Breaking News
Loading...
  • New Movies
  • Recent Games
  • Tech Review

REDAKSI

Komisaris Utama : Lisa Devianty Penasehat Hukum : Muhammad Yusuf M.H. Dewan Penasehat : Samsul Arifin P.hd Dewan Redaksi : Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Sahrus Salis Wakil Pemimpin Redaksi/Redaktur: Fendi Kuswandi Fotografer : Supardi Staf Redaksi&Periklana : Nining yuli Tata Letak/Grafis : Hadi Bidang IT : Ahmad Syaifullah Kepala Biro/Wartawan Propinsi Bangkabelitung : Ayirah, Ade, Eric Amd, Hadi, Supardi, Hadi Kamal, Nining. Hermanzah, Alexander. Propinsi Sumatera Selatan : Rouzie Agus Propinsi Kalimantan Barat : Thalud SE Propinsi Jawa Barat & DKI Jakarta : Ayu Cahyani Vawitri,Anggun Vabella Putri S.Pd,Ahmad Saifullah Propinsi Jawa Timur : Muhammad Yusuf M.H.

Recent Post

Jumat, 03 Mei 2019
Tuntut Dengan Empat Pernyataan Sikap, Aliansi Belitong Maju Gelar Aksi Damai

Tuntut Dengan Empat Pernyataan Sikap, Aliansi Belitong Maju Gelar Aksi Damai

Tuntut Dengan Empat Pernyataan Sikap,Aliansi Belitong Maju  Gelar Aksi Damai

Aliansi Belitong Maju saat melakukan aksi damai didepan gedung DPRD Kabupaten Belitung.
Belitung,Berita Indonesia Raya -Aliansi Belitong Maju melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangkabelitung.Jum'at (03/05/2019).

Aksi damai puluhan orang  yang tergabung dalam Aliansi Belitong Maju ini menuntut empat tuntutan sebagai pernyataan sikap mereka.

Dalam tuntutan nya menyebutkan
"1. PEMERINTAH HARUS MEMASTIKAN HARGA ECERAN TETAP (HET) GAS SUBSIDI.
2. PEMERINTAH HARUS MENJAMIN HARGA LPG 3KG SESUAI HET DI KALANGAN MASYARAKAT
3. PEMERINTAH HARUS MENJAGA KETERSEDIAAN LPG 3K0 DAN !2KG SELAMA BULAN RAMADHAN.
4. KAMI MENDORONG PEMBANGUNAN SPBE/SPG Dl KABUPATEN BELITUNG SECEPATNYA DEMI PENYETARAAN HARGA UNTUK GAS SUBSIDI DAN GAS NON-SUBSIDI."

Usai berorasi,kelompok Aliansi Belitong Maju melakukan dialog dengan Anggota DPRD Kabupaten Belitung di ruang Rapat Besar DPRD Kabupaten Belitung.

Dalam dialog ini,tampak hadir Ketua DPRD Kabupaten Belitung,Kabag Ekbang Sekretariat Kabupaten Belitung,para agen penyalur gas LPG dan Anggota DPRD Kabupaten Belitung.

Ketua DPRD Kabupaten Belitung Taufik Rizani saat setelah selesai rapat,kepada wartawan ini mengatakan DPRD hanya memfasilitasi tuntutan para pengunjuk rasa ini kepada Pemerintah.

"Kalau kami memfasilitasi daripada pihak Aliansi Belitong Maju ini supaya mendengar keluhan mereka dan bagaimana sikap Pemerintah,merekakan tidak banyak permintaannya,supaya harga HET ini betul betul dijalankan seseuai dengan HET nya,HET nya Rp 22.500 di daratan dengan jarak sampai 60 km harus dilaksanakan, itu aja permintaan mereka,tidak ada perbedaan harga,"kata Taufik Rizani.

Sementara,Koordinator lapangan Aliansi Belitong Maju Eldy Saputra seusai pertemuan mengatakan cukup puas atas penyampaian Ketua DPRD Kabupaten Belitung.

