Breaking News
Loading...
  • New Movies
  • Recent Games
  • Tech Review

REDAKSI

Komisaris Utama : Lisa Devianty Penasehat Hukum : Muhammad Yusuf M.H. Dewan Penasehat : Samsul Arifin P.hd Dewan Redaksi : Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Sahrus Salis Wakil Pemimpin Redaksi/Redaktur: Fendi Kuswandi Fotografer : Supardi Staf Redaksi&Periklana : Nining yuli Tata Letak/Grafis : Hadi Bidang IT : Ahmad Syaifullah Kepala Biro/Wartawan Propinsi Bangkabelitung : Ayirah, Ade, Eric Amd, Hadi, Supardi, Hadi Kamal, Nining. Hermanzah, Alexander. Propinsi Sumatera Selatan : Rouzie Agus Propinsi Kalimantan Barat : Thalud SE Propinsi Jawa Barat & DKI Jakarta : Ayu Cahyani Vawitri,Anggun Vabella Putri S.Pd,Ahmad Saifullah Propinsi Jawa Timur : Muhammad Yusuf M.H.

Recent Post

Senin, 15 April 2019
Terkait Pelepasan Logistik Pemilu,Kapolres Sebut Kendaraan Dinas TNI-Polri Dilarang mengangkut logistik

Terkait Pelepasan Logistik Pemilu,Kapolres Sebut Kendaraan Dinas TNI-Polri Dilarang mengangkut logistik

Terkait Pelepasan Logistik Pemilu, Kapolres Sebut Kendaraan Dinas TNI-Polri Dilarang mengangkut logistik

Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana SIK,M.H saat berada dalam acara Pelepasan Logistik Pemilu Serentak Tahun 2019 di GOR Tanjungpandan. 
Belitung,Berita Indonesia Raya -Pelepasan Logistik Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak Tahun 2019 telah dilaksanakan Oleh KPUD Kabupaten Belitung pada hari Senin tanggal 15 April 2019 dari Gor Tanjungpandan menggunakan puluhan truk ke 49 desa yang berada di seluruh wilayah Kabupaten Belitung.
Humas Polres Belitung Padli saat peliputan pelepasan Logistik Pemilu Serentak Tahun 2019 di GOR Tanjungpandan Kabupaten Belitung. 
Saat itu,Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana SIK,M.H dalam arahannya mengatakan untuk Netralitas,kendaraan dinas TNI-Polri dilarang mengangkut logistik Pemilu.

"jangan sampai disalahkan,TNI-Polri tidak mau menumpangkan kendaraannya untuk mengangkut logistik,karena kami di larang, untuk Netralitas TNI-Polri kami dilarang untuk menggunakan kendaraan dinas mengangkut logistik,kalau mengawal Boleh,apapun yang terjadi demi Netralitas TNI-Polri diharapkan nanti yang menjadi KPPS,KPPK harap memaklumi itu karena sudah ada perintah dari pimpinan",pungkas Kapolres Belitung.

Sementara Ketua KPUD Kabupaten Belitung Sony Kurniawan mengatakan seluruh proses persiapan untuk kelengkapan logistik Pemilu 2019 sudah siap.

"Insyaallah pagi hari ini secara keseluruhan dari KPUD yang dalam hal ini kita menggunakan Gor Tanjungpandan menuju 49 desa,yang nantinya pada esok harinya dari 49 desa termasuk wilayah Kepulauan yang ada di Kecamatan Membalong kemudian juga  wilayah Kecamatan Selat Nasik secara serentak besok juga langsung kita sampaikan ke 529 TPS",beber Sony Kurniawan.(Red)

Polres Belitung Gelar Apel Pergeseran Pasukan, Kapolres:Tidak Menuruti Perintah Operasi Sama Dengan Desersi

Polres Belitung Gelar Apel Pergeseran Pasukan, Kapolres:Tidak Menuruti Perintah Operasi Sama Dengan Desersi

Polres Belitung Gelar Apel Pergeseran Pasukan,Kapolres:Tidak Menuruti Perintah Operasi Sama Dengan Desersi

Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana SIK,M.H saat memimpin Apel Pergeseran Pasukan dihalaman Mapolres Belitung.
Belitung,Berita Indonesia Raya -Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana SIK,M.H menegaskan kepada seluruh pasukan pengamanan Pemilu 2019 apabila tidak melaksanakan Operasi atau tidak menuruti perintah Operasi sama dengan Desersi,hal ini disampaikannya saat Menggelar Apel Pergeseran Pasukan dihalaman Mapolres Belitung.Senin 15 /04/2019.

Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana SIK,M.H menyebutkan hukuman yang diberikan apabila tidak menuruti perintah Operasi Pengamanan Pemilu Tahun 2019 ini adalah dipecat dari Kesatuan Polisi Republik Indonesia.

"Jadi tidak ada lagi rekan rekan yang tidak tahu dan tidak mengerti apa yang harus dilakukan untuk melaksanakan pengamanan Pemungutan dan Penghitungan Suara,jaga solidaritas,jaga sinergitas dilapangan,tolong seluruh yang sudah diperintahkan dibawah kendali Kapolsek, rekan rekan turuti,tidak melaksanakan Operasi,tidak menuruti perintah Operasi sama dengan Desersi,hukumannya adalah dipecat."tegas Kapolres Belitung.

Kapolres Belitung juga memerintahkan semua anggota pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk melaksanakan sholat Subuh jamaah.

"Kita Harus tetap melaksanakan tugas dengan selalu berdoa,jaga kesehatan,sholat lima waktu saya perintahkan rekan rekan tidak boleh lewat,hari pelaksanaan pada hari Pemungutan dan Penghitungan Suara saya perintahkan semua anggota Pam  TPS sholat Subuh berjamaah,setelah itu sama sama melaksanakan tugas pengamanan di TPS",perintah Kapolres.

Selanjutnya,Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana memerintahkan Semua Kapolsek untuk mengendalikan dan memerintahkan seluruh anggotanya dalam Operasi Pengamanan Pemilu 2019 ini.

"Kapolsek kendalikan,perintahkan dan laporkan kepada saya bagi anggota yang tidak melaksanakan dengan baik,satu hari tidak melaksanakan Operasi ,tidak melaksanakan perintah dibawah kendali rekan rekan semuanya sama dengan Desersi ancamannya dipecat.",tandas Kapolres Belitung..(Red)

Minggu, 14 April 2019
Polres Belitung Gelar Coffe Morning dan "Ngeliwet" Bersama Para Caleg DPRD

Polres Belitung Gelar Coffe Morning dan "Ngeliwet" Bersama Para Caleg DPRD

Polres Belitung Gelar Coffe Morning dan "Ngeliwet" Bersama Para Caleg DPRD 

Suasana saat makan nasi Liwet bersama para Caleg DPRD Kabupaten Belitung,Caleg DPRD Provinsi Bangkabelitung Dapil 4 dan Calon DPD RI perwakilan Bangkabelitung di halaman Mapolres Belitung.
Belitung,Berita Indonesia Raya -Polres Belitung Polda Kepulauan Bangkabelitung menggelar Coffe Morning dan makan Nasi Liwet(ngeliwet)bersama para Caleg DPRD Kabupaten Belitung,Caleg DPRD Provinsi Babel dan Calon DPD perwakilan Bangkabelitung di halaman Mapolres Belitung.Minggu 14/04/2019.

Coffe Morning pasca kampanye dan persiapan hari pungut dan hitung suara Pemilu 2019 yang bertemakan "Dalam Rangka Persatuan dan Kesatuan Bangsa Terciptanya Pemilu 2019 Yang Aman,Damai dan Sejuk di Kabupaten Belitung" Dihadiri  Bupati Belitung H.Sahani Saleh S.Sos,Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie S.Sn,Ketua DPRD Kabupaten Belitung Taufik Rizani,Kasdim Belitung Mayor Inf Ruhin dan para Caleg DPRD Kabupaten Belitung,Caleg DPRD Provinsi Babel dapil 4,Calon DPD RI Perwakilan Babel serta para Forkopimda Kabupaten Belitung lainya.

Dalam kesempatan tersebut,Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana SIK,M.H disaat memberikan sambutannya mengatakan dengan kegiatan makan bareng dengan kebersamaan ini demi Kabupaten Belitung dan demi kesatuan dan persatuan untuk mendukung kegiatan Pemilu 2019.

"Kita dapat mewujudkan Pemilu yang aman,nyaman,tentram,damai dan sejuk di Kabupaten Belitung,perbedaan boleh kita lakukan pada saat kampanye,penyampaian visi misi yang sudah dilaksanakan pada saat kampanye juga namun tetap kami berharap seluruh masyarakat Belitung kembali bersatu untuk kegiatan Pemilu 2019."kata Kapolres Belitung.

