Polres Belitung Gelar Apel Pergeseran Pasukan, Kapolres:Tidak Menuruti Perintah Operasi Sama Dengan Desersi
Polres Belitung Gelar Apel Pergeseran Pasukan,Kapolres:Tidak Menuruti Perintah Operasi Sama Dengan Desersi
| Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana SIK,M.H saat memimpin Apel Pergeseran Pasukan dihalaman Mapolres Belitung. |
Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana SIK,M.H menyebutkan hukuman yang diberikan apabila tidak menuruti perintah Operasi Pengamanan Pemilu Tahun 2019 ini adalah dipecat dari Kesatuan Polisi Republik Indonesia.
"Jadi tidak ada lagi rekan rekan yang tidak tahu dan tidak mengerti apa yang harus dilakukan untuk melaksanakan pengamanan Pemungutan dan Penghitungan Suara,jaga solidaritas,jaga sinergitas dilapangan,tolong seluruh yang sudah diperintahkan dibawah kendali Kapolsek, rekan rekan turuti,tidak melaksanakan Operasi,tidak menuruti perintah Operasi sama dengan Desersi,hukumannya adalah dipecat."tegas Kapolres Belitung.
Kapolres Belitung juga memerintahkan semua anggota pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk melaksanakan sholat Subuh jamaah.
"Kita Harus tetap melaksanakan tugas dengan selalu berdoa,jaga kesehatan,sholat lima waktu saya perintahkan rekan rekan tidak boleh lewat,hari pelaksanaan pada hari Pemungutan dan Penghitungan Suara saya perintahkan semua anggota Pam TPS sholat Subuh berjamaah,setelah itu sama sama melaksanakan tugas pengamanan di TPS",perintah Kapolres.
Selanjutnya,Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana memerintahkan Semua Kapolsek untuk mengendalikan dan memerintahkan seluruh anggotanya dalam Operasi Pengamanan Pemilu 2019 ini.
"Kapolsek kendalikan,perintahkan dan laporkan kepada saya bagi anggota yang tidak melaksanakan dengan baik,satu hari tidak melaksanakan Operasi ,tidak melaksanakan perintah dibawah kendali rekan rekan semuanya sama dengan Desersi ancamannya dipecat.",tandas Kapolres Belitung..(Red)
Terimakasih infonya semoga sukses terus gan...
BalasHapushttp://bit.ly/2zapQZB