"Kita cukup puas dengan apa yang disampai dari Ketua DPRD,mudah mudahan tindak lanjutnya segera,karena memang tidak mudah membangun SPBE,butuh waktu,kalau pengusaha tidak sanggup mundur,investor lain banyak yang mau masuk,"ungkap Eldy Saputra.(Red)








Tren Ekspor 3 Komoditas Pertanian Asal Babel, Ali Jamil Serahkan Phitosanitary Certitficate

Tren Ekspor 3 Komoditas Pertanian Asal Babel, Ali Jamil Serahkan Phitosanitary Certitficate

Tren Ekspor  3 Komoditas Pertanian Asal Babel,Ali Jamil Serahkan Phitosanitary Certitficate

Ali Jamil saat menyerahkan Phitosanitary Certitficate sebagai persyaratan ekspor di negara tujuan di Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur 
Belitung Timur,Berita Indonesia Raya -- Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) melepas ekspor 12.600 ton olahan sawit asal Belitung Timur. "Komoditas perkebunan ini menjadi andalan pemerintah dalam meraup devisa. Perlu kerjasama kolaboratif untuk mendorongnya," kata Ali Jamil, Kepala Barantan saat menyerahkan Surat Kesehatan Tumbuhan atau Phytosanitary Certificate (PC) sebagai persyaratan ekspor negara tujuan di Mentawa, Belitung Timur, Kamis (2/5).

Olahan sawit berupa Minyak sawit atau palm olein sebanyak 9.000 ton senilai Rp. 59,4 miliar tujuan Bangladesh dan bungkil sawit atau palm kernel expeller sebanyak 3.600 ton senilai Rp. 6.12 miliar tujuan Vietnam. Menurut Wiliam Hadinata, manager PT Setelindo Wahana Perkasa pemilik komoditas ini menyampaikan pihaknya terus didampingi petugas karantina pertanian dalam melakukan eksportasi, khususnya dalam
memenuhi persyaratan Sanitary and Phytosanitary (SPS) sebagai persyaratan negara mitra dagang.

Menurut catatan, kualitas  Lada, Karet dan Sawit baik berupa segar maupun olahan asal Kepulauan Bangka Belitung tidak diragukan lagi, hal ini dibuktikan dengan tren peningkatan permintaan ekspor ke manca negara . Komoditas ini makin legit karena tengah diminati pasar dunia.

Kepala Karantina Petanian Pangkalpinang, Saifudin Zuhri memaparkan data ekspor dari sistem otomasi perkarantinaan, IQFAST diwilayah kerjanya yakni di tahun 2018 telah diterbitkan 325 PC untuk Lada, Karet, Sawit dan Turunannya dengan nilai ekonomis 771,9 Miliar. Sementara untuk kurun waktu Januari hingga April 2019 telah tercatat Lada sebanyak 68 kali dengan total volume 638 ton senilai Rp. 38,2 miliar dengan 14 tujuan negara,
Karet olahan dengan tujuan Cina sebanyak 31 kali total 5.725 ton senilai Rp. 157,4 miliar dan Olahan sawit sebanyak 14 kali untuk tujuan Cina dan 226 kali untuk tujuan Vietnam dengan total 49,4 ton senilai Rp. 427,9 miliar. Kenaikan permintaan yang cukup signifan di kuartal pertama tahun 2019, tambah Zuhri.

Sebagai negara dengan sebagian besar penduduk bekerja pada sektor pertanian, maka mendorong sektor ini sebagai  unggulan basis ekonomi maka akan secara otomatis meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Kita tengah gencarkan ekspor komoditas pertanian, untuk mendorong neraca perdagangan dengan ekspor non migas. Dan hal ini sesuai dengan instruksi Presiden," jelas Jamil

Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dalam hal ini dwakil oleh Wakil Gubernur, Abdul Fatah yang didampingi pejabat dinas terkait dan pelaku usaha agribisnis yang hadir dan melepas ekspor menyampaikan apresiasinya atas kinerja Karantina Pertanian Pangkalpinang yang telah mengawal komoditas unggulan daerahnya ke manca negara.  Ia juga berharap pemerintah pusat dalam hal ini Kementan memberi perhatian khusus bagi tanaman Lada didaerahnya. Kembalikan kejayaan lada asal Babel, tambahnya. Abdul Fatah juga mengajak para pelaku usaha khususnya dibidang Kelapa Sawit untuk terus lakukan inovasi dan terobosan. Sawit  mempunyai peran penting bagi subsektor perkebunan dalam meningkatkan pendapatan petani dan masyarakat serta pengolahan industri kelapa sawit mendorong ekspor turunan kelapa sawit sehingga menghasilkan devisa bagi negara, tegas Wakil Gubernur.

Sebagai garda terdepan pengawasan dan perlindungan produk pertanian, Barantan terus lakukan upaya dalam penguatan sistem perkarantinaan. Khusus untuk akselerasi ekspor upaya yang dilakukan diantaranya meningkatkan kualitas layanan publik, sertifikasi manajemen mutu laboratorium ISO/EIC 17025-2017, penerapan sistem manajemen anti penyuapan dan pembinaan perusahaan eksportir dengan program Agro Gemilang.  "Penguatan sistem perkarantinaan menjadi penting agar jaminan produk pertanian kita diterima di pasar dunia,” pungkas Jamil.(Red)
Sabtu, 27 April 2019
Banjir Landa Kampong Amau, Prajurit Kodim Belitung Lakukan Evakuasi Warga

Banjir Landa Kampong Amau, Prajurit Kodim Belitung Lakukan Evakuasi Warga

Banjir Landa Kampong Amau,Prajurit Kodim Belitung Bantu Lakukan Evakuasi Warga     

Prajurit Kodim Belitung saat berada dilokasi banjir di kampong Amau Kelurahan Parit Kecamatan Tanjung Pandan Kabupaten Belitung Provinsi Bangkabelitung.

Belitung,Berita Indonesia Raya -Dandim 0414 Belitung Letkol Inf Indra Padang memimpin langsung proses evakuasi warga Amau Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung yang terkena musibah banjir.Sabtu (27 /04/2019).           

Banjir yang melanda Kampung Amau Kelurahan Parit ini akibat hujan deras yang mengguyur Tanjungpan mulai jam 12.00 sampai malam ini, sehingga mengakibatkan beberapa kampung terendam air,begitu juga rumah rumah warga,salah satunya yang paling parah yaitu di jalan Anwar Aid dan jalan Madura kampung amau kelurahan parit Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung.

Banjir setinggi kurang lebih 2 meter ini yang di akibatkan hujan deras dan meluapnya aliran Siburik serta diakibatkan air laut sedang pasang sehingga berdampak banjir di Kota Laskar Pelangi ini.

Sampai malam ini  Prajurit Kodim 0414/Belitung bersama sama dengan Anggota Polres, Tagana, Satpol PP dan organisasi kemasyarakatan lainnya membantu evakuasi warga yang rumahnya terendam banjir.

Dandim mengatakan anggota Kodim sekarang sedang membantu kesulitan rakyat yang sedang mengalami musibah banjir di kampong Amau.

"Kampong Amau sedang mengalami musibah banjir,kita dari Kodim Belitung membantu melakukan Evakuasi warga sebagai bentuk aksi kemanusiaan,"kata Dandim Belitung.

Sementara Camat Tanjung pandan Marzuki mengatakan banjir ini paling besar kalau dibandingkan dengan banjir sebelumnya.

"Kalau dibandingkan dengan banjir yang dulu dulu nya,banjir sekarang memang paling Besar," ungkap Marzuki.(*/Red)
"
Jumat, 26 April 2019
Sekti Anggraini Tinggalkan Bumi Laskar Pelangi, Ali Nurudin Pimpin Kejari Belitung

Sekti Anggraini Tinggalkan Bumi Laskar Pelangi, Ali Nurudin Pimpin Kejari Belitung

Sekti Anggraini Tinggalkan Bumi Laskar Pelangi,Ali Nurudin Pimpin Kejari Belitung

Suasana saat acara Pisah Sambut Kajati Belitung di Hotel BW Suite Kabupaten Belitung.

