Breaking News
Loading...
  • New Movies
  • Recent Games
  • Tech Review

REDAKSI

Komisaris Utama : Lisa Devianty Penasehat Hukum : Muhammad Yusuf M.H. Dewan Penasehat : Samsul Arifin P.hd Dewan Redaksi : Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Sahrus Salis Wakil Pemimpin Redaksi/Redaktur: Fendi Kuswandi Fotografer : Supardi Staf Redaksi&Periklana : Nining yuli Tata Letak/Grafis : Hadi Bidang IT : Ahmad Syaifullah Kepala Biro/Wartawan Propinsi Bangkabelitung : Ayirah, Ade, Eric Amd, Hadi, Supardi, Hadi Kamal, Nining. Hermanzah, Alexander. Propinsi Sumatera Selatan : Rouzie Agus Propinsi Kalimantan Barat : Thalud SE Propinsi Jawa Barat & DKI Jakarta : Ayu Cahyani Vawitri,Anggun Vabella Putri S.Pd,Ahmad Saifullah Propinsi Jawa Timur : Muhammad Yusuf M.H.

Recent Post

Selasa, 19 Februari 2019
Siswa Siswi SMKN 1 Badau Mendapat Penyuluhan Penyalahgunaan Narkoba dan Sosialisasi Penerimaan Bintara Polri

Siswa Siswi SMKN 1 Badau Mendapat Penyuluhan Penyalahgunaan Narkoba dan Sosialisasi Penerimaan Bintara Polri

Siswa Siswi SMKN 1 Badau Mendapat Penyuluhan Tentang Penyalahgunaan Narkoba Serta Sosialisasi Penerimaan Bintara Polri.


Badau,Berita Indonesia Raya -Polsek Badau Polres Belitung melakukan Sosialisasi Penerimaan Bintara Polri Ta. 2019 dan penyuluhan Penyalahgunaan Narkoba.

Sasaran sosialisasi  dan Penyuluhan kali ini Para Siswa / Siswi SMKN 1 Badau Kelas Xll  jurusan Akuntansi, Multi Media dan Pemasaran,para Siswa SMKN 1 ini menerima penyuluhan tentang Penyalahgunaan Narkoba dan Sosialisasi Penerimaan Bintara Polri di ruangan Laboratorium SMK N 1Badau, Selasa 19/02/2019.

Kapolsek Badau Iptu Sugraito S.H saat Penyuluhan Penyalahgunaan Narkoba menjelaskan kepada Siswa dan Siswi SMK N 1 Badau ini tentang akibat dari pemakaian narkoba.

“Dampak dari narkoba sangatlah buruk bagi para pemakai atau pecandu, selain masa depan yang suram,merekapun akan mengalami gangguan ginjal, kerusakan hati, otak serta HIV hingga berujung kepada kematian,” jelas  Kapolsek Badau IPTU Sugraito S.H dihadapan para siswa siswi SMK N 1 Badau.

Selain itu Kapolsek juga mensosialisasikan tentang penerimaan Bintara Polri Ta 2019 bagi siapa saja yang berminat silahkan untuk mempersiapkan diri mulai dari sekarang.

Kepala Sekolah SMK N 1 Badau Erliana S.Pd  sangat mengapresiasi kehadiran petugas Polsek Badau yang sudah memberikan penyuluhan kepada peserta didiknya serta mengucapkan terimah kasih.

Kapolsek Badau Iptu Sugraito S.H menambahkan bahwa dalam melaksanakan penyuluhan Penyalahgunaan narkoba tersebut dirinya didampingi oleh pihak BNK Kabupaten Belitung yaitu Danial dan Andi sebagai bentuk sinergitas dalam memerangi Narkoba di wilayah Kecamatan Badau khususnya.

Danial juga menjelaskan bahwa kedepannya akan dilaksanakan penyuluhan ke tiap desa di Kabupaten Belitung bekerjasama dengan anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat.