Sementara Bupati Belitung H.Sahani Saleh S.Sos mengucapkan selamat berdemokrasi kepada para Caleg yang hadir dalam acara Coffe Morning dan Ngeliwet ini.

"kalau sudah berani tampil artinya sudah siap mengalami segala berbagai macam hal berkenaan dengan konsekwensinya."tandas Sanem.(Red)


Sabtu, 13 April 2019
Kodim Gelar Silaturahmi Dengan Wartawan, Dandim Jamin Netralitas TNI dan Jamin Keamanan Saat Pemilu

Kodim Gelar Silaturahmi Dengan Wartawan, Dandim Jamin Netralitas TNI dan Jamin Keamanan Saat Pemilu

Kodim Gelar Silaturahmi Dengan Wartawan,Dandim Jamin Netralitas TNI dan Jamin Keamanan Saat Pemilu

Suasana saat silahturahmi antara Kodim Belitung dengan para wartawan yang berada di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur 
Belitung,Berita Indonesia Raya -Dandim 0414 /Belitung Letkol Inf Indra Padang S.Sos menyatakan TNI menjamin  Netralitas nya dalam Pemilu 2019,hal ini disampaikannya saat Kodim 0414/Belitung menggelar pertemuan silahturahmi dengan para wartawan yang berada di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur di Resto Wanbie Jalan Sriwijaya Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung Provinsi Bangkabelitung.Jum'at 12/04/2019.

Acara pertemuan silahturahmi dengan para wartawan yang bertemakan "Melalui Silahturahmi Dengan Komponen Masyarakat Kita Tingkatkan Rasa Cinta Tanah Air,Wawasan Kebangsaan dan Kesadaran Berbangsa dan Bernegara Dalam Rangka Membantu Kesulitan Serta Menjaga dan Mempertahankan Kedaulatan NKRI",ini di ikuti puluhan wartawan cetak dan Online.

Dandim Belitung Letkol Inf Indra Padang S.Sos disaat pertemuan silahturahmi dengan Wartawan menyebutkan pesta demokrasi rakyat atau Pemilu 2019 semangkit dekat,TNI-Polri siap mengamankan jalannya Pemilu dan berkomitmen bahwa TNI-Polri Netral.

"TNI-Polri dalam pemilu ini adalah netral dan menjamin keamanan pada saat pemilu hingga ke TPS TPS,kami sudah komitmen itu."tegasnya.

Dalam pertemuan silahturahmi  dengan puluhan awak media ini,Dandim juga mempersilahkan memberikan pertanyaan kepada nya.

Nasrully dari Poros TV dalam kesempatan itu mempertanyakan beberapa pertanyaan dan langsung di jawab Dandim Belitung Letkol Inf Indra Padang S.Sos.

Begitu juga dengan para Wartawan lainnya dalam suasana santai dan penuh keakraban mereka juga banyak menanyakan hal hal yang berhubungan dengan TNI.(Red)

Jumat, 12 April 2019
Keluarga Besar Kodim 0414 /Belitung Terima Sosialisasi HIV/AIDS

Keluarga Besar Kodim 0414 /Belitung Terima Sosialisasi HIV/AIDS

Keluarga Besar Kodim 0414 Belitung Terima Sosialisasi HIV/AIDS               

Tanjungpandan,Berita Indonesia Raya -Keluarga besar Kodim 0414/Belitung yang terdiri dari para prajurit dan Istri Prajurit (Persit) menerima Sosialisasi pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS.Kamis 11/04/2019

Sosialisasi penanggulangan HIV/AIDS ini diikuti seluruh prajurit dan Persit kali ini dilaksanakan di Aula Makodim Jalan Merdeka no 1 Tanjungpandan Kabupaten Belitung.

Kegiatan ini dalam rangka upaya pencegahan terhadap penyebarluasan penyakit HIV/AIDS yang mematikan ini kepada keluarga besar Kodim 0414/Belitung.

Pada kesempatan yang baik ini  sebagai narasumber adalah Sekretaris dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Belitung Rosmaida didampingi Staf Administrasi KPAI Kabupaten Belitung Asi Syurayani.   
                    
