Breaking News
Loading...
  • New Movies
  • Recent Games
  • Tech Review

REDAKSI

Komisaris Utama : Lisa Devianty Penasehat Hukum : Muhammad Yusuf M.H. Dewan Penasehat : Samsul Arifin P.hd Dewan Redaksi : Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Sahrus Salis Wakil Pemimpin Redaksi/Redaktur: Fendi Kuswandi Fotografer : Supardi Staf Redaksi&Periklana : Nining yuli Tata Letak/Grafis : Hadi Bidang IT : Ahmad Syaifullah Kepala Biro/Wartawan Propinsi Bangkabelitung : Ayirah, Ade, Eric Amd, Hadi, Supardi, Hadi Kamal, Nining. Hermanzah, Alexander. Propinsi Sumatera Selatan : Rouzie Agus Propinsi Kalimantan Barat : Thalud SE Propinsi Jawa Barat & DKI Jakarta : Ayu Cahyani Vawitri,Anggun Vabella Putri S.Pd,Ahmad Saifullah Propinsi Jawa Timur : Muhammad Yusuf M.H.

Recent Post

Jumat, 01 Maret 2019
Safari Jumat,Cara Polsek Badau Polres Belitung Pererat Tali Silaturahmi Dengan Warga

Safari Jumat,Cara Polsek Badau Polres Belitung Pererat Tali Silaturahmi Dengan Warga

Safari Jumat, Cara Polsek Badau Polres Belitung Pererat Tali Silaturahmi Dengan Warga

Badau,Berita Indonesia Raya -Guna mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, Polres Belitung Khususnya Polsek Badau rutin melaksanakan safari Jumat ke masjid – masjid di wilayah Kecamatan Badau. Kali ini Kapolsek Badau Iptu Sugraito. SH beserta anggota melaksanakan safari jumat di Masjid Al-Hidayah Dusun Kelekak Datuk Desa Badau Kecamatan Badau Kabupaten Belitung, Jumat (01/03).

Sudah menjadi salah satu rutinitas jajaran personel Polsek Badau Polres Belitung safari ke masjid-masjid untuk memberikan himbauan Kamtibmas serta untuk mempererat silaturahmi dan menciptakan situasi kamtibmas yg kondusif di wilayah Kabupaten Belitung khususnya Kecamatan Badau.

Dalam kesempatan tersebut Iptu Sugraito S.H. menyampaikan pesan kepada jamaah masjid untuk ikut serta menjaga kamtibmas di wilayah Kecamatan Badau menjelang Pileg dan Pilpres 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk.

“Kami berharap kepada seluruh Jamaah untuk bersama-sama ikut berperan aktif dalam menjaga kamtibmas di lingkungan, utamanya menjelang pileg dan Pilpres yang akan segera diselenggarakan, ”Ujarnya.

Lebih lanjut Kapolsek Badau Iptu Sugraito. SH mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerjasama melawan berita hoax yang berisikan ajaran ujaran kebencian dari oknum yang tidak bertanggung jawab dan hanya demi kepentingaan pihak tertentu.

Melalui kerjasama seluruh elemen masyarakat bersama Polri dalam menjaga kamtibmas, diharapkan mampu mewujudkan Pemilu 2019 yang aman dan damai.(*/Red)
DPC LSM PMPRI Beltim Lakukan Pengawasan Atas Aktifitas TI Rajuk di Pantai Teropong

DPC LSM PMPRI Beltim Lakukan Pengawasan Atas Aktifitas TI Rajuk di Pantai Teropong

DPC LSM PMPRI Beltim Lakukan Pengawasan Atas Aktifitas TI Rajuk di Pantai Teropong

Tampak Kasi Operasional Pengendalian
Ketertiban Umum Nazirwan (kiri),
Pengurus LSM PMPRI Beltim Mulyani(tengah)Ketua DPC LSM PMPRI Beltim Abdul Jalil (kanan).
Manggar,Berita Indonesia Raya --Mandataris Ketua DPC LSM PMPRI Belitung Timur (Beltim) Abdul Jalil beserta jajarannya, akan terus melakukan tindakan investigasi dan pengawasan atas terjadinya aktifitas tambang TI Rajuk, di Kawasan  Pantai Teropong, Manggar Beltim.

