Breaking News
Loading...
  • New Movies
  • Recent Games
  • Tech Review

REDAKSI

Komisaris Utama : Lisa Devianty Penasehat Hukum : Muhammad Yusuf M.H. Dewan Penasehat : Samsul Arifin P.hd Dewan Redaksi : Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Sahrus Salis Wakil Pemimpin Redaksi/Redaktur: Fendi Kuswandi Fotografer : Supardi Staf Redaksi&Periklana : Nining yuli Tata Letak/Grafis : Hadi Bidang IT : Ahmad Syaifullah Kepala Biro/Wartawan Propinsi Bangkabelitung : Ayirah, Ade, Eric Amd, Hadi, Supardi, Hadi Kamal, Nining. Hermanzah, Alexander. Propinsi Sumatera Selatan : Rouzie Agus Propinsi Kalimantan Barat : Thalud SE Propinsi Jawa Barat & DKI Jakarta : Ayu Cahyani Vawitri,Anggun Vabella Putri S.Pd,Ahmad Saifullah Propinsi Jawa Timur : Muhammad Yusuf M.H.

Recent Post

Jumat, 29 Maret 2019
Kodim Belitung Gelar Silaturahmi Dengan Keluarga Besar TNI

Kodim Belitung Gelar Silaturahmi Dengan Keluarga Besar TNI

Kodim Belitung Gelar Silaturahmi Dengan Keluarga Besar TNI

Para Keluarga Besar TNI saat Berfoto Bersama dalam acara silahturahmi di Makodim 0414 /Belitung.
Tanjungpandan,Berita Indonesia Raya -
Pembinaan Teritorial di wilayah merupakan suatu kewajiban bagi Kodim 0414/Belitung termasuk Silahturahmi dan Komunikasi Sosial dengan Keluarga Besar (KB) TNI.                   

Kegiatan Silaturahmi bersama KB-TNI ini di laksanakan di Aula Makodim 0414 /Belitung.Kamis 28/03/2019.

Silahturahmi dan berkumpul saling melepas rindu ini dikarenakan dengan berbagai kesibukan masing - masing para purnawirawan setelah beberapa tahun Pensiun dan berpisah dengan Institusi TNI-AD.             

Tujuan dari acara Komunikasi Sosial KB-TNI  ini untuk mengingatkan kembali tentang komitmen berbangsa dan bernegara dengan 4 (empat) Konsensus Kebangsaan  yaitu Pancasila,UUD 1945,  Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI harga mati.

Dalam kesempatan itu Dandim 0414/Belitung memberikan sambutan yang disampaikan oleh Kasdim 0414/Belitung Mayor Inf Ruhin menyampaikan dengan adanya kegiatan silaturahmi ini merupakan kesempatan yang baik untuk menjaga dan memelihara hubungan kekeluargaan diantara KB TNI.               

"Kodim dalam hal ini  terus merangkul dan memelihara rasa senasib seperjuangan diantara KB-TNI ini,Keluarga Besar TNI dengan tetap di bina  dalam berbagai organisasi yang ada Baik PEPABRI, LVRI. FKPPI, WARAKAWURI maupun PERIT sehingga KB TNI tidak bingung harus kemana untuk mengadu bila ada kesulitan".kata Dandim.

Dandim juga menyebutkan,kedepan akan didata kembali KB TNI yang ada di wilayah binaan Kodim 0414/Belitung  untuk mendukung tercapainya tugas pokok TNI AD.

Sementara Perwakilan KB TNI yang bernaung dalam organisaai purnawirawan  memberikan sambutan yang diwakili oleh Kapten Purn Bachroni mengucapakan Terima kasih atas undangan Dandim 0414/Belitung Letkol Inf Indra Padang, harapannya kegiatan seperti ini berjalan rutin dan sebagai ajang silahturahmi sekaligus sebagai wadah bagi Purnawirawan untuk berkumpul dan membantu Kodim 0414/Belitung dalam melakukan pembinaan Teritorial sebagai Mitra Babinsa, sebagai sumber informasi.

Sedangkan wiyono selaku Ketua veteran mengungkapkan mengapresiasi inisiatif Kodim memggelar silaturrahmi ini,sebagai obat rindu kepada para pejuang pejuang masa lalu untuk membesarkan TNI bangsa dan negara.

