Breaking News
Loading...
  • New Movies
  • Recent Games
  • Tech Review

REDAKSI

Komisaris Utama : Lisa Devianty Penasehat Hukum : Muhammad Yusuf M.H. Dewan Penasehat : Samsul Arifin P.hd Dewan Redaksi : Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Sahrus Salis Wakil Pemimpin Redaksi/Redaktur: Fendi Kuswandi Fotografer : Supardi Staf Redaksi&Periklana : Nining yuli Tata Letak/Grafis : Hadi Bidang IT : Ahmad Syaifullah Kepala Biro/Wartawan Propinsi Bangkabelitung : Ayirah, Ade, Eric Amd, Hadi, Supardi, Hadi Kamal, Nining. Hermanzah, Alexander. Propinsi Sumatera Selatan : Rouzie Agus Propinsi Kalimantan Barat : Thalud SE Propinsi Jawa Barat & DKI Jakarta : Ayu Cahyani Vawitri,Anggun Vabella Putri S.Pd,Ahmad Saifullah Propinsi Jawa Timur : Muhammad Yusuf M.H.

Recent Post

Minggu, 12 Mei 2019
Kompol Erlichson Pimpin Operasi Pekat Manumbing 2019

Kompol Erlichson Pimpin Operasi Pekat Manumbing 2019

Kompol Erlichson Pimpin Operasi Pekat Manumbing 2019

Personil Ops Pekat Manumbing 2019 saat melakukan pengecekan kebeberapa tenpat hiburan di wilayah hukum Polres Belitung.
Belitung,Berita Indonesia Raya -Sesuai dengan Surat Perintah Kapolres Belitung Nomor : Sprint/73/V/OPS.1.3/2019 tanggal 03 mei 2019,Personil Polres Belitung melaksanakan kegiatan Operasi (Ops) Pekat Manumbing 2019. Sabtu malam (11/05/2019).

Kegiatan Ops Pekat Manumbing 2019 ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Belitung selaku Karendal Ops Kompol Erlichson Pasaribu, SH, SIK didampingi Kapusdata Ops Res AKP Mahmud, Kasatgas Gakkum Akp Erwan Yudha Perkasa SH, SIK, Kasatgas Preemtif AKP Ridwan, SH serta di ikuti 41 orang personil Polres Belitung.

Kabag Ops Polres Belitung Kompol Erlichson Pasaribu S.H,SIK mengatakan,kegiatan Ops Pekat Manumbing 2019 ini akan berlangsung selama 12 hari terhitung dari 11 Mei 2019 s/d 22 Mei 2019 di wilayah hukum Polres Belitung, dengan sasaran Curat, Curas, Curanmor, Prostitusi, Sajam dan Narkoba.

"Kegiatan Ops Pekat Manumbing 2019 ini dengan melakukan pengecekan kebeberapa tempat hiburan yang berada di wilayah hukum Polres Belitung," kata Kompol Erlichson.

Kabag Ops menyebutkan,tempat tempat yang telah dilaksanakan pengecekan oleh personil Ops Pekat Manumbing adalah,Cafe Hitam Putih,Cafe Kurindu,Cafe Pelangi,Cafe Garuda,Hotel & Bar PI,Hotel & Bar GTP,Hotel & Aloha Bahamas serta Resto & Bar Sari Laut,namun tidak ada ditemukan tempat hiburan yang beroperasi, dikarenakan sudah adanya Surat Edaran dari Bupati Belitung Nomor : 451.1/399/VI/2019 tanggal 03 Mei 2019.

Selanjutnya kata Kabag ops,personil berhasil mengamankan penjual miras jenis tuak dan arak,pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Tanjungpandan dan Polres Belitung guna pemeriksaan lebih lanjut,kegiatan Ops Pekat Manumbing 2019 pada hari minggu ini  berakhir sekira pukul 00.00 wib, selama kegiatan berlangsung berjalan aman tertib dan lancar.(Red)
Sabtu, 11 Mei 2019
Kasdim Belitung Safari Ramadhan Ke Selat Nasik

Kasdim Belitung Safari Ramadhan Ke Selat Nasik

Kasdim Belitung Safari Ramadhan Ke Selat Nasik           

Kasdim Belitung  dan para forkopimda Belitung saat safari ramadhan ke pulau selat nasik kabupaten Belitung.
Belitung,Berita Indonesia Raya - Kasdim 0414/Belitung Mayor Inf Ruhin S.Ag melaksanakan safari ramadhan mendampingi Bupati Belitung ke Selat Nasik. Sabtu (11/05/2019).               