Tindakan ini sebagai tindaklanjut atas intruksi dari Ketua Dewan Pembina DPC LSM PMPRI Beltim Koko Haryanto SIp, agar jajaran DPC LSM PMPRI Beltim dapat selalu mengecek atas kebenaran adanya informasi tentang aktifitas Tambang Ilegal (TI) Rajuk, yang diduga beroperasi di Kawasan Wisata Pantai Teropong, Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Kamis (28/2/2019) kemarin.

Saat mendengar informasi itu, Koko Haryanto sedang berada di Jakarta, karena suatu tugas dinas.

Dirinya merasa geram dan campur kecewa, begitu mengetahui adanya informasi atas adanya aktivitas TI Rajuk,  di Kawasan Pantai Teropong ini, dimana dia memperoleh info ini melalui media sosial berupa Grup Facebook FKMB, dengan adminnya Akhlanuddin alias Dudung.

Mendapati kenyataan itu, Koko langsung bereaksi, dengan cara memberikan intruksi langsung kepada ketua dan jajaran pengurus DPC LSM PMPRI Beltim, agar segera melakukan pengecekan dan memberikan informasi atas adanya dugaan aktifitas tambang ilegal itu kepada aparat Satpol PP Kabupaten Beltim.

Saat itu juga intruksi dilaksanakan, dimana sudah terlihat aparat Satpol PP Belitung Timur bergerak dan menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Dalam hal ini, DPC LSM PMPRI Beltim juga langsung mendatangi TKP, dimana saat itu menyaksikan dan membantu Satpol PP Kabupaten Belitung Timur dalam melakukan penertiban TI Rajuk, yang berada di kawasan pantai wisata tersebut.

"Kami melihat dan menyaksikan langsung telah dilakukan penertiban TI Rajuk di Pantai Teropong ini, yang dipimpin langsung oleh Kasi Operasional Pengendalian Ketertiban Umum SatPol PP Beltim, Bapak Nazirwan," ungkap Mandataris Ketua DPC LSM PMPRI Beltim, Abdul Jalil, didampingi jajarannya.

Sementara itu, Kasi Operasional Pengendalian Ketertiban Umum Nazirwan, saat dihubungi melalui WhatsApp oleh wartawan ini, mengatakan Satpol PP Beltim telah melakukan penertiban tambang ilegal jenis TI Rajuk manual ukuran kecil, serta melakukan pembinaan terhadap satu orang pelaku dan mengamankan barang bukti di kantornya.

"Kalau nama dirahasiakan, yang pasti orang di Desa Lalang domisilinya dan kita telah lakukan pembinaan. Kita juga buat BAP-nya dan surat pernyataan di atas materai," beber Nazirwan.


Sedangkan Koko Haryanto, saat dihubungi terpisah, menyebutkan bahwa dia sangat menyayangkan dan kecewa sekali atas adanya kegiatan atau aktivitas TI Rajuk, yang ada di Area Wisata Pantai Teropong Lalang.

"Perbuatan ini, tidak bisa dibiarkan, kalau kita biarkan, maka akan semakin banyak pihak pihak yang berkepentingan mencoba masuk ke area itu, untuk tujuan yang sama. Karena kita tahu bersama, bagaimana akibat dari aktivitas tambang di area pesisir pantai di Pulau Bangka yang sudah tak terkendali," ucap Koko Haryanto, yang juga dikenal sebagai Anggota DPRD Kabupaten Beltim dan Anti Kapal Isap ini.

Untuk itu, Koko menghimbau, agar pemerintah daerah terus memantau dan mengawasi beberapa area yang dimungkinkan adanya aktivitas TI Rajuk di lepas pantai.

"Masyarakat juga harus proaktif,  jangan sampai nantinya ada pihak pihak berkepentingan yang mencoba coba untuk memulai aktivitas tersebut, hanya sebagai untuk membuat suasana tidak kondusif," ujarnya lagi.

