Breaking News
Loading...
  • New Movies
  • Recent Games
  • Tech Review

REDAKSI

Komisaris Utama : Lisa Devianty Penasehat Hukum : Muhammad Yusuf M.H. Dewan Penasehat : Samsul Arifin P.hd Dewan Redaksi : Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Sahrus Salis Wakil Pemimpin Redaksi/Redaktur: Fendi Kuswandi Fotografer : Supardi Staf Redaksi&Periklana : Nining yuli Tata Letak/Grafis : Hadi Bidang IT : Ahmad Syaifullah Kepala Biro/Wartawan Propinsi Bangkabelitung : Ayirah, Ade, Eric Amd, Hadi, Supardi, Hadi Kamal, Nining. Hermanzah, Alexander. Propinsi Sumatera Selatan : Rouzie Agus Propinsi Kalimantan Barat : Thalud SE Propinsi Jawa Barat & DKI Jakarta : Ayu Cahyani Vawitri,Anggun Vabella Putri S.Pd,Ahmad Saifullah Propinsi Jawa Timur : Muhammad Yusuf M.H.

Recent Post

Rabu, 23 Januari 2019
Kunjungan Perdana Kapolda Babel ke Mapolres Beltim,Berikan Mobil Patroli lantas

Kunjungan Perdana Kapolda Babel ke Mapolres Beltim,Berikan Mobil Patroli lantas

Kunjungan Perdana Kapolda Babel Ke Mapolres Beltim,Berikan Mobil Patroli lantas

Kapolres Belitung Timur AKBP Erwin Siboro (kiri) saat menerima penyerahan kunci mobil patroli lantas dari Kapolda Babel Brigjen Pol Istiono (kanan)

Belitung,Timur,Berita Indonesia Raya -Kapolda Kepulauan Bangkabelitung(Babel) Brigjen Pol Istiono M.H didampingi Ketua  Pengurus Bhayangkari Daerah Kepulauan Babel Shinta Istiono lakukan Kunjungan Kerja Perdananya ke Mapolres Belitung Timur.Selasa 22/1. 

Kapolda Babel beserta rombongan saat memasuki Mapolres Beltim disambut langsung oleh Kapolres Belitung Timur AKBP Erwin Siboro dan Ketua Pengurus Bhayangkari Cabang Belitung Timur Martha Erwin serta disambut dengan tarian selamat datang oleh Polisi Cilik(Pocil).

Dalam kunjungan perdana nya ke Polres Beltim,Kapolda Babel Serahkan satu unit mobil Patroli Lalulintas kepada Kapolres Beltim AKBP Erwin Siboro.

Penyerahan Kunci  mobil Patroli Lalulintas ini dilakukan Kapolda di saat acara tatap muka dengan unsur Forkopimda Kabupaten Belitung Timur ,Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Joglo Patriatama Polres Beltim.(Red)




