Breaking News
Loading...
  • New Movies
  • Recent Games
  • Tech Review

REDAKSI

Komisaris Utama : Lisa Devianty Penasehat Hukum : Muhammad Yusuf M.H. Dewan Penasehat : Samsul Arifin P.hd Dewan Redaksi : Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Sahrus Salis Wakil Pemimpin Redaksi/Redaktur: Fendi Kuswandi Fotografer : Supardi Staf Redaksi&Periklana : Nining yuli Tata Letak/Grafis : Hadi Bidang IT : Ahmad Syaifullah Kepala Biro/Wartawan Propinsi Bangkabelitung : Ayirah, Ade, Eric Amd, Hadi, Supardi, Hadi Kamal, Nining. Hermanzah, Alexander. Propinsi Sumatera Selatan : Rouzie Agus Propinsi Kalimantan Barat : Thalud SE Propinsi Jawa Barat & DKI Jakarta : Ayu Cahyani Vawitri,Anggun Vabella Putri S.Pd,Ahmad Saifullah Propinsi Jawa Timur : Muhammad Yusuf M.H.

Recent Post

Jumat, 22 Februari 2019
Sinergitas Total TNI- POLRI Dalam Mencegah Banjir Di Wilayah Belitung Timur

Sinergitas Total TNI- POLRI Dalam Mencegah Banjir Di Wilayah Belitung Timur

Sinergitas Total TNI-POLRI  Dalam Mencegah Banjir Di Wilayah Belitung Timur


Gantung,Berita Indonesia Raya -Dalam tugas sehari-hari Bintara Membina Desa  (Babinsa) dilapangan mempunyai mitra kerja yang tidak bisa di pisahkan yaitu kepala Desa (Kades) dan Babinkamtibmas atau lebih di kenal dengan sebutanTri Pilar tingkat Desa.
 
Babinsa Desa Lenggang Koramil dari  414-03/Gantung Serda Sulur bersama sama Babinkamtibmas dan kades serta masyarakat Desa setempat mengadakan Gotong royong pembersihan saluran air di Jl. Laskar Pelangi Dusun Jaya Desa Lenggang Kecamatan Gantung Kabupaten Beltim.Jumat 22/02/2019.

Sasaran pembersihan kali ini adalah saluran air (got) sepanjang jalan Desa yang merupakan upaya pencegahan banjir yang sering terjadi menggenangi rumah warga pada saat musim penghujan tiba seperti sekarang.Pembersihan yang dilakukan oleh masyarakat bersama TNI dan Polri ini menggunakan alat sederhana berupa cangkul, sekop dan sapu serta sabit ini sangat membutuhkan kerja sama antar warga.

Serda Sulur bersama unsur Tripilar yaitu Kades Lenggang Evo Lesmono dan Babinkamtibmas Bripka Pol Tri S.  bersama-sama warga untuk membersihkan saluran air (got) di sepanjang jalan dan lingkungan perumahan warga,  Sebelumnya warga diberi pengarahan agar dalam bekerja lebih efektif dan efisien.

Sang Babinsa mengatakan deengan upaya pencegahan banjir yang di lakukan oleh Babinsa Serda Sulur dan unsur Tripilar Desa ini, diharapkan musim penghujan ini  air tidak tergenang kembali dan bencana banjir bisa dihindari.

Sementara Kades Lenggang Evo Lesmono menuturkan kerjasama TNI dalam hal ini Babinsa di Desa Lenggang ini bersama sama Polri dan masyarakat desa kita akan menjadi lingkungan bersih sehat dan Asri.

Dalam giat gotong royong ini di hadiri oleh Kades Lenggang beserta Staf,  Babinkamtibmas Bripka Pol Tri S,  dan warga Dusun Jaya sebanyak 35 orang. (*/Red)
Wabup Belitung Sidak Ke Terminal Tanjung Pandan,Terminal Bukan TPA

Wabup Belitung Sidak Ke Terminal Tanjung Pandan,Terminal Bukan TPA

Wabup Belitung Sidak Ke Terminal Tanjung Pandan,Terminal Bukan TPA


Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie saat melakukan sidak ke Terminal Tanjung Pandan

Tanjung Pandan,Berita Indonesia Raya -Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie S.Sn melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke Terminal Bus Tanjung Pandan yang berada di Kelurahan Lesung Batang Kecamatan Tanjung Pandan Kabupaten Belitung Provinsi Bangkabelitung.Kamis 21/2/2019.

