Breaking News
Loading...
  • New Movies
  • Recent Games
  • Tech Review

REDAKSI

Komisaris Utama : Lisa Devianty Penasehat Hukum : Muhammad Yusuf M.H. Dewan Penasehat : Samsul Arifin P.hd Dewan Redaksi : Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Sahrus Salis Wakil Pemimpin Redaksi/Redaktur: Fendi Kuswandi Fotografer : Supardi Staf Redaksi&Periklana : Nining yuli Tata Letak/Grafis : Hadi Bidang IT : Ahmad Syaifullah Kepala Biro/Wartawan Propinsi Bangkabelitung : Ayirah, Ade, Eric Amd, Hadi, Supardi, Hadi Kamal, Nining. Hermanzah, Alexander. Propinsi Sumatera Selatan : Rouzie Agus Propinsi Kalimantan Barat : Thalud SE Propinsi Jawa Barat & DKI Jakarta : Ayu Cahyani Vawitri,Anggun Vabella Putri S.Pd,Ahmad Saifullah Propinsi Jawa Timur : Muhammad Yusuf M.H.

Recent Post

Sabtu, 09 Maret 2019
Polsek Tanjung Pandan Lakukan Giat Bakti Sosial dan Safari Jum'at

Polsek Tanjung Pandan Lakukan Giat Bakti Sosial dan Safari Jum'at

Polsek Tanjung Pandan Lakukan Giat Bakti Sosial dan Safari Jum'at 


Tanjung Pandan,Berita Indonesia Raya -Jajaran Polsek Tanjung Pandan Polres Belitung melaksanakan Safari Jum'at dengan Kegiatan Bakti Sosial berupa pembersihan seputaran Masjid dan Sarapan Pagi Anggota Polsek Tanjungpandan bersama Pengurus Masjid Nurul Fattah pada 1 maret yang lalu serta melaksanakan Safari Jumat dengan melaksanakan sholat jum'at di Masjid Al-Mihrab Kelurahan Lesung Batang
Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung.Jum'at 8/3/2019.

Kegiatan Safari Jum'at ini guna meningkatkan ukuwah islamiyah dan mempererat tali sulahtirahmi antara personil Polsek Tanjung Pandan dengan Jamaah masjid serta masyarakat sekitarnya

Kapolsek Tanjung Pandan AKP Agus Handoko S.H menyebutkan tepat pada Pukul 12.00 wib,dirinya beserta Anggota Polsek Tanjung Pandan melaksanakan Ibadah Sholat Jumat dengan Jumlah jemaah yang melaksanakan ibadah di masjid tersebut Kurang lebih 150 Orang.

Usai melaksanakan sholat jum'at Kapolsek Tanjung Pandan AKP Agus Handoko S.H berkesempatan menyampaikan pesan pesan Kamtibmas nya kepada Jamaah Jum'at.

Kapolsek sambil memperkenalkan diri    menyampaikan dengan memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat sehat dan nikmat iman sehingga  bisa berkumpul di masjid Al-Mihrab untuk melaksanakan Ibadah Sholat Jumat.

AKP Agus Handoko saat menyampaikan pesan nya Menjelaskan tentang Situasi Kamtibmas wilayah Tanjungpandan kepada Jamaah masjid

"Sehubungan dengan Pemilu 2019 mendatang, Berharap kepada Masyarakat agar tidak saling Bertikai karena berbeda pendapat dan pilihan sehingga situasi kamtibmas tetap Kondusif."kata Kapolsek.

Kapolsek Menghimbau kepada Jemaah dan masyarakat sekitar agar Tempat-tempat ibadah yang ada di Kelurahan Lesung Batang jangan dijadikan tempat untuk sarana Politik karena Rumah ibadah atau masjid adalah tempat untuk beribadah serta meminta bantuan kepada jamaah dan  Masyarakat agar sama-sama menyukseskan Pemilu Serentak Tahun 2019 dengan cara datang ke TPS untuk menggunakan Hak pilih sebaik mungkin.