Saat sosialisasi,Rosmaidah menyampaikan tentang kondisi penyebaran HIV/AIDS yang terjadi di Kabupaten Belitung.
                         
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Keluarga besar TNI di Kodim ini yang sangat peduli dengan penyebaran dan pencegahan terhadap HIV dan AIDS ini dilingkungannya" ungkap Rosmaidah.

Seusai acara sosialisasi pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS kepada keluarga besar Kodim Belitung,Rosmaidah berkesempatan melakukan Foto bersama dengan seluruh para peserta sosialisasi ini.
(*/Red)
Senin, 08 April 2019
Lalai Laporkan LHKN, 94 Pejabat Terancam Ditunda Mendapatkan TPP

Lalai Laporkan LHKN, 94 Pejabat Terancam Ditunda Mendapatkan TPP

Lalai Laporkan LHKN,94 Pejabat Terancam Ditunda Mendapatkan TPP 

Belitung Timur,Berita Indonesia Raya -Pemerintah Kabupaten Belitung Timur mulai menerapkan sangsi bagi para pejabat esselon, pejabat pembuat komitmen serta bendahara yang lalai dalam melaporkan harta kekayaannya melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Sangsi administrasi tersebut berupa penundaan pemberian Tunjangan Penambahan Pendapatan atau TPP selama minimal satu bulan.

Data laporan LHKPN tahun 2018 yang harus dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI paling 31 Maret 2019 lalu. Jika biasanya menggunakan manual atau kertas, tahun 2019 ini sudah menggunakan aplikasi on-line.  
          
Sekretaris Daerah Beltim, Ikhwan Fahrozi menegaskan sangsi yang diberikan merupakan amanat dari KPK RI. Tujuannya untuk mengingatkan dan mendisiplinkan pejabat agar menjalankan tanggungjawabnya.
          
“Kita perlu sosialisasi dan intervensi mengenai LHKPN ini. Banyak dari mereka yang belum melaporkan karena merasa belum wajib mengisi LHKPN,” tegas Ikhwan kepada Diskominfo Beltim, Senin (8/4/19).
          
Ikhwan menyebut di Kabupaten Beltim setidaknya ada 488 orang pejabat yang diwajibkan melaporkan LHKPN. Dari jumlah tersebut, 94 orang diantaranya kedapatan belum mengisi LHKPN.
          
“Data itu hasil rekapitulasi per 1 April 2019 kemarin. Target kita 100 persen, yang sudah mengisi sekitar 81 persen,” kata Ikhwan.
          
Meski begitu, Ikhwan pencapaian 81 persen sudah cukup baik. Mengingat Kabupaten Beltim merupakan Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung yang paling banyak mewajibkan pejabatnya mengisi LHKPN.
          
“Jumlah kita paling banyak karena bukan hanya pejabat esselon II dan III saja yang wajib mengisi LHKPN. Namun juga esselon IV, PPK serta bendahara pendapatan dan pengeluaran,” jelas Ikhwan.  
          
Data dari administrator LHKPN di Inspektorat Kabupaten Beltim hingga 8 April 2019, sudah 455 pejabat yang selesai mengisi LHKPN. Terdapat perbedaan jumlah dengan data rekaputulasi mengingat beberapa pejabat ada yang sudah pensiun dan tidak memiliki jabatan sebagai bendahara.
          
“Kalau data terakhir itu yang wajib LHKPN 480 orang. 455 orang itu jumlah tambahan setelah tanggal 31 Maret sampai dengan hari ini,” terang Administrator LHKPN Inspektorat, Leni.      
           
Sementara itu, Al salah seorang pejabat yang akan terkena sangsi mengatakan siap menerima hukuman yang akan diberikan. Diakuinya ia lalai untuk mengisi LHKPN.
          
“Awalnya saat Bulan Januari sampai Februari masih santai. Terus pas Maret kemarin saya diklat PIM. Pas mau ngisi diujung-ujung bulan Maret sudah penuh servernya,” ungkap Al.(*/Red)
Agus Triantika Caleg DPRD Provinsi Babel Dapil 4, Siap Tampung Aspirasi Semua Lapisan Masyarakat

Agus Triantika Caleg DPRD Provinsi Babel Dapil 4, Siap Tampung Aspirasi Semua Lapisan Masyarakat

Agus Triantika Caleg DPRD Provinsi Babel Dapil 4,Siap Tampung Aspirasi Semua Lapisan Masyarakat 