Wakil Bupati Belitung(Wabup)dalam melakukan aksi Sidaknya melibatkan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah(BPKAD) terkait pengelolaan aset, Jajaran Satpol PP serta Penanggung jawab Terminal Tanjungpandan,dalam hal ini Dinas Perhubungan.

Saat di Terminal Tanjung Pandan, Wabup banyak sekali menemukan masalah yang tidak sepantasnya terjadi, seperti masalah sampah dan juga banyaknya kios/lapak yang tidak diaktifkan (tutup) serta tidak digunakan sesuai peruntukkannya.

"Banyak sekali aset yang terlantar disini. Atas permasalahan-permasalahan tersebut, saya meminta jajaran Satpol PP bergerak cepat bersama Dinas Lingkungan Hidup untuk membersihkan terminal dalam kurun waktu 10 hari ke depan, serta akan dilakukan penataan kembali terhadap para penyewa yang tidak aktif."kata Isyak Meirobie.

Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie berharap Terminal ke depan adalah wadah penghubung transportasi yang nyaman dan aman, bukan tempat yang mirip dengan tempat pembuangan akhir sampah (TPA).(*/Red)
Kapolda Peringati HPSN,Ajak Semua Elemen Masyarakat Cinta Kebersihan

Kapolda Peringati HPSN,Ajak Semua Elemen Masyarakat Cinta Kebersihan

Kapolda Peringati HPSN,Ajak Semua Elemen Masyarakat Cinta Kebersihan

Kapolda Babel beserta Jajarannya dan Elemen Masyakat lainnya saat lakukan
Upacara memperingati HPSN di Pantai Pasir Padi
Bangkabelitung,Berita Indonesia Raya -Polda Kepulauan Bangka Belitung beserta jajarannya bersama dengan segenap elemen masyarakat baik dari unsur TNI, Ormas,komunitas masyarakat nelayan serta instansi terkait lainnya, pelajar dan mahasiswa,menggelar Upacara memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) sekaligus kerja bakti membersihkan sampah yang ada di kawasan wisata pantai Pasir padi Kota Pangkal Pinang Provinsi Bangkabelitung.Kamis 21/2/2019.
Dalam acara tersebut,Kapolda kepulauan Bangkabelitung Brigjen Pol Drs. Istiono, M.H meminpin jalannya Upacara Hari Peduli Sampah Nasional ini.
Peringatan HPSN ini juga dihadiri oleh Wakapolda Babel Kombes (Pol) Djoko Erwanto, Ketua Bhayangkari Polda Babel nyonya Shinta Istiono, Danrem 045/Gaya yang diwakili, Danlanal yang diwakili, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Babel,Kepala Dinas Kebersihan Kota Pangkalpinang,Pejabat utama Polda Kepulauan Babel, unsur Forkopimda dan Perwakilan setiap satker Polda Kepulauan Babel serta instansi terkait lainnya.
Dalam sambutannya kapolda Kepulauan Babel menyampaikan Hari Peduli Sampah Nasional diperingati setiap tanggal 21 februari, yang dilatarbelakangi oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup yang mencanangkan tanggal 21 februari 2006 sebagai Hari Peduli Sampah Nasional untuk pertama kalinya.
"Peringatan ini muncul atas ide dan desakan dari sejumlah pihak untuk mengenang peristiwa di leuwigajah, cimahi, jawa barat, pada 21 februari 2005 di mana sampah dapat menjadi mesin pembunuh yang merenggut nyawa lebih dari 100 jiwa."bebernya
Kata Kapolda,pada peristiwa naas tersebut terjadi akibat curah hujan yang tinggi dan ledakan gas metana pada tumpukan sampah mengakibatkan 157 jiwa melayang dan dua kampung (cilimus dan pojok) hilang dari peta karena tergulung longsoran sampah dari tempat pembuangan akhir leuwigajah.
Selanjutnya Kapolda menyampaikan kegiatan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2019 ini memfokuskan pada kebersihan lingkungan.
"Kita fokusnya tentang kebersihan lingkungan bersih dan bernilai, ini merupakan kebersihan kita bersama karena kebersihan itu merupakan sebagian dari iman," tegas Kapolda.
“Agar kegiatan kita ini bisa mengedukasi kepada masyarakat,kegiatan ini harus menggandeng instansi terkait untuk gotong royong membersihkan kawasan wisata Pangkalpinang, kedepan kegiatan serupa yang dilaksanakan di kantor masing masing akan kita publikasikan. Ini bertujuan selain untuk mengkampanyekan cinta kebersihan kepada masyarakat, juga sebagai contoh bahwa kami lembaga atau instansi Pemerintah juga cinta kebersihan ," kata Kapolda.
"kegiatan ini sengaja kita adakan di ruang publik yang lebih luas seperti kawasan Pantai, karena Pantai Pasir Padi adalah salah satu kawasan wisata andalan Pangkalpinang Bangka Belitung, semoga dengan kawasan wisata yang bersih menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung di sini.," ungkap Kapolda.