Menjaga Situasi Keamanan,Polsek Badau Lakukan Pemeriksaan Kapal

Menjaga Situasi Keamanan,Polsek Badau Lakukan Pemeriksaan Kapal

Menjaga Situasi Keamanan,Polsek Badau Lakukan Pemeriksaan Kapal

Badau,Berita Indonesia Raya - Untuk menurunkan dan mencegah tindak kriminalitas melalui jalur laut, personil Polsek Badau Polres Belitung Pos Pol Pelabuhan Tanjung Batu melaksanakan pengamanan kedatangan Kapal Muatan (KM) "Star Belitung" rute Bangka-Belitung-Bangka bertempat di Pelabuhan Tanjung Ru Desa Pegantungan Kecamatan. Badau Kabupaten Belitung. Selasa 23/1.
Pengamanan kedatangan- keberangkatan Kapal ini dilaksanakan rutin setiap kali Kapal datang baik rute Bangka-Belitung maupun Jakarta-Belitung, dengan tujuan untuk selalu mengontrol dan menjaga situasi Kamtibmas di area Pelabuhan Tanjung Ru agar dapat mencegah terjadinya tindakan-tindakn kriminal yang dapat menggganggu Keamanan dan Ketertiban masyarakat. 
Terlihat Personil Polsek Badau Polres Belitung sedang melakukan pengamanan sekaligus melakukan pemeriksaan Bongkar muat Kapal tersebut dan mengawasi aktifitas di pelabuhan untuk menghindari masuknya barang-barang terlarang seperti Minuman Keras, Narkoba dan Senjata Tajam.
Kapolsek Badau Iptu Sugraito, SH melalui Kapospol Pelabuhan Tanjung Batu Aipda Hendri Hartoko mengatakan bahwa dalam pengamanan kedatangan dan keberangkatan kapal muatan yang merapat di pelabuhan Tanjung Ru tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada penumpang maupun pemilik kendaraan.
"Dengan kehadiran Polisi ditengah aktifitas bongkar muat tersebut dan pelaksanaannya rutin dilakukan dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas di wilayah pelabuhan dalam menghindari masuknya barang-barang terlarang seperti Minuman Keras, Narkoba dan Senjata Tajam"imbuhnya.(*/Red)
Selasa, 22 Januari 2019
Gubernur Babel Launching Samsat Setempoh Dan Tanda Tangani MoU Transaksi Non Tunai

Gubernur Babel Launching Samsat Setempoh Dan Tanda Tangani MoU Transaksi Non Tunai

Gubernur Babel Launching Samsat Setempoh Dan Tanda Tangani MoU Transaksi Non Tunai

Belitung,Berita Indonesia Raya - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, bersama Kapolda Babel Brigjen Pol Istiono, Senin (21/1/2019) pagi, melaunching dan menandatangan Memorandum Of Understanding (MoU) Samsat Setempoh serta Transaksi Non Tunai. 
Kegiatan yang melibatkan PT Jasa Raharja Babel ini, dilaksanakan di Kantor Camat Sijuk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.
Launching ini dilakukan dalam rangka mendukung gerakan nasional non tunai (GNNT) dan layanan inovatif Samsat menjangkau wilayah terpencil, untuk mewujudkan pelayanan terhadap masyarakat yang lebih efektif, efesien, transparan dan akuntabel dalam membayar pajak kendaraan bermotor, dengan tujuan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam waktu bersamaan, Gubernur dan Kapolda juga melakukan MoU tentang pendidikan tambahan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) se- Babel. 
MoU tersebut, dilakukan pula antara Kabag Sumda se Polres Babel, dengan Kasatpol PP se Babel. Ikut hadir pada kesempatan MoU itu, Pejabat Utama di Polda Babel dan Pejabat Pimpinan Tinggi (Eselon II) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, Bupati Belitung dan Belitung Timur, Kapolres Belitung dan Belitung Timur, Danlanud H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan serta Dandim 0414 Belitung.
"Tentunya hari ini (kemarin) launching dan penandatangan MoU Samsat setempoh dan transaksi non tunai, serta kerjasama Polda Babel dan Satpol PP untuk pendidikan tambahan sangat menunjukan bahwa kedua instansi ini, sangat memperhatikan dan ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat, ditambah Jasa Raharja," kata Gubernur Erzaldi Rosman.
Program Samsat setempoh, dijelaskannya, di ambil dari kearifan lokal yang artinya bertemu, dan terobosan ini, berawal dari pembayaran pajak kendaraan bermotor yang dapat menjangkau daerah ataupun wilayah yang tidak terjangkau oleh pelayanan samsat induk maupun samsat keliling.
Tentunya, Samsat setempoh bertugas melakukan jemput bola, dengan menggunakan sepeda motor. Satu orang yang bertugas dari unsur Samsat dan satu orang lagi dari anggota kepolisian. Yang dilayani oleh samsat setempoh ini, pengesahan stnk setiap tahun, pembayaran PKB dan sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan.
"Masyarakat selama ini, saya rasa bukan tidak mau membayar pajak, namun karena lokasi yang jauh, jadi sulit membayar pajak, dan pada saat membawa uang tunai merasa was - was. Nah, tentunya kehadiran samsat setempoh ini, memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat," ujar Erzaldi.
Ditambahkan Erzaldi, ini merupakan suatu bukti bahwa Pemprov Babel, sangat memperhatikan kenyamanan dan pelayanan kepada masyarakat. 
Ia juga berharap, keberadaan samsat setempoh ini, dapat lebih meningkatkan pelayanan dan lebih optimal. "Samsat setempoh ini, menjadi bukti semakin sangat mudah masyarakat terlayani dalam pembayaran pajak. Setempoh artinya ketemu, Insya Allah kalau sudah sering ketemu, yang tadinya tidak niat membayar pajak jadi langsung membayar," ucapnya.
Sementara, Kapolda Babel Istiono mengatakan, Pemerintah dan kepolisian kini sudah sepakat untuk proaktif mendekati pelayanan kepada masyarakat paling bawah. Pelayanan itu, agar lebih memudahkan masyarakat yang jaraknya jauh dari kantor Samsat utama.
"Yang awalnya enggan membayar pajak, tapi setelah ada pelayanan publik lebih dekat, kesadaran akan timbul untuk membayar pajak," kata jenderal bintang satu itu.
Termasuk, kata mantan Wakapolda Babel itu, operasional kendaraan sudah dipersiapkan sangat matang, agar pelayanan publik ini tepat sasaran.
"Di masing-masing kabupaten sudah disiapkan dan sudah di mapping. Jadi, sudah diketahui mana-mana daerah atau wilayah yang perlu didatangi," pungkasnya.(*/Red)
Kawasan KEK Pariwisata Tanjung Gunung Masih Terkendala Status Lahan