Setelah penyampaian penyuluhan Penyalahgunaan Narkoba dan sosialisasi penerimaan Bintara Polri Ta 2019 Selesai acara kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan foto bersama.(*/Red)
Wabup Jamu Staf Khusus Kementerian Dengan Tradisi Belitong Makan Bedulang

Wabup Jamu Staf Khusus Kementerian Dengan Tradisi Belitong Makan Bedulang

Wabup Jamu Staf Khusus Kementerian Dengan Tradisi Belitong Makan Bedulang

Belitung,Berita Indonesia Raya -Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie S.Sn menjamu makan malam staf khusus Kementerian Koperasi dan UKM Hermawan Kartajaya di Rumah Adat Belitong Jalan ahmad yani Kelurahan Lesung Batang Kecamatan Tanjung Pandan Kabupaten Belitung, Minggu malam 17/2/2019.

Dalam suasana santai dan penuh keakraban,Isyak Meirobie membeberkan tentang perkembangan pariwisata di Pulau Belitung dan disambut baik oleh Staf Khusus Kementerian ini yang siap membantu strategi pemasaran wisata secara berkesinambungan.

"Malam ini, kami makan malam bersama Staf Khusus dari Kementerian Koperasi dan UKM,Hermawan Kartajaya.Beliau adalah seorang pakar marketing Indonesia. Beliau siap membantu Belitung dalam strategi pemasaran wisata secara berkesinambungan,melalui pembangunan sistem wisata dan peningkatan kapabilitas kemampuan pelaku wisata."kata Isyak

Saat itu,Wabub dengan senyumannya mempersilahkan tamunya untuk menyantap hidangan yang telah dibuka tudong dulangnya(tutup sajian makanan) dengan menu khas Belitong dan menceritakan tentang tradisi Makan Bedulang orang Belitong.

"Di sela-sela waktu makan tadi, saya sedikit menjelaskan tentang filosofi dari Tradisi Makan Bedulang di Belitong."bebernya

Saat ini tradisi Makan Bedulang tidak hanya bisa dinikmati oleh masyarakat asli Belitung. Seiring dengan berkembangnya pariwisata di Pulau Belitung, Makan Bedulang bisa juga dinikmati oleh para wisatawan di beberapa Rumah Makan yang ada di Belitung.


"Mun mentudong la dibuka, ingat ye nok tue duluk.(kalau tutup sajian makanan telah dibuka,ingat ya yang tua duluan)."canda Wabub penuh petuah adat Belitong.

"Kalau ke Belitung, jangan lupa untuk mencobanya ya."tutup Tulisan promosi Wakil Bupati Belitung yang penuh semangat ini.(Red)
TNI AD Peduli Lingkungan,Bantu Pemerintah Jakarta Jernihkan Limbah di Waduk

TNI AD Peduli Lingkungan,Bantu Pemerintah Jakarta Jernihkan Limbah di Waduk

TNI AD Peduli Lingkungan, Bantu  Pemerintah Jakarta  Jernihkan Limbah di Waduk

Jakarta,Berita Indonesia Raya - Untuk menyelesaikan permasalahan limbah dan pencemaran lingkungan hidup, bersama Pemprov DKI Jakarta dan Pemkota Jakbar, TNI AD menjadikan Waduk di Jakarta sebagai Pilot Project penjernihan limbah dengan menggunakan cairan Nirtobacter TJ (NTJ).

Hal itu disampaikan Paban V/Bakti Sterad Kolonel Inf Yudianto Putrajaya, S.E., M.M. saat melaksanakan uji coba penjernihan limbah di Waduk Wijaya Kusuma 2, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (18/02/2019) malam.

Diungkapkan Putrajaya, dikarenakan dampaknya yang ditimbulkan, limbah dan pencemaran lingkungan tidak hanya menjadi masalah dan tanggung jawab pemerintah semata, melainkan tanggung jawab seluruh komponen bangsa, termasuk TNI AD.