Sebelum mengakhiri sambutannya Kapolda menyampaikan beberapa penekanan yang pertama memerintahkan kepada jajaran Polda kepulauan Bangkabelitung untuk bersinergi dengan para stake holder di wilayah masing-masing dalam rangka mendukung kegiatan ini.


Kedua,Kapolda berharap peran aktif kita semua,termasuk peran instansi terkait,Para Tokoh Pemuda,Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat dan seluruh masyarakat Provinsi Kepulauan Babel untuk mendukung pelaksanaan kegiatan ini dan dapat disosialisasikan. 


"Dan tidak lupa saya ingatkan agar selalu menanamkan kesadaran dalam diri sendiri untuk selalu hidup bersih dan menjaga kebersihan, hal ini hendaknya dapat ditularkan kepada lingkungan keluarga, dan masyarakat sekitar."kata Brigjen Istiono.(*/Red)


Pemprov Babel Kucurkan Dana Hibah,Penerima Hibah Harus Paham Apa Yang harus Dilengkapi

Pemprov Babel Kucurkan Dana Hibah,Penerima Hibah Harus Paham Apa Yang harus Dilengkapi

Pemprov Babel Kucurkan Dana Hibah,Penerima Hibah Harus Paham Apa yang Harus Dilengkapi

Tampak penerima bantuan Hibah Pemprov Babel TA 2019 di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel.
Bangkabelitung,Berita Indonesia Raya - Gubernur Kepulauan Bangka Babel, Erzaldi Rosman, melalui sambutannya yang disampaikan Asisten Bidang Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah (Setda), Darlan, mengatakan, Penerima Hibah, khususnya dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangkabelitung(Babel), harus mengerti dan paham apa yang harus dilengkapi sebagai penerima hibah.
Untuk memahami hal tersebut, kata Asisten Administrasi dan Umum, perlu adanya Sosialisasi. “Dengan adanya sosialisasi ini, penerima mengerti segala proses yang telah ditentukan mulai dari surat menyurat, proses SPJ, peruntukkannya, serta konsolidasi yang harus dilakukan antar pengurus dengan yayasan yang menerima hibah,” ungkapnya, saat membuka Sosialisasi Penerapan Hibah Tahun 2019, di Ruang Pasir Padi Lantai III Kantor Gubernur Babel, Kamis (21/2/2019).
Selain itu, kata Darlan, Penerima Hibah agar melakukan pengawasan dan evaluasi mulai dari proses dan penyelenggaraan kegiatan, serta menyampaikan laporan pertanggungjawabannya pada tahun berikutnya.
“Harapan Pemprov Babel, tahun mendatang dapat memberikan bantuan hibah lebih banyak lagi, sehingga dengan adanya bantuan hibah yang disampaikan tersebut, tersebar merata di seluruh daerah yang ada di Babel,” tutup Darlan.
Sementara itu, Kepala Biro Kesra Setda Babel, Asyraf Suryadin, dalam paparannya menjelaskan, hibah yang akan disampaikan pada Tahun Anggaran 2019 berupa hibah organisasi kemasyarakatan kepada masyarakat Babel.
Dalam proses penerimaan hibah pada tahun 2019 tersebut, diuraikan Asyraf, memiliki persyaratan, yaitu: a) memiliki akte pendirian yang dikeluarkan oleh notaris; b) telah terdaftar pada kementerian yang membidangi urusan hukum dan hak asasi manusia paling singkat 3 tahun yang dibuktikan dengan surat tanda pengesahan badan hukum; c) memiliki surat keterangan domisili dari lurah atau kepala desa setempat; d) memiliki sekretariat tetap yang berkedudukan dalam wilayah administrasi Provinsi, kecuali masyarakat yang memiliki hubungan dengan Provinsi dan berada diluar Provinsi; dan e) memiliki nomor rekening bank.
Asyraf berharap, dengan adanya persyarakatn yang telah ditentukan tersebut, seluruh penerima hibah dapat melengkapi surat - surat dan persyaratan yang dibutuhkan.
Turut hadir dalam sosialisasi itu, Perwakilan Baznas Babel, dan Penerima Hibah Pemprov Babel TA 2019 yang ada di Babel.(*/Eric)
Humas Garda Terdepan Institusi