Kemudian setelah menyampaikan pesan pesan Kamtibmas oleh Kapolsek Tanjung Pandan ini dilanjutkan dengan Foto bersama dengan Pengurus Masjid Al-Mihrab dan Jamaah serta selama ibadah berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. (Red
Kapolsek Sijuk pimpin langsung Pengamanan Kampanye Dialogis

Kapolsek Sijuk pimpin langsung Pengamanan Kampanye Dialogis

Kapolsek Sijuk Pimpin langsung Pengamanan Kampanye Dialogis

Kapolsek Sijuk AKP Erwan Yudha Perkasa S.H,SIK beserta jajarannya saat melakukan pengamanan kegiatan Kampanye Dialogis di Pelepak Pute. 
Sijuk,Berita Indonesia Raya -Calon legislatif (Caleg)DPRD Kabupaten Belitung Dapil 3(Sijuk-Badau) melakukan Kampanye Dialogis di kediaman Hamisa Jalan Pelepak Pute Rt 05/03 Desa Pelepak Pute Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung Provinsi Bangkabelitung.Jum'at 8/3/2019.

Kampanye Dialogis ini dimulai Pukul 20.30 dengan Pengamanan dari personil Polsek Sijuk Polres Belitung yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Sijuk AKP Erwan Yudha Perkasa S.H,Sik.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Caleg DPRD Kabupaten Belitung Dapil 3 (Sijuk-Badau) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).


Kegiatan berakhir pada pukul 22.00 wib dan selama berlangsungnya kegiatan tersebut di lakukan pengamanan oleh Personel Polsek Sijuk dalam situasi aman terkendali.(Red)



Wilson Lalengke :Menuju Bangsa Bisu dan Idiot

Wilson Lalengke :Menuju Bangsa Bisu dan Idiot

Wilson Lalengke: Menuju Bangsa Bisu dan Idiot
Wilson Lalengke 

Jakarta,Berita Indonesia Raya - Penangkapan Robertus Robet, yang lebih tepat disebut sebagai aksi penculikan sang dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), oleh segerombolan polisi baru-baru ini akibat menyampaikan orasi yang diduga berisi pernyataan penghinaan kepada institusi TNI merupakan salah satu puncak dari fenomena gunung es penghianatan terhadap eksistensi kemanusiaan warga manusia di negeri ini. Bagaimana tidak, pengambilan paksa aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) di tengah malam buta itu ibarat sebuah penyerbuan terhadap seorang terduga teroris yang amat membahayakan. Kondisi tersebut menunjukkan adanya keadaan traumatik akut di bangsa ini terhadap masa lalu, yang berakibat kegalauan menghadapi masa depan. Sayangnya, sikap pemerintah dalam menyikapi keadaan ketakutan itu adalah dengan mengekang dan menindas kebebasan berpikir dan berbicara warga negaranya.

Sebelumnya, ratusan warga lainnya juga mendapat perlakuan yang sebangun walau tidak persis sama. Rocky Gerung harus berkali-kali menghadap penyidik karena ocehan 'akal sehat' yang dinilai berisi ujaran kebencian, fitnah, dan penyesatan publik. Ahmad Dani, Gus Nur, Syafi'i Ma'arif, Abu Janda, Deni Siregar, Buni Yani hingga Basuki Tjahaja Purnama adalah beberapa tokoh yang dipaksa menghadapi ancaman hukum karena ucapan dan pernyataan mereka di depan publik. Di kalangan wartawan dan masyarakat umum, begitu banyak mereka susul-menyusul keluar-masuk jeruji hanya karena tulisan dan opini mereka yang dianggap menghina, mencemarkan nama baik, dan sejenisnya.

Bersyukur, Robertus Robet akhirnya dilepaskan sebagai dampak dari tekanan publik yang begitu luas terhadap aparat kepolisian untuk tidak berlaku represif terhadap warga masyarakat yang menyampaikan pendapat dan aspirasinya di depan umum. Namun, aparat kelihatannya kurang kerja, sehingga proyek berikutnya adalah memburu penyebar video yang berisi rekaman orasi sang orator Kamisan Robertus Robet itu. Sesuatu yang tentu saja menjadi ancaman bagi dunia jurnalisme di tanah air.