Kawasan KEK Pariwisata Tanjung Gunung Masih Terkendala Status Lahan



Kawasan KEK Pariwisata Tanjung Gunung Masih Terkendala Status Lahan

Bangkabelitung,Berita Indonesia raya -- Hingga kini pengembangan Kawasan Ekonomi khusus (KEK) pariwisata Tanjung Gunung, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah masih terkendala persoalan lahan. Pasalnya terdapat lahan kawasan pertambangan di sekitar lokasi.
Pengembangan kawasan wisata menjadi salah satu prioritas daerah. Sebab sektor ini dianggap bisa mengganti sektor pertambangan yang sampai saat ini masih menjadi sektor primadona. Cukup banyak potensi wisata di Bangka Belitung, di antaranya wisata alam pantai.
Andy Yusfany Kabid Ekonomi dan SDA Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan, untuk kawasan KEK Tanjung Gunung masih terkendala persoalan peruntukan kawasan. Konsorsium kawasan KEK Tanjung Gunung minta 385 hektare lahan.
"Sejumlah luas lahan tersebut untuk kepentingan KEK pariwisata. Kemudian ini harus diakomodir dalam RTRW Kabupaten Bangka Tengah," kata Andy usai rapat konfirmasi lahan KEK Tanjung Gunung, Senin (21/1/2019).
Selanjutnya, kata Andy, persoalan muncul karena DPRD Kabupaten Bangka Tengah belum mau menyetujui. Karena di dalam luas lahan 385 hektare tersebut, ada sekitar 200 hektare merupakan kawasan pertambangan.
Konsorsium Pan Sekujur, Tanjung Gunung sebagai pengusul KEK, jelas Andy, sudah punya kesempatan bersama dengan PT Timah terkait persoalan ini. Namun untuk hal satu ini, pemda tidak berkepentingan, sebab ini sudah masuk ranah antara pebisnis.
Untuk membahas persoalan ini lebih lanjut, rencananya besok Selasa (22/1/2019) Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Tengah ingin berdialog dengan Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dialog ini bertujuan memperjelas persoalan.
Wakil rakyat tersebut ingin mendengarkan penjelasan dari Kepala Bappeda, Dinas Kelautan dan Perikanan, ESDM dan Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pertemuan itu dijadwalkan pukul 14.00 WIB.
"Berkas masuk ke dewan KEK nasional, lahan itu seluas 385 hektare. Dewan KEK minta lahan itu masuk RTRW Bangka Tengah," papar Andy.(*/Red)
Program Mantapkan Kerja Organisasi,Pengurus LSM PMPRI Belitung Rapat

