia tak pernah memiliki kuasa untuk membalas dendam.

Penelitian dari Universitas Missouri berjudul "Unforgiveness, Depression, and Health in Later Life: The Protective Factor Forgivingness" pada 2015 mendapati semakin tua usia seseorang semakin mudah dia memaafkan beriringan dengan pendewasaan sikap.

Disisi lain Penelitian dari Universitas Erasmus Rotterdam mendapati memaafkan memang punya manfaat terhadap mental dan kebugaran fisik.

Jadi... sebelum hari kemenangan tiba perkenankan saya untuk meminta maaf atas kesalahan yang saya perbuat.

"Dikala rangkaian dosa membentuk aritmatika, ketika kekhilafan menyamai X mendekati tak hingga, trigonometri yang tak lagi mampu mengukur sudut buruknya prasangka. Hanya Integral maaf dan fungsi bisa memecahkannya."

Alam mengajarkan kita untuk tetap menjadi positif dari sebuah objek kecil, dan ialah sebuah proton.

"Orang lemah tidak pernah mengampuni, pengampunan adalah tanda dari sebuah kekuatan."
*Mahatma Gandhi*
.
Mohon maaf lahir dan batin.

*saifuddin al mughniy*

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2014 News.Online All Right Reserved