Berkaitan dengan adanya aktivitas TI Rajuk yang sudah ditertibkan ini,  Koko menyarankan agar diinvestigasi,  apakah itu berdiri sendiri,  atau ada pihak pihak lain yang ada dibaliknya.

Diharapkannya, mudah mudahan ini kejadian terakhir kali yang berkaitan dengan aktivitas tersebut. Apalagi saat ini Zona RZWP3K belum selesai diperdakan.

"Kawasan Pantai Teropong Desa Lalang ini, merupakan pantai wisata yang mesti steril dari aktivitas tambang. Mari bersama kita jaga laut kita, jangan lakukan hal hal yang melanggar hukum," pesan Koko.

Selanjutnya, Koko juga mengapresiasi kerja pemerintah daerah,  dalam hal ini Satpol PP, yang dengan sigap dan cepat merespon informasi keberadaan TI Rajuk di lepas pantai tersebut.

"Saya harap, teruslah bekerja memberikan pelayanan terbaik. Perda Tibum harus dilaksanakan, dimana pemerintah daerah sudah punya senjata untuk menertibkan setiap pelanggaran,  baik di laut maupun di sungai, karena tibum juga mengatur hal itu. Tibum juga mengatur perilaku manusia yang merusak dan melanggar hukum dalam area publik.  Walaupun kewenangan sudah ada beberapa yang sudah ditarik ke provinsi, namun prilaku manusianya tetaplah urusan tibum," pungkas anggota dewan yang berciri khas kepala plontos ini. (*/Red)
Brigadir Febriansa Monitoring Rekapitulasi RDKK Pupuk Bersubsidi

Brigadir Febriansa Monitoring Rekapitulasi RDKK Pupuk Bersubsidi

Brigadir Febriansa Monitoring Rekapitulasi RDKK Pupuk Bersubsidi


Badau,Berita Indonesia Raya -Bhabinkamtibmas Polsek Badau hadiri dan monitoring Kegiatan Rekapitulasi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) Pupuk Bersubsidi tingkat Pengecer.

Brigadir Febriansa sebagai Bhabinkamtibmas Desa Badau hadiri dan monitoring kegiatan Rekapitulasi RDKK pupuk bersubsidi tingkat pengecer kelompok Tani Alam Hijau Sejahtera di Balai Desa Kacang Butor Kec. Badau Kab. Belitung. Kamis  28/022019.

"Kegiatan ini merupakan Program bantuan Pemerintah Pusat Kementerian Pertanian kepada masyarakat khususnya kepada Kelompok Tani, Sebagai upaya melindungi dan meningkatkan kemampuan petani dalam penerapan pemupukan berimbang, serta meningkatkan ketahanan pangan, pemerintah memberikan subsidi pupuk dengan target petani kecil dan menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi", ujar Brigadir Febriansa.

"Pupuk bersubsidi yang di terima oleh kelompok Tani Alam Hijau Sejahtera sebanyak 3 (tiga) karung per anggota dengan Jenis Pupuk UREA." Ujar Yordan Ketua Kelompok Tani Alam Hijau Sejahtera.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Penyuluh Pertanian Desa Kacang Butor, Hertanto, AMd. PP dan  Ketua Kelompok Tani Alam Hijau Sejahtera, Yordan

Selama kegiatan Rekapitulasi RDKK pupuk bersubsidi berjalan dengan aman dan kondusif.(*/Red)

Kamis, 28 Februari 2019
Kedubes Jepang Hadiri Workshop Kappija -21,Ekonomi Indonesia Terkuat Ke-3 di Dunia

Kedubes Jepang Hadiri Workshop Kappija -21,Ekonomi Indonesia Terkuat Ke-3 di Dunia

Kedubes Jepang Hadiri Workshop Kapiija-21, Ekonomi Indonesia Terkuat Ke-3 di Dunia