Adapun yang hadir dalam acara ini Kakanminvetcad , Ketua Veteran, Ketua Piveri, Ka Warakawuri, Purnawirawan TNI , serta anggota FKPPI. (*/Red)
Rabu, 27 Maret 2019
Imam Wahyudi Sebut Kegiatan Operasi Katarak Gratis Atas Kerjasamanya Dengan PDI Perjuangan

Imam Wahyudi Sebut Kegiatan Operasi Katarak Gratis Atas Kerjasamanya Dengan PDI Perjuangan

Imam Wahyudi Sebut Kegiatan Operasi Katarak Gratis Atas Kerjasamanya Dengan PDI Perjuangan 

Direktur Yayasan Rudi Center Imam Wahyudi saat foto bareng dengan pendiri Rudi Center Ir Rudianto Tjen berserta Panitia dan para peserta operasi Katarak Gratis. 
Belitung,Berita Indonesia Raya -Operasi Katarak Gratis yang dilaksanakan oleh Yayasan Rudi Center tidak terlepas dari kerjasama dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bangkabelitung (Babel)dalam rangka HUT PDI Perjuangan yang ke 45,hal ini di ungkap Direktur Yayasan Rudi Center Imam Wahyudi disaat acara Operasi Katarak gratis di RSUD dr.H Marsidi Judono Kabupaten Belitung.Rabu 27/03/2019.

"Kegiatan kita ini tentunya sudah berlangsung lama dan sudah rutin setiap tahun bahwa kegiatan Rudi Center ini tidak lepas dari kerjasama kita dengan PDI Perjuangan Bangkabelitung,karena itu dalam momentum HUT PDI Perjuangan yang ke 45 tentunya kita memberi kesan yang positif bagi masyarakat dan kita memberi bakti sosial kepada masyarakat karena masih kita lihat dilapangan masyarakat Bangkabelitung masih banyaknya terkena penyakit Katarak."ungkap Imam Wahyudi.

Imam Wahyudi kepada wartawan ini juga mengatakan Kegiatan Operasi Katarak Gratis oleh Yayasan Rudi Center di RSUD dr.H Marsidi Judono Kabupaten Belitung yang dilaksanakan pada tanggal 26 Maret hingga 28 Maret 2019 dari 315 peserta yang mendaftar hanya 120 orang yang memenuhi syarat untuk dilakukan Operasi Katarak.

"sampai hari ini yang layak di operasi 120 orang,kita targetkan hari ini selesai,besok tahap berikutnya para dokter dan tim medis kita sama sama membuka perban yang menutup mata pasien,"kata Imam Wahyudi

Kata Imam Wahyudi,seperti biasa kita mulai dari awal pendaftaran gratis,kemudian waktu penjemputan,akomodasi,transportasi,makan mereka dan penginapan mereka kita tanggung termasuk setelah operasi sampai total sembuh.

"Alhamdulillah selama berjalan sudah lebih tujuh kali mengadakan operasi Katarak, alhamdulillah tidak ada yang komplain."pungkasnya.(Red)

Fezzi Uktolseja Dampingi Warga Beltim Operasi Katarak Gratis

Fezzi Uktolseja Dampingi Warga Beltim Operasi Katarak Gratis

Fezzi Uktolseja Dampingi  Warga Beltim Operasi Katarak Gratis 

Fezzi Uktolseja (baju merah paling kanan) saat mengontrol pasien Operasi Katarak Gratis bersama pendiri Yayasan Rudi Center Ir Rudianto Tjen (baju merah paling kiri) diruang tunggu pasien.
Belitung,Berita Indonesia Raya -Fezzi Uktolseja merupakan kader Partai PDI Perjuangan asal Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur(Beltim) yang ikut mendampingi warga Beltim mengikuti Operasi Katarak Gratis yang dilaksanakan oleh Yayasan Rudi Center di RSUD dr.H Marsidi Judono Kabupaten Belitung yang dimulai dari tanggal 26 Maret hingga 28 Maret 2019.

Fezzi Uktolseja saat mendampingi warga Beltim terlihat sangat sibuk mengurusi dan membantu warga yang belum maupun yang telah selesai di operasi Katarak oleh tim dokter operasi Katarak gratis yang diselenggarakan oleh Yayasan Rudi Center di RSUD dr.H Marsidi Judono Kabupaten Belitung.Rabu 27/03/2019.

Fezzi Uktolseja disaat kesibukannya membantu warga Beltim  kepada wartawan ini mengatakan adanya operasi Katarak Gratis yang dilaksanakan oleh Yayasan Rudi Center sangat membantu warga Beltim walaupun jauh harus ke Tanjung Pandan.