“Berdasar pemikiran tersebut, melalui program kegiatan pembinaan teritorial (Binter), TNI AD bertekad untuk bersama-sama dengan pemerintah maupun komponen bangsa lainnya turut berpartisipasi mengurai masalah limbah dan pencemaran lingkungan ini ”jelasnya. “Ini penting, tidak hanya bagi kita saja, melainkan juga bagi generasi bangsa yang akan datang,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Putrajaya menjelaskan bahwa langkah yang diambil TNI AD dengan menjadikan Jakarta sebagai Pilot Projects penjernihan limbah, bersama dengan Sudin SDA Provinsi DKI Jakarta dan Sudin LHK Jakarta Barat merupakan salah satu upaya untuk mencari solusi terhadap masalah yang mendera bangsa ini. "Kita gunakan cairan Nitrobacter TJ untuk menjernihkan Waduk Wijaya Kusuma 2," terang Putrajaya.

Cairan Nanocell NTJ ini merupakan hasil karya anak bangsa yang telah dipatenkan oleh Thomas Janardi, dan menurut Putrajaya telah digunakan oleh TNI AD dalam mendorong program ketahanan pangan bersama masyarakat.

“TNI AD juga telah menggunakannya dalam penyuburan tanah maupun peningkatan budi daya pertanian maupun perikanan. Jadi, dengan pengalaman tadi, kita coba cairan ini untuk mengurai berbagai kandungan maupun limbah yang ada di Waduk (Wijaya Kusuma 2) ,” tambah Putrajaya.

Menurut lulusan Akmil tahun 1993 ini, langkah yang dilakukan TNI AD bersama dengan Sudin SDA dan Sudin LHK, bukanlah sekedar coba-coba, melainkan telah melalui proses uji coba secara ilmiah oleh Sudin SDA di Jakarta Barat .“Tentu telah melalui hasil penelitian dan uji coba lebih dahulu, yaitu di Sudin SDA Jakarta Barat, yang menunjukan hasil positif,” tegasnya

“Untuk kita berani melangkah pada tahap selanjutnya, yaitu menjadikan Waduk Wijaya Kusuma 2, sebagai Pilot project , telah disebar 125 botol (125 liter) cairan NTJ dan besok kita coba di Bantar Gebang, ” tandasnya.

“Kita lakukan pada malam hari, agar hasilnya bisa maksimal. Nanti kita pantau dan lihat (hasilnya) setelah delapan jam dari awal penyebaran,” ujar Putrajaya penuh optimis.

Senada dengan harapan Putrajaya, Kasudin SDA Provinsi Jakarta Teguh Hendarwan juga berharap program bersama TNI AD ini akan memberikan manfaat yang besar bagi kepentingan masyarakat Jakarta. Teguh merasa terhormat atas kerjasama yang dilakukannya bersama TNI AD, karena hasilnya tidak hanya menyelesaikan masalah limbah dan lingkungan hidup di Jakarta saja, melainkan juga bisa diterapkan di seluruh wilayah Indonesia.

“Kita punya 164 rumah pompa di Jakarta dan ada juga 111 waduk, kalau misalnya ini bisa terealisasi seperti yang diharapkan, pastinya sangat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat,”imbuhnya.

Ditempat lain, Staf Dinas SDA Jakarta, Andy Sofyan, mengungkapkan bahwa dalam keseharian, air Waduk Wijaya Kusuma 2 berwarna sangat pekat dan hitam. Bau yang ditimbulkan juga sangat menyengat dan tidak enak dihirup. Ia berharap jika penjernihan ini berhasil, air di waduk tersebut dapat digunakan warga.