Jakarta,Berita Indonesia Raya – Duta Besar Jepang untuk Indonesia diwakili Wakil Dubes Jepang, Mr. Keiichi ONO berkenan hadir dan menjadi _keynote speaker_ dalam acara _Workshop on Youth Challenges and Opportunities in Development: Building Awareness on Environment, Education and Culture and Appreciation for Winners of Indonesia-Japan Essay Contest JFY 2018_, yang dilaksanakan oleh Kappija-21 (Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia- Jepang Abad 21), bertempat di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Ciputat, Tangerang, Banten, 26 Februari 2016 lalu. Hadir dalam workshop yang diselenggarakan bersama PPWI Nasional dan Gambatte Indonesia itu, antara lain Rektor UMJ Prof. Dr. Syaiful Bahkri, SH, MH dan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMJ, Dr. Endang Sulstri, M.Si.

Selain itu, acara yang didukung sepenuhnya oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) Indonesia office ini, juga dihadiri pejabat JICA, Mr. TATEMATSU Shino dan Ms. Dinur Krismasari. Terlihat pula hadir Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA yang juga merupakan alumni program persahabatan Indonesia-Jepang, bersama beberapa anggota Kappija-21, serta para jurnalis warga yang tergabung dalam PPWI.

Dalam sambutannya saat membuka workshop secara resmi, Prof. Syaiful Bahkri mengatakan bahwa UMJ merupakan universitas pertama yang didirikan oleh Ormas Islam Muhammadiyah di Indonesia, yang berdiri sejak 1955. “Saat ini, Muhammadiyah sudah memiliki 172 universitas di seluruh Indonesia, jauh lebih banyak dari universitas pemerintah, yang hanya sekitar 125 universitas negeri," jelas Syaiful.

Kerjasama bidang pendidikan, tambah Syaiful, antara Muhammadiyah dengan Jepang adalah sangat penting. “Jepang adalah sebuah negara yang hidup dari tekhnologi maju, yang diawali dan didukung penuh oleh dunia pendidikan. Hasil penelitian di universitas di Jepang diimplementasikan oleh pelaku industri, sehingga kemajuan Jepang dapat terjadi sangat cepat. Beda dengan kita di Indonesia, pemerintah dan dunia industri tidak berpihak atau melirik hasil-hasil penelitian yang dihasilkan oleh kalangan perguruan tinggi. Makanya, jangan heran jika banyak hasil penelitian kita dibeli dan digunakan oleh negara lain,” imbuh Syaiful dengan mimik serius.

Sementara itu, Mr. Keiichi ONO, menyatakan keyakinannya bahwa di tahun 2045 mendatang, saat perayaan 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, bangsa ini akan menjadi negara dengan ekonomi terkuat nomor 3 di dunia. “Di tahun 2045 mendatang, Indonesia akan menjadi negara ekonomi terkuat nomor 3 di dunia,” ujar Wakil Dubes Jepang itu dalam Bahasa Indonesia yang cukup fasih.

Oleh karena itu, lanjut Keiichi ONO, generasi muda saat ini yang akan memegang kendali negara di masa mendatang harus mempersiapkan diri sebaik mungkin. Mereka perlu belajar dengan tekun, mengupayakan peningkatan kemampuan diri di berbagai bidang keahlian, juga membina persahabatan dengan generasi dari berbagai bangsa di dunia, khususnya di wilayah kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur. “Kerjasama antar bangsa akan menjadikan Indonesia mampu mewujudkan cita-cita negaranya, menjadi bangsa yang sejahtera dan makmur. Jepang memandang Indonesia sangat penting dalam membangun dan mempertahankan stabilitas ekonomi kedua negara, ekonomi kawasan dan dunia. Jadi, sejak masih muda, generasi kedua bangsa, Indonesia dan Jepang perlu menjalin persahabatan, saling pengertian, dan kerjasama yang erat,” jelas Keiichi ONO optimis.

Wakil Dubes Jepang yang ramah dan sangat bersahabat itu menutup pemaparannya dengan sebuah pesan tentang pentingnya membangun kolaborasi yang kuat antar Indonesia dengan Jepang. “Kita perlu sekali menjalin kerjasama yang terus-menerus dalam rangka mencapai kemakmuran kedua bangsa, dengan motto: bekerja bersama maju bersama..!” pungkas Keiichi ONO diikuti tepuk tangan para hadirin.