"ini sangat bagus sekali walaupun kami ini harus ke Tanjung Pandan,perjalanan cukup jauh tapi walau begitu karena memang diurus dari mulai transportasi,makan penginapan semua diurus dan bisa operasi gratis sangat membantu warga Beltim."ucapnya.

Menurut Fezzi Uktolseja,peserta awal pendaftaran operasi Katarak Gratis dari Warga Beltim sebanyak 130 orang namun yang memenuhi syarat untuk di operasi Katarak pada hari Rabu ini tersisa 57 orang.

"dari 130 peserta dari Beltim,yang bisa mengikuti operasi katarak hanya 57 orang,sisanya itu tidak bisa karena ada penyakit gula darah tinggi,tensi tinggi ataupun memang mereka bukan kena katarak"ungkapnya.

"Bagi masyarakat yang belum bisa di operasi Katarak tahun ini,seperti Katarak nya belum masak,belum siap,tahun depan bisa atau yang terkena gula darah tinggi di tahun depannya stabil maka mudah-mudahan tahun depan bisa di operasi, karena ini memang program tahunan,setiap tahun ada,"tambahnya lagi.

Sementara itu,Daeng Usta salah satu warga dari Manggar Kabupaten Beltim yang memenuhi syarat untuk di operasi Katarak pada saat menunggu giliran untuk di operasi mengatakan sebagai masyarakat biasa sangat terbantu dan merasa bahagia karena adanya operasi katarak gratis dari Yayasan Rudi Center ini.

"Kami bersyukur dengan adanya operasi katarak gratis ini,sebagai masyarakat biasa ada kesenangan kebahagiaan tersendiri,dengan adanya operasi gratis katarak ini,kami yang tadinya tidak bisa melihat jadi bisa melihat,"kata Daeng Usta didampingi Rohana istri tercinta nya.

"Kami ucapkan terimakasih kepada Yayasan Rudi Center dan Partai PDI Perjuangan serta Wakil kami pak Fezzi Uktolseja yang telah membantu kami dalam operasi Katarak Gratis ini,"ucap Daeng Usta sambil menuju ruang operasi katarak.(Red)

Yayasan Rudi Center Gelar Operasi Katarak Gratis Bagi Masyarakat Pulau Belitong

Yayasan Rudi Center Gelar Operasi Katarak Gratis Bagi Masyarakat Pulau Belitong

Yayasan Rudi Center Gelar Operasi Katarak Gratis Bagi Masyarakat Pulau Belitong 

Suasana operasi Katarak Gratis yang dilaksanakan oleh Yayasan Rudi Center di RSUD dr.H Marsidi Judono Kabupaten Belitung Provinsi Bangkabelitung.
Belitung,Berita Indonesia Raya -Yayasan Social & Health Rudi Center bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) dr.H Marsidi Judono menggelar Operasi Katarak Gratis untuk masyarakat Pulau Belitong yang akan dilaksanakan selama tiga hari di Tempat RSUD dr.H Marsidi Judono Kabupaten Belitung Provinsi Bangkabelitung.Selasa 26/03/2019.


Operasi Katarak Gratis yang  dipersembahkan untuk masyarakat Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur ini juga berkerjasama dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pantauan wartawan ini,terlihat ratusan masyarakat sangat antusias menunggu untuk dilakukan pemeriksaan tahap awal atau screening mata oleh tim Dokter Operasi Katarak Gratis yang didatangkan oleh Yayasan Rudi Center dari Bandung dan Jakarta.

Pendiri dan Pembina Yayasan Rudi Center Ir Rudianto Tjen saat acara pembukaan operasi Katarak Gratis ini mengatakan
Yayasan Rudi Center ini didirikan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan namun Karena saat ini dalam masa masa kampanye tidak perlu digembar gemborkan Partainya.

"Kami dari Yayasan Rudi Center adalah Yayasan yang didirikan oleh Partai PDI Perjuangan tapi PDI Perjuangan memang sengaja hari ini tidak bisa kita sebut sebut karena sekarang ini adalah masa masa kampanye dan hari ini juga kita mengadakan bakti sosial dan tidak perlu kita gembar gemborkan tentang Partainya,tetapi yang pasti bahwa kita semua  panitia hari ini berusaha melayani yang sebaik baiknya."beber Ir Rudianto Tjen.