Agus Triantika Caleg DPRD Provinsi Kepulauan Bangkabelitung 
Bangkabelitung,Berita Indonesia Raya -Sesosok pemuda asal Kecamatan Kelapa Kampit, Agus Triantika yang juga biasa di sapa Boan  merupakan pemuda yang sangat aktif dalam hal kegiatan sosial maupun kegiatan lainnya.
Sosok Agus Triantika juga dikenal sebagai Ketua Kelompok Tani Tumpang Sari dan Lada (KOPENTASLA) yang bertempat di Desa Senyubuk Kecamatan Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kini Agus Triantika merupakan salah satu kandidat yang ikut pencalegan dari Partai Berkarya untuk mewakili Belitung dan Belitung Timur di Provinsi Babel.
Saat ditemui Wartawan ini dikediamannya,Agus Triantika mengatakan bahwa Ia baru pertama kalinya ikut Pileg ini untuk memberikan Motivasi pada kawan-kawan dan masyarakat lainnya.
"Dikarenakan selama ini mereka beranggapan untuk ikut menjadi Caleg apalagi untuk di provinsi Haruslah Tajir, pintar dan banyak koneksi,untuk itu saya ingin menepis angapan tersebut bahwa itu tidaklah Benar dan ini terbukti saya dapat ikut peserta Pileg untuk Provinsi. Kata Agus
Saat di tanya apa visi misi yang akan di jual untuk meraup suara,kata Boan,ia akan memperjuangkan hak-hak kaum Buruh,Nelayan Petani juga para penambang.
"Kaum Buruh kalau kita lihat di Belitung Timur dan Belitung, paling banyak buruh perkebunan kelapa sawit, apa bila saya terpilih saya akan perjuangkan seperti hak buruh panen, Harga Brondol, pruning dan Harga Tandan Buah Sawit (TBS) di setiap perusahaan perkebunan sawit, harga yang saya sebutkan di atas harus sama/di tetapkan oleh pejabat yang berwenang bukan di tetapkan oleh kebijakan perusahaan."ucap Agus
Menurut Agus Triantika untuk mendongkrak harga lada,pemerintah provinsi harus kerjasama dengan pemerintah Desa melalui Bumdes jadi setiap petani lada di desa tersebut menjual ladanya di Bumdes yang ada di Desa tersebut dan dari Bumdes di jual ke BUMD yang ada di Kabupaten dan BUMD Provinsi,kemudian dari Provinsi inilah harus menjual langsung ke pasaran International (pasar dunia).
"Nelayan, untuk para nelayan karena yang di katakan Nelayan itu ada beberapa kategori, seperti Nelayan pesisir, Nelayan sambilan, dan benar benqr Nelayan, jadi kalau kita mau Nelayan kita Jaya kita Harus perkuat Kelompok Tani Nelayan Andalan, (KTNA) dimana para petani dan Nelayan Bersinergi atau juga bisa kita padukan ia seorang petani dan juga nelayan dan untuk para penambang kita lihat para penambang, pemerintah harus memberikan lokasi untuk para penambang dengan jaminan kepastian hukum,kalau lokasi para penambang tidak ada jaminan hukum, hal ini banyak di manfaatkan oleh oknum-oknum untuk memperkaya diri sendiri atau kelompok Golongan,jadi untuk itulah saya berani maju jadi Caleg Provinsi Babel untuk memperjuangkan Nasib apa yang pernah saya kerjakan. Ujar Boan.
Boan juga menambahkan bahwa kalau tentang Buruh,ia tahu persis permasalahan nya,karena Agus Triantika juga kesehariannya adalah buruh karyawan perkebunan.
"emang saya seorang buruh karyawan perkebunan, kalau petani, saya sebagai ketua kelompok tani, kalau masalah penambang saya pernah jadi penambang, Nelayan, saya juga untuk menambah memenuhi kebutuhan hidup biasa kelaut, jadi ia menghimbau kepada rekan kawan-kawan senasib Ayo kita berjuang same-same dengan Satu Tujuan Siape Nok kan peduli kalok ndak kite,, kalok ndak sekarang sebile Agik.. kite kan ade urang di provinsi jadi untuk itu UTUS Agus Triantika ke Provinsi dari Partai Berkarya… No urut 6 ucapnya dengan logat Belitong sambil tertawa.(Red)

Copyright © 2014 Berita Indonesia Raya All Right Reserved