Pada acara ini, juga dilakukan penyerahan sertifikat dan trophy kepada para pemenang lomba menulis (essay contest) tentang 60 tahun Hubungan Indonesia-Jepang yang diselenggarakan Kappija-21 bersama PPWI dan Gambatte Indonesia beberapa waktu lalu. Di sela acara, dilaksakan pula penanda-tanganan _Letter of Intent_ (LoI) atau semacam pernyataan keinginan kerjasama antara Kappija-21 dengan FISIP UMJ oleh Presiden Kappija-21 dengan Dekan FISIP UMJ disaksikan Kedubes Jepang, JICA dan Rektor UMJ.

Kegiatan inti workshop lainnya adalah berbagi pemikiran dan pengalaman oleh dua panelis yang merupakan alumni Jepang, yakni Dr. Maria dan Wilson Lalengke, kepada tidak kurang dari 100 mahasiswa peserta workshop dan pemenang lomba essay contest. Pemaparan kedua panelis difokuskan pada pengalaman mereka saat mengunjungi Jepang, dan melihat langsung pola hidup keseharian masyarakat Jepang, terutama dalam pengelolaan lingkungan, kehidupan sosial bermasyarakat, budaya dan dunia kerja, serta pengelolaan pendidikan Jepang.

Dalam rangka memberikan nilai tambah pada acara workshop ini, dilakukan juga penanaman pohon persahabatan di halaman kampus UMJ oleh Kedubes Jepang bersama Rektor UJM dan Kappija-21 serta JICA. Acara juga diisi dengan peninjauan singkat beberapa fasilitas kampus oleh Kedubes Jepang yang dipandu oleh Rektor UMJ. (*/Ayirah )
Rabu, 27 Februari 2019
Pajak Sumbang 60 Persen Ke APBD Beltim, Uang Pajak Yang Kembali Ke Beltim Lebih Besar Dari Yang Dibayarkan

Pajak Sumbang 60 Persen Ke APBD Beltim, Uang Pajak Yang Kembali Ke Beltim Lebih Besar Dari Yang Dibayarkan

Pajak Sumbang 60 Persen Ke  APBD Beltim,Uang Pajak Yang Kembali Ke Beltim Lebih Besar Dari Yang Dibayarkan

Belitung Timur,Berita Indonesia Raya  Sebesar 60 persen sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Belitung Timur(Beltim) berasal dari Pajak. Dari jumlah APBD Kabupaten Beltim tahun 2019 yang hampir mencapai Rp 1 triliyun, Rp 600 milyarnya berasal dari Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus dan Dana Bagi Hasil.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanjungpandan, Sugeng Pamilu Karyawan menyatakan penerimaan pajak dari Kabupaten Beltim mencapai Rp 110 milyar. Jumlah itu menandakan uang pajak yang kembali ke Kabupaten Beltim jauh lebih besar dari yang dibayarkan.
  
“Tahun ini kami tergetkan penerimaan pajak tumbuh menjadi 25 persen, oleh karena itu kami berharap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat juga tumbuh. Jika perekonomian tumbuh maka penerimaan pajak pun akan tumbuh,” kata Sugeng seusai menghadiri Pekan Panutan 2019 terkait Penyampaian SPT Tahunan 2018 di Ruang Satu Hati Bangun Negeri, Kantor Bupati Beltim, Rabu (27/2/19).
          
Sugeng yang didampingi Kepala Kantor Pelayanan Pajak Kantor Pembantu (KP2KP) Manggar, Edi Purwanto mengungkapkan bahwa tingkat kepatuhan membayar pajak di Kabupaten Beltim cukup tinggi. Meski begitu diakuinya masih ada segelintir pengemplang pajak.   

          “Selama 25 tahun saya di Pajak, untuk Kabupaten Belitung dan Beltim sudah cukup baik, penunggak pajak masih ada cuman bisa dikatakan sedikit. Untuk menunjang target, kita akan yang belum bayar ini akan terus kita pepet,” tegas Sugeng.