Seusai acara pembukaan operasi Katarak tersebut di salah satu ruangan Rumah sakit dr H Marsidi Judono,Ir Rudianto Tjen didampingi Vina Christyn Ferani, Fezzi Uktolseja,Firdaus beserta panitia Operasi Katarak Gratis lainnya mengatakan kepada wartawan kegiatan operasi Katarak Gratis ini dilakukan setiap tahun oleh Yayasan Rudi Center baik itu ditahun politik maupun bukan tahun politik.

"Kegiatan kita ini setiap tahun kita lakukan,baik itu tahun politik maupun tidak tahun politik tetap kita lakukan,jadi PDI Perjuangan bersama Yayasan Rudi Center kita berkerja dan ini menjadi agenda rutin kita yang kita laksanakan setiap tahun,jadi tidak ada istilah tahun politik bukan tahun politik tetapi ini kita terus lakukan,yang pasti bahwa PDI Perjuangan dan Yayasan Rudi Center ini turun kelapangan untuk melayani masyarakat."kata Ir Rudianto Tjen yang juga calon Wakil DPR RI ini.

"yang pasti bahwa kalau masyarakat senang kita sebagai kader kader PDI Perjuangan dan Yayasan Rudi Center kita juga akan senang,kita akan bahagia kalau melihat rakyat Bangka dan Belitung ini bahagia."tambahnya lagi.

Ir Rudianto berharap pasien pasien peserta operasi Katarak Gratis nantinya bisa sembuh kembali dan bisa beraktifitas didalam keluarganya masing masing atau di dalam masyarakat.

Sementara itu,Direktur RSUD dr.H Marsidi Judono dr Hendra Sp,An mengucapkan terima kasih kepada Ir Rudianto Tjen yang telah memberikan kepercayaan RSUD dr.H Marsidi Judono sebagai tempat diadakannya acara operasi Katarak massal se-Pulau Belitong.

"Saya dr Hendra Sp,An Direktur RSUD dr.H Marsidi Judono Kabupaten Belitung ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Rudianto Tjen selaku pendiri Rudi Center yang telah memberikan kepercayaan kepada kami sebagai tempat diadakannya acara operasi gratis Katarak massal se-Pulau Belitung, ini adalah kegiatan yang ke empat kalinya selama saya menjabat menjadi Direktur berkerjasama dengan Yayasan Rudi Center dan momen kali ini,tahun ini adalah peserta terbanyak,ada sudah terdaftar 300 lebih."ungkapnya.

Adapun acara operasi Katarak Gratis yang dilaksanakan oleh Yayasan Rudi Center ini mulai dilaksanakan dari tanggal 26 - 28 maret 2019 dengan jumlah delapan Dokter yang menangani operasi Katarak massal di RSUD dr.H Marsidi Judono Kabupaten Belitung.(Red)
Selasa, 26 Maret 2019
Polsek Badau Lakukan Analisa dan Evaluasi Bhabinkamtibmas

Polsek Badau Lakukan Analisa dan Evaluasi Bhabinkamtibmas

Polsek Badau Lakukan Analisa dan Evaluasi Bhabinkamtibmas

Kanit Binmas Polsek Badau saat memimpin Anev Bhabinkamtibmas di aula Polsek Badau Polres Belitung. 
Badau,Berita Indonesia Raya -Unit Binmas Polsek Badau Polres Belitung, melakukan analisa dan evaluasi (anev) Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Badau di Aula Polsek Badau Polres Belitung . Selasa 26/03/2019

Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh anggota Bhabinkamtibmas  sebanyak 7 orang yang dipimpin oleh Kanit Binmas Aipda Heriyadi Mewakili Kapolsek Badau Iptu Sugraito. SH.

Dalam kegiatan Anev tersebut  para bhabinkamtibmas diwajibkan membawa Buku Intel Dasar Bhabinkamtibmas tiap Desa binaanya di jajaran Polsek Badau yang sudah dimiliki oleh Bhabinkamtibmas Polsek Badau.

Dalam kesempatan itu Kanit Binmas Aipda Heriyadi juga menyampaikan beberapa Mengenai Tugas dan tanggung jawab serta kendala Bhabinkamtibmas dilapangan, Memberikan arahan tentang pelaksanaan tugas diluar tugas Pokok sebagai anggota Bhabinkamtibmas.

Aipda Heriyadi juga menyampaikan bagaimana cara bertindak para anggota Bhabinkamtibmas dengan mengunakan Komunikasi aktif saat melaksanakan DDS/Sambang.

