Breaking News
Loading...
  • New Movies
  • Recent Games
  • Tech Review

REDAKSI

Komisaris Utama : Lisa Devianty Penasehat Hukum : Muhammad Yusuf M.H. Dewan Penasehat : Samsul Arifin P.hd Dewan Redaksi : Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Sahrus Salis Wakil Pemimpin Redaksi/Redaktur: Fendi Kuswandi Fotografer : Supardi Staf Redaksi&Periklana : Nining yuli Tata Letak/Grafis : Hadi Bidang IT : Ahmad Syaifullah Kepala Biro/Wartawan Propinsi Bangkabelitung : Ayirah, Ade, Eric Amd, Hadi, Supardi, Hadi Kamal, Nining. Hermanzah, Alexander. Propinsi Sumatera Selatan : Rouzie Agus Propinsi Kalimantan Barat : Thalud SE Propinsi Jawa Barat & DKI Jakarta : Ayu Cahyani Vawitri,Anggun Vabella Putri S.Pd,Ahmad Saifullah Propinsi Jawa Timur : Muhammad Yusuf M.H.

Recent Post

Senin, 25 Maret 2019
Demi Meningkatkan Keimanan, Prajurit Kodim Belitung Lakukan Sholat Shubuh Keliling

Demi Meningkatkan Keimanan, Prajurit Kodim Belitung Lakukan Sholat Shubuh Keliling

Demi Meningkatkan Keimanan,Prajurit Kodim Belitung Lakukan Sholat Shubuh Keliling

Suasana Shubuh Keliling Prajurit Kodim Belitung di Masjid Nurul Huda Desa Air Ketekok Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung.
Tanjungpandan,Berita Indonesia Raya -melalui kegiatan Sholat Shubuh Keliling akan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan Prajurit Kodim 0414/Belitung kepada Allah SWT.

Kegiatan shubuh keliling (Shuling) Prajurit Kodim Belitung sekaligus juga mengikuti acara Pelantikan serta Pengukuhan Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Belitung masa jabatan 2019-2024, yang dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 24 Maret  2019 pukul 04.30 - 07.00 Wib kemarin  di Masjid Nurul Huda Desa Air Ketekok Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung yang diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut acara yang diawali dengan Sholat Shubuh berjamaah kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ustadz Rudi Irawan serta pembacaan nama nama pengurusan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Belitung masa jabatan 2019-2024.

Dalam sambutan DMI Kabupaten Belitung, Ibnu Haban mengatakan bahwa yang hadir di Masjid Nurul Huda ini semua hanya mengharapkan Ridho Allah SWT.

"Kami tidak berpolitik mari kita bergandengan tangan melalui DMI Kabupaten Belitung mari kita bangun Belitung yang kita cintai serta mari kita jaga persatuan dan kesatuan khususnya di wilayah Kabupaten Belitung" ungkapnya

Sedangkan Sambutan DMI Provinsi Kepulauan Babel, Ustadz Rasid Rido mengatakan bahwa dengan memakmurkan masjid adalah hanya orang orang yang beriman dan tidak takut kepada siapapun.

"kita sedang berduka saudara saudara kita umat islam yang berada di New Zealand meninggal oleh kekejaman seorang teroris setelah melaksakan sholat Jumat ditembaki dengan disiarkan langsung ini sungguh tidak manusiawi namun dibalik itu ribuan warga di New Zealand menjadi mualaf ini hidayah dari Allah SWT"paparnya.

Sementara Ustadz Farurozi selaku penceramah menjelaskan bahwa barang siapa yang melaksanakan sholat shubuh berjamaah dan membaca Al Quran sampai terbit fajar maka akan terbebas api neraka serta sifat sifat munafik, Kemuliaan dan keistimewaan sholat shubuh berjamaah lebih baik daripada isi dan buminya
         
"Seandainya manusia tahu apa yang diperoleh dari Sholat Isya dan Shubuh berjamaah maka dia akan melaksanakan sholat berjamaah walapun merangkak untuk menuju masjid. Masjid untuk mempersatukan umat Islam, konsulidasi serta Silaturahim antar umat Islam, masjid mendidik orang yang berpolitik menuju sifat kejujuran dan keadilan yang dilakukan oleh orang yang beriman saja". Kata Ustadz Farurozi
                                
"Kemenangan yang hakiki adalah kemenangan di dunia dan akhirat mari kita jaga persatuan dan kesatuan demi terjaga situasi keamanan yang selalu terjaga apalagi sebentar lagi rakyat Indonesia akan melaksanakan Pemilu tahun 2019, berbeda boleh asal tetap menjaga kesatuan dan persatuan Indonesia" beber ceramahnya.
                     