Safari Ramadhan yang dipusatkan di Masjid At Taubah Desa Petaling ini diawali dengan berbuka puasa dilanjutkan dengan Sholat Maghrib berjamaah dan makan malam di Gedung Serba Guna (GSG) Desa Petaling.                                                 

Setelah Azdan Isya berkumandang,Bupati yang di dampingi Kasdim mewakili Dandim 0414/Belitung Letkol Inf Indra Padang dan unsur forkopimda Kabupaten Belitung lainnya serta para tamu undangan lainnya melaksanakan sholat isya' dilanjutkan terawih dan sholat witir.   
                       
Selesai sholat Witir dilanjutkan dengan pemberian Paket Bantuan dari Pemda Kabupaten Belitung dan dari PT Pelindo cabang Tanjungpandan,kemudian setelah itu acara dilanjutkan dengan  sambutan Bupati Belitung dan tausyiah tentang gugurnya pahala puasa yang disampaikan Ustadz    Drs Huzaidi Husain. (*/Red)
Minggu, 05 Mei 2019
Tingkatkan kenyamanan Wisatawan di Desa Bukit Peramun,BCA Gelar Pelatihan Pemandu Wisata

Tingkatkan kenyamanan Wisatawan di Desa Bukit Peramun,BCA Gelar Pelatihan Pemandu Wisata

Tingkatkan Kenyamanan Wisatawan di Desa Bukit Peramun,BCA Gelar Pelatihan Pemandu Wisata

Dua puluh orang pemandu wisata dari Desa Binaan Bukit Peramun saat mengikuti pelatihan yang digelar oleh BCA.
Belitung,Berita Indonesia Raya - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA, kembali memberikan pelatihan bagi pemandu wisata di desa binaan Bukit Peramun, Belitung. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan dalam menikmati objek wisata di desa tersebut. Senin (29/04/2019).

Dua puluh pemandu wisata dari Desa Binaan Bukit Peramun tampak antusias mengikuti pelatihan tersebut. Hadir dan membuka pelatihan, Vice President CSR BCA Ira Bachtar, didampingi Kepala Kantor Cabang Operasi BCA Tanjung Pandan Belitung Erdyan Prawira dan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Belitung Hermanto.

Kegiatan ini dilakukan selama dua hari berturut-turut yakni 29 April hingga 30 April 2019.

Vice President CSR BCA Ira Bachtar mengatakan,melalui pilar Solusi Bisnis Unggul, program CSR BCA mengadakan pelatihan dengan tujuan membekali para pemandu wisata dengan pola pikir, pengetahuan, keterampilan dan sikap yang memiliki standard,sehingga dapat maksimal dan optimal dalam memberikan pelayanan.

"Penting untuk terus meng-upgrade pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam rangka mengembangkan bakat dan keahlian. Oleh sebab itu, hari ini BCA kembali melakukan pelatihan untuk para pemandu wisata di Desa Binaan Bukit Peramun Belitung. Kembali pada tujuan awal, pelatihan ini diharapkan dapat membuka wawasan para pengurus desa yang berperan sebagai pemandu wisata, sehingga dapat memberikan kontribusinya untuk memajukan Desa Binaan," urai Ira.

Kata Ira,melalui para pemandu wisata dapat memberikan pengalaman yang berkesan kepada para pengunjung untuk mendukung terciptanya kepuasan pelanggan secara keseluruhan.

"Sejak tahun 2018, BCA telah melakukan pembinaan di desa Bukit Peramun Belitung. Berbagai pelatihan dan pembinaan kami lakukan untuk mengasah skill masyarakat desa utamanya bagi para pemandu wisata agar dapat lebih memaksimalkan potensinya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pengunjung atau wisatawan. Di mana saat ini tercatat ratusan hingga ribuan pengunjung telah berkunjung ke beberapa tempat wisata di Bukit Peramun Belitung," tambah Ira.