Program Mantapkan Kerja Organisasi,Pengurus LSM PMPRI Belitung Rapat

Program Mantapkan Kerja Organissi,Pengurus LSM PMPRI Belitung Rapat

Belitung,Berita Indonesia Raya - Untuk memantapkan perencanaan atas kerja program (proker) organisasi, maka jajaran Pengurus DPC LSM PMPRI (Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia) Kabupaten Belitung, menggelar Acara Rapat Konsolidasi Perdana, Senin (21/1/2019) malam, di Sekretariat Sementara DPC LSM PMPRI Kabupaten Belitung, Jalan Hayati Mahim, Tanjungpandan, Belitung, Babel.
Rapat ini juga diadakan untuk membahas seluruh pengurus, serta sebagai bentuk persiapan melakukan rapat kerja (raker) dan Pelantikan Pengurus DPC LSM PMPRI Kabupaten Belitung.
“Selama ini, di antara kami memang ada yang belum saling mengenal sesama pengurus DPC LSM PMPRI Belitung ini. Karena itu, kami menggelar acara pertemuan perdana ini, guna saling mengenal, sementara memantapkan proker organisasi dan menyiapkan acara pelantikan pengurus, ”jelas Ketua DPC LSM Mandataris PMPRI Kabupaten Belitung, Agus Febriansyah, S.IP, usai acara rapat.
Dikatakan Agus, acara rapat perdana ini, dihadiri hampir seluruh pengurus DPC LSM PMPRI Belitung, para Kepala Distrik LSM PMPRI, serta beberapa peserta Pengurus Sektor PMPRI Desa dan Kelurahan.
Dalam rapat tersebut, dibahas juga tentang pemenuhan legalitas berupa surat keputusan (SK) pengurus LSM PMPRI, baik kabupaten, kecamatan maupun pengurus wilayah desa dan kelurahan.
Sementara masalah lain yang dibahas dalam rapat tadi, adalah pelaksanaan tupoksi LSM PMPRI Belitung, khusus dalam kontribusinya sebagai agen perubahan, penyebar informasi, pendorong tegaknya hukum, serta perbaiki mekanisme pengawasan sebagai aktifis lembaga swadaya masyarakat (LSM).
"Namun, fungsi pengawasan yang dilaksanakan ini, harus tetap pada peraturan perundangan yang berlaku, termasuk AD / ART LSM PMPRI ini," tegas Agus, yang juga harian Ketua KNPI Kecamatan Tanjungpandan, Pengurus KAHMI Belitung dan lainnya.
Dilaporkan, ada pengurus DPC LSM PMPRI Belitung, yang datang menghadiri rapat ini, yaitu Amril Yudianto, Andrey Yogusta, Febriyadi, Arifin, Supardi, Herbayu, Noval, Badir Hoiril, Teddy Aprianto, Soedarsono, Agus Kalalo, Lucky Dwi H, serta yang lainnya.
“Alhamdulillah, pertemuan berjalan dengan sukses, di mana perjalanan pengurus yang hadir, sudah disetujui untuk mengabdi kepada masyarakat dan daerah melalui LSM PMPRI Belitung,” tandas Agus.
Dalam media pantuan wartawan ini, acara rapat penerbitan perdana DPC LSM PMPRI ini, dihadiri juga oleh Ketua, Sekretaris, Kepala Biro, Komandan Satgas dan jajaran pengurus DPD LSM PMPRI Provinsi Belitung (Babel), yaitu Joni Arsyah, Sastra Hafarisy, Ny. Suci Akbari dan Suganda.
"Pada intinya, kami selaku pengurus DPD LSM PMPRI Babel, berusaha mendukung kebutuhan legalitas DPC LSM PMPRI Belitung, serta mendukung keberhasilannya melaksanakan program kerja yang telah didukung oleh kabupaten pengurus," pungkas Sastra Hafarisy, selaku Sekretaris DPD LSM PMPRI Babel. (*/Red)
Minggu, 20 Januari 2019
Kejaksaan Tinggi Babel Gelar Penerangan Hukum di Pemkot Pangkalpinang