“Selama ini waduk airnya bau dan kotor sekali, sehingga mengganggu warga sekitar. Diharapkan jika penjernihan air berjalan dengan baik, nantinya bisa dimanfaatkan sebagai sumber air bagi warga. Baik untuk peternakan ikan, perkebunan maupun kepentingan lainnya,” pungkas Andy. (*Dispenad*/Red)
KAPPIJA-21 Akan Hadiri AJAFA-21 Executive Council Meeting di Makati Awal Maret 2019

KAPPIJA-21 Akan Hadiri AJAFA-21 Executive Council Meeting di Makati Awal Maret 2019

KAPPIJA-21 Akan Hadiri AJAFA-21 Executive Council Meeting di Makati Awal Maret 2019

Jakarta,Berita Indonesia Raya - Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia-Jepang Abad-21 (KAPPIJA-21) dalam waktu dekat akan bertolak ke Makati, Philipina, untuk menghadiri pertemuan para pimpinan organisasi alumni program persahabatan negara-negara Asean Jepang atau Asean Japan Friendship Association for the 21st Century (AJAFA-21). Pertemuan yang bernama The 31st Executive Council Meeting of AJAFA-21 tersebut akan berlangsung selama empat hari, yakni dari tanggal 1 hingga 4 Maret 2019 mendatang.

KAPPIJA-21 rencananya akan mengirimkan tiga orang delegasi, yang terdiri atas 2 orang peserta dan 1 orang peninjau. Selain dari Indonesia, pertemuan itu juga akan dihadiri delegasi dari Myanmar, Kamboja, Vietnam, Malaysia, Thailand, Laos, Jepang, dan Philippines sebagai tuan rumah.

Hal tersebut terungkap dari keterangan pers yang dikirimkan Presiden KAPPIJA-21, Mulyono Lodji kepada redaksi media ini, melalui pesan WhatsApp-nya dari Jakarta, Senin 18 Februari 2019. "KAPPIJA-21 akan menghadiri pertemuan AJAFA-21 Executive Council Meeting di Makati, Philippines, selama empat hari, dari tanggal 1 hingga 4 Maret 2019 mendatang. Kegiatan AJAFA-21 ini didukung penuh oleh pihak JICA, termasuk dalam hal penyediaan fasilitas dan finansial," jelas Mulyono, Alumni Program Persahabatan Indonesia-Jepang Abad-21 tahun 1999 ini.

Pria asal Makassar, Sulawesi Selatan itu juga menyampaikan bahwa yang akan mengikuti pertemuan tersebut sebagai peserta adalah dua orang pimpinan puncak KAPPIJA-21, dan ditambah anggota lainnya sebagai peninjau. "Rencananya yang akan hadir di pertemuan ini adalah saya sendiri sebagai Presiden KAPPIJA-21 dan Bang Wilson Lalengke yang saat ini dipercaya oleh kawan-kawan sebagai Sekretaris Jenderal KAPPIJA-21," imbuh Mulyono.

Sementara itu, ketika ditanyakan tentang agenda pertemuan AJAFA-21, Mulyono menyampaikan bahwa Executive Council Meeting ini diadakan dalam rangka evaluasi program kerja pengurus AJAFA-21, serta memilih pengurus AJAFA-21 yang baru dan menyusun program prioritas para alumni program di tingkat regional ASEAN. "Agenda utama pertemuan ECM AJAFA-21, yakni pertanggungjawaban pengurus AJAFA-21 periode 2017-2018, memilih pengurus AJAFA-21 2019-2020, country report dari masing-masing negara anggota asosiasi JICA dan penyusunan program prioritas yang akan menjadi program aksi bersama di tingkat regional ASEAN," kata Bang Moel, demikian sapaan akrabnya.

Program Persahabatan Indonesia-Jepang Abad-21 adalah sebuah kegiatan kunjungan persahabatan pemuda-pemudi Indonesia, juga dari negara Asean lainnya, ke Negara Sakura Jepang yang digagas oleh Perdana Menteri Jepang, Yasuhiro Nakasone pada tahun 1984. Program yang disponsori oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) itu telah melahirkan tidak kurang dari 4000 alumni yang tersebar di berbagai daerah di nusantara, bekerja di berbagai bidang, termasuk di DPR RI, Kementerian, perkantoran pemerintah dan swasta, media massa, NGO, dan lain-lain.