Humas Garda Terdepan Institusi

Humas Garda Terdepan Institusi

Kabag Humas Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Babel saat foto bareng dengan pegawai Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Babel
Pangkalpinang,Berita Indonesia Raya — Di era sekarang ini  humas adalah garda terdepan dalam sebuah institusi. Selain mewujudkan citra positif dan melakukan publikasi  pembangunan, humas juga berfungsi membantu penyelesaikan suatu masalah atau krisis yang terjadi. Sehingga dibutuhkan adanya SDM humas yang mumpuni,  menguasai bidangnya dan mampu menjalin hubungan kemitraan dengan berbagai pihak khususnya media massa.
Demikian antara lain paparan yang disampaikan oleh Kepala Bagian (Kabag) Humas Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung(Babel), Irwanto saat menjadi nara sumber dalam Kegiatan Workshop Kehumasan di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Hotel Puncak Pangkalpinang, Kamis (21/2).
Dikatakan Irwanto, humas  harus mampu bermitra dengan media massa karena semua inovasi, prestasi, dan progres kemajuan institusi bisa diketahui oleh publik melalui media massa maupun media sosial. “Humas harus sering membuat berita atau release untuk dipublikasikan melalui kanal informasi yang ada seperti website institusi. Namun dampak yang lebih luas terhadap publikasi itu juga bisa dicapai melalui saluran media massa yang ada,” ujar Irwanto yang juga mantan Pemimpin Redaksi Harian Rakyat Pos ini.
Dalam kegiatan workshop yang digelar dari 20 hingga 22 Februari  ini para peserta juga dibekali pengetahuan tentang tugas dan wewenang praktisi humas serta pengenalan mengenai media massa berdasarkan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Juga tentang  berita, press release, advertorial,teknik wawancara sumber berita, menggelar konfrensi pers, dan menerbitkan media internal institusi seperti buletin dan majalah.
Salah seorang peserta dari Belitung, Selamet sempat mengajukan pertanyaan mengenai bagaimana mengetahui ciri-ciri seseorang itu wartawan asli atau abal-abal. Oleh Irwanto dijawab wartawan selalu dibekali kartu pers, memiliki media massa yang jelas keberadaannya, taat kepada UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan biasanya ikut tergabung dalam suatu organisasi profesi insan pers sperti PWI, AJI, HPI dan lainnya.
Selain itu kata Irwanto, pihak Biro Humas dan Protokol Pemprov Babel siap membantu bila ada petugas humas yang membutuhkan informasi maupun publikasi berita mengenai institusi pemerintahannya yang perlu diketahui oleh publik. “Oleh sebab itu petugas humas harus aktif dan terus belajar agar dapat menjalankan fungsinya secara optimal,” tukas Irwanto.
Sementara penanggungjawab kegiatan, Ridwan Yuniarto menyatakan, workshop kehumasan ini digelar dalam rangka peningkatan produktivitas dan mutu pelayanan publik ASN Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. “Salah satu yang ingin dicapai dalam kegiatan ini agar petugas humas di lingkungan lembaga kami mampu mensosialisasikan program pemerintah dan hasil pembangunan kepada masyarakat,” ujar Ridwan.(*/Ayirah)