Kejaksaan Tinggi Babel Gelar Penerangan Hukum di Pemkot Pangkalpinang

Kejaksaan Tinggi Babel Gelar Penerangan Hukum di Pemkot Pangkalpinang

Pangkalpinang,Berita Indonesia Raya - Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan kegiatan Penerangan Hukum (Penkum) sekaligus Audiensi Pegawai Pemerintah Kota Pangkalpinang yang bertempat di Ruang Pertemuan Lantai 1 Kantor Wali Kota Pangkalpinang pada hari Rabu (16/1/2019). 
Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang pada tahun ini telah melaksanakan kegiatan di Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Pemerintah Kabupaten lain di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang  Radmida Dawam, S.H., M.H. mengapresiasi Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mengagendakan kegiatan ini di Pemerintah Kota Pangkalpinang. Apalagi waktu pelaksanaannya sangat tepat di awal tahun sebelum kegiatan-kegiatan berjalan.
“Kami menganggap kegiatan ini sangat penting dan bermanfaat untuk Pemerintah Kota Pangkalpinang khususnya bagi pejabat dan ASN yang ada di Kota Pangkalpinang,”katanya.
Radmida mengharapkan materi-materi yang diberikan pada kegiatan ini dapat menghilangkan ketakutan para ASN yang ditunjuk menjadi pejabat dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa sehingga kegiatan pembangunan di Kota Pangkalpinang berjalan lancar.
“Jadi dengan apa yang Bapak sampaikan hari ini, kami berharap kegiatan di Pemerintah Kota Pangkalpinang terus berlanjut tanpa ada rasa ketakutan apabila kegiatan-kegiatan ini sudah pasti dilaksanakan sesuai dengan aturan yang ada,”harapnya.
Radmida juga berharap kegiatan ini bisa bermanfaat bagi ASN di Kota Pangkalpinang khususnya Pemerintah Kota Pangkalpinang karena Wali Kota Pangkalpinang sudah mengagendakan kegiatan-kegiatan yang bisa membuat Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama masyarakatnya bisa sejahtera dan selalu tersenyum.
“Tapi dengan itu kita harus memberikan yang terbaik bagi Pemerintah Kota Pangkalpinang dan pembangunan untuk pelayanan bagi masyarakat harus dilaksanakan dan dibangun dengan baik di Kota pangkalpinang ini,”katanya.
“Dan kami minta selalu diingatkan untuk kegiatan-kegiatan kami sehingga Pangkalpinang bisa menjadi kota yang benar-benar bersih dari korupsi seperti yang diharapkan semua pihak termasuk dari Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung,”pintanya.
Sementara  Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sahid Muhammad, S.H., M.H. menjelaskan materi yang diberikan pada kegiatan ini tidak hanya masalah tindak pidana korupsi dari persektif hukum, tetapi juga dari perspektif agama.
“Kegiatan ini di tahun 2019 ini nantinya selalu kami kawinkan materinya masalah undang-undang, tindak pidana korupsi, maupun tindak pidana umum, maupun tidak pidana pencucian uang dan lain-lain dengan  materi yang ke agama. Itu rencana kami dan sudah disetujui Pak Kajati,”jelasnya.(*/Red)