"Bhabinkantibmas dijajaran Polsek Badau ini juga diberikan cara mengambil tindakan mengenai pengawasan dana Desa serta pengecekan pelaksanaan tugas pada pelaporan di Aplikasi Direktorat Binmas Polda Kepulauan Babel yaitu E-Bhabin.(*/Red)
Sambil Fun Bike AKCF Sejabat, BNNP Banten Berkampanye Anti Narkoba

Sambil Fun Bike AKCF Sejabat, BNNP Banten Berkampanye Anti Narkoba

Sambil Fun Bike AKCF Sejabat, BNNP Banten Berkampanye Anti Narkoba

Banten,Berita Indonesia Raya – Tidak kurang dari 750 orang ikut serta memeriahkan acara Sepeda Santai atau Fun Bike Sejabat (Sepeda Jelajah Wisata Banten) AKCF (Anyer Kramatwatu Cycling Forum) Anti Narkoba, Minggu, 24 Maret 2019. Rute yang ditempuh oleh para peserta Fun Bike Sejabat AKCF Anti Narkoba kali ini mengambil titik start di Kramatwatu dan finish di Pantai Bandulu Anyer, Provinsi Banten.

“Peserta cukup ramai, tidak kurang dari 750 orang. Mereka berasal dari perorangan dan komunitas-komunitas sepeda yang ada di Kabupaten Serang dan sekitarnya,” kata Ainul Mardiah, SKM, salah satu panitia usai acara tersebut.

Kegiatan ini, lanjut Ainul, merupakan salah satu agenda yang diprogramkan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten. Tujuan utamanya adalah sebagai wahana penyebaran informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. “Kegiatan Fun Bike Sejabat AKCF Anti Narkoba ini merupakan agenda BNNP Banten, yang bertujuan untuk wahana sosialisasi bahaya narkoba, khususnya di kalangan penggemar olahraga bersepeda,” ujar Ainul yang sehari-hari bertugas di BNNP Banten sebagai Kepala Seksi Pencegahan di unit Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M).

Hadir pada acara itu, antara lain Kepala BNNP Banten, Brigjen Pol Tantan Sulistyana, beserta jajarannya; serta Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri,juga beserta beberapa staf. Acara puncak kegiatan tersebut bertempat di Pantai Bandalu Anyer, dengan agenda utama Sambutan Kepala BNNP Banten, Sambutan Sekda Kabupaten Serang, dan ramah-ramah antar peserta dengan pejabat yang hadir. Selain itu, juga diisi acara penyerahan doorprize kepada peserta yang beruntung.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan lancer, aman dan terkendali. Semoga semua peserta menikmati acara sepeda santai Fun Bike Sejabat AKCF Anti Narkoba ini. Terima kasih atas dukungan kawan-kawan media juga,” tutup Ainul. (*/Ayirah )
Polsek Tanjung Pandan Gelar Press Release, Terungkap Pelaku Penganiayaan Terhadap Abang Tukang Bakso Keliling Ternyata Mantan Napi

Polsek Tanjung Pandan Gelar Press Release, Terungkap Pelaku Penganiayaan Terhadap Abang Tukang Bakso Keliling Ternyata Mantan Napi

Polsek Tanjung Pandan Gelar Press Release,Terungkap Pelaku Penganiayaan Terhadap Abang Tukang Bakso Keliling Ternyata Mantan Napi 

Kapolsek Tanjung Pandan AKP Agus Handoko S.H saat menggelar Press Release penangkapan tersangka penganiayaan di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polsek Tanjung Pandan Polres Belitung .
Tanjung Pandan,Berita Indonesia Raya -Polsek Tanjung Pandan menggelar Press Release penangkapan tersangka penganiayaan berinisial IM umur 17 tahun seorang laki-laki berpendidikan tamatan SD warga Jalan Sekip Rt.OO5/002 Desa Air Merbau Kecamatan Tanjungpandan di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polsek Tanjung Pandan Polres Belitung Polda Kepulauan Bangkabelitung.Senin 25/03/2019.

Tersangka telah melakukan penganiayaan terhadap pedagang bakso keliling bernama Jarwo seorang laki-laki berumur 64 tahun warga Jalan Stadion Barat Rt 21 Kelurahan Pangkallalang Kecamatan Tanjung Pandan.

Press Release penangkapan tersangka penganiayaan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanjung Pandan AKP Agus Handoko S.H didampingi Kabag Humas Polres Belitung AKP Mahmud dan Kanit Reskrim Polsek Tanjung Ipda Guntur.