Sebelumnya, BCA telah aktif mengadakan beberapa kegiatan Pelatihan untuk membekali para pengurus desa seperti Pelatihan Kepemimpinan Bagi Pengurus Desa Binaan BCA di Sentul, Bogor, Pelatihan Layanan Prima kepada para pengurus Wirawisata Goa Pindul, Desa Wisata Pentingsari, Wisata Wayang Desa Wukirsari, Desa Wisata Tamansari, Desa Wisata Tinggan-Bali, Belitung, dan Dusun Kopi Sirap Gunung Kelir. Selain itu BCA juga mengadakan Pelatihan Marketing Online, Pelatihan Leadership, Pelatihan Team Building, Benchmarking, Pembinaan Standarisasi Layanan Pelatihan Creative Selling Skill bagi seluruh desa binaan BCA hingga  uji coba layanan (one day tour) seluruh karyawan BCA Tanjung Pandan di Desa Binaan Bukit Peramun.
(*/salis)
Sabtu, 04 Mei 2019
Bukit Peramun & Wisata Aik Rusa' Berehun Binaan Bakti BCA,Siap Hadirkan Pesona Kearifan Lokal Belitung

Bukit Peramun & Wisata Aik Rusa' Berehun Binaan Bakti BCA,Siap Hadirkan Pesona Kearifan Lokal Belitung

Direktur BCA Vera Eve Lim bersama Bupati Belitung  saat berada di Bukit Peramun 

Bukit Peramun & Wisata Aik Rusa' Berehun Binaan Bakti BCA,Siap Hadirkan Pesona Kerifan Lokal Belitung 


Belitung,Berita IndonesiaRaya -PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bakti BCA kembali mendukung perkembangan pariwisata dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Hal ini diimplementasikan BCA dengan meresmikan Desa Binaan Bukit Peramun dan Wisata Aik Rusa' Berehun sebagai Desa Binaan Bakti BCA di Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung Provinsi Bangkabelitung.Sabtu (04/05/2019).

Hadir untuk meresmikan Desa Binaan Bukit Peramun dan Wisata Aik Rusa' Berehun yaitu Direktur BCA Vera Eve Lim didampingi Executive Vice President CSR BCA Inge Setiawati,Kepala Kantor Wilayah Vi BCA Daniel Hendarto, Kepala KCU BCA Tanjung Pandan Rustam, Kepala KCU BCA Pangkal Pinang Vanessa Claudia Flaviana bersama segenap pejabat pemerintah Belitung.
Turut hadir juga dalam peresmian ini 40 Nasabah Prioritas BCA KCU Tanjung Pandan. 

Direktur BCA Vera Eve Lim mengatakan sektor pariwisata merupakan salah satu kegiatan ekonomi yang diharapkan dapat mendatangkan devisa, memperluas lapangan pekerjaan, mendorong pembangunan daerah dan menjadi ajang memperkenalkan keindahan alam. Pengelolaan infrastruktur yang baik dan SDM yang berkualitas di berbagai destinasi wisata di Indonesia menjadi salah satu faktor untuk menarik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik. Hal ini selaras dengan pilar Solusi Bisnis Unggul BCA, di mana fokus BCA 
dalam program kemitraan dengan komunitas adalah pemanfaatan potensi wisata berbasis komunitas yang dibentuk dalam Desa Wisata Binaan. 

“Bangka Belitung yang terkenal dengan hasil tambang merupakan salah satu kota yang menjadi pilihan bagi para traveller untuk menikmati keindahan alam. Jarang diketahui, bahwa Belitung memiliki Desa yang menawarkan beberapa wisata menarik seperti wisata petualangan, wisata alam, dan wisata edukasi," urai Vera. 