Hadir dalam shubuh keliling antara lain oleh Ustadz Rasyid Ridho Ketua DMI Provinsi Kepulauan Babel, Ibnu H Ketua DMI Kab Belitung, Mayor Inf Trijoyo Danramil Tanjungpandan, Mayor Lek Eka Arbiter Kadisops Lanud H AS Hanandjoeddin, AKP Agus Kapolsek Tanjungpandan, Ramansyah Sekertaris FKUB Kabupaten Belitung, Marzuki Camat Tanjungpandan.(*/Red)

Papua Tanah Damai, Duka Papua dan Menghilangnya Para Pejuang Papua

Oleh: Johan Efraim Rumbino


Papua Berduka

Seminggu sudah Papua berduka dan bersedih dengan adanya bencana di Sentani - Jayapura, dan dalam waktu satu minggu ini juga kita orang Papua bahkan Indonesia belajar dari artinya toleransi dari Papua dan satu hal yang sangat penting untuk kita orang Papua pelajari adalah siapa saudara kita sebenarnya? Apakah mereka yang hanya lantang berteriak menuntut kemerdekaan Papua dengan alasan agar Orang Papua bisa menjadi tuan ditanah sendiri ataukah mereka yang selalu disebut dengan sebutan kolonial yang juga berbeda warna kulit dengan kita tapi bisa ikut berduka ketika Papua dilanda duka dan juga menetaskan air mata bahkan memberi dari kekurangan mereka karena mereka anggap kita adalah saudara? Hanya kita yang melihat dengan hati yang mampu menjawabnya.

Siapa Saudara Sesungguhnya

Bencana alam yang terjadi semuanya tidak terlepas dari kehendak Tuhan. Kita semua umat yang percaya mengimani hal itu, karena segala sesuatu yang terjadi di muka bumi ini adalah kehendak Tuhan, Duka kita telah berlalu dan kita harus bangkit kembali. Dalam duka kita semua mendapat pelajaran hidup yang penting dimana saudara-saudara kita dari Sabang - Merauke turut merasakan duka yang kita alami di Papua.

Saya sendiri melihat bagaimana saudara-saudara kita yang selama ini selalu dikatakan sebagai kolonial maupun penjajah, merekalah yang selalu ada sejak bencana itu terjadi. Merekalah yang mengorbankan waktu, bahkan mampu berbagi dari kekurangan mereka untuk membantu saudara-saudara kita di Sentani. Mereka membantu dengan ikhlas tanpa ada paksaan. Karena apa? Karena Papua adalah saudara mereka, Papua adalah bagian dari Indonesia, yang ketika Papua menangis maka mereka ikut menangis.

Ada satu hal yang sangat menyentuh saya ketika hari Minggu kemarin. Saat itu saya dalam perjalanan ke Bandara Sentani untuk berangkat balik ke Jakarta setelah 3 hari saya berada di Sentani untuk memberikan bantuan bagi saudara-saudara saya. Di tengah perjalanan menuju bandara saya berpapasan dengan segerombol penjual bakso yang menggunakan motor. Jumlah sekitar 30-an motor, mereka dikawal Polisi. Saya pun bingung dan bertanya dalam hati kemana mereka akan pergi?

Karena penasaran, saya memutuskan untuk mengikuti mereka dari belakang. Dan, alangkah terkejutnya saya ketika melihat langsung bahwa mereka hadir di Sentani untuk berbagi dengan saudara-saudara mereka yang menjadi korban bencana. Bakso yang biasa mereka jual, kali ini mereka sediakan secara gratis dan cuma-cuma.

Sungguh kasih yang luar biasa yang mereka tunjukan, dalam kekurangan pun mereka masih mampu berbagi. Kasih seperti inilah yang Tuhan Yesus ajarkan kepada kita. Mereka yang tidak seiman dengan kita mampu menunjukan itu dalam duka kita saat ini.