BUMDes Tidak Hanya Untuk Berdagang Saja

BUMDes Tidak Hanya Untuk Berdagang Saja

BUMDes Tidak Hanya Untuk Berdagang Saja

Sungailiat,Berita Indonesia Raya-Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tidak hanya bergerak pada sektor usaha dagang saja, tidak hanya untuk warung eceran ataupun tempat memproduksi barang untuk dijual, tetapi juga bisa bergerak di sector jasa,  dan kesejahteraan sosial.
Hal tersebut diungkapkan Prof.DR. Haryono Suyono Konsultan Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (KemenDes,PDTT) Republik Indonesia selaku narasumber pada kegiatan sosialisasi pemberdayaan masayarakat desa melalui alokasi dana desa (ADD) yang digelar Dinas Sosial dan Pemerintahan Desa (Dinsospemdes) Kabupaten Bangka, jum’at (18/1/2019) di ruang Bina Praja Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bangka.
“ Sekarang BUMDes bukan sekedar hanya untuk dagang tetapi juga jasa, dan kesejahteraan sosial.Jadi mulai sekarang, kalau mau bikin BUMDes, mau bikin toko, Nggak…!!! Bikin BUMDes penitipan anak balita, bikin BUMDes kesehatan, bikin BUMDes pengeolahan sampah dan BUMDes lainnya” ajaknya
Dijelaskannya, terkait BUMDes penitipan balita.  BUMDes di sektor jasa ini menerima penitipan anak-anak balita yang Ayah bundanya bekerja, dimana sebagian dari biaya BUMDes ini adalah biaya dari jasa penitipan anak balita. Begitupun juga dengan BUMDes Kesehatan, unit kesehatan ini bisa buka 24 jam sehari, dalam melayani kebutuhan terkait kesehatan masyarakat desa, seperti tes kesehatan, kebutuhan alat kontrasepsi, kebutuhan obat-obatan ataupun hal lainnya dengan pengelolaan dari para relawan, ataupun karyawan BUMDes yang khusus.
“ Jangan lupakan ikut sertakan keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera 1, kalau tidak jadi manajer, jadikan karyawan BUMDes, kalau tidak bisa jadi karyawan, jadikan tukang sapu proyeknya BUMDes, hal ini usaha agar keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera 1, jangan dibiarkan tidak bekerja, kenapa pengentasan pro yang kecil-kecil, karena yang miskin, yang pra sejahtera dan keluarga sejahtera 1 harus dihapuskan, naik menjadi sejahtera 2, sejahtera 3 dan sejahtera 13” pesannya
Sementara itu, Bupati Bangka yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Teddy Sudarsono dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Kabupaten Bangka sejalan dengan hal tersebut, dimana Pemerintah daerah telah mengoptimalkan peran pendamping, baik pendamping dari Kementerian Desa, maupun pendampingan melalui sarjana membangun desa (SMD) yang direkrut melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bangka.
“ Adanya pendampingan ini, guna membantu desa, baik dari proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengawasan dan pelaporan terhadap APBDes, hal ini diharapkan mampu mendorong pemberdayaan masyarakat desa secara optimal, menuju kea rah yang lebih baik, tentunya dengan melakukan perubahan pola pikir, dan manajemen penyelenggaraan pembangunan desa, dengan keuangan desa yang berdasarkan hak asal usul dan local yang berskala desa yang bersinergi dengan visi misi Kabupaten Bangka yaitu terwujudnya Bangka yang sejahtera dan mulia” ungkapnya
Turut hadir pada kegiatan tersebut, Mantan Bupati Bangka Yusroni Yazid, Mantan Walikota Pangkalpinang Sopyan Rebuin, Kepala Dinas Sosial dan Pemerintahan Desa (Dinsospemdes) Kabupaten Bangka Arman Agus, Camat Merawang Rismy Wira Madonnah, Camat Mendobarat Hismunandar, Plt.Camat Belinyu Restu Ing Handayani, serta tamu undangan lainnya. (*/Red)
Copyright © 2014 News.Online All Right Reserved