Belitung,Berita Indonesia Raya -Kepala Kejaksaan Negeri Belitung sejak tanggal 24 april 2019 telah berganti dari pejabat lama Sekti Anggraini S.H,M.H kepada pejabat baru Ali Nurudin SH,MH.

Serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Kejaksaan Negeri Belitung ini dilaksanakan di ruang Aula Pertemuan Kantor Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepulauan Bangkabelitung.

Setelah Sertijab,pergantian Kepala Kejaksaan Negeri Belitung ini dilanjutkan dengan acara pisah sambut di Hotel BW Suite jalan Pattimura Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung.Kamis malam (25/04/2019).

Acara pisah sambut ini dihadiri Bupati Belitung,Wakil Bupati Belitung,Kapolres Belitung Dandim Belitung,Danlanud H.A.S Hananjoedin,forum BUMN,para pimpinanan Instansi Vertikal dan ratusan undangan lainnya.

Sekti Anggraini S.H,M.H saat memberikan sambutan dalam acara pisah sambutnya mengatakan tidak pernah tugas keluar dari Jawa Barat dan membayangkan Belitung.

"yang saya bayangkan sumatera itu keras,bayangan saya itu sebelumnya,saya agak agak takut karena saya selalu dalam zona nyaman di Jawa Barat,Jakarta dan sekitarnya,tidak pernah saya keluar dari Jawa Barat,ternyata bayangan saya salah,Belitung ini hampir sama(dengan Jabar-red),saya pikir tadinya bayangan saya seperti di Medan ternyata tidak,"kenang Sekti Anggraini.

Kata Sekti dimanapun kita ditugaskan,biarpun tidak begitu nyaman kita harus menikmati biar terasa nyaman dan Alhamdulillah persahabatan di belitung sangat membuat nyaman,baik dari itu dari Forkompimda dan rekan rekan lainnya.

Sekti Anggraini S.H M.H menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Belitung di bumi  Laskar Pelangi ini selama satu tahun sembilan bulan dan kini mantan Kajati Belitung ini bertugas di tempat yang baru sebagai Assisten Tindak Pidana Khusus (Ass pidsus) Kejaksaan Tinggi Provinsi Banten.

Sementara sambutan Kepala Kejaksaan Negeri Belitung yang baru Ali Nurudin SH,M.H mengatakan akan melanjutkan dan meneruskan program dari Pejabat yang lama.

"Dalam tugas kedepan apa yang sudah dicapai oleh pendahulu saya ibu Sekti Anggraini beliau walaupun lebih muda dari saya,tetapi saya akui beliau sangat mempunyai konsep,inovasi dan visi yang jelas dan itu terbukti,semua yang hadir jadi saksinya,testimoninya dan faktanya perlu kita apresiasi setinggi-tingginya,mudah-mudahan saya juga bisa melanjutkan apa yang sudah dicapai oleh ibu Sekti dan mohon dukungannya dari unsur Pemerintahan Daerah,Forkominda,seluruh unsur Forum BUMN dan Tokoh masyarakat,"kata Ali Nurudin S.H,M.H.(Red)

Kamis, 25 April 2019
Dinas Perkim Babel Akan Bangun 69 Unit lanjutan Rumah Rekonstruksi dan Rehabilitasi di Beltim

Dinas Perkim Babel Akan Bangun 69 Unit lanjutan Rumah Rekonstruksi dan Rehabilitasi di Beltim

Dinas Perkim Babel Akan Bangun 69 Unit lanjutan Rumah Rekonstruksi Rehabilitasi di Beltim