"Alumni JICA melalui program yang dimulai sejak 1985 ini tidak kurang 4000-an orang, ada di hampir semua bidang pekerjaan dan daerah di negeri ini. Mereka semua aktif bekerja membangun bangsa sesuai kemampuan dan keahlian masing-masing. Mendagri Tjahjo Kumolo dan Menperin Airlangga Hartarto adalah alumni program persahabatan ini," pungkas Mulyono Lodji.

Di tempat terpisah, dari postingan di akun facebook Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke beberapa hari lalu, didapatkan informasi adanya kegiatan AJAFA-21 TV-Conference yang dikuti oleh yang bersangkutan. "Yaa, itu merupakan kegiatan rutin AJAFA-21, setiap 3 bulan sekali dilakukan TV-Conference yang diikuti seluruh pimpinan organisasi alumni negara-negara Asean dan pihak JICA di Jepang. Untuk Kappija-21, acaranya bertempat di Kantor JICA Indonesia, di Sentral Senayan II, Jakarta Pusat," ujar Wilson ketika dimintai konfirmasi terkait hal tersebut.

Alumni Program Persahabatan Indonesia-Jepang Abad-21 angkatan tahun 2000 dari kelompok Teachers Group itu juga mengkonfirmasi bahwa dirinya belum lama ini ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal KAPPIJA-21. "Sebagai alumni Program JICA ini, jika saya dibutuhkan organisasi KAPPIJA-21, tentu harus siap. Kemarin dalam TV-Conference AJAFA-21, Bang Moel sudah memperkenalkan saya ke para pengurus AJAFA-21 dan organisasi alumni negara-negara Asean sebagai Sekretaris Jenderal KAPPIJA-21 yang baru, juga ke JICA Indonesia," tutup alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini. (*/Red)
Senin, 18 Februari 2019
Syukuran HUT PERS 2019 Digelar Sederhana,Ketua AWI Babel Ajak Wartawan Dan Warga Tanding Gaple

Syukuran HUT PERS 2019 Digelar Sederhana,Ketua AWI Babel Ajak Wartawan Dan Warga Tanding Gaple

Syukuran HUT PERS 2019 Digelar Sederhana, Ketua AWI Babel Ajak Wartawan Dan Warga Tanding Gaple

Tampak Ketua AWI Babel saat menyerahkan Hadiah kepada para pemenang tanding gaple
 Belitung,Berita Indonesia Raya -- Pelaksanaan Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Pers 2019 di Belitung, Provinsi Bangka Belitung (Babel), ternyata bisa digelar secara sederhana dan merakyat.

Prakteknya, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Babel, Joni Arsyah, mengajak anggotanya untuk mau bertanding gaple dengan sebagian warga Kelurahan Pangkalalang, Tanjungpandan, Belitung, khususnya wilayah RT 37 Pangkalalang, Pada Minggu (17/2/2019) malam, di Kawasan Kediaman Ketua DPD AWI Babel, Jalan Sudirman, Pangkalalang, Tanjungpandan, Belitung.

Nyatanya, kegiatan tanding gaple itu berjalan secara meriah, penuh persaudaraan dan dalam suasana keakraban, dimana baik yang menang maupun yang kalah tetap memperoleh "tali asih" dari panitia.

Bahkan, Ketua RT 37 Nasirudin dan Ketua RW, Masri, ikut meramaikan acara tanding gaple yang dimaksudkan untuk mempererat tali persaudaraan antara kalangan aktifis pers dengan masyarakat ini.