Sementara Kepala KP2KP Manggar Edi Purwanto menambahkan, untuk itulah Kantor Pajak berupaya menekan jumlah penunggak pajak melalui Pekan Panutan. Hal ini bertujuan meningkatkan kesadaran untuk lapor pajak melalui keteladanan para pimpinan daerah, dan juga apresiasi kepada para Wajib Pajak yang telah membayar pajak dan patuh melaporkannya.

"Kepada Wajib Pajak, kami membuat sarana komunikasi yang banyak. Sebagai contoh, untuk para bendaharawan di Pemkab Beltim Beltim, kami punya grup WhatsappSahabat Pajak Beltim. Harapan kami, itu semua semakin memudahkan Wajib Pajak untuk memenuhi hak dan kewajiban perpajakannya,” ujar Edi.(*/Afriani )


Targetkan Pendapatan Pajak Dari Perusahaan

Targetkan Pendapatan Pajak Dari Perusahaan

Targetkan Pendapatan Pajak Dari Perusahaan

Belitung Timur,Berita Indonesia Raya -Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim), Burhanudin menekankan masih banyak perusahaan yang mengambil sumber daya alam di Kabupaten Beltim namun tidak membayarkan pajaknya di KP2KP Manggar. Hal itu lantaran perusahaan berkantor Pusat di Jakarta atau daerah lain.

Pendapatan pajak dari pembayaran wajib pajak perusahaan sendiri menyumbang 60 persen lebih dari pembayaran di Kabupaten Beltim. Meski mayoritas pembayar pajak di Kabupaten Beltim didominasi oleh wajib pajak perorangan.

Nah perusahaan ini nanti kita minta agar dapat buka kantor di sini. Biar mereka dapat bayar pajak juga di sini,” kata Aan, sapaan Burhanudin.

Menurut Aan dengan adanya pembayaran pajak dari perusahaan tersebut secara otomatis akan menambah pendapatan pajak di Kabupaten Beltim, sehingga membuat porsi anggaran untuk pembangunan di Kabupaten Beltim juga meningkat.

“Sebagai gambaran, PAD kita hanya sekitar Rp 120 milyaran, dan target penerimaan Pajak PBB Rp 2,5 Milyar. Bayangkan dengan penerimaan Pajak sekitar Rp 110 milyar, saja kita dapat sekitar Rp 600 milyar. Otomatis dana bagi hasil, DAK atau DAU kita juga akan meningkat,” ungkap Aan.

Ditambahkannya penerimaan pajak dari Kabupaten Beltim sendiri menyumbang sepertiga dari penerimaan KPP Pratama Tanjung Pandan. Di mana total penerimaan Pajak se-Pulau Belitung mencapai Rp 444 milyar.

Kesadaran masyarat untuk membayar pajak pada daerah sangat penting. Karena untuk kontribusi pembangunan di daerah. Oleh karena itu saya mengajak untuk aktif membayar pajak,” ajak Aan.  

Porsi penerimaan dari unsur pajak di APBN mencapai 75%, sehingga tidak berlebihan jika pajak disebut sebagai urat nadi pembangunan. Oleh karena itu,  kepatuhan dan realisasi penerimaan dari target yang ditetapkan harus mendapatkan dukungan semua pihak, baik Ditjen Pajak maupun pihak lain.(*/Red)
RAT PRIMKOPAD Kartika Pelangi,            Dandim: Pengurus dan Anggota Wajib Besarkan Koperasi ini

RAT PRIMKOPAD Kartika Pelangi, Dandim: Pengurus dan Anggota Wajib Besarkan Koperasi ini

RAT PRIMKOPAD Kartika Pelangi

Dandim:Pengurus dan Anggota Wajib Besarkan Koperasi Ini


Belitung,Berita Indonesia Raya -operasi merupakan Soko Guru Perekonomian yang berbasis pada sifat kesamaan azas bagi semua anggotanya.

Sebab, semua anggota koperasi memiliki kesamaan hak, baik itu dalam memelihara maupun membesarkan unit usaha yang ada.
             