Pemprov Babel Akan Rehab Dan Bangun Rumah Korban Pasca Banjir Tahap II

Pemprov Babel Akan Rehab Dan Bangun Rumah Korban Pasca Banjir Tahap II

Pemprov Babel Akan Rehab Dan Bangun Rumah Korban Pasca Banjir Tahap II

Para calon penerima bantuan saat sosialisasi di Gedung Pertemuan Kantor Desa Selinsing Kecamatan Gantung
Gantung,Berita Indonesia Raya – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali akan merekonstruksi, merehabilitasi, dan merelokasi 75 unit rumah di Desa Selinsing dan Lenggang Kecamatan Gantung. Bantuan rumah type 36 itu diberikan bagi rumah korban pasca bencana banjir tahun 2017 lalu.

Sebanyak 40 unit rumah di Dusun Trans Merenate Desa Selinsing akan direlokasi atau dibangunkan yang baru lengkap bersama setifikatnya. Sedangkan 35 unit lainnya di Desa Lenggang hanya sekedar direhabilitasi atau diperbaiki, masuk program peningkatan kualitas rumah tidak layak huni (RTLH).
          
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Mathur Noviansyah mengemukakan program Rekonstruksi, Rehabilitasi dan Relokasi Rumah Pasca Bencana tahun anggaran 2019 ini merupakan tahap II. Tahun 2018 lalu, sudah diserahkan 60 unit rumah program relokasi pasca bencana.
         
“Kalau yang di Trans Merante memang target awalnya program relokasinya 100 unit, yang sudah dibangun tahun lalu sebanyak 60 unit. Program ini menyelesaikan yang sisanya, yakni 40 unit,” ungkap Mathur saat ditemui di kegiatan Sosialiasi kepada calon penerima bantuan di Gedung Pertemuan Kantor Desa Selinsing Kecamatan Gantung Kabupaten Beltim Kamis (21/2/19).
         
 Untuk 35 unit rumah di Desa Lenggang, ditekankan Mathur bukan merupakan Program Relokasi, namun dimasukkan dalam program peningkatan peningkatan RTLH. Khusus di Desa Lenggang, calon penerima bantuan akan melakukan kesepakatan bersama dengan Dinas Perkim Provinisi Kepulauan Babel.
          
“Sebanyak 35 unit ini banyak yang belum memenuhi syarat, mengingat kondisinya tidak rusak total. Jadi hanya direhabilitasi, namun dilakukan berjenjang juga, tergantung dampak kerusakannya,” jelas Mathur.
          
Mathur mengatakan pekerjaan proyek bangunan akan segera dilaksanakan pada April 2019 mendatang. Saat ini Dinas Perkim Provinsi sedang melaksanakan tahap lelang pengerjaan proyek.
          
“Proyek ini dianggarkan dari APBD Pemrov Babel. Kita di Kabupaten hanya sebatas membantu memfasilitasi termasuk kegiatan sosialisasi hari ini,” kata Mathur.

Sementara Wakil Bupati Beltim Burhanudin meminta agar calon penerima bantuan rumah pasca banjir khususnya program relokasi agar dapat menjaga dengan baik rumah yang akan diberikan. Rumah harus benar-benar ditinggali dan jangan sekali-sekali diperjual belikan.

“Jaga baik-baik, jangan dilepas apalagi sampai diperjual belikan. Sudah ada kasusnya, rumahnya dijual uangnya buat hal-hal yang tidak jelas,” beber Aan sapaan Wabup.

Aan meminta agar masyarakat dapat turut mengawasi pembangunan. Jika ditemukan ada masalah, ia meminta agar terlebih dulu menyelesaikannya dengan RT, Kepala Dusun atau pun Pemerintah Desa.

“Diomongkan dan didiskusikan dulu bersama dengan perangkat desa cari penyelesaian terbaik. Jangan bentar-bentar diekspos di media sosial, nanti malah nambah masalah,” pinta Aan.

Wabup juga berpesan saat nanti sudah jadi, masyarakat yang tinggal di permukiman dapat menjaga kebersihan dan estetika. Sehingga rumah dan kawasan pemukiman jadi tempat yang asri untuk ditinggali.