Dari perspektif kajian filsafat, proses berpikir dan mengkomunikasikan hasil pikiran merupakan kodrat manusiawi seseorang. Peradaban hanya dimungkinkan muncul, hidup dan berkembang, karena aranya usaha berpikir manusia. Tanpa adanya pikiran dan hasil-hasil berpikir manusia, mustahil ada peradaban di atas dunia ini.

Peradaban bisa berkembang dan maju, hingga mencapai tingkat peradaban moderen saat ini, hanya mungkin dicapai melalui upaya berpikir manusia yang bebas dan kreatif, yang cenderung liar. Berpikir _out of the box_ atau berpikir di luar jalur kebiasaan umum seringkali menghasilkan penemuan dan inovasi di berbagai bidang, yang ketika diimplementasikan dalam kehidupan, hasilnya mempermudah kegiatan manusia. Tidak heran, jika kita melihat bahwa negara yang membiarkan, bahkan menjaga kebebasan berpikir setiap warga negaranya, selalu melaju maju dengan kecepatan tinggi. Sebaliknya, negara yang menghambat dan melarang warganya untuk bebas berpikir, selamanya akan terkebelakang, untuk selanjutnya hanya menjadi obyek jajahan ~ fisik dan ekonomi ~ bangsa lain.

Otak dianugerahkan Pencipta kepada manusia agar digunakan untuk berpikir. Sejatinya, setiap organ di tubuh manusia itu harus digunakan dalam keseharian selama hidupnya. Secara alami, organ tubuh yang jarang digunakan atau digerakkan, lambat-laun akan menyusut, bahkan mati. Oleh karena itu, manusia dituntut untuk selalu menggunakan dan/atau menggerakkan segenap anggota badannya.

Demikian halnya otak manusia, ia harus digunakan untuk berpikir dan berpikir, sepanjang hidupnya. Area jangkauan pikir manusia sesungguhnya tidak terbatas, seluas semesta itu sendiri. Bahkan, pada fase-fase tertentu, daya jangkau pikiran manusia dapat menembus areal di luar alam makro kosmos yang tanpa batas ruang dan waktu. Para nabi dipercaya merupakan sekelompok kecil manusia yang masuk kategori ini.

Otak yang dibiarkan berpikir bebas akan tumbuh dan berkembang dengan baik dan cerdas. Otak yang demikian inilah yang kemudian dapat berimajinasi secara kreatif untuk kemudian tiba pada konstruksi hasil berpikir yang spektakuler, di luar dugaan, dan ajaib. Kemajuan teknologi yang demikian pesat di abad-abad terakhir ini merupakan hasil berpikir bebas manusia di negara-negara maju yang menjamin kebebasan berpikir warganya.

Penemuan-penemuan fantastis dalam bidang teknologi, misalnya, semuanya dihasilkan oleh orang-orang yang diberikan keleluasaan berpikir, sebebas-bebasnya. Bahkan, kebebasan berpikir mereka itu tidak hanya dijamin dan dijaga, tetapi lebih daripada itu diberikan fasilitas finansial, peralatan, dan dukungan teknis lainnya oleh negara. Hanya dengan demikian, inovasi-inovasi baru sebagai hasil olah pikir di berbagai bidang dapat dihasilkan.
Sementara itu, di negara yang memberlakukan pembatasan berpikir bagi warganya, dengan berbagai alibi dan alasan, hampir dipastikan peradaban bangsa ini tidak dapat bertumbuh, apalagi berkembang maju. Karena larangan berpikir itu, menyebabkan otaknya lambat-laun membeku, mengecil, dan akhirnya tidak lebih dari organ tubuh biasa yang tidak berfungsi semestinya. Jadilah warga negeri itu menjadi bangsa idiot.