Kepala Dinas Perkim Provinsi Kepulauan Bangkabelitung Rakhmadi S.Pd,MA
Bangkabelitung,Berita Indonesia Raya -Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Kepulauan Bangkabelitung (Babel) pada tahun 2019 ini akan melanjutkan pembangunan lanjutan rumah rekonstruksi dan rehabilitasi korban banjir di Dusun Merante Desa Selinsing serta Dusun Canggu Desa Lenggang Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung Timur Provinsi Bangkabelitung.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Babel Rakhmadi S.Pd,MA kepada wartawan ini mengatakan Dinas Perkim Babel Akan membangun sebanyak 69 unit lanjutan rumah rekonstruksi dan rehabilitasi di Dusun Merante dan Dusun Canggu.

"Untuk di lokasi Dusun Merante ada 40 unit rumah yang akan dibangun tahun 2019 ini dalam satu hamparan dengan 60 unit rumah yang telah dibangun di tahun 2018, sehingga nantinya total ada 100 unit rumah rekonstruksi di Merante dan di Dusun Canggu yang memenuhi klasifikasi kita ada 29 unit rumah,jadi tahun ini lanjutan rumah rekonstruksi dan rehabilitasi jumlahnya ada 69 unit rumah,"ungkap Rakhmadi S.Pd,MA.Kamis (25/04/2019).


Kepala Dinas Perkim Babel menyebutkan pada tahun 2020 Dinas Perkim Babel merencanakan akan melanjutkan kembali pembangunan di daerah kawasan rumah rekonstruksi dan rehabilitasi korban banjir ini dengan membangun prasarana,sarana dan utilitas (PSU).

"PSU seperti fasilitas umum,air,jalan lingkungan dan drainasenya Insyaallah akan dibangun tahun 2020,jadi tidak bersamaan karena anggaran juga terbatas,artinya bertahap kita membangunnya" beber Rakhmadi.

Selain pembangunan lanjutan rumah rekonstruksi dan rehabilitasi Rakhmadi S.Pd,MA juga mengatakan ada pembangunan bantuan rumah tidak layak huni(RTLH) sebanyak 68 unit rumah se-Babel.

"Khusus Bantuan RTLH diberikan kepada masyarakat yang tidak memiliki kemampuan sama sekali untuk membangun memperbaiki rumahnya dan pada tahun 2019 ini bantuan rumah RTLH di Kabupaten Beltim ada 10 unit RTLH dan 4 unit di Kabupaten Belitung,jumlah keseluruhan se-Provinsi Kepulauan Bangkabelitung ada 68 unit rumah RTLH,"kata Kepala Dinas Perkim Provinsi Kepulauan Bangkabelitung Rakhmadi S.Pd,MA.(Red)

Rabu, 24 April 2019
Jual-Beli Suara Antar Caleg, Alumni Lemhannas:"Itu Money Politic, Harus Dicegah!

Jual-Beli Suara Antar Caleg, Alumni Lemhannas:"Itu Money Politic, Harus Dicegah!

Jual-Beli Suara Antar Caleg, Alumni Lemhannas: “Itu Money Politic, Harus Dicegah!

Wilson Lalengke
Jakarta,Berita Indonesia Raya – Pasca pelaksanaan pemilu serentak saat ini, perhatian publik lebih banyak fokus ke hasil perhitungan suara pasangan calon presiden. Hal itu mengakibatkan persoalan perolehan suara di kalangan calon legislatif terabaikan. Padahal, keduanya sangat penting, mengingat kedua lembaga, DPR RI dan Kepresidenan, harus dijabat oleh para petinggi negara yang jujur, kredibel dan memiliki kapasitas yang teruji untuk menjadi bagian dari pengelola negara.

Belakangan ini, misalnya, santer beredar khabar tentang deal-deal bisnis berupa jual-beli suara yang diperoleh antar calon legislatif (caleg). Bagi para kandidat yang mendapatkan jumlah suara kecil berupaya ‘menjual’ jumlah suaranya kepada caleg yang berpeluang mendapatkan kursi namun suaranya masih belum mencukupi. Kondisi ini kurang mendapat perhatian publik, termasuk oleh media massa.

