Ratusan ASN Tenaga Fungsional Kesehatan Seruduk Gedung DPRD Kabupaten Belitung, Minta Kesetaraan Tunjangan
Ratusan ASN Tenaga Fungsional Kesehatan Seruduk Gedung DPRD Kabupaten Belitung,Minta Kesetaraan Tunjangan
| Para perwakilan pendemo saat melakukan dialog dengan Eksekutif dan legislatif di ruang Rapat DPRD Kabupaten Belitung. |
Para Demonstran yang berasal dari Sepuluh Organisasi yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Belitung ini meminta keadilan terkait penghitungan dan pembagian hak Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) demi tegaknya Pancasila sila ke Lima.
Massa aksi damai ini juga menuntut Hak bahwa resiko kerja tidak sama dengan tunjangan penghasilan yang diputuskan berdasarkan Keputusan Bupati Belitung Nomor :188.45/054/KEP/DINKES/2019 Tentang Pemberian Tambahan Penghasilan Bagi Pegawai Negeri Sipil di Puskesmas dan Jajarannya Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung.
Aksi damai para Tenaga Fungsional Kesehatan ini di terima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Belitung Taufik Rizani dan sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Belitung.
Saat itu,Duapuluh orang perwakilan pendemo diminta untuk berdialog diruang Rapat,sementara massa yang lain diminta menunggu diruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Belitung menunggu hasil dialog.
Meskipun dialog sempat tertunda lantaran Ketua DPRD Kabupaten Belitung Taufik Rizani meminta pihak Eksekutif wajib hadir,setelah menunggu akhirnya pihak eksekutif yang diwakili oleh Wakil Bupati Kabupaten Belitung Isyak Meirobie S.Sn berserta Jajaran nya hadir untuk melakukan dialog dengan Duapuluh perwakilan massa pendemo.
Setelah melakukan dialog antara perwakilan Massa ASN Tenaga Fungsional Kesehatan dengan Pihak Eksekutif serta Pihak Legislatif tercapailah kesepakatan yang dibacakan oleh Ketua DPRD Kabupaten Belitung.
Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie S.Sn saat usai dialog dengan perwakilan Massa pendemo kepada wartawan ini mengatakan walaupun capain hasil kesepakatan dialog tidak memuaskan namun ia percaya para pendemo bisa memaklumi karena mereka berhati mulia dan mereka memilih profesi ini karena mereka ingin membantu dan melayani masyarakat.
"apa yang dicapai hari ini memang tentunya tidak memuaskan tapi kami percaya kawan-kawan(para pendemo) bisa memaklumi karena hati mereka yang mulia tadi dan tidak akan mengurangi sedikitpun pelayanan publik mereka kepada masyarakat,saya percaya juga pada kawan kawan yang senantiasa profesional dan proporsional dalm melakukan tugasnya "kata Isyak Meirobie.
"Pemerintah Daerah mengajak kepada kawan kawan PPNI dan Jajarannya untuk senantiasa berkoordinasi dan berkomunikasi lebih terbuka dan transparan,sehingga kedepan ketika kami memformulasikan sesuatu,bisa menghasilkan sesuatu yang bisa diterima semua pihak dan ini sesuatu terobosan dalam pemerintahan yang baru ini."tutup nya.
Sementara Ketua PPNI Kabupaten Belitung Ade Sukarna saat ditanya oleh wartawan tentang kepuasan hasil dari kesepakatan itu,ia menjawab masalah puas tidak ada puas nya namun sudah ada kesepakatan dalam nilai nominal.
"Beliau(Wabup) berjanji dalam APBD 2020 akan mereviu(merevisi) sesuai keinginan dari kawan kawan."beber Ade Sukarna."(Red)
0 komentar:
Posting Komentar