Habibi tentunya sangat beruntung. Ia boleh menggunakan otaknya untuk berpikir sebebas mungkin, dan menghasilkan berpuluh-puluh penemuan yang dipatenkan, dan menjadi kebanggaan Indonesia. Namun, semua itu hanya dapat dia raih karena berkesempatan belajar dan bermukim di Jerman, salah satu negara yang menjamin kebebasan berpikir setiap manusia di wilayahnya. Jika Habibi tidak seberuntung itu, ia hanya akan jadi orang Indonesia kebanyakan yang jadi konsumen hasil kerja kebebasan berpikir bangsa lain belaka. (*/Ayirah)
Jumat, 08 Maret 2019
Iptu Sugraito S.H Hadiri Peresmian Program BAGUK

Iptu Sugraito S.H Hadiri Peresmian Program BAGUK

Iptu Sugraito S.H Hadiri Peresmian Program BAGUK

Kapolsek Badau Iptu Sugraito S.H saat melakukan penanaman Nanas Madu di acara Launching(Peresmian) Program BAGUK
Badau,Berita Indonesia Raya -Kapolsek Badau Iptu Sugraito. SH menghadiri Kegiatan Launching (Peresmian) Program Bagi Bibit Gratis Untuk Kampung (BAGUK) Oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung bertempat di halaman BUMDes Mitra Sejahtera Desa Badau  Kecamatan Badau Kabupaten Belitung. Jum'at 08/03/2019.

Kegiatan yang diresmikan langsung oleh Bupati Belitung H. Sahani Saleh. S.sos ini dihadiri juga oleh Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie S.Sn,Kapolsek Badau Iptu Sugraito S.H, para Camat Se-Kabupaten Belitung, Para Kepala Dinas,Kepala KUA Badau, para Kades dan Sekdes Se-Kecamatan Badau, para toga dan tomas Kecamatan Badau serta para tamu undangan lainnya sebanyak 80 orang.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan secara simbolis penanaman bibit Nanas Madu di halaman  BUMDes Mitra Sejahtera Desa Badau oleh Bupati Belitung dan diikuti oleh Unsur Muspika Kecamatan dan Tamu Undangan.

"Dengan diberikannya bibit nanas madu kepada masyarakat Badau diharapkan kedepanya masyarakat Desa Badau bisa mensukseskan program BAGUK dengan cara menanam dan memelihara bibit Nanas tersebut sampai menghasilkan sehingga dapat membantu mensejahterakan masyarakat dari sektor ekonomi Serta bisa menciptakan ekonomi kreatif dari bibit tersebut."kata Bupati Belitung H. Sahani Saleh. S.sos.

Adapun Kegiatan tersebut berakhir pada pukul 11.30 wib dan selama berlangsung giat tersebut situasi berjalan tertib dan lancar.(*/Red)
Program Jum'at Bersih,Bhabinkamtibmas Polsek Badau Bersihkan Balai Dusun Bersama Warga

Program Jum'at Bersih,Bhabinkamtibmas Polsek Badau Bersihkan Balai Dusun Bersama Warga

Program Jum'at Bersih,Bhabinkamtibmas Polsek Badau Bersihkan Balai Dusun Bersama Warga

Badau, Berita Indonesia Raya -Bhabinkamtibmas Polsek Badau Polres Belitung Gandeng Warga Desa binaanya melaksanakan Jum'at Bersih di halaman Balai Dusun Gunung Tiong Desa Pegantungan Kecamatan Badau Kabupaten Belitung. Jum'at 08/03/2019.

Jum'at Bersih ini merupakan bentuk saling bergandengan tangan antara Polri dalam hal ini Bhabinkamtibmas Desa Pegantungan dengan warga Desa Pegantungan.

"Hari ini kembali kami menggandengkan warga masyarakat Desa Pegantungan dalam membersihkan Balai Desanya di Dusun Gunung Tiong, sebelumnya kami bersama warga juga membersihkan balai desa di dusun Pegantungan, artinya kita bersama – sama saling bergandengan tangan,” ungkap Kapolsek Badau Iptu Sugraito. SH melalui Bhabinkamtibmas Desa Pegantungan Briptu Teguh Hanapia

"Program yang kami canangkan dan akan dilaksanakan setiap hari Jumat itu bertujuan untuk semakin mendekatkan hubungan silaturahmi dengan masyarakat, Polri itu, sahabat dan penolong serta pengayom masyarakat." ungkapnya lagi.