Turut bertanding belasan warga RT setempat, diantaranya Adi, Kulup, Rizal, Usup, Udin, Ramli, Ganda, Baguk, Suno, Darwis, Masrul, Iir, gerahuk, Amril, Ripin, Kik Arok, Tomi dan lainnya.

Saat itu, begitu acara tanding gaple dimulai, terlihat masing-masing pasangan gaple, baik dari kalangan warga maupun aktifis pers, sama-sama serius dan fokus melakoni tanding gaple tersebut.

Akhirnya, setelah melakukan proses tanding selama beberapa jam, mendapatkan sejumlah pasangan yang berhasil memenangi kompetisi gaple ini, diantaranya pasangan baguk dengan Kulup, Adi dengan Ripin, Kik Arok dengan Udin, Masrul dengan Rizal, serta Suno Dengan Amril.

Bahkan dalam tanding gaple yang ditujukan untuk merekatkan hubungan wartawan dengan masyarakat ini, bisa "melahirkan" pasangan gaple yang kuat, karena berhasil menjadi pasangan ' Super Champion' yaitu Adi dan Ripin, setelah mengalahkan juara lainnya, yaitu Baguk dan Kulup.

"Semula, kegiatan tanding gaple ini memang tak direncanakan sebelumnya. Hanya bersifat spontan dan ide berasal dari pribadi saya. Tujuannya hanya ingin merekatkan hubungan antara kalangan pers dengan masyarakat. Nah momennya pas, yaitu Syukuran HUT PERS 2019 ini. Ternyata mendapat sambutan yang baik dari kawan kawan Pers dan warga setempat. Semoga saja tahun depan dapat digelar secara luas dan lebih meriah lagi," pungkas Joni. (*/Red)
Sabtu, 16 Februari 2019
Jalin Silahturahmi,Kapolsek Badau Sambangi Tokoh Agama

Jalin Silahturahmi,Kapolsek Badau Sambangi Tokoh Agama

Jalin Silahturahmi,Kapolsek Badau Sambangi Tokoh Agama

Kapolsek Badau Iptu Sugraito S.H saat menyambangi KH.Surur di desa Badau 
Badau, Berita Indonesia Raya -Dalam upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang Pileg dan Pilpres 2019 yang aman, damai dan sejuk, Kapolsek Badau Iptu Sugraito S.H Bersama Anggota menyambangi sejumlah tokoh agama dan ulama yang ada di wilayahnya. Jum'at (14/02)

Kali ini Kapolsek Badau Iptu Sugraito. SH sambangi tokoh agama dan juga sebagai tokoh masyarakat Desa Badau Kecamatan Badau KH. Surur.

Dalam kesempatan tersebut Kapolsek melakukan komunikasi kamtibmas. Salah satunya mengajak tokoh agama untuk turut menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang Pileg dan Pilpres 2019.

Kapolsek Badau mengatakan silaturahmi dengan tokoh agama maupun ulama dilakukan untuk menjalin silaturahmi dan mengajak untuk bersama menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang pelaksanan Pileg dan Pilpres 2019, terkait dengan hal tersebut Kapolsek meminta dan menghimbau kepada tokoh agama supaya  bersama-sama memerangi hoax atau berita bohong yang dapat menghancurkan persatuan dan kesatuan NKRI dan menolak tempat ibadah  dijadikan untuk kegiatan politik.

KH. Surur salah satu tokoh agama yang disambangi mengatakan bahwa pihaknya siap untuk mendukung kepolisian menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang pileg dan Pilpres 2019. Pihaknya juga berkomitmen terkait tempat ibadah tidak digunakan untuk kegiatan politik agar tidak menimbulkan gangguan keamanan.

“Terkait upaya kepolisian meningkatkan patroli mencegah gangguan keamanan di wilayah Kecamatan
Badau,kami sangat mendukung dan mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang sudah dilakukan. Semoga situasi wilayah Kecamatan Badau selalu aman dan damai,” pungkasnya.