Pejuang Papua Hanya Mampu Berkoar

Duka Sentani - Papua sudah seminggu ini. Namun, Sentani mulai bangkit membangun kembali puing-puing tangisan yang tersisa. Pertanyaan muncul, dimanakah mereka yang katanya berjuang bagi bangsa Papua? Dimanakah Beny Wenda? Dimanakah Viktor Yeimo? Dimanakah Socratez Yoman? Dimanakah Laurenz Kadepa? Dimanakah KNPB? Dimanakah ULMWP? Dimanakah OPM? Tidakkah kalian lihat Papua sedang menangis? Dimana uluran tangan kalian untuk membantu saudara-saudara kita? Dengan hebat dan lantang kalian sering berteriak bahwa kalianlah yang berjuang untuk Papua, tetapi ketika Papua menangis, kalian semua menghilang tanpa jejak. Bahkan untuk mengotori tangan kalian demi mengangkat jenasah saudara-saudara kalian pun tidak terjadi sama sekali.

Terima kasih untuk semua tindakan kalian ini, karena dari semua ini *kami orang Papua belajar bahwa keluarga kami sebenarnya adalah Indonesia, saudara kami sebenarnya adalah mereka yang berbeda warna kulit dengan kami tetapi mempunyai hati dan belas kasih seperti kami.*

*Duka kami adalah Duka Indonesia. Karena kami Papua, kami Indonesia.*

Jakarta, 25 Maret 2019

_Penulis adalah aktivis Gerakan Bangun Papua
Kasdim 0414 /Belitung Hadiri Kegiatan Pelipatan surat suara Pemilu 2019

Kasdim 0414 /Belitung Hadiri Kegiatan Pelipatan surat suara Pemilu 2019

Kasdim 0414 /Belitung Hadiri Kegiatan Pelipatan surat suara Pemilu 2019 

Kasdim Belitung Mayor Inf Ruhin saat memberikan arahannya kepada masyarakat yang terlibat dalam kegiatan pelipatan surat suara 2019 di GOR Tanjung Pandan Kabupaten Belitung. 
Belitung,Berita Indonesia Raya -Kodim 0414 /Belitung melaluí Kasdim Belitung Mayor Inf Ruhin melakukan peninjauan sekaligus menghadiri pelipatan surat suara Pemilu 2019 yang dilaksanakan oleh KPUD Kabupaten Belitung di GOR Tanjung Pandan Kabupaten Belitung Provinsi Bangkabelitung.Senin 25/03/2019.

Dalam Kegiatan ini selain Kasdim Belitung dan Ketua KPUD Kabupaten Belitung Sony Kurniawan,hadir juga Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana SIK M.H,Pasi intel Lanud HAS Hananjoeddin Kapten Aditya Leo Wijaya,Asisten I Pemkab Belitung Mirang Uganda,perwakilan Kejari Belitung dan Kabag Ops Polres Belitung Kompol Erichson Pasaribu serta para Kapolsek jajaran Polres Belitung.

Kasdim 0414 /Belitung Mayor Inf Ruhin saat memberikan arahannya kepada masyarakat yang terlibat dalam kegiatan pelipatan surat suara Pemilu 2019 ini menyampaikan agar kelompok kelompok masyarakat yang membantu melakukan pelipatan surat suara tersusun tertib dengan rapi sehingga mudah dalam pengawasannya.

"biar tertib,kalau ditentara itu dibariskan jadi pengontrolannya lebih mudah dan kalau difoto oleh media itu lebih rapi dan lebih indah,kita yang terlibat disini,karena tidak dalam hitungan jam,satu detik dua detik langsung ada berita nya jadi kalau diviralkan oleh media itu lebih kelihatan tertib."saran Kasdim

Kasdim Belitung Mayor Inf Ruhin seusai peninjauan dan pengarahan kepada masyarakat yang terlibat dalam kegiatan pelipatan surat suara Pemilu 2019 mengatakan Kodim tetap memantau dan  memonitor kegiatan ini dan tetap membantu Polri dalam kegiatan pengamanan.