“Untuk pemilik rumah, kalau nanti sudah diserah-terimakan silahkan kalau mau ada penambahan mau bikin apa terserah. Masyarakatlah yang harus mikirkan bagaimana menatanya,” tukasnya.(*/Red)     
Kamis, 21 Februari 2019
Menanggapi Foto Viral Di Medsos,Dinas Pu Turun langsung

Menanggapi Foto Viral Di Medsos,Dinas Pu Turun langsung

Menanggapi Foto Viral Di Medsos,Dinas Pu Turun langsung 


Belitung ,Berita Indonesia Raya – Sebuah foto pohon pisang yang berbuah ditanam warga di tengah-tengah jalan raya viral di media sosial. Foto yang pertama kali diposkan oleh akun facebook Adistya Keke, Selasa (19/2/19) itu ditanggapi ratusan pengguna dan anggota grup Forum Komunikasi Masyarakat Belitong.

Foto tersebut diambil dari kondisi jalan yang rusak di Desa Lintang Kecamatan Simpang Renggiang. Tidak jelas siapa yang menanam pohon pisang tersebut, namun yang menarik dari foto itu seolah-olah pohon pisang yang berbuah itu sudah lama tumbuh di tengah jalan.

 Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Beltim, Idwan Fikri menyatakan foto itu benar adanya dan bukan rekayasa. Diungkapkannya Dinas PUPR Kabupaten Beltim dan Dinas PU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah langsung turun ke lapangan untuk memperbaiki kondisi jalan yang rusak.

“Benar foto itu memang diambil dari Dusun Langkang Desa Lintang. Pas kita turun langsung, sekaligus diperbaiki oleh Dinas PU Provinsi,” ungkap Ikhwan saat dikonfirmasi oleh Diskominfo Beltim, Rabu (20/2/19).

Ikhwan menjelaskan kondisi jalan yang rusak merupakan jalan milik Pemprov Kepulauan Babel. Meski letaknya berada di Kecamatan Simpang Renggiang, namun kewenangan berada di PU Provinsi.

“Itu jalan Provinsi, tapi tetap kita koordinasi terus dengan PU Provinsi. Begitu juga kalau ada kerusakan dengan jalan Negara atau asset yang bukan milik kita, kita laporkan,” kata Idwan.

Idwan pun meminta agar masyarakat dapat membantu menjaga usia jalan dengan selalu membersihkan saluran drainase. Mengingat mayoritas penyebab jalan rusak akibat adanya genangan air.

Jalan itu rusak karena drainasenya tersumbat. Kita mohonlah kepada masyarakat bantu kita jaga agar saluran drainasenya tidak tersumbat. Kalau sudah digenangi air maka jalan akan mudah rusak,” pinta Idwan.

Dihubungi terpisah, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas PU Provinsi Kepulauan Babel, Virgo Robby menyatakan jalan berlobang yang ditanami pohon pisang telah selesai diperbaiki. Kondisinya saat ini sudah bisa dilalui, namun hanya perbaikan sementara.

“Sudah kita bereskan, kemarin. Begitu dapat laporan langsung kita kerjakan. Kondisinya rusak ringan, dapat langsung kita tambal,” ujar Virgo melalui sambungan telepon.  

Virgo mengemukakan jika kondisi jalan sudah cukup lama rusak. Rencananya, Dinas PU Provinsi memang akan memperbaiki di tahun anggaran 2019 ini. Namun dikarenakan masih di awal tahun, maka perbaikan urung dilaksanakan.

“Ruas Jalan Simpang Renggiang-Gantung itu memang jadi kegiatan kita, tahun ini. Memang sekarang belum kita kerjakan, kan masih awal tahun. Kita baru mau bikin SK-nya,” beber Virgo.

Ia pun berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan laporan terkait adanya kerusakan jalan. Ia meminta masyarakat agar bersabar menunggu respon perbaikan, mengingat banyak jalan yang sedang diperbaiki.

"Terima kasih atas laporannya. Insyallah semua laporan masyarakat kita respon dengan baik, kalau pun agak terlambat kita mohon pengertiannya,” tukas Virgo.(*/Red)
Copyright © 2014 News.Online All Right Reserved