“Jika ini dibiarkan terjadi, sulit dibayangkan betapa buruknya hasil demokrasi kita dalam pemilu kali ini,” ujar Wilson Lalengke, alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012, ketika dimintai pendapatnya terkait fenomena tersebut, Selasa, 23 April 2019.

Lulusan pascasarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University, Inggris, ini mensinyalir bahwa pola jual-beli suara antar caleg itu sering terjadi di masa lalu, dan sudah mulai terdengar hari-hari belakangan ini. “Bahkan ada informasi yang masuk menyebutkan oknum caleg menyediakan dana 2 miliar untuk membeli suara dari caleg-caleg yang perolehan suaranya kecil di dapil tertentu di Sumatera,” imbuh Wilson yang juga adalah Ketua Umum PPWI itu.

Menurutnya, perilaku caleg yang melakukan deal-deal bisnis suara semacam ini merupakan salah satu bentuk money politic atau politik uang. “Pembelian suara rakyat itu bukan hanya sebatas pada serangan fajar yang dilakukan sebelum pencoblosan. Ketika seorang caleg menyerahkan perolehan suaranya kepada caleg lain dengan imbalan uang, itu merupakan money politic. Harus diwaspadai dan diproses oleh pihak terkait jika ada yang begitu,” jelas Wilson.

Bahkan, menurutnya, caleg yang melakukan jual-beli suara, baik sipenjual maupun pembeli suara, lebih buruk moralitasnya dibandingkan dengan caleg dan warga pemilih yang terlibat money politic serangan fajar. “Moralitas oknum-oknum caleg yang terlibat jual-beli suara itu jauh lebih buruk dari warga yang terlibat serangan fajar. Mengapa? Karena oknum-oknum itu nyata-nyata menghianati kepercayaan rakyat yang telah memberikan suaranya kepada mereka, dan memperlakukan sejumlah suara rakyat itu sebagai komoditi bisnis belaka,” tegas peraih gelar Masters of Art (MA) bidang Applied Ethics dari Utrecht University, Belanda, dan Linkoping University, Swedia, itu.

Akibatnya, lanjut Wilson, sebagian anggota legislatif yang dihasilkan oleh pemilu 2019 nanti merupakan pejabat bermoral rendahan, tidak amanah, dan cenderung koruptif dalam melaksanakan tugasnya sebagai anggota dewan. “Bagaimana tidak? Caleg model begini pasti beranggapan bahwa dia duduk di Senayan bukan karena kepercayaan rakyat, tapi karena investasi dana besar yang sudah dikeluarkannya. Mereka adalah anggota dewan bermoral rendahan, produk demokrasi dagang sapi,” ujar Wilson lagi.

Apa yang harus dilakukan? “Harus dicegah, jika ada caleg terindikasi melakukan jaul-beli suara antar caleg, harus diusut dan diproses. Caleg yang beli suara dari caleg atau partai lainnya harus didiskualifikasi, dicoret dari daftar calon anggota dewan terpilih. Sanksinya harus tegas seperti itu, jika kita ingin menciptakan Lembaga DPR RI, DPD RI, dan DPR Daerah yang baik, bermutu, dan produktif bagi rakyat,” tambah Wilson.

Beberapa langkah strategis yang dapat dilakukan warga masyarakat dalam mengantisipasi munculnya para pelaku jual-beli suara caleg, menurut Wilson, antara lain sebagai berikut:

1. Tingkatkan dan perkuat monitoring rekapitulasi suara di semua tingkatkan, mulai dari TPS/KPPS, PPS, PPK, KPU Kota/Kabupaten, KPU Provinsi hingga ke KPU Pusat. Harus dipastikan bahwa rekap jumlah suara di tiap tingkat itu sesuai dengan Formulir C1.