"Komitmen dari TNI sendiri bahwa TNI tetap mem backup pengamanan yang dilakukan Polres Belitung maupun Polres Belitung Timur."pungkas Kasdim

Mayor Inf Ruhin menyebutkan Kodim Belitung mengerahkan satu regu pasukan pengamanan secara tertutup dalam kegiatan pelipatan surat suara Pemilu 2019 di GOR Tanjung Pandan ini.(Red)
Kapolres Belitung Tinjau dan Hadiri Pelipatan surat suara Pemilu 2019

Kapolres Belitung Tinjau dan Hadiri Pelipatan surat suara Pemilu 2019

Kapolres Belitung Tinjau dan Hadiri Pelipatan surat suara Pemilu 2019

Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana SIK M.H saat memberikan arahan kepada masyarakat yang dibantukan untuk melipat surat suara Pemilu 2019 di GOR Tanjung Pandan Kabupaten Belitung.
Belitung,Berita Indonesia Raya  -Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana SIK M.H menghadiri pelipatan surat suara yang dilaksanakan oleh KPUD Kabupaten Belitung di GOR Tanjung Pandan Kabupaten Belitung Provinsi Bangkabelitung. Senin 25/03/2019.

Dalam Kegiatan pelipatan surat suara ini selain Kapolres Belitung dan Ketua KPU Kabupaten Belitung Sony Kurniawan,hadir juga Kasdim 0414 /Belitung Mayor Inf Ruhin,Pasi intel Lanud HAS Hananjoeddin Kapten Aditya Leo Wijaya,Asisten I Pemkab Belitung Mirang Uganda,Kabag Ops Polres Belitung,para Kasat Polres Belitung dan para Kapolsek jajaran Polres Belitung.

Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana SIK M.H dalam arahannya kepada masyarakat yang membantu melakukan pekerjaan pelipatan surat suara mengatakan meminta kepada para  pelipat surat suara agar mengerjakan pelipatan dilakukan dengan sebaik baiknya.

"Bapak ibu yang dipercaya oleh KPUD untuk melipat surat suara tolong laksanakan sebaik baiknya secara ikhlas,jadi untuk SOP nya tidak ada barang barang yang tidak diperlukan dibawa kedalam tempat pelipatan surat suara."kata  Kapolres.

Sebelumnya arahan diberikan oleh Ketua KPUD Kabupaten Belitung,Kasdim 0414 /Belitung dan Asisten I Pemkab Belitung.

Usai acara memberikan beberapa arahan,Kapolres Belitung saat berada di GOR didampingi oleh Ketua KPUD Kabupaten Beltim,Kasdim Belitung,Asisten I Pemkab Belitung dan Pasi intel Lanud HAS Hananjoeddin mengatakan kepada wartawan,untuk Kegiatan pelipatan surat suara pihak Polres Belitung hanya melaksanakan permintaan KPUD Kabupaten Belitung untuk mengamankan kegiatan pelipatan surat suara.

"Kami hanya melaksanakan permintaan KPUD untuk mengamankan kegiatan ini,jadi untuk kegiatan ini sebetulnya harus ada kebersamaan dan sinkronisasi antara kegiatan pihak pengamanan sendiri maupun yang melaksanakan kegiatan pelipatan surat suara ini."beber Kapolres.

"Sensitivitas jalannya Pemilu ini harus kita jaga semaksimal mungkin mengurangkan resiko dan untuk kebersamaan ini,sinergitas kami dari TNI-Polri pihak Pemda,KPUD dan Bawaslu,kami buktikan bahwa kami hadir semua untuk memberikan support kepada KPUD dan masyarakat yang dilibatkan melipat surat suara semoga terlaksana dengan baik lancar ."ujarnya lagi.

Kapolres Belitung mengatakan juga bahwa personil pengamanan pelipatan surat suara Pemilu 2019 di GOR Tanjung Pandan ini berjumlah 20 personil baik terbuka maupun pengamanan tertutup.
(Red)



Minggu, 24 Maret 2019
Gowes Bersama Kapolres Belitung

Gowes Bersama Kapolres Belitung

Gowes Bersama Kapolres Belitung 

Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana SIK M.H saat melakukan Gowes bersama dengan Jajarannya.
Belitung,Berita Indonesia Raya -Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana , SIK, M, H Laksanakan Gowes bersama guna meningkatkan Kebugaran Tubuh yang dimulai dari Kecamatan Tanjung Pandan menuju Kecamatan Sijuk.Minggu 24/03/2019.

Gowes yang dilakukan Kapolres Belitung ini di ikuti Para Kabag, Kasat dan Kapolsek Jajaran Polres Belitung serta Personel Polres Belitung.

 Gowes Bersama Kapolres Belitung ini menempuh Rute Start Bundaran satam, Jalan umum Gegedek Patimura,Jalan Tanjung Kelayang,  Jalan Lor in,  Jalan Ranati dan terakhir Finishnya di Saung 99 di Kecamatan Sijuk.

Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana SIK M.H saat melakukan Gowes bersama Jajaran nya mengatakan Gowes ini juga merupakan salah satu bentuk olahraga dan apapun olahraga nya,Jadikanlah olahraga sebagai kebutuhan dan gaya hidup.(*/Red)
Peringati Isra'Mi'raj, Polres Belitung Gelar Tabligh Akbar dan Istighosah

Peringati Isra'Mi'raj, Polres Belitung Gelar Tabligh Akbar dan Istighosah

Peringati Isra'Mi'raj,Polres Belitung Gelar Tabligh Akbar dan Istighosah

Tampak hadir Para Forkopimda Kabupaten Belitung dalam acara Tabligh Akbar dan Istighosah Polres Belitung Polda Kepulauan Bangkabelitung.

Belitung,Berita Indonesia Raya -Kegiatan Tabligh Akbar dan Istighosah Polres Belitung dalam rangka Memperingati ISRA' MIRAJ 1440 H dengan Tema "Menciptakan Situasi Yang Aman dan Kondusif Menjelang Pileg dan Pilpres 2019." yang dilaksanakan di Halaman Gedung Nasional Tanjung Pandan Kabupaten Belitung Provinsi Bangkabelitung. Sabtu 23/03/2019.

Acara tersebut dibuka oleh Kapolres Belitung AKBP. Yudhis Wibisana S.lK, M.H dan Penyampaian Ceramah Agama oleh Ustadz A. Jakfar Shidiq

Kegiatan dihadiri oleh Unsur Forkompimda, Ketua MUI, ketua Muhammadiyah,  Ketua DMI (Dewan Masjid Indonesia), Camat Tanjungpandan, Ketua Bawaslu, ketua KPU, Ketua PonPes Darul Arofah, Ponpes Attaqwa dan Ketua Ponpes Alwahidah serta kepala dinas dilingkungan kabupaten belitung, berikut Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh pemuda dan Tokoh Masyarakat serta masyarakat yang hadir diperkirakan melebih dari 3000 orang.(*/Red)
Kejuaraan Jetski Dunia 2019 Menjadi Ajang Promosi Laut Indonesia

Kejuaraan Jetski Dunia 2019 Menjadi Ajang Promosi Laut Indonesia

Kejuaraan Jetski Dunia 2019 Menjadi Ajang Promosi Laut Indonesia 


Jakarta,Berita Indonesia Raya - Indonesia akan menjadi tuan rumah kejuaraan dunia jetski 2019 di Ancol, Jakarta. Jetracer World Championship 2019 akan diadakan tanggal 27-31 Maret 2019 di Jetski Indonesia Academy, Taman Impian Jaya Ancol Jakarta Utara.

Kejuaraan ini akan mempertandingkan tiga kelas endurance, yaitu Pro F1 OPEC, Pro F1 Open (Normally Aspirated) dan Amateur F1 Open (Grand Tourisme). Track yang digunakan kurang lebih sama dengan track class endurance saat Asian Games 2018 yaitu lingkar track 6 km dan jarak terjauh ke laut 3 km.

Kejuaraan ini akan diikuti 14 negara dengan 22 tim dan masih akan bertambah sampai dengan tanggal 26 Maret 2019 dan tiket dapat dibeli online mulai hari ini di www.padiciti.com dengan pilihan harga yang kompetitif dan kelas yang berbeda.

Ada delapan atlet pada kejuaraan JETSKI tahun ini,salah satunya Atlet JETSKI Kakak beradik Aero Sutan Aswar dan Aqsa Sutan Aswa yang menjadi harapan tim Indonesia untuk kejuaraan dunia jetski ini.

Ketua Umum ITJBA Saiful Sutan Aswar dalam konferensi pers di Jetski Indonesia Academy Jakarta hari ini 23 Maret 2019 mengatakan, "Pada prinsipnya kita ikut semua nomor karena diharapkan ada pengembangan untuk atlet baru".

"Ini langkah awal untuk membangun opini dunia bahwa di Indonesia ada tempat jetski yang bagus dan untuk membuktikan bahwa anak anak kita bisa juara," kata Syafrudin. (JNI/Ayirah )
Copyright © 2014 Berita Indonesia Raya All Right Reserved