Bukit Peramun berasal dari banyaknya tanaman lokal yang sering diramu oleh masyarakat menjadi obat obatan. Desa ini terletak pada ketinggian 129 mdpl di wiiayah Belitung Barat. Kekayaan flora dan fauna, dikembangkan dalam berbagai lokasi spot foto instagramable antara lain berupa rumah hobbit, jembatan cinta, batu kembar dan mobil terbang. Desa ini juga dikenal sebagai desa berbasis digital, karena keberhasilan pengurus desa dalam mengaplikasikan sistem QR Code untuk memperkenalkan jenis dan manfaat tanaman di bukit Peramun, dan virtual guide dalam dua bahasa (lndonesia dan Inggris). 

Sementara itu. Wisata Aik Rusa' Berehun, Terong dikenal sebagai desa kreatif atas keberhasilannya mengubah kawasan bekas galian tambang yang terbengkalai menjadi salah satu destinasi wisata di 
Belitung Barat. Di desa ini, pengunjung dapat menikmati makanan khas Belatung yang !ebih dikenal dengan nama Makan Bedulang, wisata air, homestay camping ground, paket edukasi menganyam,melukis camping, melihat pemandangan di Bukit Tebalu. kawasan mangrove, dan perkebunan sayur.

Kedua desa ini dikembangkan oleh BCA melalui serangkaian kegiatan pembinaan dan pemberdayaan 
masyarakat yang berorientasikan kualitas pelayanan Yang unggut kepada wisatawan.

“Beragam langkah dan inisiatif kami lakukan dalam rangka mengembangkan potensi wisata di kedua desa ini dengan memfasilitasi beberapa pelatihan seperti layanan prima, standar layanan, creative selling skill, dan golden heart leadership, dan Iain sebagainya" tambah Vera. 

"Dengan meresmikan dua desa ini, kami berharap dapat berkontribusi meningkatkan sektor pariwisata utamanya di daerah Belitung, memajukan kualitas SDM lebih baik, hingga pada akhirnya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat daerah,” tutup Vera. (*/sahrus salis)


Kapolsek Sijuk Saksikan Panen Perdana Rumput Laut Binaan Kodim

Kapolsek Sijuk Saksikan Panen Perdana Rumput Laut Binaan Kodim

Kapolsek Sijuk Saksikan Panen Perdana Rumput Laut Binaan Kodim 

Kapolsek Sijuk AKP Dwi Purwaningsih saat berada di lokasi budidaya rumput laut di Desa Sungai Padang Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung. 
Belitung,Berita Indonesia Raya -Kapolsek Sijuk AKP Dwi Purwaningsih ikut menyaksikan pemanenan rumput laut oleh petani binaan Kodim 0414/Belitung di desa Sungai Padang Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung Provinsi Bangkabelitung.Jum'at (03/05/2019).


Kapolsek Sijuk AKP Dwi Purwaningsih didampingi anggota Polsek Sijuk setelah acara pembukaan panen perdana budidaya rumput laut oleh petani binaan Kodim 0414 /Belitung berkerjasama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Belitung dipangkalan pelabuhan nelayan desa Sungai Padang langsung menuju lokasi pembudidayaan rumput laut yang berada di laut menggunakan tiga perahu nelayan dengan jarak sekitar tiga mil dari jembatan Sungai Padang.

Tampak yang ikut meninjau dan menyaksikan pemanenan rumput laut Dandim Belitung,Kasdim Belitung,Kapolsek Sijuk,perwakilan TNI AU,para Danramil,Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Belitung,Camat Sijuk, Kepala Desa Sungai Padang dan pengusaha penampung hasil rumput laut asal luar Belitung.

Kapolsek Sijuk AKP Dwi Purwaningsih berserta rombongan saat berada di kawasan budidaya rumput laut menyaksikan langsung pemanenan rumput laut yang dilakukan oleh masyarakat Sungai Padang beserta prajurit Kodim Belitung dengan kedalaman laut seukuran dada orang dewasa.

Hasil panen perdana rumput laut binaan Kodim Belitung ini di anggap sangat bagus oleh para pengusaha penampung hasil rumput laut asal luar Belitung ini.