2. Mengupayakan penerbitan press release (siaran pers) berita hasil rekapitulasi suara di tiap tingkatkan, minimal mulai dari tingkat PPS, baik oleh petugas pemungutan suara dan saksi, pemantau, media, maupun pihak berkepentingan lainnya.

3. Membuat laporan ke Panwaslu/Bawaslu jika terjadi hal-hal yang terindikasi curang, jual-beli suara, pengalihan suara caleg, dan lain-lain, untuk diproses sesuai koridor hukum yang berlaku.

4. Setiap caleg perlu menjaga komunikasi dengan pimpinan partai masing-masing agar perolehan suara para caleg terkait di dapil masing-masing dikontrol ketat. Dengan demikian, suara para caleg tidak mudah berpindah ke caleg lainnya, baik ke sesama caleg di internal maupun ke partai lainnya. (*/Ayirah )
Senin, 15 April 2019
Dandim Belitung Saksikan Pelepasan Logistik Pemilu 2019

Dandim Belitung Saksikan Pelepasan Logistik Pemilu 2019

Dandim Belitung Saksikan Pelepasan Logistik Pemilu 2019

Dandim Belitung Letkol Inf Indra Padang S.Sos saat menyaksikan Pelepasan Logistik Pemilu Serentak Tahun 2019 di GOR Tanjungpandan.
Tanjungpandan,Berita Indonesia Raya -Dandim 0414/Belitung Letkol Inf Indra Padang bersama sama unsur forkopimda lainnya menyaksikan pemberangkatan Logistik pemilu 2019 di GOR Tanjungpandan Kabupaten Belitung.           
Pendistribusian logistik kotak suara dan surat suara ke desa dan kelurahan di wilayah Kabupaten Belitung secara serentak oleh KPU Belitung dilaksanakan pada hari ini Senin 15 April 2019 pukul 09.00 WIB  bertempat di gedung olahraga ( GOR)  Tanjung pandan,Jalan A. Yani Kelurahan Pangkal Lalang Kecamatan Tanjung pandan Kabupaten Belitung yang selama ini di jadikan gudang penyimpanan logistik pemilu oleh KPU Kabupaten Belitung.   
            
Kegiatan Pendistribusian kotak suara dan surat suara ke 49 desa dan kelurahan di wilayah Kabupaten Belitung baik di Daratan maupun ke pulau pulau kecil yang ada di wilayah  Kabupaten Belitung.



Dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Kabupaten Belitung Sony Kurniawan menyampaikan pendistribusian logistik sudah siap sekaligus memulai pendistribusian pada hari ini dengan pengawalan dari TNI dan Polri.

Sementara Kapolres AKBP Yudhis Wibisana SIK, M.H menyampaikan TNI-Polri selalu siap siaga dalam menjaga keamanan Pemilu 2019 ini.

"kita harus minimalisir permasalahan dan kendala yang akan terjadi,  untuk TNI Polri selalu siap siaga mengantisipasi perkembangan yang akan terjadi,  serta mengharapkan intansi lain yang terkait ikut berpartisipasi dalam menjaga keamanan pemilu 2019 ini"ungkap Kapolres

Sedangkan Bupati Belitung  Sahani Saleh Menyampaikan kita sukseskan Pesta demokrasi tahun ini,gunakan hak pilih dengan benar, cerdas,tepat dan bermartabat

"Demokrasi itu lebih banyak biayanya,jadi kita harus mensukseskan pemilu ini sebagai prioritas utama untuk Damai aman dan tentram sebagai tolak ukur suksesnya pesta demokrasi 2019 ini" paparnya.

Selanjutnya Bupati Belitung berserta unsur Forkopimda Kabupaten Belitung melepas langsung pengiriman logistik yang menggunakan angkutan truk dengan pengawalan dari Polres Belitung untuk menuju kantor desa dan kelurahan di wilayah Kabupaten Belitung yang di mulai dari kecamatan Membalong, Sijuk, Selat Nasik,  Badau dan yang terakhir Kecamatan Tanjungpandan(*/Red)
Copyright © 2014 Berita Indonesia Raya All Right Reserved