Begitu juga yang berlaku pada Koperasi Kartika Pelangi, yangmana koperasi ini memiliki sekitar 129 anggota.

Fakta saat ini, Koperasi Kartika Pelangi telah memiliki omzet sekitar Rp 918.423.848 (Sembilan ratus Delapan belas Juta Empatratus Duapuluh Tiga Ribu Delapan ratus Empat puluh Delapan Rupiah), dimana besaran aset yang dimiliki koperasi ini, bisa dinilai merupakan jumlah yang sangat fantastis.

Karena itu, pengurus kopperasi ini perlu menggelar RAT (Rapat Anggota Tahunan), yang dilaksanakan pada hari Selasa (26/02/2019) kemarin.

Sesuai ketentuan, RAT ini merupakan kewajiban Koperasi, dimana RAT ini dalam struktur organisasi mendapat tempat tertinggi dalam perkoperasian.

Pelaksanaan RAT ini sendiri, dibuka oleh Dandim 0414 Belitung, Letkol Inf Indra Padang S.Sos, bertindak selaku Dewan Pembina Koperasi Kartika Pelangi ini.

Pada kesempatan itu, beliau, menyampaikan bahwa, semua pengurus dan anggota wajib membesarkan koperasi ini, sehingga semuanya akan bisa membawa kearah mana koperasi ini akan dijalankan, karena kelanjutan dan pengembangan dari operasional koperasi ini sangat tergantung pada pengurus dan anggotanya.

"Untuk kemajuan dan mendapatkan hasil yang besar dari koperasi ini, maka harus kita rumuskan bersama, serta membutuhkan ide-ide dan inovasi dari Pengurus yang bertanggung jawab, serta juga dari setiap anggota yang ikut didalamnya!" tegas Dandim.

Dikatakan dandim lagi, pembukuan yang akuntabel dan transparan, merupakan pondasi untuk menghindari kecurangan dari oknum pengurus yang "nakal" dan tak bertanggungjawab.

Sementara, Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Koperindag dan UKM Pemda Kabupaten Belitung Mula Samosir, menyampaikan bahwa syarat utama kelangsungan koperasi adalah RAT.

Diungkapkannya, saat ini ada sekitar 70 koperasi, dimana pada Tahun 2017 lalu, ada yang dicabut izinnya, karena tidak melaksanakan RAT.

Diakuinya, Primer Koperasi Kartika Pelangi Kodim 0414 Belitung ini, merupakan salahsatu koperasi yang selalu tepat waktu dalam menyelenggarakan RAT.         

"Kedepan diharapkan akan dapat bekerjasama dengan Dinas Koperindag dan UKM Pemkab Belitung, yaitu bisa sebagai distributor sembako di Kabupaten Belitung ini.

Adapun laporan pertanggungjawaban dari Ketua Primer Koperasi Kartika Pelangi, Kapten Inf Aziri, dijelaskan bahwa jumlah SHU sebesar Rp 48.875.763 (Empat puluh delapan juta delapan ratus tujuh puluh lima ribu tujuh ratus enam puluh tiga rupiah).

Selanjutnya, diadakan pemilihan pengurus Koperasi Kartika Pelangi, dengan ketetapan yang sesuai pengurus, maka berdasarkan pemilihan secara demokrasi membuat keputusan sebagai berikut, selaku Ketua Primer Koperasi Kartika Pelangi Tahun 2019 adalah Kapten Inf Aziri, Sekretaris Serma Rumawan, Bendahara Pelda Mulyono, Tehnik Perkoperasian Serda Slamet Sentosa dan Urusan Usaha PNS, Hermanison.

Turut hadir dalam RAT ini, Dandim 0414 Belitung Letkol Inf Indra Padang S. Sos, Kabid Koperasi dan UKM Mula Samosir, Kasdim Mayor Inf Ruhin, S.Ag, Danramil Jardim 0414 Belitung, Perwira Staf Kodim 0414 Belitung dan para anggota.(*/Red)
Copyright © 2014 News.Online All Right Reserved