Kapolsek Sijuk dan Para rombongan  setelah menyaksikan panen rumput laut,kembali lagi ke daratan dengan jarak tempuh sekitar 30 menit dan tiba di pelabuhan nelayan sekira pukul 18.00 Wib.(Red)

Jumat, 03 Mei 2019
Tuntut Dengan Empat Pernyataan Sikap, Aliansi Belitong Maju Gelar Aksi Damai

Tuntut Dengan Empat Pernyataan Sikap, Aliansi Belitong Maju Gelar Aksi Damai

Tuntut Dengan Empat Pernyataan Sikap,Aliansi Belitong Maju  Gelar Aksi Damai

Aliansi Belitong Maju saat melakukan aksi damai didepan gedung DPRD Kabupaten Belitung.
Belitung,Berita Indonesia Raya -Aliansi Belitong Maju melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangkabelitung.Jum'at (03/05/2019).

Aksi damai puluhan orang  yang tergabung dalam Aliansi Belitong Maju ini menuntut empat tuntutan sebagai pernyataan sikap mereka.

Dalam tuntutan nya menyebutkan
"1. PEMERINTAH HARUS MEMASTIKAN HARGA ECERAN TETAP (HET) GAS SUBSIDI.
2. PEMERINTAH HARUS MENJAMIN HARGA LPG 3KG SESUAI HET DI KALANGAN MASYARAKAT
3. PEMERINTAH HARUS MENJAGA KETERSEDIAAN LPG 3K0 DAN !2KG SELAMA BULAN RAMADHAN.
4. KAMI MENDORONG PEMBANGUNAN SPBE/SPG Dl KABUPATEN BELITUNG SECEPATNYA DEMI PENYETARAAN HARGA UNTUK GAS SUBSIDI DAN GAS NON-SUBSIDI."

Usai berorasi,kelompok Aliansi Belitong Maju melakukan dialog dengan Anggota DPRD Kabupaten Belitung di ruang Rapat Besar DPRD Kabupaten Belitung.

Dalam dialog ini,tampak hadir Ketua DPRD Kabupaten Belitung,Kabag Ekbang Sekretariat Kabupaten Belitung,para agen penyalur gas LPG dan Anggota DPRD Kabupaten Belitung.

Ketua DPRD Kabupaten Belitung Taufik Rizani saat setelah selesai rapat,kepada wartawan ini mengatakan DPRD hanya memfasilitasi tuntutan para pengunjuk rasa ini kepada Pemerintah.

"Kalau kami memfasilitasi daripada pihak Aliansi Belitong Maju ini supaya mendengar keluhan mereka dan bagaimana sikap Pemerintah,merekakan tidak banyak permintaannya,supaya harga HET ini betul betul dijalankan seseuai dengan HET nya,HET nya Rp 22.500 di daratan dengan jarak sampai 60 km harus dilaksanakan, itu aja permintaan mereka,tidak ada perbedaan harga,"kata Taufik Rizani.

Sementara,Koordinator lapangan Aliansi Belitong Maju Eldy Saputra seusai pertemuan mengatakan cukup puas atas penyampaian Ketua DPRD Kabupaten Belitung.

"Kita cukup puas dengan apa yang disampai dari Ketua DPRD,mudah mudahan tindak lanjutnya segera,karena memang tidak mudah membangun SPBE,butuh waktu,kalau pengusaha tidak sanggup mundur,investor lain banyak yang mau masuk,"ungkap Eldy Saputra.(Red)








Tren Ekspor 3 Komoditas Pertanian Asal Babel, Ali Jamil Serahkan Phitosanitary Certitficate

Tren Ekspor 3 Komoditas Pertanian Asal Babel, Ali Jamil Serahkan Phitosanitary Certitficate

Tren Ekspor  3 Komoditas Pertanian Asal Babel,Ali Jamil Serahkan Phitosanitary Certitficate

Ali Jamil saat menyerahkan Phitosanitary Certitficate sebagai persyaratan ekspor di negara tujuan di Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur 
Belitung Timur,Berita Indonesia Raya -- Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) melepas ekspor 12.600 ton olahan sawit asal Belitung Timur. "Komoditas perkebunan ini menjadi andalan pemerintah dalam meraup devisa. Perlu kerjasama kolaboratif untuk mendorongnya," kata Ali Jamil, Kepala Barantan saat menyerahkan Surat Kesehatan Tumbuhan atau Phytosanitary Certificate (PC) sebagai persyaratan ekspor negara tujuan di Mentawa, Belitung Timur, Kamis (2/5).