Kapolsek dalam Press Release nya menyebutkan pelaku juga  pernah melakukan  perbuatan yang sama melakukan tindakan penganiayaan terhadap seseorang sehingga pelaku pernah mendapat putusan pengadilan dan di tahan di Rutan Tanjung Pandan.

"bahwa yang bersangkutan(pelaku)pernah melakukan perbuatan yang sama melakukan penganiayaan terhadap seseorang juga menggunakan alat senjata tajam pada saat itu mengakibatkan korban luka,kemudian dilakukan proses sidik dalam langkah  awal setelah itu proses tahap demi tahap lalu mendapat putusan pengadilan dua bulan,yang bersangkutan sudah merasakan di tahan di Rutan Tanjung Pandan."ungkap Kapolsek Tanjung Pandan.

Kapolsek Tanjung Pandan AKP Agus Handoko S.H menyebutkan kronologis penangkapan tersangka penganiayaan bermula dari laporan korban Jarwo kepada Polsek Tanjung Pandan dengan Nomor Laporan" LP/B-11/III/2019/BABEL/Resbel/Sektor TP"yang dilaporkan pada hari sabtu 23 maret 2019 sekira pukul 10.00 wib.

"Setelah menerima Laporan Polisi dan menerbitkan STBL, unit reskrim Polsek Tanjungpandan melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap Tersangka pada hari Sabtu tanggal 23 Maret 2019 pukul 16.00 wib di perkebunan Jalan Bicong Desa Air Merbau Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung."ungkap Kapolsek.

Dalam Press Release tersebut lebih lanjut Kapolsek juga mengatakan Kronologis Kejadian pada hari Rabu tanggal 20 Maret 2019 sekira pukul 00.30 wib di depan toko asen tepatnya di Jalan Pangeran Diponegoro Kelurahan Pangkallalang Kecamatan Tanjung Pandan Kabupaten Belitung telah terjadi tindak pidana penganiayaan yang mana pada saat korban dalam perjalanan pulang ke rumah sambil mendorong gerobak bakso milik korban.

"Tiba tiba datanglah 4(empat) orang laki-laki menggunakan sepeda motor berwarna Oranye, kemudian salah satu dari mereka menghampiri korban dan ingin menggadaikan handphone nya kepada korban seharga Rp 20.000,- (dua puluh ribu rupiah) kemudian korban menolak,  setelah itu pelaku meminta uang kepada korban sebesar Rp 20.000,- (dua puluh ribu rupiah) untuk membeli bensin kemudian korban menolak lagi,namun rupanya pelaku tetap memaksa dan marah kepada korban,setelah itu pelaku memukul korban ke arah wajah sebanyak satu kali dengan menggunakan tangan,namum korban menangkis dengan tangan kiri sedangkan tangan kanannya tetap memegang gerobak bakso miliknya."beber Kapolsek.

Lanjut Kapolsek,setelah itu pelaku memukul kepala belakang korban secara berulang ulang,lalu pelaku memukul korban, kemudian pelaku menarik tangan kanan korban sehingga korban tersungkur ke aspal jalan,akibat dari kejadian tersebut korban mengalami luka pada kaki kanan dan kaki kiri sehingga melaporkan kejadian tersebut ke kantor kepolisian sektor tanjung pandan tersebut untuk pengusutan lebih lanjut.

Dari tindakan tersangka pelaku penganiayaan terhadap korban tersebut Barang Bukti yang diamankan adalah 1 (satu) unit sepeda motor mio soul GT warna orange Nopol BN 5230 FA,1 (satu) helai baju kaos oblong biru dongker merk FUK PLUS dan 1 (satu) buah topi warna biru dongker bertuliskan ELECTRO HELL.

Kapolsek Tanjung Pandan AKP Agus Handoko S.H menyebutkan tersangka terkena Pasal yang disangkakan yaitu Pasal 351 Ayat (1) KUHPidana,(1) Penganiayaan diancam dengan hukuman penjara paling lama dua tahun hukuman penjara atau penjara denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Sementara  ke tiga orang teman tersangka menurut keterangan Kapolsek tidak terjerat hukum dikarenakan berdasarkan penyelidikan dan sudahbeberapa kali dilakukan konfrontir dan pemeriksaan,ke tiga temannya itu tidak turut membantu pelaku dalam melakukan aksi penganiayaan terhadap Jarwo sang pedagang bakso keliling.(Red)
Copyright © 2014 Berita Indonesia Raya All Right Reserved