Briptu Teguh juga menyebutkan hubungan yang baik diantara keduanya dapat menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.

"Tanpa dukungan dari masyarakat, Polri tidak akan bisa maksimal,bantuan serta kerja sama dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendukung kinerja kepolisian,” tandasnya
Caleg PBB Kampanye Dialogis, Anggota Polsek Membalong Jaga Pengamanan

Caleg PBB Kampanye Dialogis, Anggota Polsek Membalong Jaga Pengamanan

Caleg PBB Kampanye Dialogis,Anggota Polsek Membalong Jaga Pengamanan 
Terlihat Personil Polsek Membalong melakukan Pengamanan saat berlangsungnya Kampanye
Membalong,Berita Indonesia Raya -Calon legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Belitung Daerah Pemilihan (Dapil) 4 (Membalong-Selat Nasik)dari Partai Bulan Bintang (PBB) melakukan Kampanye Dialogis di kediaman Rizawati di Dusun Batu Mana Rt. 16/08 Desa Lassar Kecamatan Membalong Kabupaten Belitung Provinsi Bangkabelitung.Kamis 7/3/2019.


Terlihat Jajaran Personil Polsek Membalong Polres Belitung siap siaga melaksanakan Pengamanan jalannya kampanye tersebut.

Kampanye Dialogis ini dihadiri massa kurang lebih 39 orang yang dimulai dari pukul 14.00 wib hingga kegiatan berakhir pada pukul 16.30 wib.

selama berlangsungnya kegiatan tersebut di awasi langsung oleh PPL dan Panwascam Membalong serta di lakukan pengamanan oleh Personel Polsek Membalong sehingga situasi aman tertib lancar dan terkendali.(Red)
Kamis, 07 Maret 2019
Personil Polsek Membalong Lakukan Pengamanan Kampanye Dialogis Caleg

Personil Polsek Membalong Lakukan Pengamanan Kampanye Dialogis Caleg

Personil Polsek Membalong  Lakukan Pengamanan Kampanye Dialogis Caleg

Membalong,Berita Indonesia Raya -Jajaran Polsek Membalong Polres Belitung melaksanakan pengamanan Kampanye Dialogis Caleg DPRD Provinsi Bangkabelitung Dapil 4 (Belitung-Belitung Timur) dan Caleg DPRD Kabupaten Belitung Dapil 4 (Membalong-Selat Nasik) Dari Partai Perindo di kediaman Ashri Jl. Merdeka Rt.05 Rw.02 Desa Tanjung Rusa, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung. Rabu 06/03/2019.

Dalam Kampanye Dialogis tersebut di hadiri Massa kurang lebih 40 orang Masyarakat Desa Tanjung Rusa dan Mendapat Pengawasan dari Panwascam Kecamatan Membalong dan PPL Desa Tanjung Rusa serta Pengamanan dari personel Polsek Membalong.

Kapolsek MembalongAKP Galih Widyo Nogroho,SH,SIK, menuturkan bahwa pihaknya memang telah melakukan pengamanan kegiatan Kampanye Dialogis dan tatap muka oleh Caleg dari Partai Perindo di Desa Tanjung Rusa, Kecamatan Membalong.

“Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Saudara Ashri dan di hadiri oleh kurang lebih 40 orang Masyarakat dari Desa Tanjung Rusa untuk bertatap muka dengan Caleg DPRD Provinsi Dapil 4 (Belitung-Beltim) Dan Caleg DPRD Kabupaten Dapil 4 (Membalong-Selat Nasik),” ucapnya.

“Pengamanan yang kami laksanakan agar semuanya berjalan dengan tertib dan lancar. Kita bersyukur kegiatan tersebut berakhir pada Pukul 21.45 Wib, situasi berlangsung aman dan kondusif,” tutup AKP Galih (Red)


Copyright © 2014 News.Online All Right Reserved