Olahan sawit berupa Minyak sawit atau palm olein sebanyak 9.000 ton senilai Rp. 59,4 miliar tujuan Bangladesh dan bungkil sawit atau palm kernel expeller sebanyak 3.600 ton senilai Rp. 6.12 miliar tujuan Vietnam. Menurut Wiliam Hadinata, manager PT Setelindo Wahana Perkasa pemilik komoditas ini menyampaikan pihaknya terus didampingi petugas karantina pertanian dalam melakukan eksportasi, khususnya dalam
memenuhi persyaratan Sanitary and Phytosanitary (SPS) sebagai persyaratan negara mitra dagang.

Menurut catatan, kualitas  Lada, Karet dan Sawit baik berupa segar maupun olahan asal Kepulauan Bangka Belitung tidak diragukan lagi, hal ini dibuktikan dengan tren peningkatan permintaan ekspor ke manca negara . Komoditas ini makin legit karena tengah diminati pasar dunia.

Kepala Karantina Petanian Pangkalpinang, Saifudin Zuhri memaparkan data ekspor dari sistem otomasi perkarantinaan, IQFAST diwilayah kerjanya yakni di tahun 2018 telah diterbitkan 325 PC untuk Lada, Karet, Sawit dan Turunannya dengan nilai ekonomis 771,9 Miliar. Sementara untuk kurun waktu Januari hingga April 2019 telah tercatat Lada sebanyak 68 kali dengan total volume 638 ton senilai Rp. 38,2 miliar dengan 14 tujuan negara,
Karet olahan dengan tujuan Cina sebanyak 31 kali total 5.725 ton senilai Rp. 157,4 miliar dan Olahan sawit sebanyak 14 kali untuk tujuan Cina dan 226 kali untuk tujuan Vietnam dengan total 49,4 ton senilai Rp. 427,9 miliar. Kenaikan permintaan yang cukup signifan di kuartal pertama tahun 2019, tambah Zuhri.

Sebagai negara dengan sebagian besar penduduk bekerja pada sektor pertanian, maka mendorong sektor ini sebagai  unggulan basis ekonomi maka akan secara otomatis meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Kita tengah gencarkan ekspor komoditas pertanian, untuk mendorong neraca perdagangan dengan ekspor non migas. Dan hal ini sesuai dengan instruksi Presiden," jelas Jamil

Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dalam hal ini dwakil oleh Wakil Gubernur, Abdul Fatah yang didampingi pejabat dinas terkait dan pelaku usaha agribisnis yang hadir dan melepas ekspor menyampaikan apresiasinya atas kinerja Karantina Pertanian Pangkalpinang yang telah mengawal komoditas unggulan daerahnya ke manca negara.  Ia juga berharap pemerintah pusat dalam hal ini Kementan memberi perhatian khusus bagi tanaman Lada didaerahnya. Kembalikan kejayaan lada asal Babel, tambahnya. Abdul Fatah juga mengajak para pelaku usaha khususnya dibidang Kelapa Sawit untuk terus lakukan inovasi dan terobosan. Sawit  mempunyai peran penting bagi subsektor perkebunan dalam meningkatkan pendapatan petani dan masyarakat serta pengolahan industri kelapa sawit mendorong ekspor turunan kelapa sawit sehingga menghasilkan devisa bagi negara, tegas Wakil Gubernur.

Sebagai garda terdepan pengawasan dan perlindungan produk pertanian, Barantan terus lakukan upaya dalam penguatan sistem perkarantinaan. Khusus untuk akselerasi ekspor upaya yang dilakukan diantaranya meningkatkan kualitas layanan publik, sertifikasi manajemen mutu laboratorium ISO/EIC 17025-2017, penerapan sistem manajemen anti penyuapan dan pembinaan perusahaan eksportir dengan program Agro Gemilang.  "Penguatan sistem perkarantinaan menjadi penting agar jaminan produk pertanian kita diterima di pasar dunia,” pungkas Jamil.(Red)
Copyright © 2014 News.Online All Right Reserved