Setelah kegiatan selesai dilanjutkan Doa bersama untuk kelancaran pelaksanaan pileg dan pilpres 2019 dalam keadaan aman, damai dan sejuk.(*/Red)

Tagana Beltim Gelar Tagana Go To school dan Tagana Go To Community

Tagana Beltim Gelar Tagana Go To school dan Tagana Go To Community

Tagana Beltim Gelar Tagana Go To school dan Tagana Go To Community

Siswa SMPN 4 Gantung saat melakukan tekhnik apung di kolam renang Lenggang 

Gantung,Berita Indonesia Raya -Taruna Siaga Bencana (Tagana)Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggelar Tagana Go To school dan Tagana Go To Community di Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung Timur Provinsi Bangkabelitung.Jumat 15/2/2019.

Kegiatan Tagana Go To school dilaksanakan di SDN 2 Gantung yang dikuti 158 siswa,9 guru dengan nara  sumber dari Tagana 8 orang dan di kolam renang Lenggang Kecamatan Gantung untuk para siswa SMPN 4 Gantung dengan peserta 63 siswa dan enam nara sumber dari Tagana.
Siswa Siswi SDN 2 Gantung
Saat ikuti Tagana Go To school 

Materi yang diberikan di SDN 2 berupa tentang apa itu bencana,bencana yang telah terjadi di Kecamatan Gantung,apa yang harus dilakukan apabila terjadi bencana,membuat jalur evakuasi,outbond serta simulasi sedangkan di kolam renang Lenggang untuk para siswa SMPN 4 materi  nya berupa tekhnis penyelamatan di air dan tekhnik mengapung.

Pembersihan saluran air di
Kampung Bugis Desa Lenggang 
Sementara Tagana Go To Community dilaksanakan di Kampung Bugis Desa Lenggang Kecamatan Gantung dengan kegiatan pembersihan saluran air yang dikuti oleh Tagana,Aparat Desa,Babinsa,Bhabinkamtibmas serta masyarakat.

Koordinator Tagana Kabupaten Beltim M. Hidayat menyebutkan Kegiatan Tagana Go To school dan Tagana Go To Community adalah salah satu program kerja Tagana Kabupaten Belitung Timur tahun 2019.

Program ini lanjut Hidayat,adalah untuk menindak lanjuti perintah langsung Presiden RI sewaktu berkunjung ke lokasi tsunami Selat Sunda di Banten dan Lombok serta Mou antara Kemensos RI dan Kemendiknas tentang sosialisasi Materi Mitigasi Dini keseluruh siswa dari tingkat Paud sampai ke Perguruan Tinggi.

"Untuk itu Tagana Kabupaten Beltim sudah menyusun rencana kegiatan tersebut di sekolah seluruh Kabupaten Beltim yang berada di daerah rawan bencana yang mulai dilaksanakan pada bulan Februari sampai Desember 2019."kata Dayat panggilan akrabnya.


"Hari ini dimulai di SDN 2 Gantung dan SMPN 4 Gantung,selanjutnya hari sabtu tanggall 16 Februari 2019 akan dilaksanakan di SMPN 1 Dendang dan tanggal 2 Maret 2019 di SDN 4 Simpang Pesak dan akan terus dilaksanakan di seluruh paud, SD, SMP/Mts,SMA/SMK guna memberikan pemahaman dan pengurangan resiko bencana."beber Koordinator Tagana Kabupaten Beltim ini.

Tujuan dari Kegiatan ini adalah mengenali dan memahami tentang pengurangan resiko bencana sedini mungkin dengan sasaran kegiatan Tagana Go To school adalah seluruh guru dan siswa yang ada di lingkungan sekolah tersebut dari tingkat Paud sampai SMA sedangkan Tagana Go To Community sasarannya adalah masyarakat yang berada di daerah rawan bencana tambah M Hidayat.(Sahrus Salis)
Copyright © 2014 News.Online All Right Reserved