Kodim Belitung
Kodim Belitung Bersama Sama Pemda Belitung, Pemda Beltim, BMKG Belitung, BPBD Beltim Dan SAR Beltim Adakan Sosialisasi Tanggap Bencana
Dendang,Berita Indonesia Raya-Sosialisai tanggap bencana kerja sama Kodim 0414/Belitung dengan Pemda Kabupaten Belitung ,Kabupaten Belitung Timur(Beltim),Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Belitung,SAR Beltim dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Beltim digelar di Gedung Serba guna aula Kantor Camat Dendang Kecamatan Dendang Kabupaten Beltim.senin 31/12/2018.
Kegiatan sosialisasi di mulai dari pukul 09.00 sampai dengan 11.00 Wib yang di ikuti oleh Camat Dendang,Camat Simpang Pesak, Camat Gantung dan Camat Membalong serta para Kepala Desa, dan perangkat Desa lainnya.
Sosialisasi Tanggap Bencana ini di hadiri Kasdim 0414/Belitung Mayor Inf Ruhin S.Ag, Kabid Penangulangan Bencana Kabupaten Belitung Abdul Sani S.ip, Kabid Penangulanan Bencana Kabupaten Beltim Ir. Andre
, Kepala BMKG Belitung Carles M.T MSi, Camat Dendang Susiyawati, Camat Simpang Pesak Marwi, Sekcam Membalong Abdul Wahid, Danramil 414-03/ Gantung Kapten Czi A.Tabrani, Danramil 414-04/Membalong Kapten Inf Aziri.
Dalam sambutan Dandim Letkol Inf Indra Padang yang disampaikan oleh Kasdim 0414/Belitung Mayor Inf Ruhin S.Ag mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang sudah hadir di Aula kantor camat Dendang ini dalam rangka mengikuti sosialisasi tanggap bencana dampak dari meletusnya gunung anak krakatau.
"Kepedulian kita untuk mengantisipasi bencana alam/tsunami dan abu vulkanik yang dampak dari anak gunung Krakatau kalau membaca sejarah Pulau Belitung terkena dampaknya pada letusan tahun 1883 di mana gunung krakatau meletus dan terjadi gempa sehingga air naik sampai ke daerah simpang tiga air naik setinggi 4 meter"ulasnya.
Sementara sambutan dari Kepala BPBD Kabupaten Beltim Ir Andre menyampaikan kepada komponen masyarakat apabila terjadi bencana alam gempa bumi dan berpotensi tsunami segera menyelamatkan diri beserta keluarganya dan surat-surat berharga segera di bawah ke pengungsian karna itulah yang bisa kita selamatkan serta yang mudah kita bawah dan juga harta yang sangat kita butuhkan.
"Tanggap bencana untuk BPBD sudah menyiapkan tenaga ahli 100 personil gabungan terdiri dari beberapa instansi yang ada di Belitung yang sudah terlatih dengan berpengalaman bila musibah gempa dan tsunami terjadi"ungkapnya
Adapun dalam ulasan tentang tsunami yang disampaikan oleh Kepala BMKG Belitung Charles menjelaskan dengan terjadinya Tsunami bisa di akibatkan dengan adanya gempa yang ada di dasar laut,dengan getaran gempa akan menimbulkan gelombang ombak air laut ke daratan sehingga terjadi tsunami.
"Tsunami bisa di sebabkan dengan terjadinya gunung meletus ada juga disebabkan oleh gempa dan
bisa juga di sebabkan dengan jatuhnya Planet meteor ke tengah-tengah laut sehingga menimbulkan potensi tsunami,tsunami tidak bisa di cegah tapi dapat mengurangi terjadinya resiko korban dan kerusakan yang di akibatkan oleh tsunami"ulasnya.
Untuk mengurangi dampak tsunami Charles menghimbau kepada masyarakat menanam bakau di pinggir pantai untuk mengantisipasi apabila terjadi tsunami.
Kepala BMKG Belitung ini juga menjelaskan bahwa Indonesia terletak pada rangkaian cincin api yang membentang dari sabang sampai meraoke sehingga gunung meletus,gempa dan tsunami pasti akan sering terjadi.
Digambarkannya bahwa kecepatan tsunami saat di Aceh tahun 2004 yang lalu 700km s/d 900 km jadi kalau terjadi dari Selat sunda ke Belitung yang di akibatkan oleh anak Krakatau tidak lebih dari setengah Jam tiba di Belitung.
(*/Sahrus Salis)

0 komentar:
Posting Komentar